
Xi Suja menatap kembarannya dengan tatapan rumit, dia bisa mengerti dengan keinginan dari kembarannya.
Hidup lama tapi selalu sendiri memang menyakitkan, mungkin bagi banyak cultivator dunia ini memang pernikahan tidak terlalu penting bagi mereka. Tapi tidak dengan jiwa yang berasal dari alam semesta berbeda, apalagi seperti Suja si Cruelest Immortal dan Xi Suja si Penasehat masa depan pemimpin calon Penguasa Benua Bintang Timur.
"Diriku, tapi kenapa kamu lebih memilih Bereinkarnasi? Kalau kamu ingin mempunyai seorang belahan jiwa kenapa tidak mencari saja?" Cruelest Immortal menatap kembarannya dan mendengkus kesal.
"Memangnya kamu tau apa? Aku ini sudah hidup ribuan tahun, begitu juga dengan Shiro! Kami hanya ingin memasuki alam Reinkarnasi, kami ingin hidup di dunia yang berbeda dari ini!" Xi Suja hanya tersenyum canggung sambil menggaruk kepalanya.
"Baiklah baiklah, lalu apa yang harus kupersiapkan untuk melakukan proses penyatuan kita?".
Shiro segera bangkit dan menjilat tangan Xi Suja, dia merasa bahagia karena permintaannya dan tuannya disetujui oleh Xi Suja.
"Tidak banyak, aku sudah menyiapkan semuanya. Hanya saja aku ingin mengatur sesuatu dulu di dimensimu ini, berikan kendali dimensi ini padaku sebentar".
"Memangnya untuk apa?" Xi Suja menatap Cruelest Immortal dengan rasa penasaran.
"Aku ingin menyatukan dimensi ini dengan dimensi pribadiku, begitu juga dengan semua harta yang telah kami kumpulkan selama ini".
"Baik, tapi bisakah aku meminta sesuatu?" Cruelest Immortal mengangguk.
"Aku ingin kamu memodifikasi dimensiku, agar aku bisa menyedot apapun yang tidak bisa kulawan dan menjadi musuh alami Undead maupun para Ghost Cultivator" Cruelest Immortal mengangguk lagi.
"Itu mudah, tapi untuk selanjutnya kamu harus melakukannya sendiri. Tenang saja, saat tubuh kita menyatu dan semua ingatanku menyatu denganmu kamu akan memiliki pengetahuan yang luar biasa banyak".
Xi Suja kemudian menyentuh dadanya tepat di mana jantungnya berada, dengan mana yang dia miliki dia dengan mudah mengambil sebuah benda berbentuk bulat transparan dan memberikannya pada kembaran jiwanya.
Cruelest Immortal lalu melepas gelang dimensi miliknya, diletakkannya kedua benda itu berdekatan lalu melakukan gerakan tangan yang rumit.
Beberapa menit kemudian kedua benda itu mulai bercahaya, bola transparan itu mengeluarkan cahaya putih keemasan sedangkan gelang dimensi mengeluarkan cahaya kebiruan.
Kedua cahaya itu mulai mendekat kemudian menyatu, gelang dan bola transparan itu juga menyatu satu sama lain.
Penyatuan kedua dimensi itu menghasilkan cahaya putih yang sangat terang sampai membuat Xi Suja silau dan menutup mata, entah berapa lama Xi Suja menutup matanya karena silau tapi yang jelas dia mendapatkan kejutan luar biasa saat membuka mata.
Ruang dimensi miliknya pada awalnya saja sudah sangat luas meskipun bisa dilihat batasnya, tapi saat ruang dimensi miliknya dan kembaran jiwanya menyatu ruang dimensi itu semakin meluas bahkan sekarang dia tidak bisa lagi merasakan berapa luasnya.
Selain itu, banyak harta berharga berupa sumber daya, Spirit Stone, Emas, Perak, Perunggu, Demonic Core, Spirit Core, manual praktik, dan berbagai macam senjata-senjata yang membentuk gunungan tinggi setinggi sebuah rumah lima tingkat.
Bukan hanya itu, hanggar-hanggar pesawat dan berbagai macam pesawat dari dunia modern juga sekarang muncul di ruang dimensi yang menjadi miliknya.
Dua hal yang membuat Xi Suja mengernyit, yaitu tiga Binatang Tingkat Tinggi dan tiga kolam air berbeda warna yang juga muncul di sana.
Saat ketiga kolam itu muncul, kolam Air Surgawi miliknya bercahaya dan menyatu dengan salah satu dari tiga kolam yang baru muncul di sana.
Cruelest Immortal berhenti melakukan segel tangan saat kedua media ruang dimensi itu telah menyatu sepenuhnya, Cruelest Immortal lalu membuat segel tangan yang lain selama beberapa saat sebelum berhenti dan menatap Suja Xi Suja sambil tersenyum lembut.
"Sudah, sekarang dimensi ini bisa kau gunakan untuk mengurung musuhmu. Kau pegang saja pagoda ini, ini adalah media yang akan kau gunakan jika kamu ingin menyedot musuhmu dan melenyapkannya. Tapi kau biarkan saja semua Dao Beast dan Binatang Tingkat Tinggi dari alam semesta para penyihir ini yang menghabisi semuanya.
Oh iya, pagoda ini meskipun terhubung dengan dimensi ini tapi merupakan ruang terpisah. Kamu bisa mengatur siapa saja yang akan kau beri tahu tentang pagoda ini, kusarankan jika kamu ingin menyedot musuhmu dan memberitahu pengikutmu maka gunakan Pagoda ini.
Jangan beritahu siapapun tentang dimensi pribadi milikmu, gunakan Pagoda ini sebagai alat untuk menyamarkan dimensi ini.
Untuk kepadatan energi Qi di Pagoda dan dimensi ini sendiri akan bertambah padat secara otomatis saat kamu sudah menyedot semua Qi milikku dan keempat hewan kontrak milikku, dengan Qi milik kami kupastikan kamu akan menembus sebanyak 500 tingkat dalam Forging Qi dan dengan itu kamu bisa membangun Pondasi Holy Monarch Emperor.
Pondasi Holy Monarch Emperor sebenarnya adalah Pondasi yang bisa kamu bangun jika sudah mencapai Forging Qi tingkat 150, sedangkan ditingkat 500 kamu bisa membentuk pondasi Holy Dao Emperor. Tapi keberadaanmu dengan Pondasi itu sama saja dengan keberadaan seorang Dewa dan akan membuat dunia ini hancur.
Dengan Pondasi Holy Monarch Emperor kamu bisa melawan seorang Cultivator yang memiliki ranah Sang Maha Dewa tingkat Emas jika mengikuti sistem kultivasi di dunia yang kutinggali sebelumnya, sementara jika mengikuti sistem kultivasi dunia ini maka kamu bisa mengalahkan seorang cultivator dengan perbedaan 50 ranah lebih tinggi darimu".
Xi Suja terperangah dengan semua itu, dia lalu mulai memikirkan berbagai hal yang akan dia lakukan jika memang bisa memiliki kekuatan seperti itu dalam waktu singkat.
"Oh iya satu lagi, sebenarnya aku ingin kamu mengajak semua hewan kontrakmu untuk menyerap semua energi kekuatanku karena jika mereka melakukannya maka bisa kupastikan mereka akan melampaui para Dao Beast ini sebelum mereka menyerap energi dan esensi kekuatanku dan juga semua kawanku. Benarkan?".
"Tentu, aku akan mengajak mereka melakukannya. Tapi ada satu hal yang ingin kutanyakan".
"Apa itu?".
"Berapa banyak Qi yang dibutuhkan untuk naik ke ranah selanjutnya setelah membangun Pondasi?".
"Itu tidak terlalu banyak, setidaknya Dantianmu sekarang sama ukurannya dengan duniamu. Jika kamu ingin menaikkan ranah kultivasi kamu membutuhkan Qi dalam jumlah besar, tapi kamu tenang saja. Energi Qi yang sekarang ada di dimensi ini sangat padat, kamu bisa menyerapnya sepuasnya tanpa khawatir energi ini akan menipis.
Ada lagi?" Xi Suja menggeleng pelan.
"Bagus lah, sekarang aku akan memberikan semua pengetahuanku padamu. Ke marilah".
Xi Suja mendekati Cruelest Immortal, Cruelest Immortal menutup mata dan sebuah cahaya putih muncul di jari tangan kanannya.
Cahaya itu adalah kumpulan semua pengetahuannya sejak pertama kali mulai menjadi seorang cultivator, disentuhnya kening Xi Suja dan memasukkan cahaya itu ke dalam kepala Xi Suja.
Hantaman pengetahuan luar biasa banyak dan besar membuat Xi Suja memuntahkan beberapa teguk darah segar, Cruelest Immortal menyembuhkan Xi Suja dengan Qi Penyembuhan miliknya.
Setelah beberapa waktu membiasakan diri dengan berbagai pengetahuan yang dia dapatkan, Xi Suja akhirnya tenang kembali.
"Baiklah, mari kita mulai proses penyatuan tubuh kita" Cruelest Immortal dan keempat hewan kontraknya baru akan menyatukan kekuatan mereka saat Xi Suja menghentikan mereka.
"Tunggu sebentar!" Kelima sosok itu menatap Xi Suja heran.
"Apa lagi?".
"Tunggu dulu, jelaskan padaku perihal ketiga kolam yang ikut muncul di dimensiku ini! Dan juga kenapa kolam Air Surgawi milikku menyatu dengan salah satu kolam milikmu?" Empat hewan kontrak Cruelest Immortal tertawa geli.
"Tenang, tiga kolam itu adalah kolam air yang luar biasa langka di dunia ini karena di dunia ini hanya dua tempat saja yang menjadi lokasi keberadaan ketiga kolam itu. Kolammu bersatu dengan milikku itu karena keduanya adalah kolam air yang sama, sementara yang dua itu adalah kolam Air Kehidupan dan kolam Air Yin dan Yang.
Dengan pengetahuan tentang berbagai jenis tubuh istimewa yang sekarang kau dapatkan, kau pasti mengerti apa kegunaan ketiga kolam air istimewa itu kan?".
Xi Suja mengangguk, dia merasa malu karena bertanya sedangkan dia sudah mendapatkan banyak pengetahuan milik kembaran jiwanya beberapa saat lalu.
"Baiklah, mari kita mulai! Kami sudah tidak sabar untuk memasuki alam Reinkarnasi! Hahahahaa!!!!!" Cruelest Immortal tertawa lantang dan terlihat bahagia, begitu juga dengan empat hewan kontraknya membuat Xi Suja menggeleng tidak percaya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.