
Setelah satu hari melakukan persiapan akhirnya Suja dan Lu Yue meninggalkan Hutan Neraka, sepanjang perjalanan suasana terasa sangat nyaman sekali bagi Suja, tapi tidak bagi Lu Yue karena dia terus terbayang akan apa yang terjadi padanya kemarin, sampai sekarang dia tidak menyangka kalau kesuciannya akan direnggut oleh sang putra angkat yang baru dia ketahui memiliki perasaan padanya.
"Yue'er, apa kamu masih memikirkan kejadian kemarin malam? Apa kamu mau lagi? Sejujurnya, saat ini aku ingin sekali menikmati tubuh indahmu itu."
Lu Yue ingin sekali marah dan memberikan pelajaran pada Suja saat mendengarnya mengatakan itu, namun anehnya jantungnya malah berdebar kencang, belum lagi dengan rona merah di wajahnya yang diakibatkan perasaan malu.
"Tidak Xiao'er, lebih baik kau melihat ke depan, aku tidak ingin kita malah bertemu dengan hewan buas ataupun Demonic Beast," Suja tersenyum jahil kemudian memeluk tubuh Lu Yue erat.
"Tenang saja Yue'er, aku tidak akan membiarkan calon istriku yang cantik ini kenapa-kenapa, meskipun sekarang di depan kita ada seekor Beruang iblis, kau akan tetap aman."
GRRROOOOOAAAAAARRRR……!!!!!!
Raungan Demonic Beast berjenis beruang di depan mereka menyadarkan Lu Yue dari lamunan dan hatinya yang melayang karena bahagia, melihat seekor beruang iblis di depannya membuatnya langsung pucat, dia bergetar ketakutan saat melihat beruang yang merupakan Demonic King Beast di depan mereka.
Cara membedakan Demonic Lord Beast dengan Demonic King Beast cukup mudah, Demonic Lord Beast apapun jenisnya memiliki mata berwarna merah kehijauan dan kekuatannya setara dengan cultivator Core Formation ranah puncak, sementara Demonic King Beast memiliki mata berwarna merah kehitaman dan memiliki sebuah tanduk kecil di kepalanya, biasanya Demonic King Beast memiliki kekuatan yang setara dengan cultivator ranah Nascent Soul First-stage sampai Nascent Soul Great Circle-stage.
"Sasaran yang bagus," Suja tersenyum lebar menatap beruang itu.
"Manusia, berani sekali kau memasuki wilayahku….!!!!"
"Kau bisa bicara? Berarti kau sudah mencapai ranah puncak Nascent Soul," Suja semakin tersenyum lebar.
Dalam sepersekian detik setelah mereka berbicara keduanya melesat ke arah lawan masing-masing, Suja yang sudah hampir mencapai jarak serangannya kemudian membentuk sebuah pedang energi di tangannya.
"Mana Control : Pedang Penebas Baja….!!!!!"
TING…..!!!!
Suara dentingan logam terdengar saat katana di tangan Suja membentur tubuh Demonic King Beast beruang itu, Suja melotot melihat pedang energi di tangannya hancur saat berbenturan dengan tubuh si Demonic King Beast.
"Beruang jenis apa binatang ini? Kulitnya keras sekali, seperti logam saja!"
Suja menggeram saat merasakan cakaran beruang iblis di depannya, sebuah luka cakar yang cukup panjang dan dalam tercetak di perutnya, dengan menggunakan Mana dia menyembuhkan luka itu sembari membentuk sebuah Katana yang cukup panjang.
"Teknik Elemen Api : Tebasan Api Biru…!!!!"
Katana yang terbuat dari Mana membara dengan api biru yang cukup besar, sebuah tebasan vertikal dilesatkan oleh Suja, kecepatan serangan Suja cukup besar karena Mana yang dialirkan juga banyak membuat si beruang kesulitan untuk menghindar, sebuah bekas tebasan yang cukup dalam terlihat di tubuh si beruang iblis itu.
"Yue'er, beruang apa ini?"
Lu Yue yang telah menyelamatkan diri sejak awal pertarungan kini berada di salah satu dahan pohon yang paling dekat dengan Suja, dia bisa melihat kalau beruang iblis yang dihadapi oleh putra angkatnya itu bukanlah beruang iblis biasa, melainkan beruang kulit baja, salah satu jenis beruang iblis yang paling kokoh pertahanannya.
"Xiao'er, beruang itu adalah beruang kulit baja, senjata biasa atau Spirit Tool Mid-grade biasa sekalipun tidak akan mampu menembus kulitnya, lebih baik kita pergi saja sekarang!"
"Itu berarti kulit atau tulangnya bisa digunakan untuk membuat Spirit Tool bukan? Kalau begitu aku akan mendapatkannya segera!"
Suja menyerang dengan cepat menggunakan sebuah katana baru, sama seperti sebelumnya dia membuat sebuah katana dari Mana yang dia miliki, setiap katana yang dibentuk membutuhkan tiga bola Mana untuk mempertahankan bentuknya, namun katana yang satu ini dia bentuk dengan seratus bola Mana karena kekuatan beruang itu sangat hebat dalam hal pertahanan.
"Apa kau gila!? Kamu tidak akan mampu melawan beruang itu! Lebih baik kita cepat pergi saja sekarang!"
Suara teriakan Lu Yue nyatanya tidak membuat Suja merasa gentar, dia cukup percaya diri dengan kekuatannya terutama Mana Jiwa yang dia miliki cukup untuknya bertahan melawan seorang Cultivator ranah Nascent Great Soul Mid-stage, melawan seekor Demonic King Beast yang hanya berkekuatan Nascent Soul Great Circle-stage sekalipun hanyalah hal mudah untuknya.
"Manusia, kekuatanmu ternyata sangat kuat, tapi kuyakin kau tidak akan bisa bertahan melawan api milikku!"
Beruang iblis itu membuka lebar mulutnya dan menyerap banyak Qi di udara, sebuah bola api berwarna biru kehitaman terbentuk di dalam mulut beruang itu, Suja hanya tersenyum melihatnya sembari mengejek si beruang.
"Hehe hanya api biru kehitaman seperti itu mau menyakitiku? Bermimpilah sepuluh tahun lagi beruang nakal! Rasakan tebasanku!
Mana Control : Thunder Bom….!"
Suja menebaskan pedangnya ke depan mengincar mulut si beruang, dari tebasannya itu bukan sebuah energi pedang berupa tebasan yang muncul melainkan sebuah petir berbentuk bulat yang melesat dengan cepat menuju mulut si beruang.
Beruang yang masih mengumpulkan Qi dan merubahnya menjadi api biru tidak menyadari serangan Suja, saat petir bulat itu bertabrakan dengan api biru miliknya barulah dia sadar, tapi semuanya sudah terlambat karena petir bulat itu meledak di dalam mulutnya.
DUUUAAAARRRRR……!!!!!
Suara ledakan terdengar cukup keras sampai sejauh lima kilometer, kekuatan ledakan petri bulat itu sebenarnya tidak terlalu kuat, namun karena beruang itu masih memadatkan api biru kehitaman miliknya, kekuatan ledakannya menjadi semakin besar sampai menghancurkan kepala beruang itu.
BRUK…!!!!
Demonic King Beast jenis Beruang Kulit Baja terjatuh tanpa kepala dengan darah yang mengucur deras, jika ada orang sekte yang melihatnya kemungkinan akan pingsan melihatnya karena yang membunuh beruang itu bukanlah Cultivator yang sangat kuat, dibutuhkan seorang cultivator ranah Nascent Soul Late-stage untuk menghadapi beruang kulit baja, namun saat ini seorang pemuda yang bahkan tidak memiliki aura kultivasi sedikitpun mampu membunuh beruang kulit baja dengan mudah mengandalkan kekuatan yang aneh dan misterius jika diketahui orang lain.
Lu Yue yang menonton pertarungan itu dari jarak aman menganga, dia tidak percaya melihat beruang yang diyakini mampu membunuhnya dengan mudah kini terbaring tidak berdaya, hal yang membuatnya semakin merasa bahwa itu hanyalah mimpi baginya adalah karena dia mengetahui betul putra angkatnya itu tidak bisa berkultivasi karena tidak memiliki Spirit Root, tapi sekarang dia bahkan melihat putra angkatnya mampu membunuh seekor Demonic King Beast dengan kekuatan aneh yang dia tidak ketahui apa itu.
Sementara Suja tidak memusingkan hal yang lain, dia dengan riang menguliti mayat beruang kulit baja dan mengambil beberapa tulangnya tidak lupa dengan kulitnya yang sangat keras dan bagus untuk membuat alat pertahanan, dalam benaknya dia mulai membayangkan pakaian seperti apa yang bisa dibuat dengan kulit beruang yang dia dapatkan, sementara tulangnya akan digunakan untuk membuat sebuah senjata sementara untuk Lu Yue.
.
.
.
A.n
Bagi kalian yang kebingungan karena latar dan alurnya yang berubah, itu karena arc 4 adalah alur pengulangan, kehidupan Suja di dunia sebelumnya sudah berakhir sedangkan dunia yang sebelumnya kini telah hancur, author akan menceritakannya sedikit di chapter selanjutnya.