My Journey to Immortality

My Journey to Immortality
Ch 43 - Pesan dan keinginan Cruelest Immortal.



"**Anak-anakku, relakanlah ayah kalian ini meninggalkan kalian di sana.


Sampai kapanpun, aku tetaplah ayah kalian dan kalian akan selamanya menjadi anak-anak kesayangan dan kebanggaanku.


Liuyun, Jiao Yun, Jiao Xin, Yujin, Nala, dan kalian semua anak laki-lakiku. Jagalah Kekaisaran Han, jangan biarkan Kekaisaran yang sudah kujaga jatuh ke tangan orang lain.


Keluarlah dari sekte tempat kalian bergabung, dan menyebarlah untuk menjaga Kekaisaran Han dari semua orang yang ingin mengambil alih kekaisaran.


Pulau Teratai Putih adalah rumah kalian yang sekarang ku wariskan pada kalian dan juga kembaranku Xi Suja, sedangkan Kekaisaran Han adalah tanah dan halaman rumah kalian. Jangan sampai Kekaisaran yang kujaga hancur, itu permintaan pertamaku untuk kalian.


Permintaan kedua dariku, kalian anak-anak perempuanku menikahlah dengan kembaranku Xi Suja dan jaga keluarga kalian.


Kalian anak-anak laki-laki kebanggaanku, kalian juga carilah perempuan yang bisa kalian ajak untuk membangun rumah tangga dan lahirkanlah keturunan-keturunan yang bisa membuat kalian bangga.


Mulai sekarang, Xi Suja adalah paman kalian dan dia akan memenuhi semua permintaan kalian selama dia mampu memenuhinya.


Liuyun, kamu dan empat saudarimu memang tidak bisa menjadi tempatku untuk pulang karena kalian adalah anak-anak perempuan kesayanganku.


Oleh karena itu bukalah hati kalian dan cobalah untuk mencintai Xi Suja, dia adalah pemuda yang sangat cocok untuk kalian dan aku yakin kalian akan bahagia hidup bersama dengannya meskipun dia nantinya akan memilih puluhan bahkan ratusan istri hehehe.


Juga, jika kalian ingin menerobos ke ranah Deva Realm maka hanya Xi Sujalah yang bisa membantu kalian.


Dia adalah orang yang selama ini kutunggu kehadirannya, dia adalah sosok terpilih yang akan menjaga Benua Bintang Timur dari serangan Benua Matahari Hitam, Benua Bulan Utara, dan Benua Bintang Selatan.


Ingatlah, jaga lah diri kalian dan jaga lah keluarga kalian serta rumah kalian.


Kedepannya perjalanan kalian akan sangat sulit dan berbahaya karena Benua Bintang Timur telah menjadi incaran para Demon dari Benua Matahari Hitam, kekuatan mereka sangatlah kuat bagi kalian karena kekuatan terlemah mereka berada di ranah Foundation Realm dengan pondasi Heaven Foundation dan yang terkuat berada di ranah Dao King Realm.


Dalam beberapa puluh tahun ke depan, akan lahir banyak jenius-jenius dari generasi muda dan aku berharap putra-putri kalian dan keturunan kalian adalah bagian dari jenius-jenius itu.


Hanya ini yang bisa kusampaikan dan kuminta pada kalian, jaga diri kalian dan tanjakilah jalan kultivasi setinggi mungkin.


Jika beruntung, suatu saat kembaranku Xi Suja akan mampu menembus ke alam Reinkarnasi dan dia akan menemuiku di duniaku selanjutnya.


Salam dari ayah dan guru kalian ini anak-anakku, sampai jumpa lagi**!".


"Ayah, aku berjanji akan hidup dengan baik mulai sekarang dan akan mencari istri yang baik untukku. Hiduplah dengan baik di sana ayah, kami akan berjuang untuk mencapai tempatmu selanjutnya" Angin Timur telah kehabisan suara, dengan suara serak dia mengucapkan janjinya pada ayah angkatnya yang telah meninggalkan mereka di dunia tempat mereka berada sekarang.


Liuyun, Jiao Yun, Jiao Xin, Yujin, dan Nala sendiri masih sesenggukan dalam tangis kesedihan mereka.


Suja sendiri sudah mengajak orang-orang yang ada di sana untuk keluar dan meninggalkan enam belas orang itu untuk menuntaskan kesedihan mereka, dia membawa mereka menuju sebuah kamar yang disewa oleh para pengawalnya selama mereka berada di sana.


Li Hao Ren dan Ji Longshan adalah orang pertama yang mengikuti permintaan Suja untuk keluar dari ruangan itu, saat tiba di ruangan yang disewa oleh pengawalnya Suja langsung menuju tempat tidur dan berbaring di sana.


Cing Cia yang sedari tadi tidak terlihat ternyata berada di dalam ruangan kamar itu, saat melihat tuan mudanya tengah mengalami kesedihan dia segera mendekatinya dan ikut berbaring dengan memeluk tubuh Suja yang sesekali bergetar karena menahan tangis.


Ji Longshan dan Li Hao Ren kebingungan saat mereka melihat Suja dipeluk oleh Cing Cia, mereka mengenal Cing Cia dan mengetahui riwayat hidupnya karena mereka berdua adalah musuh bebuyutan suami Cing Cia yang dulu bahkan merekalah yang membuat Cing Cia menjadi janda.


"Kalian tenanglah, biarkan saja mereka seperti itu" Suqian mengeluarkan suara saat melihat kedua orang itu hendak memisahkan Suja dan Cing Cia.


"Tapi senior, jika Cing Cia dibiarkan terus seperti itu bisa-bisa dia merayu Su'er dan memaksa Su'er untuk menikahinya nanti! Dia itu sudah hidup ratusan tahun! Dia juga sudah pernah menikah, kenapa senior malah membiarkannya memeluk tubuh Su'er?!" Suqian tertawa mendengar protesan Ji Longshan.


"Atas dasar apa Su'er akan tersinggung jika kami memisahkannya dengan Cing Cia? Bukankah dia hanya sebatas pengawal Su'er?".


Li Hao Ren bergetar ketakutan saat melihat Suqian menatapnya dengan tatapan tajam, jika tatapan bisa membunuh maka Li Hao Ren sudah tercincang habis karena tatapan Suqian.


"Asal kalian tahu! Cing Cia tidak pernah merayu tuan muda! Dia berani memeluk dan tidur bersama tuan muda karena dia adalah calon selir tuan muda, dan dia juga tengah mengandung calon anak tuan muda! Jika kalian menyinggungnya, meskipun sekte kalian adalah yang terkuat di aliran putih tapi kupastikan kalian akan kesulitan menahan serangan para jagoan Asosiasi Batik Biru jika tuan muda telah kalian singgung!


Dan juga bukankah kalian juga melihat sendiri apa yang menjadi pesan senior Cruelest Immortal tadi?


Murid-murid dan anak angkat senior Cruelest Immortal akan menjadi istri sah dan selir-selir utama tuan muda Suja! Apa kalian mampu tetap bertahan dari serangan mereka hah?!".


"Tentu saja tidak! Tapi senior Jiao Yun adalah bagian dari sekte kami, pastinya dia tidak akan membiarkan Heaven Mountain Sect diserang saudaranya yang lain bukan?!".


"Huh! Dasar kalian orang aliran putih memang sangat naif! Mereka pastinya akan keluar dari sekte kalian itu, bukankah kalian juga mendengar senior Cruelest Immortal meminta mereka semua untuk keluar dari sekte tempat mereka bergabung!?.


Itu berarti Pilar Tombak akan keluar dari sekte kalian, dan dia tidak akan pernah membantu kalian jika kalian diserang saudaranya!".


Ji Longshan ingin mendebat Suqian lebih jauh, tapi dia juga menyadari apa yang dikatakan oleh Suqian memang benar adanya.


Jika memang seniornya Jiao Yun akan meninggalkan sekte atas permintaan gurunya Cruelest Immortal, itu berarti mereka akan kekurangan kekuatan jika harus menahan serangan saudaranya yang lain jika mereka sampai menyinggung Suja putra dari sahabat mereka sendiri.


Li Hao Ren dan Ji Longshan hanya bisa tersenyum pahit, mereka akhirnya menyerah dan membiarkan Cing Cia berada di dekat Suja meskipun itu berarti mereka akan kesulitan untuk mengikat perjanjian bisnis nantinya karena perdebatan mereka sudah didengar oleh Suja sejak awal karena mereka berdebat di ruangan yang sama dengan yang ditempati Suja saat ini.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.