My Journey to Immortality

My Journey to Immortality
Ch 47 - Mendapatkan Keberuntungan Besar ( Arc 2 End ).



The Palace of Han Empire, Chang An the Capital City of Han Empire.


Semua unsur penting Kekaisaran Han mengalami kepanikan luar biasa saat aura yang sangat kuat dan asing menekan mereka semua, aura yang mereka rasakan begitu kuat karena keberadaan pusatnya dengan ibukota yang hanya dibatasi oleh sebuah hutan seluas 50 km di tengah antara kota Chang An dengan kota Xudong tempat aura itu berasal.


Kaisar Xiao Chen, Permaisuri Li Ning, Ibu Suri, Tang Yue dan Tang Nie, para Menteri Kekaisaran, dan juga para Jenderal terutama Jenderal yang memimpin Pasukan Darah Besi mengadakan pertemuan mendadak saat aura asing itu telah menghilang seluruhnya.


Suasana dalam pertemuan itu sangat tegang, Ibu Suri yang merupakan cultivator terkuat diantara mereka melepaskan auranya untuk menekan mereka yang berada di sana.


"Apa kalian benar-benar tidak mengetahui apa yang terjadi sebelum aura yang sebelumnya kita rasakan itu datang?! Kalau kalian mengatakan itu aura senior Cruelest Immortal, saya juga tahu itu!".


Tidak ada dari mereka yang berani menjawab, mereka saling melirik meminta siapapun yang berada di dekat mereka untuk menjawab.


"Apa kalian bisu?!".


Mereka semakin terlihat ketakutan, bahkan Kaisar Xiao Chen juga tidak berani mendekati sang ibunda yang tengah marah itu.


"Tuan Suqian datang menghadap!".


Suara pengumuman dari pengawal yang menjaga pintu aula berhasil membuat semua orang menghela nafas lega, mereka hanya bisa berharap Suqian akan bisa menjawab apapun yang ingin diketahui oleh Ibu Suri.


Suqian melangkah memasuki ruang rapat, dia dengan penuh peluh memasuki ruangan dan langsung mengambil salah satu gelas minuman milik para menteri. Kelakuannya itu membuat banyak anggota Pasukan Darah Besi naik darah karena menganggapnya tidak sopan, namun apa daya mereka tidak bisa memberi pelajaran karena Suqian lebih kuat dari mereka dan juga dia adalah pengawal pribadi dari keturunan utama Klan Xiao dan Klan Tang.


"Suqian! Apa kau tidak bisa melihat kami sedang apa!?".


Suqian hanya bisa menatap mereka semua setelah mendengar pertanyaan dingin yang diajukan Tang Yue, dia kemudian menyadari tatapan Ibu Suri yang seakan ingin mengulitinya membuatnya akhirnya merasa gentar juga.


"Mohon maaf Nyonya, tapi saya membawa berita penting tentang tuan muda dan juga aura yang menyebar ke beberapa saat lalu".


Atensi Ibu Suri dan semua peserta rapat langsung tertuju pada Suqian, mereka yang awalnya sudah merasa lega karena tidak lagi terintimidasi aura miliki Ibu Suri kini kembali serius akibat perkataan Suqian.


"Berita apa itu!? Jelaskan secepatnya atau kau akan tau akibatnya!" Suqian hanya bisa mengangguk cepat karena takut akan ancaman Ibu Suri.


"E….ekhem…! Nyonya, Ibu Suri, sebelumnya saya ingin mohon maaf tapi bisakah saya bertanya?" Ibu Suri mengangguk.


"Maaf, tapi apakah Nyonya, Ibu Suri, dan semua yang ada di sini merasakan aura yang kuat menekan kalian semua? Seberapa kuat tekanannya pada kalian?".


"Ya kami merasakannya dan itu sangat kuat karena bahkan cultivator Core Formation yang menjaga Istana sampai pingsan, apa kau tahu siapa yang memiliki aura semengerikan itu?" Suqian mengangguk.


"Benar Ibu Suri, tekanan aura itu sangatlah kuat karena bahkan saya pun juga hampir mengalami luka dalam serius karena aura itu. Sementara untuk pertanyaan tentang siapa pemilik aura itu, sebenarnya aura itu adalah milik dari tuan muda Xi Suja".


"A...APA!? KAMU JANGAN BERCANDA! Xi'er tidak mungkin memiliki aura sekuat itu! Dia masih berada di Forging Qi tingkat 2 jadi mana mungkin dia bisa memiliki aura sekuat itu!?" Suqian semakin mengkerut karena perkataan tajam Ibu Suri.


"Eeeeehh, maaf Ibu Suri tapi kenyataannya memang seperti itu. Memang saat kami mengawalnya berangkat mencari pengalaman beberapa minggu lalu tuan muda masih berada di tingkat 2, tapi hanya dalam dua minggu tuan muda sudah menaikkan tingkat praktiknya dengan kecepatan yang menakutkan karena hanya dengan dua minggu tuan muda bisa mencapai tingkat 6".


"D...dua minggu!? Kau sedang bercanda ya?! Mana mungkin Xi'er bisa menaikkan tingkat praktiknya dalam dua minggu! Kalau mau bercanda lihat tempat! Mana mungkin kami bisa percaya dengan semua perkataanmu itu!" Setela diam cukup lama Tang Yue akhirnya buka suara.


"Tapi nyonya, semua itu benar-benar terjadi. Kalau nyonya tidak percaya, nyonya bisa bertanya pada Cing Cia dan yang lain".


"Baik nyonya, saya permisi dulu".


Para menteri dan para jenderal menatap Suqian dengan pandangan iri, mereka juga ingin sekali bisa keluar dari sana untuk menghindari perkataan tajam Ibu Suri yang bahkan Kaisar sekalipun tidak berani melawannya.


"Kalian semua kalau mau keluar saja! Dasar tidak berguna!".


Mereka semua bangkit dari kursi dan memberi hormat lalu keluar dengan cepat meninggalkan ruangan yang kini hanya berisi Ibu Suri, Kaisar, Permaisuri, Tang Yue dan juga Tang Nie yang tidak berani meninggalkan Ibu Suri seorang diri.


Beberapa saat kemudian para pengawal Suja memasuki ruang aula, Ibu Suri dan juga Tang Yue menanyakan semua yang ingin mereka tanyakan.


Ibu Suri dan semua yang tersisa di sana sangat tidak percaya saat mereka mendengar cerita tentang apa yang mereka alami selama di kota Xudong, terlebih saat para pengawal Suja menceritakan kedatangan Cruelest Immortal yang membawa Suja entah kemana selama beberapa belas hari dan saat Suja kembali Cruelest Immortal sudah menghilang entah kemana.


Yang lebih mengejutkan lagi, Putri Teratai Api, Lima Pilar Aliran Putih, Enam Raja, dan Empat Penjaga Mata Angin juga datang mencari Cruelest Immortal ke kota Xudong dan kenyataan bahwa mereka adalah murid dan anak angkat Cruelest Immortal.


Selain itu mereka juga kembali tercengang bahkan muntah darah saat mendengar para murid Cruelest Immortal ini akan menjadi penjaga Kekaisaran Han sedangkan mereka yang perempuan akan menjadi istri sah dan juga selir Suja, tentunya cerita tentang itu diceritakan oleh Suqian dan para pengawal yang berada di ranah Nascent Soul yang masih bisa bertahan di bawah tekanan aura kultivasi Suja yang begitu kuat sedangkan mereka yang di bawah itu sudah pingsan saat merasakannya.


Dua jam kemudian semua pengawal Suja kembali ke tempat tinggal mereka masing-masing menyisakan Suqian dan para pengawal Nascent Soul, mereka masih ditahan oleh Ibu Suri yang ingin mendengar cerita itu secara keseluruhan dan juga Tang Yue yang ingin mendengar apa saja yang terjadi sebelum aura kuat yang mereka rasakan sampai keluar dan menyebar sampai kota Chang An yang jaraknya sangat jauh dari kota Xudong.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Yah para readers sekalian, dengan ini Arc kedua telah saya selesaikan dan untuk Arc selanjutnya akan lebih fokus dengan apa yang akan terjadi dengan Benua Bintang Timur tentunya setelah chapter pengenalan tentang keempat benua tentunya.


Oh iya, sebelumnya saya up tiap chapter dua kali seminggu dengan jarak waktu sekali tiga hari.


Untuk selanjutnya karena author ini tengah mempersiapkan diri untuk ospek di universitas yang saya masuki maka saya akan update sekali seminggu dan berapapun chapter yang diupdate merupakan hasil tulisan author ini selama satu minggu itu.


oh iya novel ini juga saya ikutkan dalam kontes Noveltoon dengan tema #novelfiksipria, so jangan lupa dukung author dengan memberikan tip, vote, komentar yang membangun, membantu mengoreksi kesalahan di tiap chapter, share pada teman kalian, dan jangan lupakan untuk memberikan like pada setiap novel yang dibuat oleh author manapun yang menurut kalian bagus.


Tetap jaga kesehatan dan jaga keselamatan, salam dari author.


Suja Andy***.