
Meskipun gabungan kekuatan dari empat Dao Beast Suja berhasil melenyapkan enam juta pasukan iblis namun tenaga mereka juga telah berkurang drastis, pada akhirnya saat mereka berhasil melenyapkan dua juta pasukan iblis lagi mereka jatuh karena kehabisan tenaga.
Delapan juta pasukan iblis yang masih tersisa berikut komandannya mulai menyerang kembali dengan ganas saat melihat musuh mereka telah jatuh, meskipun mereka sudah kehabisan tenaga namun keempat Dao Beast itu tidak kehilangan akal.
"Kalian telah berani menyerang tempat tinggal tuan kami, maka matilah kalian bersama kami….!!!!".
Setelah berketa seperti itu Long dan tiga Dao Beast lainnya membentuk mantra tangan dari kekuatan mereka yang tersisa, mantra tangan yang mereka buat merupakan sebuah pelindung transparan yang memerangkap semua iblis yang tersisa.
Perlahan-lahan aliran Qi di udara diserap oleh keempatnya dan terlihat sebuah tonjolan di perut mereka yang semakin membesar, para iblis yang melihat itu mulai panik karena sadar akan apa yang dilakukan keempatnya.
"Pergi…!!! Mereka akan meledakkan diri….!!!!".
Para iblis berusaha melarikan diri namun mereka terhalang oleh pelindung pelindung yang dibuat oleh musuh mereka, pada akhirnya mereka lenyap bersamaan dengan ledakan bunuh diri keempat Dao Beast.
DUUUUUUUUUUAAAAAARRRRRRRR………!!!!!!!
DUUUUUUUUUUAAAAAARRRRRRRR………!!!!!!!
DUUUUUUUUUUAAAAAARRRRRRRR………!!!!!!!
DUUUUUUUUUUAAAAAARRRRRRRR………!!!!!!!
DUUUUUUUUUUAAAAAARRRRRRRR………!!!!!!!
DUUUUUUUUUUAAAAAARRRRRRRR………!!!!!!!
Beberapa kali terjadi ledakan besar yang mampu membentuk jamur api yang luar biasa besar, ledakan yang disertai Qi yang pekat itu membuat tanah tempat ledakan itu terjadi membentuk curug yang sangat besar dan dalam.
Para pasukan iblis yang ada di dalam kubah pelindung lenyap tanpa sisa saat ledakan itu terjadi, tidak ada satupun iblis yang tersisa karena ledakan yang sangat besar dan kuat.
Ledakan bunuh diri yang dilakukan oleh keempat Dao Beast itu mengguncang Benua Bintang Timur secara keseluruhan, banyak danau-danau baru dan banyak lagi daerah yang secara misterius berubah menjadi jurang ataupun gunung.
Ledakan itu bukan hanya berhasil mengguncang Benua Bintang Timur saja, tapi ledakan itu juga membuat dinding pembatas yang membatasi atau mengurung keempat Benua hancur berkeping-keping.
"Lihat……!!!!! Ternyata di sana ada daratan yang lain….!!!".
Seorang nelayan yang tengah menangkap ikan bersama dengan dua temannya terpana saat melihat ada dua daratan lainnya, mereka menatap dua daratan yang mereka temukan dengan tatapan heran.
"Bukannya di dunia ini hanya ada Benua Bintang Selatan…...? Kenapa sekarang kita malah melihat ada dua daratan ah tidak tapi dua benua lainnya……???".
"Entahlah, tapi kita harus segera melaporkannya…!!!".
"Benar…!!! Kita bisa mendapatkan banyak harta kalau Penguasa Benua mengetahui temuan kita, ayo kita kembali…!!!!!".
Hari itu tiga orang nelayan Benua Bintang Selatan adalah yang pertama kali mengetahui keberadaan daratan lain selain daratan tempat tinggal mereka, kehebohan besar terjadi di Benua Bintang Selatan saat informasi dari ketiga nelayan itu sampai ke sekte-sekte besar di benua itu.
"Apa…!? Jadi ada daratan lain selain daratan ini…!? Hahaha…..!!! Kalo sekte kami bisa pindah ke sana, kami kemungkinan bisa mendapatkan banyak sumber daya….! Siapkan para murid…!!! Kita akan menuju daratan yang baru itu…..!!!".
"Baik ketua…!!!".
Belum sampai satu hari sejak dinding pembatas antar benua hancur, Benua Bintang Timur telah mendapatkan ancaman dari penduduk Benua Bintang Selatan dan dua Benua lainnya terutama dari Benua Matahari Hitam.
Di Benua Matahari Hitam tepatnya di salah satu bangunan besar yang terlihat mengerikan, seseorang dengan dua tanduk berwarna merah tengah memperhatikan para pasukannya dengan tatapan tajam.
"Wahai pasukanku…!!! Junjungan kita Yang Mulia Dewa Iblis telah memberikan jalan pada kita untuk menaklukkan Benua Lainnya…..!!! Dinding pelindung yang membatasi benua ini dengan benua lain telah hancur, itu adalah tanda bahwa kita akan segera menaklukkan benua lainnya….!!!!
Apa kalian siap…..!!!!????".
"""""Hooooorrrrraaaaaa……..!!!!!!!""""".
"Kejayaan untuk Yang Mulia Kaisar Iblis….!!!!".
"""""Kejayaan untuk Yang Mulia Kaisar Iblis…..!!!!".
"Hahahahaha……!!!! Pasukanku…!!! Pergilah…!!! Pergi dan kuasai benua yang lainnya….!!! Tunjukkan bahwa kita adalah ras terkuat di dunia ini…..!!!!".
"""""Hooooooo……!!!!!""""".
Para iblis dengan kekuatan paling lemah Nascent Soul First-stage terbang menuju Benua Bintang Timur, beberapa lagi terbang menuju Benua Bintang Selatan yang posisinya memang tidak jauh dari Benua Bintang Timur.
Kekacauan terjadi dengan cepat, karena sebelumnya Benua Bintang Timur sudah diserang belasan juta pasukan iblis, maka tidak terlalu lama untuk benua itu ditundukkan.
Sementara itu di Benua Bintang Selatan para iblis sudah mendarat di sana, mereka mulai menyerang para penduduk di sana namun mendapatkan perlawanan yang sangat hebat.
"Ternyata benua lemah ini memiliki sosok kuat juga, hei aku menemukan cultivator Deva Lord Realm….!!!".
Empat iblis segera mengepung seorang pria paruh baya yang ditemukan oleh salah satu dari mereka, pria paruh baya itu hanya menatapnya dengan tatapan datar.
"Kalian telah mencari masalah pada orang yang salah…!!!".
Sebuah pedang besar ditarik dari sarungnya, pria paruh baya itu maju menyerang keempat iblis yang mengepungnya.
Suara dentingan senjata, tebasan, tusukan, dan adu kekuatan antara empat lawan satu begitu menegangkan.
Jiang yang terkena serangan dari pedang dan parang menarik pedangnya walaupun dia tahu akan terkena serangan dari iblis pengguna tombak, saat dia akan menyerang kembali tiga iblis menyerangnya terlebih dahulu menggunakan senjata mereka masing-masing.
Jiang berhasil menghindari serangan dari pedang dan parang namun serangan tombak berhasil melukainya, meskipun dia seorang cultivator Deva Lord Realm namun melawan tiga bahkan empat iblis dengan kekuatan Deva General Realm tetap akan membuatnya kewalahan.
"Manusia, lebih baik kau menyerahnya saja".
Jiang tidak terpengaruh perkataan salah satu musuhnya, saat iblis pengguna parang kelelahan dia mengambil kesempatan, sebuah tebasan diagonal dia lakukan membuatnya berhasil mengurangi satu musuh yang dia lawan.
""" TIIDAAAAAAKKK……!!!!!!!!""".
"Beraninya kau…..!!!!".
"Serang dia dengan sihir…..!!!".
"Fire magic : Fire Arrow….!!!!".
Entah karena sial atau bagaimana, setelah membunuh satu iblis Jiang dihujani banyak sihir oleh tiga iblis lainnya.
"Sihir kalian memang luar biasa, tapi sebanyak apapun yang kalian keluarkan tidak akan pernah bisa melukaiku….!!!!
Wind Magic : Tornado…..!!!!".
Sebuah pusaran angin kecil terbentuk di tangan Jiang, perlahan-lahan pusaran angin itu mulai membesar.
Jiang mengalirkan Qi miliknya membuat pusaran angin yang dia buat semakin cepat membesar dan semakin padat, saat pusaran angin buatannya sudah cukup besar dia melemparkannya ke arah tiga iblis.
Pusaran angin yang telah dilemparkan menyerap Qi dengan cepat bahkan Qi milik ketiga iblis itu juga ikut diserap, selain menyerap Qi pusaran angin itu juga menyerap semua benda yang ada di sekitarnya membuatnya semakin padat dan berbahaya.
"Lenyapkan mereka….!!!!".
Seolah memiliki kesadaran sendiri, pusaran angin yang sudah membentuk sebuah tornado bergerak mendekati tiga iblis itu, dalam gerakannya tornado yang semakin membesar juga menyerap beberapa iblis berkekuatan Deva Realm di dekatnya.
"TIDAAAAKKK…..!!!!".
"TOLONG AKU….!!!!".
"KITA AKAN MATI….!!!".
Teriakan belasan iblis yang terserap tornado raksasa terdengar beberapa kali sebelum menghilang, tiga iblis yang melawan Jiang sebelumnya menatap Jiang dengan pandangan ketakutan.
Tornado raksasa semakin bergerak mendekati mereka, perlahan-lahan tubuh ketiga iblis itu tertarik oleh pancaran aura dari tornado yang terus saja semakin besar.
"Teknik Pedang Iblis : Pedang Pengoyak Angin…..!!!!".
Entah dari mana datangnya satu iblis bertanduk dua yang langsung saja menggunakan tekniknya untuk menebas tornado yang tengah mengamuk, tornado raksasa yang sebelumnya telah menyerap puluhan iblis di dekatnya hilang setelah terkena serangan itu.
"Siapa yang berani membunuh pasukanku….!!!???".
Jiang merasakan tubuhnya sangat sulit digerakkan, dia menatap iblis itu dengan pandangan takut dan tertekan.
Aura yang dikeluarkan iblis yang baru saja datang itu sangat tajam dan dingin, dia tanpa peduli kondisi di sekitarnya mengeluarkan semua aura dari pencapaiannya.
"Jendral….!!!!".
"Katakan….!!! Siapa yang yang telah membunuh banyak pasukanku….!!!???".
Iblis-iblis yang melihat sosok yang mereka panggil Jenderal tersenyum senang, dengan kedatangan sosok Jendral mereka maka mereka bisa selamat dari serangan Jiang.
"Dia orangnya Jendral…..!!!!".
Jendral iblis menatap Jiang tajam dan memerah karena amarah, dia tidak menyangka akan ada sesosok manusia yang bisa membunuh puluhan anak buahnya dengan cepat.
"Hooo, jadi kau yang membunuh banyak anak buahku!? Kalau begitu matilah!".
Sebuah pedang aura tercipta di tangan jendral iblis yang kemudian menebaskan pedang itu, Jiang tidak bisa menghindar karena tekanan kuat yang menahan tubuhnya membuatnya hanya bisa berdiri pasrah.
SLASH…..!!!!!
Dengan tewasnya Jiang membuat semangat tempur para pasukan pertahanan Benua Bintang Selatan hancur lebur, para iblis yang melihat musuh mereka sudah putus asa semakin gencar menyerang.
Pada akhirnya iblis-iblis yang menyerang Benua Bintang Selatan memerlukan waktu satu bulan untuk benar-benar menguasai Benua Bintang Selatan, hal itu terjadi karena ternyata masih ada banyak sekali jagoan-jagoan yang bersembunyi di Benua Bintang Selatan.
.
.
.
.