
Pulau Teratai Putih adalah sebuah pulau besar yang berada di dalam wilayah Kekaisaran Han, banyak orang mengetahui siapa yang mendiami pulau itu.
Meskipun begitu, tidak ada satupun cultivator aliran hitam, putih, maupun netral yang berani menyinggung sosok yang tinggal di sana.
Pulau Teratai Putih didiami oleh seorang cultivator asing namun sangat ditakuti, mereka tidak tau dari mana sosok itu berasal namun yang pasti mereka mengetahui seberapa kuatnya sosok itu.
Pada awalnya banyak cultivator yang mendatangi Pulau Teratai Biru dengan banyak maksud tujuan, kebanyakan dari mereka bertujuan untuk mencari tempat berkultivasi dan sebagian lagi untuk menemuinya dan meminta pertolongannya.
Awal pertama kali para cultivator Benua Bintang Timur begitu takut pada sosok itu adalah pada saat kemunculannya yang begitu unik dan aneh, sosok itu muncul di tengah-tengah pertempuran besar antara Aliran Hitam melawan Aliansi Aliran Putih dan Netral di salah satu gunung yang terkenal yaitu Gunung Kematian.
Awalnya para cultivator yang sedang berperang itu menyangka bahwa sosoknya adalah jagoan tersembunyi dari salah satu aliran yang ada, sosok itu muncul dari ruang kosong setelah terjadi angin kencang diikuti petir yang menyambar-nyambar di medan perang tiga aliran itu.
Awalnya sosok itu akan pergi menjauh dari medan perang tiga aliran, namun salah satu Patriark sekte besar aliran putih menyerangnya saat akan pergi.
Akibat dari serangan itu, sosok itu mulai menunjukkan siapa dirinya.
Pertempuran yang seharusnya bisa dimenangkan oleh aliansi aliran putih-netral berakhir tragis, hanya sedikit cultivator yang masih hidup setelah sosok itu menyerang dan melenyapkan 1000 orang dari masing-masing pihak yang berperang.
Dari 3300 orang, hanya seratus yang bisa kembali hidup-hidup karena mereka dilepaskan oleh sosok asing itu dengan perintah agar menyebarkan pada orang-orang untuk tidak menganggunya.
Peperangan yang terjadi 2000 tahun lalu itu menjadi salah satu perang paling mengerikan dalam sejarah dunia cultivator Benua Bintang Timur, tidak ada yang menyangka perang besar tiga aliran itu bisa diselesaikan secara tragis hanya oleh satu orang yang muncul secara tiba-tiba di tengah medan perang.
Awalnya banyak orang yang mengira bahwa kabar itu hanya kebohongan belaka, mereka berpikir mana mungkin ada orang yang mampu menghancurkan ribuan orang yang kebanyakan cultivator ranah Nascent Soul seorang diri.
Tapi mereka mau tidak mau harus percaya karena beberapa minggu kemudian, banyak cultivator pemburu harta menemukan mayat ribuan orang yang berakhir mengerikan di tempat yang menjadi medan peperangan ketiga aliran.
Meskipun sudah melihat bukti, ada empat sekte besar aliran hitam yang masih tidak percaya dan malah mengatakan sosok sekuat itu yang disebarkan seratus orang yang selamat hanyalah omong kosong belaka.
Keempat Patriark dan Matriark sekte malah mengatakan akan melenyapkan sosok itu jika memang benar ada, nasib tragis datang mengetuk pintu mereka beberapa hari setelahnya.
Dari setiap sekte yang berjumlah empat itu, hanya satu orang yang dibiarkan hidup untuk mengabarkan bahwa berita yang diremehkan Patriark dan Matriark mereka memanglah kenyataan.
Keempat sekte besar aliran hitam hancur dalam satu malam, hanya satu orang manusia biasa dari keempat sekte yang dibiarkan hidup.
Kabar itu kembali mengguncang dunia persilatan Benua Bintang Timur, mulai saat itu pula banyak cultivator yang memberikannya julukan sebagai 'Cruelest Immortal'.
Ada ciri-ciri unik yang bisa digunakan untuk mengenali sosok Cruelest Immortal, dia selalu mengenakan pakaian yang asing bagi semua orang. Jika kebanyakan para cultivator mengenakan pakaian layaknya pendekar pada umumnya, dan manusia biasa menggunakan hanfu layaknya manusia umumnya. Maka Cruelest Immortal menggunakan pakaian yang asing namun terlihat simple bagi mereka, pakaian yang selalu dikenakan oleh Cruelest Immortal setiap berkelana selalu baju yang asing bagi mereka.
Sebenarnya pakaian yang digunakannya adalah pakaian modern yakni pakaian seorang prajurit, Cruelest Immortal memiliki beberapa set baju prajurit militer suatu negara di dunia modern, selain pakaian militer dia juga memiliki banyak pakaian santai dan pakaian formal.
Selain pakaian, Cruelest Immortal saat berkelana selalu ditemani seekor kucing putih yang terlihat lucu. Tapi beberapa cultivator dari ketiga aliran pernah menyaksikan wujud asli dari kucing itu, kucing itu adalah jenis Dao Beast yang memiliki kekuatan yang tidak bisa diukur oleh mereka sama seperti mereka tidak bisa membaca tingkat praktik dan mengukur kekuatan Cruelest Immortal.
Lalu ciri yang terakhir, setiap berkelana Cruelest Immortal akan selalu membawa dua bilah pedang yang melengkung dan juga sebuah tongkat asing yang tidak mereka ketahui kegunaannya.
Sementara itu, sosok yang membuat takut cultivator Benua Bintang Timur itu sedang bersantai di kebun sumber daya miliknya.
"Langit sangat cerah hari ini, hmmm sepertinya aku dapat inspirasi hehehe" Sosok itu tersenyum nakal lalu menatap seekor kucing putih yang tengah bersantai di meja yang ada di teras kediaman mewahnya.
Sosok itu adalah sosok seorang pemuda, sosoknya sangat menawan.
Dengan rambut hitam berpotongan cepak tentara, baju santai berupa kaos loreng, di tambah dengan senapan yang dia bawa membuatnya tampak seperti orang yang tersesat di dunia lain.
Dia tidak lain adalah Suja, entitas lain atau bisa dibilang kembaran Xi Suja yang berasal dari alam semesta paralel di mana bumi berada.
Suja sang Cruelest Immortal mengambil biola miliknya dari ruang dimensinya, dengan tenang dan penuh penghayatan dia memainkan satu lagu kesukaannya.
Setelah bermain satu lagu, dia kemudian memainkan satu lagu lagi. Kali ini lagu yang dimainkan dia kombinasikan dengan Qi, lagu itu mengalun penuh energik dan menyebar sampai di kota Xudong.
Wu Dao, Cing Cia, dan Suqian serta yang lainnya mendengar dan menikmati alunan lagu penuh semangat itu.
Beberapa saat kemudian Cruelest Immortal menyelesaikan lagunya, dia menatap awan biru sebelum tersenyum lembut dan berkata.
"Selama dua ribu tahun lebih aku menunggu kedatanganmu sang penasehat, tak kusangka kondisimu sekarang semengenaskan itu diriku. Tunggu aku, aku akan mendatangimu dan menyelamatkan dirimu wahai diriku dari tempat yang berbeda".
Kucing putih yang tadi tidur itu membuka matanya, dia menggeliat lucu kemudian menguap dan mulai menggosokkan kepalanya di kaki Cruelest Immortal.
"Shiro, ayo kita pergi. Kembaranku sedang membutuhkan bantuanku" kucing putih itu mengangguk.
Dua sosok berbeda wujud itu kemudian menghilang setelah Cruelest Immortal membentuk lubang kosong dengan segel tangan, setelah beberapa saat mereka menghilang lubang itu ikut menghilang menyisakan suasana yang tenang dan damai
Beberapa Demonic King Beast keluar dari tempat persembunyian mereka, para Demonic King Beast itu menatap tempat di mana Cruelest Immortal berada sebelumnya.
Bukan hanya dua sosok itu yang menghilang, tapi semua sumber daya berupa Spirit Plant dan tanaman herbal di sana juga menghilang kecuali para Demonic Beast dan kepadatan Qi yang luar biasa.
"Akhirnya dia pergi juga, sudah 2000 tahun lebih kita selalu dibuatnya menjadi bahan permainan" Demonic King Beast berwujud Ular Giok Hijau bergumam pelan, Demonic King Beast lainnya mengangguk dan mereka kembali ke tempat mereka sebelumnya.
@@@@@@@@@@@@@@@@@