
Putri Teratai Api merebut jade slip dari tangan adik seperguruannya, dia mengalirkan sedikit Qi untuk membuka dan melihat isi dari pesan yang katanya merupakan titipan dari mereka.
Awalnya mereka berenam belas mengira bahwa jade slip itu hanyalah berisi pesan suara yang mana hanya bisa didengar oleh mereka saja, namun ternyata jade slip itu berisi pesan video yang tampak sangat jernih sekali dan suara yang terdengar dari sana pun juga cukup besar sehingga semua orang yang ada di ruangan itu bisa mendengar isi pesan dari guru mereka.
Inilah bunyi dari pesan Cruelest Immortal.
"*****Ekhem ekhem….. eeehhh, oh iya apakah kalian sehat-sehat saja anak-anakku?.
Jika kalian melihat pesan ini, itu berarti aku sudah tidak lagi berada di dunia yang sama dengan kalian semua.
Kalian jangan bersedih hanya karena aku meninggalkan kalian semua, selamanya aku akan tetap berada di dalam hati kalian selama kalian mengingatku sepanjang hidup kalian.
Kalain tahu? Aku sangat bahagia sekali saat melihat kalian telah tumbuh menjadi orang-orang yang sangat kuat, bahkan kalian bisa menjadi orang yang ditakuti oleh banyak cultivator di luar sana.
Tapi ada satu hal yang membuatku kecewa, kenapa kalian tidak ada menikah?.
Jixing, kamu itu anak laki-laki pertama yang kudidik nak tapi kenapa setelah ratusan tahun berlalu kau belum menikah dan memberikan ayah kalian ini cucu?.
Ratusan tahun aku menunggu kedatangan kalian di Pulau Teratai Putih, selama itu pula aku berharap kalian akan datang mengunjungi ayah dan guru kalian ini bersama dengan keluarga kalian.
Lama aku menunggu kalian, aku selalu bertanya setiap hari.
Apakah kalian telah melupakanku?
Apakah kalian sudah menikah***?"
'Bagaimana mungkin kami melupakanmu guru, kami juga sangat merindukanmu!'.
"Bagaimana bisa kami menikah? Sedangkan orang yang kami cintai adalah guru kami sendiri!'.
Liuyun, Angin Utara, Angin Selatan, dan dua gadis lainnya membatin mengungkapkan perasaan mereka sedangkan para laki-laki hanya bisa menahan air mata karena telah mengecewakan guru dan ayah angkat mereka sendiri.
Mereka mulai meneteskan air mata, mereka sangat kecewa dengan diri mereka sendiri karena tidak pernah meluangkan waktu untuk menjenguk guru dan ayah angkat mereka.
Untuk mereka para laki-laki, mereka juga sangat kecewa karena tidak pernah melamar pujaan hati mereka dan membuatkan cucu untuk guru dan ayah angkat mereka yang sudah merawat, membesarkan, mendidik, dan mengajari mereka semua yang mereka ketahui sekarang.
Sambil berlinang air mata, mereka kembali memperhatikan pesan yang dititipkan oleh guru mereka.
"*****Apa kalian hidup dengan baik?.
Apakah kalian telah memiliki keturunan?
Seberapa cantik istri kalian?
Kapan kalian akan mengunjungiku dengan membawa keluarga kalian kemari, dan seorang cucu untuk orang tua ini?
Ratusan tahun aku menunggu kalian mengunjungiku, tapi kalian tidak datang sekalipun meskipun aku mendengar banyak cerita tentang kalian.
Liuyin, Jiao Yun, Jiao Xin, Yujin, Nala, aku tahu kalian mencintaiku.
Aku tahu kalian mempunyai rasa cinta akan guru kalian ini, apakah kalian tahu kenapa aku tidak pernah memberikan kalian kesempatan?.
Itu karena aku tidak akan berada di dunia ini dalam waktu lama, aku hanyalah seorang pengawas sementara sebelum kembaran jiwa guru kalian ini datang dan lahir di dunia ini.
Guru kalian ini hanya melakukan sesuatu yang harus guru dan ayah kalian ini lakukan sebagai bayaran agar aku bisa bereinkarnasi di dunia lain, di dunia asalku yang sangat kurindukan***".
Memang mereka memiliki perasaan khusus pada guru dan ayah angkat mereka itu, mereka tidak pernah menyangka perasaan mereka akan diketahui oleh Cruelest Immortal dan kenyataan menyedihkan yang menjadi alasan kenapa Cruelest Immortal tidak pernah menganggap mereka sebagai seorang perempuan selain menganggap mereka sebagai murid dan anak angkatnya.
Li Hao Ren, Ji Longshan, Wu Ming, Suqian, dan para pengawal Suja, serta para perwakilan sekte tercengang saat mereka juga dapat mengetahui isi pesan itu.
Mereka tidak pernah menyangka enam belas orang yang merupakan eksistensi terkuat di dunia menurut mereka adalah murid dan anak angkat seorang Cruelest Immortal yang menjadi orang terkuat di dunia, akhirnya mereka tahu alasan dari mana keenam belas orang itu bisa memiliki kekuatan yang sangat besar.
Selama ratusan tahun ini, mereka tidak pernah mengetahui siapa guru dari enam belas orang dengan gelar yang sangat besar dan menakutkan itu.
Yang mereka tahu, sebagian dari mereka bergabung dengan sekte-sekte aliran putih dan hitam saat mereka sudah berada di ranah Nascent Soul First-stage ratusan tahun yang lalu sementara yang lain memilih menjadi Rogue Cultivator dan menyandang gelar yang sangat luar biasa menakutkan bagi banyak cultivator.
Selain itu mereka juga baru pertama kali ini mereka melihat belasan orang cultivator terkuat dan menjadi panutan banyak generasi muda berkumpul meskipun mereka menganut tiga aliran berbeda, Suqian sendiri tidak pernah menyangka bahwa Angin Timur yang merupakan panutannya dalam menjalani praktik sebagai orang dari aliran hitam adalah murid seorang Cruelest Immortal.
Sosok Cruelest Immortal seorang diri saja diyakini mampu untuk mengguncang bahkan menghancurkan semua yang ada di Benua Bintang Timur, sekarang mereka mengetahui bahwa enam belas orang yang kekuatannya hanya berada satu atau dua tingkat di bawah Cruelest Immortal ternyata adalah murid-murid dan anak angkat dari Cruelest Immortal sendiri.
Para perwakilan sekte aliran putih dan netral yang sudah sangat mengkhawatirkan keadaan dunia persilatan dengan adanya enam orang raja dari aliran hitam, semakin merasa khawatir karena kenyataan akan siapa guru mereka sebenarnya.
Tiga orang perempuan yang memiliki gelar Putri Teratai Api, dua orang perempuan yang menjadi Pilar Aliran Putih, dan dua orang perempuan yang mewakili aliran netral saja diyakini bisa meratakan Kekaisaran Han hanya dengan kekuatan mereka berlima saja sudah menjadi harapan agar mereka mau menjaga Kekaisaran Han dari sekte aliran Netral, namun ternyata mereka adalah saudara seperguruan dari enam raja dari aliran hitam yang juga sangat mengerikan dengan kekuatan mereka yang diyakini telah mencapai tingkatan tertinggi dalam ranah Nascent Soul sama seperti sepuluh orang lainnya.
Suqian dan para pengawal Suja yang lain termasuk Wu Dao dan Wu Ming menatap Suja dengan pandangan bertanya, ada dua pertanyaan yang sama di benak mereka semua.
Apakah Suja memang benar-benar kembaran dari jiwa Cruelest Immortal?.
Apakah karena itu juga yang membuat Cruelest Immortal datang menemuinya di kota ini?.
Mereka ingin menanyakan apakah pemikiran mereka benar, namun pesan video dari Cruelest Immortal masih berjalan sehingga mereka memutuskan untuk bertanya tentang itu nanti saja dan menyaksikan semua pesan yang akan disampaikan oleh Cruelest Immortal lewat pesan yang dia tinggalkan.
Suja juga sadar dengan apa yang mungkin dipikirkan oleh pengawalnya, tapi dia sendiri juga masih fokus untuk mendengarkan semua pesan dari Cruelest Immortal.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.