My Journey to Immortality

My Journey to Immortality
Ch 36 - Membentuk Ulang Dantian dan Spirit Root II.



"Diriku, sekarang sudah satu bulan lebih kita berada di sini. Dan selama satu bulan itu juga kau sudah berhasil memahami banyak pengetahuan yang kuberikan, sudah saatnya aku membentuk kembali Spirit Root milikmu" Xi Suja yang tengah memangku Tasya dan Leon menoleh mendengar perkataan Cruelest Immortal.


Memang mereka sudah berada di dimensi pribadi itu selama satu bulan lebih, Heaven Seal bahkan sudah kembali menjalankan tugasnya sejak beberapa hari yang lalu.


"Lalu bagaimana dengan Heavenseal?".


"Kau tenang saja, aku akan memanggilnya".


Cruelest Immortal mengeluarkan sebuah Smartphone membuat Xi Suja heran, memangnya di dimensi ini ada sinyal? Apakah dimensi ini juga terhubung dengan Bumi?.


Cruelest Immortal tampak menghubungi seseorang menggunakan Smartphone itu, Xi Suja memandangnya penuh minat karena ingin mengetahui apakah dia bisa terhubung dengan Bumi menggunakan ponsel pintar itu nantinya.


"Aku sudah menghubunginya, kita tinggal menunggu kedatangannya saja" Xi Suja hanya mengangguk dan menatap ponsel di tangan Cruelest Immortal.


"Hmm? Apa kau mau ponsel ini? Kau tenang saja, aku sudah menempatkan banyak Smartphone dan alat elektronik canggih lainnya di gudang itu" Xi Suja menatap gudang yang ditunjuk oleh Cruelest Immortal dengan pandangan berbinar, dia memang pernah meminta pada Heavensel dulu agar diberikan banyak alat elektronik tapi dia tidak tahu apakah dia bisa terhubung dengan Bumi atau tidak.


"Nee diriku, apakah aku bisa menggunakan semua itu untuk menjelajahi internet seperti di Bumi?" Cruelest Immortal tertawa pelan.


"Jangankan terhubung, kau mau mengupload video di Youtube saja juga bisa. Kau lihat tower itu, itu adalah tower khusus yang kubuat dulu sebelum berpindah dimensi agar aku bisa tetap menjelajahi internet. Dan karena aku akan melakukan reinkarnasi, maka semua yang kumiliki termasuk tower itu akan menjadi milikmu".


Xi Suja hanya menatap tower itu dengan pandangan berbinar, dia mulai membayangkan betapa banyak hal yang akan dia upload di social media nantinya heheheee….


"Hei kalian berdua, apakah sekarang kalian sedang merencanakan sesuatu?" Heaven Seal muncul tiba-tiba membuat Suja tersentak kaget.


"Ya pak tua! Jangan muncul tiba-tiba seperti itu dong!" Heaven Seal hanya tersenyum canggung mendengar omelan Cruelest Immortal.


Setelah puas mengomeli Heaven Seal, Cruelest Immortal mulai mempersiapkan dirinya untuk melakukan sebuah ritual tingkat tinggi sekali lagi.


"Spirit Root seperti apa yang akan kau berikan padanya?" Cruelest Immortal menatap Xi Suja sebentar.


"Tentu saja Spirit Root kualitas terbaik, yaitu Spirit Root elemen tunggal yang akan membuatnya menjadi seorang jenius luar biasa".


Xi Suja sudah mengetahui jenis-jenis Spirit Root yang ada di dunia ini, tapi dia masih bingung saat mendengar dia akan dibuatkan sepuluh Spirit Root elemen tunggal.


Jumlah elemen yang diketahui oleh penghuni dunia ini ada sembilan, yaitu lima elemen utama yang terdiri dari Api, Air, Kayu, Tanah, dan Angin, serta empat elemen mutasi yang terdiri dari Logam, Magma, Racun, dan elemen Ruang.


Padahal ada beberapa elemen lainnya yang ada di dunia, contohnya yaitu elemen cahaya dan kegelapan yang merupakan elemen tunggal.


Cruelest Immortal mulai membentuk segel tangan yang cukup rumit dan sama seperti sebelumnya, segel tangan yang dia buat terdiri dari konsonan huruf arab dan simbol-simbol yang biasa ada di Bumi.


Cahaya berwarna putih keemasan keluar dari segel yang dibentuk, cahaya itu melesat pelan memasuki tubuh Suja melalui dada dan turun ke bawah pusar sebelum memancarkan cahaya putih emas yang sangat terang sampai membuat Heaven Seal dan semua binatang kontrak yang ada di sana sampai menutup mata.


Cruelest Immortal sendiri membuat segel tangan lagi yang tidak kalah rumit dari yang sebelumnya, setelah satu segel selesai dia membuat lagi segel yang lain begitu seterusnya sampai sebelas kali yang menciptakan sepuluh cahaya berbeda warna lainnya yang juga memasuki tubuh Xi Suja.


UHUK UHUK!!!


Suara teriakan Xi Suja menggema membuat semua hewan kontraknya menatap tuan mereka dengan tatapan khawatir, darah kental berwarna merah dan sedikit kehitaman dimuntahkan oleh Suja berkali-kali sebagai akibat dari masuk dan bereaksinya sebelas cahaya berbeda warna yang memasuki tubuh dan mengendap di Dantian miliknya.


Semua cahaya elemen itu mengalami fluktuasi saat berusaha menumbuhkan akar-akar spiritual yang akan menjadi milik Suja, akar-akar spiritual itu perlahan-lahan mulai terlihat bentuknya.


Dari akar, kemudian batangnya, dan terakhir sebuah bola kecil berwarna putih keemasan di atas batang akar spiritual itu menandakan bahwa Spirit Root elemen cahaya milik Xi Suja sudah mulai terbentuk dan akan sempurna selama mereka masih memiliki ruang untuk menyempurnakan diri.


Satu-persatu cahaya itu mulai menunjukkan Spirit Root sesuai dengan elemennya, dimulai dari Spirit Root elemen Cahaya, lalu elemen Kegelapan, elemen Api, Air, Angin, Tanah, Kayu, Logam, Magma, Ruang dan Waktu, dan terakhir elemen Racun.


Xi Suja merasa tubuhnya dirombak habis-habisan, rasa sakit yang dia rasakan begitu menyakitkan membuatnya hampir tidak bisa menahan segala teriakan yang ingin dikeluarkan.


Ingin rasanya dia menyerah dan memilih menjadi seseorang yang tidak bisa menjadi kultivator, rasa sakit itu membuatnya hampir putus asa dan ingin menyerah saja.


Namun, bayangan-bayangan keluarganya, ibunya yang menyemangati dan menyayangi serta selalu mengkhawatirkannya, sepupunya Xiao Chen, kekaisaran yang telah dibangun oleh dua orang pendahulunya, ayahnya yang mati demi melindunginya dan ibunya, serta apa yang diceritakan oleh Heaven Seal saat dia akan direinkarnasikan di sana membuatnya menahan semuanya dengan susah payah.


Dengan tekadnya untuk menjalani kehidupan ini dengan lebih baik dari kehidupannya sebelum nya, membayangkan apa yang akan terjadi dengan keluarganya jika dia menyerah membuatnya mendapatkan semangat yang berkobar membuatnya dapat menahan segala rasa sakit dan ujian yang dialami saat Spirit Root miliknya dibentuk ulang oleh kembaran jiwanya.


Terlebih lagi, kabar dari Cing Cia bahwa dia akan menjadi seorang ayah membuatnya mendapatkan semangat lebih untuk berusaha bertahan dan mempertahankan kehidupannya.


Cruelest Immortal sendiri tahu kalau kembaran jiwanya itu tengah berusaha bertahan dari serangan rasa sakit yang menderanya, dia hanya bisa berdecak kagum akan kegigihan sang jiwa paralelnya dan berusaha meringankan penderitaannya dengan mengalirkan Qi berwarna putih keemasan.


Qi yang dialirkan oleh Cruelest Immortal mampu meredakan sedikit rasa sakit yang diderita oleh Suja, ingat hanya sedikit karena pada kenyataannya rasa sakit yang diderita olehnya masihlah luar biasa karena kesebelas cahaya perwakilan elemen itu masih membentuk dan merekonstruksi Dantiannya agar Spirit Root yang akan tercipta bisa selaras dengan Dantian yang juga masihlah baru dan belum diisi dengan Qi sedikitpun.


Selain Cruelest Immortal, Heaven seal juga membantu meringankan beban yang diderita oleh Suja yang merupakan utusannya.


Heaven Seal tahu dengan perbedaan antara Mana dengan Qi, oleh karena itu dia menggunakan sihir penyembuhan menggunakan Mana untuk mengatasi rasa sakit yang dirasakan oleh Xi Suja meskipun hanya sedikit.


.


.


.


***Bagi para readers sekalian, saya hanya ingin memberitahukan bahwa untuk Chapter-chapter selanjutnya mungkin akan sedikit lama untuk dirilis bahkan mungkin tidak ada perilisan chapter baru nantinya.


Saya ingin mengikuti kontes yang diadakan oleh Noveltoon, mencoba mencari peluang agar bisa menghasilkan rupiah dari hobi saya menulis novel seperti ini.


So, jangan lupa untuk memberikan like, vote, komen, dan juga tip yaaa karena dukungan kalian sangatlah berarti bagi kami para penulis yang meluangkan waktu untuk menulis ide-ide yang kami dapatkan.


Jaga terus kesehatan kalian, dan selalu berolahraga.


Salam dari saya, Suja Andy***.