
"Panggil atasan kalian! Katakan padanya untuk menemuiku sekarang juga!".
Tetua Shi dari Black Tiger Sect mengancam salah satu pegawai Asosiasi sementara para anggotanya telah melirik berbagai sumber daya dan juga para pelayan wanita yang ada di Asosiasi, begitu pula dengan para tetua yang ada di sana juga ikut membayangkan apa saja yang akan mereka dapatkan nantinya setelah pulang membawa kabar baik bagi Patriark mereka.
"Tuan, mohon tunggu sebentar salah satu dari teman kami sedang memanggil ketua kami!" Ujar salah seorang pelayan memberanikan diri.
"Bagus! Kalau dia tidak datang secepatnya akan kuhabisi kalian!" Para pelayan Asosiasi ketakutan mendengar ancaman Shi Yong, para pelanggan yang ada di sana kebanyakan memilih untuk keluar tidak ingin terlibat dalam urusan para jagoan Black Tiger Sect.
Selama menunggu Shi Yong melirik berbagai sumber daya yang dipajang, matanya menatap serakah pada berbagai sumber daya yang sangat langka dan berguna bagi banyak cultivator.
Selama beberapa saat kemudian dia mulai bosan menunggu, salah satu pelayan yang berada di dekatnya meringkuk ketakutan saat ditatap oleh Shi Yong yang sudah tidak bisa menunggu lebih lama.
"Cepat panggil atasan kalian!" Tidak ada pelayan yang bergerak meskipun sudah dibentak oleh Shi Yong karena rasa takut mereka terlalu besar membuat Shi Yong kembali murka.
"Heh! Kalian dengar tidak?! Cepat pa……." Belum sempat dia menyelesaikan kata-katanya seruan lantang terdengar dari dalam, para pelayan dan juga pelanggan yang tadinya berkerumun menyingkir memberikan jalan.
"Shi Yong! Berani sekali kau muncul di sini! Ada urusan apa kalian beramai-ramai datang ke tempat ini?!" Suqian keluar dari dalam bangunan Asosiasi bersama dengan empat orang jagoan Nascent Soul Early-stage dan dua puluh orang jagoan Core Formation yang masing-masing membawa sepucuk pistol yang tampak aneh bagi orang-orang yang melihat mereka.
Warna wajah Shi Yong pucat melihat Suqian keluar diikuti para jagoan yang disembunyikan oleh Asosiasi, tidak pernah dalam mimpinya sekalipun Asosiasi yang baru muncul sebulan dan hendak dia kuasai memiliki banyak jagoan-jagoan Core Formation Peak-stage dan jagoan Nascent Soul Early-stage.
"Senior tengkorak, junior memberi salam!" Semua cultivator yang mengikutinya ikut menunduk memberi salam.
"Hemh! Berani sekali kalian menampakkan diri di sini! Apa yang kalian inginkan?!" Shi Yong dan empat tetua yang bersama dengannya gemetar ketakutan, tidak pernah mereka menyangka akan bertemu dengan salah seorang jagoan kuat aliran hitam di tempat yang akan mereka ambil alih.
Tentunya semua cultivator yang berasal dari sekte-sekte besar dan menengah ketiga aliran mengenal siapa itu Suqian, dia adalah seorang jagoan yang sangat kuat dan menorehkan banyak ketakutan di mata rakyat biasa dan juga beberapa sekte aliran putih dan netral baik sekte bintang 1-10.
"Senior tengkorak, junior ini membawa anggota untuk merebut kepemilikan Asosiasi ini. Mohon senior memberikan junior ini muka, junior ini berjanji akan memberikan banyak sumber daya untuk senior tengkorak nantinya".
Suqian tetap berwajah bengis, sementara banyak cultivator yang dibawanya sudah akan mengeluarkan kemarahan mereka saat mendengar tujuan Shi Yong datang membawa begitu banyak anggota.
Hei mereka ini dulu adalah para rogue cultivator yang sudah memakan asam garam dunia persilatan dengan hinaan dan cacian dari ketiga aliran, setelah mereka bertemu dengan pemilik Asosiasi mereka mendapatkan tempat tinggal yang nyaman, pelayanan yang tidak pernah mereka dapatkan sebelumnya, bahkan mereka juga mendapatkan gaji dan sumber daya setiap bulannya untuk meningkatkan praktik mereka. Untuk apa mereka menyerahkan Asosiasi yang dimiliki oleh dermawan mereka kepada Black Tiger Sect? Sungguh rasanya mereka ingin sekali mencabik-cabik mulut Shi Yong yang sudah mengatakan itu dengan rasa percaya diri tinggi, sampai matipun mereka akan mempertahankan apa yang dimiliki oleh dermawan mereka.
Suqian juga memiliki pikiran yang sama dengan jagoan-jagoan yang dia bawa, belasan tahun yang lalu dia dibuang oleh Black Tiger Sect saat menjadi tetua di sana. Hanya karena dia terkena racun hantu malam yang saat itu belum ditemukan penawarnya tapi bukannya diberikan pengobatan atau penawar racun sementara Patriark Xu Yi membuangnya bahkan tidak memberikan pengobatan yang layak untuk menekan racun yang bersarang di dalam tubuhnya.
Lalu setelah dia kembali mendapatkan tempat bernaung yang bisa memberikannya masa depan yang lebih baik, kenapa dia harus melepaskannya dan memberikannya untuk dikuasai oleh Black Tiger Sect? Sungguh membuatnya merasa sangat muak dan malu saat mengingat bagaimana dulu dia merampas sumber daya dari para cultivator aliran putih dan netral bahkan dari para rogue cultivator hanya untuk diberikan ke sekte yang telah membuangnya begitu saja tanpa perawatan? Benar-benar menyedihkan dirinya dulu, dan sekarang adalah saatnya dia membalaskan semua dendam yang dia simpan pada aliran hitam dan Black Tiger Sect utamanya.
"Hahahaaa!!!! Jangan pernah kalian bermimpi untuk mengambil alih Asosiasi ini! Aku adalah penjaga Asosiasi ini dan kuperingatkan pada kalian! Pergi sekarang atau kalian akan berakhir di sini!".
Shi Yong memerah menahan amarah, mereka sudah jauh-jauh datang kemari dan hanya karena Suqian mereka akan kembali tanpa hasil sama sekali? Shi Yong tidak bisa menerimanya begitu saja, tanpa perduli di hadapannya berdiri seorang jagoan kuat mantan tetua Black Tiger Sect dan beberapa jagoan Nascent soul Early-stgae lainnya, dia memberikan tanda pada semua pasukan dan pada tetua yang datang dengannya.
"Serang dan rebut tempat ini! Jangan takut hanya karena mereka memiliki lima jagoan Nascent Soul! Jumlah kita lebih banyak, hari ini senua harta Asosiasi ini akan menjadi milik kita! Seraaaaaaaanggg!!!!!".
Kontak senjata antara mereka tidak dapat dielakkan, para jagoan Nascent Soul milik Asosiasi melawan satu orang jagoan dari pihak musuh yang setara dengan mereka sementara para jagoan Core Formation sudah mulai bentrok meskipun berat sebelah karena pihak musuh jelas lebih banyak dari yang dikeluarkan oleh Asosiasi.
Suqian menjadi lawan Shi Yong, meskipun mereka sama-sama berada di tingkat Nascent Soul Early-Stage tapi pengalaman bertarung Suqian terutama dalam situasi hidup dan mati lebih terasah dari pada Shi Yong membuat perbedaan kekuatan dan pengalaman merek terlihat begitu jelas.
"Senior tengkorak, kenapa senior mau menjadi penjaga Asosiasi kecil ini? Kalau senior kembali ke sekte aku yakin Patriark Xu Yi pasti akan menerima senior kembali" Shi Yong jelas mengetahui perbedaan kemampuan mereka dan untuk itulah dia mencoba bernegosiasi dengan Suqian.
"Hmph! Jangan harap aku akan kembali ke tempat busuk itu! Belasan tahun lalu saat aku terluka apa yang kudapatkan hah?! Patriark sialan itu membuangku begitu saja bahkan tidak memberikanku perawatan ataupun uang untuk kugunakan menikmati masa pensiunku! Sekarang setelah aku mendapatkan tempat bernaung yang lebih baik, kenapa aku harus melepasnya?!" Suqian melepaskan serangan tebasan namun berhasil dihindari oleh Shi Yong menggunakan tombok yang dia bawa.
"Senior, dulu kondisi sekte tidak begitu baik setelah perang panjang dengan aliran putih! Kalau saja Patriark tidak harus memulihkan diri setelah bertarung pastinya Patriark akan memberikan senior pengobatan yang layak, ayolah senior. Jika senior memberikanku waktu setelah kami berhasil mengambil alih tempat ini, aku akan mengusahakan agar senior diberikan pill terbaik agar racun yang ada di tubuh senior bisa dihilangkan dan mendapatkan sumber daya yang banyak untuk menunjang praktik senior" Nyatanya Suqian tidak berniat atau mungkin tidak pernah memiliki niat untuk menyetujui apapun yang dijanjikan oleh Shi Yong, Suqian terus melancarkan serangan-serangan kuatnya untuk melukai Shi Yong dan menghabisinya.
"Jangan menyogokku dengan hal yang sudah tidak berguna! Racun yang ada di tubuhku sudah dihilangkan oleh dermawanku, jadi jangan berharap aku akan melepaskan semuanya begitu saja dan membiarkan kalian merebut apa yang dimiliki dermawan kami! Jangan pernah kalian bermimpi untuk berhasil melakukan!".
Shi Yong yang dalam kondisi bertahan setelah bertarung beberapa lama mau tidak mau mulai menyerang, meskipun tidak yakin bisa menang tapi setidaknya jika keempat tetua lainnya datang membantunya bukan tidak mungkin mereka bisa melenyapkan Suqian dari dunia persilatan selamanya.
Berbagai tebasan dilakukan oleh Suqian yang ditepis menggunakan tombak oleh Shi Yong, selama pertarungan itu Shi Yong masih berusaha mencari celah sembari bernegosiasi dengan Suqian.
"Senior! Apakah kita akhirnya akan benar-benar bermusuhan?!" Shi Yong sudah tidak mampu bertahan maupun menyerang terlalu lama karena qi miliknya hampir terkuras habis untuk menepis dan melancarkan serangan yang semuanya bisa dihindari oleh Suqian.
"Memangnya sejak kapan kita berteman? Dari dulu kita selalu bersaing, dan ini adalah puncaknya. Walaupun aku mati di sini tapi masih banyak keluargaku yang akan menjaga Asosiasi milik dermawan kami, kalau mereka mengetahui aku terbunuh di sini kupastikan mereka akan mengetuk pintu sekte sialan itu!".
Hanya dalam dua jam saja lebih dari separuh anggota Black Tiger Sect yang melawan para jagoan Core Formation yang dimiliki Asosiasi tewas dalam keadaan mengenaskan, ada dari mereka tang terpenggal, ada yang ditembus pelurum dan ada yang tubuhnya tercincang menjadi beberapa bagian.
Melihat lebih dari separuh anggota mereka yang tewas menghadapi kekuatan dari Asosiasi membuat 15 anggota Black Tiger Sect yang tersisa melarikan diri meninggalkan para tetua mereka yang tengah disibukkan dan didesak oleh jagoan Asosiasi, Shi Yong yang melihat banyak anggotanya tewas menggigit bibirnya dan mencoba mencari jalan kabur.
"Shi Yong! Hari ini akan kutuntaskan riwayatmu di dunia ini! Terima ini! Daoist magic element api - Black Tiger Grip!".
Serangan cakaran dari daoist magic berbentuk harimau hitam melukai Shi Yong meskipun tidak terlalu parah, saat melihat celah setelah serangan Suqian Shi Yong melemparkan beberapa pisau tersembunyi miliknya lalu melarikan diri meninggalkan empat orang tetua Black Tiger Sect dibunuh para jagoan yang menjaga Asosiasi.
Suqian yang melihat Shi Yong melarikan diri awalnya berniat untuk mengejarnya dan menembaknya menggunakan pistol yang dia ambil dari seorang jagoan Core Formation di belakangnya tapi dihalangi oleh Suja, melihat arahan dari tuan mudanya Suqian membawa kembali para jagoan Nascent Soul dan Core Formation kembali ke dalam bangunan meninggalkan mayat para penyerang yang dibereskan oleh para prajurit bayangan yang ikut menjaga Asosiasi secara rahasia.
Di dalam ruangannya Suja duduk memperhatikan jalannya pertarungan itu dari jendela bersama dengan Luye, baik Suja dan Luye harus mengakui kesetiaan yang diperlihatkan oleh Suqian yang rela mati demi mempertahankan Asosiasi milik Suja.
"Paman, setelah ini berikan semua jagoan kita perawatan dan juga sepuluh tetes air Surgawi untuk memulihkan diri mereka sekaligus semakin memperkuat fisik dan ketahanan mereka".
Luye mengangguk pelan, menurutnya apa yang diberikan oleh Suja kepada semua jagoan yang dia berikan pekerjaan dan tempat tinggal memang sedikit berlebihan awalnya tapi setelah melihat bagaimana mereka bertempur mempertahankan Asosiasi membuatnya mengerti kalau para rogue cultivator dan cultivator buangan sekte yang mereka rekrut memang sudah menunjukkan kesetiaan mereka dan sudah sepantasnya untuk diberikan sumber daya dan perawatan yang tepat.
"Senior Cing Cia, menurutmu apakah sekte sialan itu akan mengirimkan serangan lagi?".
Senior Cing Cia, perempuan yang masih tampak seperti gadis belasan tahun itu tampak berdiri dengan mempesona membuatnya tidak terlihat tua walaupun umurnya sudah menyentuh 500 tahun.
"Tuan muda, untuk saat ini mungkin mereka akan menyelidiki semua kekuatan yang tuan muda simpan. Tapi aku yakin mereka tidak akan mengirimkan anggota mereka lagi untuk menyerang setidaknya beberapa bulan kedepan, tapi jika Patriark mereka Xu Yi sendiri yang turun tangan memimpin semua anggotanya aku tidak bisa memastikan kapan mereka akan menyerang kita".
"Terima kasih senior, selain cantik dan berbakat ternyata senior juga sangat cerdas" Cing Cia hampir muntah mendengar komentar itu, dua jagoan yang juga ada di sana sampai menahan tawa mereka saat melihat Cing Cia merona menahan kesal.
"Tuan muda, apakah selama ini tuan muda menganggapku bodoh dan jelek? Jika benar begitu tuan muda sungguh jahat sekali!" Rengekan Cing Cia membuat dua jagoan itu dan juga Luye terkikik pelan sementara Suja terkekeh, raut wajah Cing Cia saat merengek sangat imut membuatnya tidak bisa menahan diri dan mencubit pipi perempuan itu.
"Senior, kau begitu menarik sekali dan juga imut membuatku tidak bisa menahan diri. Apakah senior mau menghangatkan ranjangku malam ini? Kupastikan senior pasti akan puas denganku" Luye dan dua jagoan yang mendengar perkataan Suja muntah darah sementara Cing Cia merona malu.
"Apakah tuan muda tidak keberatan untuk kulayani di ranjang malam ini? Aku sudah berumur ratusan tahun, aku juga pernah menikah meskipun ditinggal mati".
Tiga orang lainnya kembali muntah darah, sungguh ekspresi imut Cing Cia membuat mereka bisa mati kehabisan darah. Suja tidak menjawab melainkan menarik tubuh Cing Cia ke dalam pelukannya, Cing Cia yang mendapat perlakuan seperti itu semakin merona bahkan rona wajahnya semakin terlihat tatkala tangan Suja meremas gundukan kembar miliknya.
"Kenapa aku harus keberatan? Senior masih sangat cantik dan menarik, selain itu meskipun pernah menikah senior sekarang sudah sendiri jadi apa yang harus membuatku merasa keberatan? Jika senior bersedia, maka senior bisa menemaniku di ranjang malam ini".
"Tapi bagaimana dengan nyonya Yue tuan muda?".
"Ah untuk itu biarkan saja, ibunda tidak akan mempermasalahkan semuanya. Tapi kemungkinan berbeda dengan bibi Nie dan bibi kekaisaran, tapi tidak usah dipikirkan itu urusanku nantinya. Jadi apakah senior akan menemaniku malam ini?".
Cing Cia mengangguk pelan, dia merasa beruntung bisa mendapatkan kesempatan untuk melayani sang tuan muda di atas ranjang seperti yang diidam-idamkannya selama ini begitu juga dengan beberapa perempuan yang sebelumnya direkrut dari desa kecil mereka bersama dengannya.
'Hehehe, jika aku bisa mendapatkan benih tuan muda dan mengandung keturunannya aku pasti memiliki kesempatan untuk menjadi salah satu selirnya. Menjadi seorang wangfei mungkin tidak akan bisa kudapatkan, tapi menjadi selir bukanlah tidak mungkin hehehe'.
Luye, dan dua jagoan yang melihat ekspresi bahagia Cing Cia menggeleng pelan. Sudah menjadi rahasia umum bagi mereka para cultivator yang bekerja sebagai bawahan Suja untuk mengetahui para perempuan yang bekerja dan menjadi keluarga mereka begitu mengidam-idamkan bisa merasakan kehangatan tubuh sang tuan muda, semua perempuan itu bahkan berlomba-lomba merias diri secantik mungkin jika Suja datang berkunjung ke rumah singgah mereka tempat dan mengharapkan sang tuan muda berminat meminta mereka melayaninya di ranjangnya.
.
.
,
,
,
.
.
.