
Benua Matahari Hitam adalah sebuah benua yang awalnya sangat damai, manusia-manusia yang menghuni benua ini adalah manusia-manusia yang baik karena mereka tidak mengenal yang namanya aliran hitam, aliran putih, ataupun aliran netral.
Mereka yang menghuni benua ini hidup dalam damai, mereka bisa berkultivasi dengan nyaman, aman, tentram, dan tanpa ada gangguan sama sekali.
Mereka yang menghuni dunia ini 90 persen adalah seorang cultivator, Benua Matahari Hitam berada di bawah satu pemerintahan tunggal meskipun ada banyak kerajaan lainnya yang berdiri di sana.
Mereka yang menghuni Benua Matahari Hitam sangat mumpuni dalam ilmu-ilmu pemahaman kultivasi, tidak ada dari mereka yang membentuk pondasi entah itu Mortal Foundation, Earth Foundation, ataupun Heaven Foundation karena mereka tidak pernah mengalami kesulitan saat menerobos halangan saat mereka mencoba menembus tingkat 16 Forging Qi dan pondasi paling lemah yang bisa dibentuk oleh cultivator yang hidup di benua ini adalah Immortal Foundation.
Setidaknya itulah yang terjadi jika saja mereka tidak mengalami kekalahan saat perang besar empat benua satu juta tahun yang lalu, meskipun mereka berhasil mengamankan banyak warisan ilmu dan juga pengetahuan tentang kultivasi mereka tetap kalah karena serangan licik Benua Bulan Utara yang mengerahkan banyak cultivator Core Formation serta jebakan-jebakan yang entah kapan disiapkan oleh mereka di medan tempur.
Meskipun kalah akibat serangan licik Benua Bulan Utara mereka tetap bisa mempertahankan diri mereka walaupun harus berada di peringkat paling lemah dari empat benua, posisi yang sebelumnya ditempati oleh Benua Bulan Utara bisa mereka rasakan rasanya.
Namun belum hilang rasa sakit akibat kekalahan mereka dalam perang, sebuah perang lain meletus membuat kondisi Benua Matahari Hitam semakin diambang kehancuran.
Entah dari mana asalnya makhluk yang menyerang mereka, mereka yang sudah kewalahan dan masih merasakan sedih karena kehilangan banyak keluarga, kerabat, teman dekat, dan juga kenalan mereka saat perang besar empat benua kembali harus mengangkat senjata melawan makhluk asing yang menyerang benua mereka.
Makhluk yang menyerang mereka sebenarnya sangat sedikit, mereka hanya berjumlah ribuan orang sedangkan rakyat Benua Matahari Hitam sebanyak 50.000.000 jiwa yang sebanyak 40.000.000 diantaranya adalah cultivator.
Meskipun begitu mereka tetap mengalami kekalahan-kekalahan dalam setiap pertempuran melawan makhluk-makhluk asing itu, semua disebabkan karena hanya tersisa sedikit cultivator yang bisa melawan musuh mereka sedangkan yang lain kebanyakan masih berada di ranah Foundation Realm dan juga Forging Qi.
Berbagai upaya dilakukan penduduk benua untuk menghalau serangan musuh-musuh mereka, namun pada akhirnya Benua Matahari Hitam jatuh ke dalam kekuasaan musuh mereka.
Dalam suatu kesempatan di sebuah kota, ada seorang bocah yang tengah bermain di pinggir sebuah sungai yang secara tidak sengaja memergoki seorang gadis keturunan musuh yang menjajah benua mereka tengah dalam keadaan telanjang dan tubuhnya yang basah di sana-sini menampilkan lekukan tubuh yang sangat menggoda.
Anak kecil itu lalu melapor pada salah seorang prajurit yang menjaga kota, dalam waktu singkat beberapa prajurit datang ke sungai tempat gadis itu mandi dipandu oleh si bocah kecil.
Para prajurit penjaga kota yang semuanya laki-kaki sangat terpesona dan tergoda dengan para cantik dan tubuh menggoda gadis itu, sehingga mereka menidurinya saat itu juga.
Bijih ditanam buah dipetik, mungkin itulah pepatah yang tepat untuk menggambarkan kejadian saat itu.
Gadis itu menjerit saat dirinya dinodai para prajurit itu sehingga dalam beberapa saat datang belasan orang yang memiliki penampilan yang sama dengan si gadis, tubuh mereka seperti manusia biasa namun bermata merah dan juga tanduk hitam di kening mereka.
Orang-orang itu masih tetap menodai si gadis tanpa peduli meskipun banyak orang yang sama seperti gadis yang mereka nodai telah memergoki apa yang mereka lakukan, orang-orang itu tidak menyadari mereka dalam bahaya karena saat mereka telah terbuai dalam kenikmatan yang mereka rasakan mereka diserang dari belakang yang membuat mereka tewas dengan tubuh tercincang serta darah segar yang membasahi tanah.
Si bocah kecil yang melihat semua itu dari jarak dekat tidak ikut terkena serangan para pria yang sebangsa dengan si gadis, tapi meskipun begitu nasib yang dia dapatkan tidak begitu jauh dengan mereka yang sebelumnya.
Bocah itu dibawa ke dalam kota dengan cara diseret, para manusia-manusia yang melihat bocah itu hanya bisa diam menatapnya dengan tatapan iba.
Para pria yang menyeretnya ke dalam kota lalu mengikatnya di sebuah pohon, pria-pria itu kemudian pergi entah kemana dan kembali dengan membawa belasan gadis yang tengah pingsan.
Gadis-gadis itu adalah keluarga dari para prajurit penjaga kota yang sebelumnya telah memperkosa gadis yang sebangsa dengan mereka, para pria itu lalu mulai meniduri gadis-gadis itu secara bergiliran satu-persatu dan saat mereka sudah puas mereka memanggil lebih banyak lagi pria yang sebangsa dengan mereka untuk ikut menggilir gadis-gadis itu.
Para manusia yang melihat aksi mereka hanya bisa menangis dan meratap, mereka tidak memiliki kekuatan untuk mencegah aksi tak bermoral para pria asing itu yang memperlihatkan bagaimana mereka menikmati tubuh para gadis di depan umum yang banyak juga anak-anak kecil bangsa manusia yang menonton aksi mereka.
Dari aksi tersebut muncullah satu nama yang diberikan oleh salah seorang perempuan tua yaitu, 'Iblis' atau Demon.
Ciri-ciri bangsa Iblis ini antara lain bermata merah, bertanduk hitam di kening mereka untuk menandakan mereka adalah iblis biasa dan dua tanduk untuk iblis bangsawan dan selain itu kulit mereka berwarna merah kehitaman serta tonjolan-tonjolan di kulit mereka membuat mereka terlihat sangat mengerikan bagi manusia biasa maupun para cultivator yang baru pertama kali melihat bentuk tubuh seperti itu.
Hal yang cukup membuat semua penduduk benua ini putus asa dan menyerah untuk melawan, adalah karena kecepatan kenaikan praktik bangsa demon yang sangat cepat dan mengerikan.
Mereka bangsa demon tidak terlalu peduli dengan kehidupan duniawi dan memusatkan perhatian mereka pada hal-hal berbau cultivator seperti pil, senjata, artefak, dll.
Kecepatan kenaikan praktik bangsa demon berada di luar nalar manusia, mereka bisa menaikkan tingkat praktik mereka dengan cepat hanya dalam waktu sepuluh bulan sampai satu tahun saja sebelum mereka memasuki alam pondasi dan membentuk Immortal Foundation.
Keberadaan mereka yang memiliki kecepatan kenaikan praktik yang gila telah membuat bangsa manusia putus asa dan pasrah saja diperbudak oleh bangsa demon, entah mereka diperlakukan seperti binatang sekalipun atau diperkosa bergilir sekalipun mereka sudah tidak memikirkannya lagi karena mereka telah kehilangan harapan untuk kembali bisa merasakan hidup damai.
Bangsa demon yang menguasai Benua Matahari Hitam hanya membutuhkan waktu sepuluh tahun saja untuk memperkuat diri mereka dan mulai menyerang Benua Bulan Utara dan berhasil mengalahkan mereka, meskipun mereka tidak berhasil menguasai Benua Bulan Utara tapi dengan kekuatan yang mereka miliki mereka mampu membuat Benua Matahari Hitam menjadi benua terkuat dan mencapai puncak kejayaan selama seribu tahun sebelum sebuah ramalan mengguncang mereka.
Entah dari mana asalnya ada seorang pria tua berjanggut dan rambut berwarna putih dengan pakaian yang semuanya putih tanpa ada warna lain, pria tua itu melayang di atas seluruh wilayah Benua Matahari Hitam sembari menyerukan sebuah ramalan yang berbunyi.
"Akan datang sang penyelamat!
Akan datang sang penguasa!
Akan datang dia sang pembasmi bangsa iblis!
Akan datang dia yang akan menguasai empat benua!.
Setelah delapan ribu tahun lagi, akan lahir seorang bayi laki-laki yang akan menyerang para iblis dan membebaskan benua ini!
Dia akan lahir di Benua Bintang Timur!.
Tunggulah dia sang penyelamat kalian wahai penduduk Benua Matahari Hitam!".
Aksi pria tersebut yang menyerukan ramalan masa depan di seluruh wilayah Benua Matahari Hitam membuat penguasa bangsa demon murka, diutusnya banyak prajurit demon bersama lima jenderal demon untuk menangkapnya.
Meskipun pria tua itu telah dikepung lima jenderal demon dan ribuan prajuritnya dia tetap melakukan apa yang dia lakukan selama satu minggu penuh, para jenderal dan prajurit utusan penguasa demon mengejarnya kemanapun dia pergi dan mencoba menangkapnya.
Namun meskipun dia sudah dikepung lima jenderal dan ribuan prajurit, pria tua itu selalu mampu keluar sebagai pemenang dengan lenyapnya semua yang menghadangnya.
Penguasa demon semakin murka saat mengetahui lima jenderalnya dan ribuan prajurit utusannya lenyap diserang si pria tua, dia mengutus lebih banyak jenderal demon dan juga belasan ribu prajurit lainnya untuk kembali mencoba menangkap pria tua itu.
Namun meskipun mereka telah melakukannya belasan kali dengan jumlah jenderal dan prajurit yang terus bertambah setiap kali mereka gagal, pria tua itu tetap saja tidak mampu mereka kalahkan.
Karena merasa pra tua itu lebih kuat dari para jenderalnya, penguasa demon yang telah mencapai ranah Holy Dao Emperor Realm bersama dengan lima belas jenderal utamanya yang sudah mencapai ranah Dao King Realm menyerang si pria tua itu di atas sebuah gunung gersang yang panas luar biasa.
Pria tua incaran bangsa demon itu seakan sudah mendapatkan bocoran kejadian masa depan yang akan menimpanya, dia sudah bersiap menunggu kedatangan penguasa demon dan para prajuritnya di atas gunung itu.
Pertempuran hebat terjadi, meskipun pria tua itu hanya sendirian melawan lebih dari lima puluh juta prajurit demon dia tetap tidak bisa mereka kalahkan.
Pria tua itu menyerang dan melenyapkan para prajurit demon dan semua jenderalnya menyisakan sang penguasa demon dan juga tiga orang keturunannya.
"Kalian adalah bangsa terkutuk! Leluhur kalian telah melarikan diri dari neraka dan membuat kekacauan di dunia ini, sekarang kalian akan kuhabisi menyisakan satu orang saja keturunanmu penguasa demon! Ingatlah ini wahai bangsa demon! Delapan ribu tahun lagi akan lahir seorang bayi yang akan memusnahkan kalian dan mengirim kalian semua kembali ke dalam neraka! Tunggulah kebinasaan kalian bangsa terkutuk!".
Seruan pria tua itu menyebar ke seluruh daratan Benua Bintang Timur karena dia menggunakan Qi untuk melakukannya, seruannya itu membuat penguasa demon murka dan menyerangnya kembali.
Pria tua itu hanya melirik si penguasa demon dan saat itu pula penguasa demon dan dua keturunannya meledak hanya menyisakan daging dan tulang serta gumpalan-gumpalan darah, satu keturunan terakhir penguasa demon tetap dia biarkan untuk hidup namun dia melenyapkan semua kemajuan praktiknya membuatnya hanya menjadi manusia biasa namun masih dapat mengulang kultivasi.
Setelah melakukan itu si pria tua itu merobek ruang menciptakan fluktuasi energi dan kemunculan lubang hitam dari kekosongan, pria tua itu memasuki lubang ruang itu dan menghilang seakan dia tidak pernah berada di sana menyisakan keturunan terakhir penguasa demon yang hanya bisa menatapnya dengan penuh kebencian.
"Aku keturunan terakhir penguasa demon akan melenyapkan siapapun itu yang akan melenyapkan kami! Tidak akan kubiarkan dia hidup di dunia ini selama aku masih hidup! Dan aku akan menyerang dan menguasai tiga benua lainnya, tidak ada seorangpun yang akan bisa menghalangi kami bangsa demon menjadi penguasa dunia ini!".
Setelah dia mengucapkan sumpahnya yang membuat langit bergejolak dan petir-petir menyambar, keturunan terakhir penguasa demon itu kembali ke Istananya dan mulai mempersiapkan prajuritnya.
Penduduk Benua Matahari Hitam yang sudah mendengar kematian penguasa demon dan juga ramalan dari pria tua itu mulai kembali mendapatkan harapan, mereka mulai mengangkat senjata mereka dan mencoba membebaskan diri dari cengkeraman bangsa demon.
Meskipun mereka telah mencoba berjuang namun mereka tetap saja tidak bisa mengalahkan bangsa demon yang lebih banyak dan juga lebih cepat mendapatkan kekuatan, meskipun mereka telah melenyapkan banyak bangsa demon namun dalam beberapa minggu bangsa demon lainnya akan kembali muncul dan mendapatkan kekuatan lebih cepat dari pada pendahulunya.
Melihat semua itu penduduk Benua Matahari Hitam kembali putus asa, mereka pada akhirnya hanya bisa berharap ramalan pria tua itu akan benar-benar terjadi.
Ribuan tahun setelahnya, setelah penguasa demon kedua mengikrarkan dirinya sebagai demon emperor dan belasan generasi demon emperor yang baru akhirnya ramalan si pria tua itu terjadi dengan kelahiran Xiao Suja keturunan terakhir keluarga utama klan Xiao dan klan Tang.
.
.
.
Dan mari kita kembali ke main character kita heheheheee……
.
.
.
.
Para readers sekalian, dengan ini maka Arc 3 novel ini akan dimulai.
Untuk penjelasan tentang dua benua lainnya dan juga satu benua misterius yang masih tersisa akan dijelaskan entah di chapter keberapa nantinya atau mungkin akan dijelaskan di Arc selanjutnya.
So, jangan lupa untuk terus memberikan dukungan bagi saya dan tetap jaga kesehatan kalian.
Maaf jika saya hanya tiga chapter saja, author lagi sakit sulit konsen
Salam, Suja Andy.