My Journey to Immortality

My Journey to Immortality
Ch 19 - Makhluk dari Semesta Lain, dan Bangkitnya Mana II.



Bayi burung perkasa itu menunjukkan reaksi saat darah Suja diminumnya, secara mengejutkan ada sinar berwarna emas yang memutar melingkari tubuhnya dan perlahan tubuhnya yang tadinya masih berupa bayi burung mulai membesar hingga seukuran dengan Nine Tailed Fox yang terbang mengelilinya.


Bukan hanya perubahan pada si bayi burung yang sekarang menjadi burung seutuhnya yang mengejutkan Suja, Dantiannya yang tadinya masih terisi penuh oleh Qi tiba-tiba meledak hancur.


Dantian yang hancur itu lalu mulai membentuk Dantian baru berbentuk keemasan yang memiliki ukuran sebesar bola pingpong, efek dari meledaknya Dantian juga berdampak pada Spirit Root miliknya.


Awalnya dia memiliki Spirit Root lima unsur namun setelah Dantiannya meledak dan berevolusi menjadi Dantian yang baru, Spirit Root miliknya berubah menjadi Spirit Root tanpa unsur yang bisa dikatakan bahwa Spirit Root miliknya adalah Spirit Root kosong yang mengartikan bahwa dia dapat menggunakan berbagai macam element yang ada di dunia cultivator.


Selain itu, Dantian barunya juga menyerap semua qi yang ada di ruang dimensinya memaksa mereka semua untuk keluar dari ruang kesadarannya dan dihempaskan di ruang dimensi miliknya.


Empat Dao Beast yang tadinya berada di dalam alam ruang kesadarannya terperangah saat melihat berbagai macam sumber daya yang tumbuh di dalam ruang dimensi tempat mereka berada saat ini, begitu juga dengan empat bayi binatang suci dan juga burung Garuda yang langsung mengkonsumsi beberapa sumber daya berupa Spirit plants yang ada di dekat mereka.


Bukan hanya bayi dan burung Garuda yang mengkonsumsi beberapa sumber daya, empat Dao Beast yang melihat surga sumber daya itu juga tanpa menunggu lagi memakan banyak sumber daya sekaligus.


Yang mengejutkan keempat Dao Beast itu terjadi saat mereka memakan beberapa tanaman spiritual, tanaman spiritual yang sudah dimakan akan tumbuh kembali di tempat sebelumnya bahkan dengan kualitas yang lebih baik dari sebelumnya.


Beberapa kali keempatnya mencoba memakan tanaman spiritual di tempat berbeda, namun kejadian yang sama selalu terjadi membuat mereka akhirnya paham kalau semua tanaman yang sudah dimakan akan tumbuh sendiri saat tanaman sebelumnya sudah tidak berada di empat sebelumnya.


Sementara itu Suja masih mencoba mencari tahu apa yang terjadi pada Dantian dan Spirit Root miliknya, tapi dia kembali dikejutkan dengan apa yang terjadi berikutnya.


Sebuah energi asing menyelimuti Dantian dan Spirit Root miliknya, energi berwarna emas yang halus dan menenangkan itu mengurung Dantian dan Spirit Root miliknya.


Selubung energi asing itu mengurung Dantian dan Spirit Root membuatnya tidak bisa mengeluarkan Qi sedikitpun, tapi Dantiannya masih dapat menyerap Qi untuk menaikkan tingkat praktiknya.


Suja heran dengan hal itu, kalau dia tidak bisa mengeluarkan Qi miliknya lalu apa yang harus dia lakukan jika saat bertarung nanti mengharuskannya menggunakan Qi untuk keselamatannya?.


Tak mau terus kebingungan dia mencoba mengalirkan Qi ke telapak tangannya dan membuat segel tangan, tapi yang terjadi bukannya Qi miliknya terserap keluar tapi energi yang membungkus Dantiannya yang terserap dan mengalir ke telapak tangannya melalui semua pori-pori dan saluran darahnya.


Saat dia mencoba mencari tahu apa dan dari mana energi itu datang, tanpa sengaja dia melihat sebuah tulisan transparan di langit.


Dalam tulisan itu tertulis.


'Jika energi pelindung yang melindungi lima buah telur binatang suci yang terletak di dekat Dantianmu menyerap Qi, maka itu artinya kamu akan bertemu dengan semua binatang suci dan Dao Beast yang kuberikan atas permintaanmu.


Oh iya satu lagi, kalau Dantianmu retak dan membuat Dantian baru serta Spirit Rootmu berubah menjadi Spirit Root tanpa unsur itu artinya kamu dapat menggunakan semua jenis element maupun manual praktik.


Dan jika Dantian serta Spirit Root milikmu dibungkus cahaya asing, maka itu adalah mana yang kau minta kepadaku.


Saat kau masih berada di ranah Forging Qi kamu tidak bisa menggunakan Qi milikmu melainkan mana yang kamu miliki kecuali kamu memiliki sebuah cara agar mana dan Qi itu bergabung menjadi satu dan membentuk energi baru, Qi milikmu akan bisa kamu gunakan saat kamu memasuki ranah Foundation Realm jadi berusahalah untuk membentuk Great Immortal Lord Foundation atau setidaknya Great Immortal Foundation yang tingkatannya berada di atas Immortal Foundation.


Berjuanglah dan laksanakan tugasmu dengan baik, aku selalu mengawasimu dari sini.


Salam, Heavenseal.


Suja akhirnya mengerti kenapa hal-hal barusan terjadi, jika dia bisa menggunakan mana maka itu berarti Qi miliknya tidak akan bisa digunakan kecuali dia mencapai Foundation Realm atau menggabungkan kedua energi berbeda namun mirip itu.


Qi dan mana sebenarnya adalah suatu energi yang sama, kedua energi itu pada awalnya adalah energi yang berasal dari satu energi alam semesta.


Tapi saat penciptaan berbagai alam semesta dan berbagai jenis kehidupan, energi yang merupakan induk dari berbagai macam energi termasuk energi Qi dan mana itu terpecah menjadi beberapa energi lain.


Qi atau mana memiliki banyak penyebutan, ada yang menyebutnya sebagai Qi yaitu seperti di dunia Cultivator, mana adalah penyebutan untuk alam semesta para penyihir, tenaga dalam, tenaga eksternal, dan lain sebagainya.


Semua sebutan itu pada dasarnya merujuk pada satu energi yang sama, yang membedakannya adalah cara pengolahan, penyerapan, dan penggunaannya.


Qi diserap menggunakan manual khusus lalu diarahkan menuju Dantian melalui meridian yang tersebar sebanyak 108 meridian besar dan 3600 meridian kecil yang tersebar di seluruh tubuh manusia, Qi yang diserap dan memasuki Dantian akan diolah oleh Dantian menjadi energi yang kemudian akan digunakan untuk memperbaiki kondisi tubuh.


Qi yang sudah diolah oleh Dantian akan disebarkan ke setiap inci tubuh manusia, saat manusia akan menggunakan Qi maka mereka diharuskan mengalirkan Qi tersebut ke titik yang diinginkan lalu menggunakan teknik khusus untuk menggunakannya sebagai energi serangan.


Mana diserap oleh seorang individu manusia yang biasa disebut sebagai penyihir, magician, magic caster, dll.


Mana yang sudah diserap akan diolah menjadi energi oleh tubuh yang intinya terletak di sekitar Dantian dan juga jantung manusia, cara penggunaan mana juga sama dengan Qi yaitu dialirkan menuju anggota tubuh yang diinginkan lalu menggunakan teknik untuk melakukan serangan menggunakan mana. 


Biasanya serangan paling umum bagi seorang penyihir atau magician adalah Fireball, Water Ball, dll.


Sedangkan untuk tenaga dalam, dan tenaga eksternal penyerapan dan pengolahannya menggunakan manual yang hampir sama dengan Qi. 


Energi alam akan diserap lalu diarahkan menuju pusar sebagai pusatnya, energi itu akan diolah oleh titik pusat yaitu pusar manusia sebelum disebarkan ke seluruh titik tubuh dan digunakan sebagai sumber utama tenaga untuk melakukan serangan dalam suatu pertempuran atau sebagai energi penyerang terhadap musuh.


Satu lagi perbedaan dari Qi, Mana, tenaga dalam, atau apapun penyebutannya adalah cara meningkatkan jumlah dan kualitas energi tersebut.


Jika Qi, tenaga eksternal, dan tenaga dalam menggunakan praktik atau teknik khusus untuk meningkatkan jumlah dan kualitasnya maka mana menggunakan cara lain.


Jika seorang penyihir atau magician ingin meningkatkan jumlah dan kualitas mana yang dia miliki, maka dia harus mengolahnya terlebih dahulu dengan cara menggunakannya sampai habis secara berulang-ulang. 


Saat mana miliknya habis, magician harus mengisinya kembali dan menghabiskannya kembali, begitu seterusnya sampai mana yang dimiliki menunjukkan tanda mengalami peningkatan jumlah dan kualitas.


Oke, kita sudah melenceng dari jalan cerita jadi mari kita kembali.


Suja akhirnya memahami semua yang terjadi padanya, dan ada satu hal menarik yang dia dapatkan.


Jika dia bisa menggunakan mana selama masih berada di Forging Qi tingkat satu maka itu berarti cultivator-cultivator lainnya tidak akan mampu melihat tingkat praktiknya bukan?.


Selain itu, mana relatif lebih mudah digunakan dan sebagian besar penyihir mampu menggunakan berbagai jenis serangan element menggunakan mana meskipun perbandingannya hanya 1/1.000.000.


Yang lebih menyenangkan lagi, Suja masih bisa menggunakan berbagai macam Daoist Magic untuk menyerang tanpa menggunakan Qi melainkan menggunakan Mana.


Serangan yang menggunakan mana pada dasarnya lebih kuat karena selain tingkatannya lebih tinggi dari pada Qi, mana juga lebih mudah ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya.


Selain itu penggunaan mana juga relatif tidak terlalu menggunakan sebuah teknik atau jurus, melainkan imajinasi yang dimiliki oleh si pemilik mana.


Oleh karena itu, Suja memilih untuk mencoba menggunakan sebuah teknik serangan yang biasa dia lihat di anime-anime fantasy sewaktu hidup di bumi.


Suja memfokuskan diri untuk mengalirkan mana ke telapak tangan kanannya, aliran Qi yang hangat dan menyejukkan mengalir menuju telapak tangannya.


Saat dia merasakan mana yang terkumpul di telapak tangannya sudah cukup banyak, Suja membayangkan ada sebuah bola api berwarna biru berukuran sebesar bola dan mengarahkannya ke sosok Dao Beast berwujud naga panjang yang tengah tertidur setelah mengkonsumsi banyak Spirit Herb.


Sebuah bola api berwarna biru muncul di tangannya lalu melesat ke arah si naga, tanpa adanya suatu pertanda akan kedatangannya api biru itu membakar si naga pemalas.


GRRROOOOAAAAAARRRRRR……..!!!!!!


Raungan naga itu terdengar keras, gema suaranya bahkan sampai membuat empat bayi makhluk imut yang tengah tertidur sampai terbangun dengan ketakutan sedangkan burung Garuda hanya bertengger malas di salah satu dahan White Apple yang tumbuh di sana.


Naga yang terbakar oleh api biru itu berhasil memadamkan api yang menyerangnya walaupun dibayar dengan mahal, semua Qi miliknya habis dipakai untuk memadamkan api yang memiliki kekuatan lebih besar dari api merah dan kuning walaupun masih di bawah api hitam dan putih.


.


.


.


.