My Journey to Immortality

My Journey to Immortality
Ch 65 - Penyerangan Aliansi Hitam ke Kota Lingko.



.


.


.


Pergerakan pasukan aliansi aliran hitam kembali terlihat semakin mendekati perbatasan tiga kekaisaran, pasukan pertahanan kekaisaran Han juga terlihat tepat di tembok perbatasan menunggu musuh yang dikabarkan akan menyerang mereka.


Pasukan pertahanan perbatasan kekaisaran Han tampak tegang saat menyadari lautan musuh mereka yang merupakan cultivator aliran hitam telah semakin mendekat ke tembok perbatasan, salah satu komandan pasukan pertahanan yang merupakan cultivator Core Formation menatap lautan pasukan musuh yang datang mengetuk pintu kekaisaran Han.


Tidak bisa dipungkiri komandan pasukan persatuan yang berasal dari divisi pertahanan kekaisaran Pasukan Darah Besi itu merasa riwayat kehidupannya akan berakhir hari itu, mau bagaimanapun kekuatan seorang cultivator Forging Qi sekalipun lebih kuat dari sepuluh prajurit biasa yang bukan cultivator.


"Kamu! Segera kirimkan sinyal pertanda bahaya! Jangan lupa kirimkan kabar pada istana, kirimkan juga pada pasukan bantuan yang masih berada di jalan untuk segera mempercepat perjalanan mereka!".


"Siap!".


Salah satu pasukan pertahanan kota Lingko yang merupakan cultivator Foundation Realm segera melaksanakan perintah dari komandannya, sementara itu pasukan pertahanan kota menatap lautan musuh dengan perasaan gentar dan ketakutan.


Lautan pasukan musuh yang berada di depan mereka mungkin berjumlah satu juta dan itu hanya terdiri dari cultivator Forging Qi dan Foundation Realm terutama mereka yang membentuk Mortal Realm, namun meskipun begitu kekuatan satu orang saja lebih kuat dari mereka yang sebagian besar hanyalah manusia biasa.


"Dengarkan kalian semua! Di depan sana adalah musuh yang akan menyerang kita! Mereka menginginkan kejatuhan kekaisaran kita dan mereka mengingkan kekuasaan dan memperbudak kita semua! Ingatlah kalian semua! Kekaisaran Han adalah tanah air kita! Berjuanglah dengan hati baja meskipun kalian gugur di tempat ini tapi keselamatan keluarga kita lebih penting dari semua itu!


Kalian berjuang lah meskipun musuh kalian jauh lebih kuat dari kalian! Jangan khawatirkan keluarga kalian karena Yang Mulia Kaisar telah mengerahkan pasukan kekaisaran untuk menyelamat kan mereka! Ingatlah ini para pasukan sekalian! Kita adalah anak kekaisaran Han, kita adalah manusia yang telah diberikan anugerah pemimpin yang peduli akan kita rakyat rendah di bawahnya!


Angkat senjata kalian! Angkat perisai kalian! Angkat pedang kalian! Angkat semua senjata yang bisa kalian gunakan! Jangan gentar meskipun musuh lebih kuat! Kalian adalah prajurit yang akan dikorbankan demi keselamatan keluarga kalian dan seluruh rakyat kekaisaran Han tercinta!


Angkat senjata kalian! Angkat harga diri kalian! Kita pasukan kekaisaran Han lebih baik mati dari pada melihat tanah air kita dikuasai musuh dan keluarga kita diperbudak orang-orang aliran hitam! 


Untuk kekaisaran Han! Untuk Yang Mulia Kaisar Xiao Chen! Untuk keluarga kita! Untuk kejayaan kekaisaran kita!".


"Untuk kekaisaran Han! Untuk Yang Mulia Kaisar! Untuk keluarga kami!".


Moril pasukan kekaisaran Han naik saat mendengar seruan komandan mereka, meskipun mereka masih memiliki kecemasan dan juga ketakutan namun seperti yang dikatakan komandan mereka akan lebih baik mereka mati dari pada melihat tanah air mereka dikuasai dan banyak keluarga dan rakyat kekaisaran Han yang diperbudak musuh mereka.


Jauh di belakang pasukan aliansi aliran hitam para pemimpin sekte yang tergabung dalam aliansi tertawa mendengar apa yang dikatakan oleh komandan pasukan di depan mereka, meskipun letak mereka sekitar 50km dari pasukan pertahanan kekaisaran Han namun mereka adalah cultivator yang telah memiliki Divine Sense dengan jarak yang jauh sehingga masih bisa mendengar apa yang terjadi di pasukan pertahanan kekaisaran Han.


"Saudara Miang apa kau dengar apa kata orang rendah itu tadi? Dia berkata agar pasukannya lebih baik mati dari pada melihat kekaisaran mereka dikuasai hahaha….!".


Patriark Xu Yi tertawa bersama para Patriark lainnya begitu pula para komandan pasukan mereka, mereka merasa sangat terhibur dengan apa yang dikatakan komandan pasukan kekaisaran Han itu.


"Saudara Ding, apakah kita akan menyerang sekarang?" Salah satu Patriark sekte aliansi bertanya saat melihat Patriark Ding Dong mendekati mereka.


"Benar, kerahkan pasukan yang berada di Forging Qi dari  tingkat 10 ke bawah dan Mortal Foundation untuk melawan mereka. Kita tidak tidak perlu mengerahkan murid yang berpotensi membentuk Earth Foundation dan Heaven Foundation hanya untuk melenyapkan serangga tidak berguna seperti mereka, kita akan menunggu kota Lingko jatuh ke tangan kita dari sini sebelum menuju kota selanjutnya" perkataan Patriark Ding Dong menjadi angin segar bagi mereka, segera mereka memerintahkan komandan pasukan aliansi yang berada di paling depan untuk segera menyerang.


Komandan pasukan aliansi yang mendapat perintah menyerang segera berdiri di depan pasukannya dan menggunakan Qi untuk memperkeras perkataannya, para pasukan aliansi tampak terlihat tidak sabar untuk menunggu perintah penyerangan.


"Pasukan sekalian! Perintah penyerangan telah diberikan! Segera rebut kota itu! Seraaaaang……!!!!!".


""""Huuaaaaaa…….!!!!!!"""".


Pasukan aliansi yang terdiri dari cultivator Forging Qi dan Mortal Foundation segera maju dengan menggunakan ilmu meringankan tubuh untuk mempercepat langkah mereka, jarak antara pasukan aliansi dengan pasukan pertahanan yang berada di tembok perbatasan semakin dekat.


DUUUUAAARRRR…..!!!!


DUUUUAAARRRR……!!!!!


Serangan-serangan dari pasukan pertahanan dengan mudah dilenyapkan pasukan aliansi di ranah Mortal Foundation sementara panah-panah yang mendekati mereka tidak bisa mengenai sasaran karena lebih dulu dihancurkan oleh mereka menggunakan Qi.


"SERAAANG….!!!!!"


"""""HUUUAAAAAAA…….!!!!!!""""".


Kontak senjata dengan cepat terjadi, para pasukan aliansi menggunakan serangan-serangan menggunakan talisman tingkat menengah untuk meruntuhkan tembok perbatasan yang langsung hancur saat terkena serangan sihir yang dilepaskan talisman-talisman itu.


SRRIIING……!!!!


SRRIIING……!!!!


SRRIIING……!!!!


CLANK……!!!!


CLANK……!!!!


CLANK……!!!!


DUUUUAAAARRRRR……!!!!!


DUUUUUAAAAARRRRR…..!!!!!


"MATI KALIAN SERANGGA HAHAHA…..!!!!".


Kontak senjata segera terjadi dan menyebabkan banyak pasukan pertahanan yang gugur saat terkena sabetan senjata atau tusukan pedang dan panah serta tombak belum lagi serangan sihir dari pasukan aliansi, hanya dalam sepuluh menit saja tembok pertahanan telah berhasil direbut pasukan aliansi yang segera melewatinya dan bergerak memasuki kota Lingko yang juga dijaga oleh pasukan pertahanan dari kota itu yang kebanyakan cultivator Mortal Foundation dan Forging Qi dan hanya ada beberapa belasan yang berada di Core Formation serta tiga orang berada di ranah Nascent Soul First-stage. 


Pasukan pertahanan yang tersisa melarikan diri menuju kota Lingko dengan dikejar oleh pasukan aliansi aliran hitam, pasukan yang menjaga tembok perbatasan telah gugur sepenuhnya karena mereka diserang menggunakan serangan menggunakan Qi yang tidak bisa mereka lawan.


Pasukan aliansi yang bergerak menuju kota Lingko berjumlah sekitar 5000 orang yang semuanya cultivator Forging Qi dan Mortal Foundation melawan 800 pasukan pertahanan kota Lingko.


Dalam beberapa belas tarikan nafas pasukan aliansi yang mendekat dengan ilmu meringankan tubuh telah hampir tiba di tembok pertahanan kota Lingko, pasukan pertahanan kota Lingko tanpa menunggu aba-aba segera menghujani musuh mereka dengan serangan sihir dari talisman-talisman yang mereka miliki dan sebagian Sword Cultivator dan Spear Cultivator segera keluar dari tembok pertahanan untuk menghadapi mereka dalam pertempuran jarak dekat.


.


.


.


.


.