
Satu hari setelah Suja bertemu dengan empat Dao Beast dan lima Binatang Suci yang dia minta dari Heavenseal, Suja bersama dengan Cing Cia, Suqian, tiga cultivator Nascent Soul, sepuluh cultivator Core Formation Mid-stage, dan satu pelayan tambahan akhirnya berangkat meninggalkan kota Chang An untuk memulai perkelanaan yang diinginkan olehnya.
Tang Yue akhirnya mau melepaskan Xi Suja setelah Suja menemaninya seharian selama beberapa hari, selain itu Tang Yue juga memberikan peringatan keras kepada Cing Cia membuat Cing Cia cemberut kesal.
"Xi'er, kamu harus janji pada pada ibu kalau kamu akan selalu berhati-hati di luar sana" Suja cukup bosan mendengar perkataan ibunya yang selalu saja sama sejak pagi.
"Iya iya iya, ibu tenang saja. Aku pasti akan baik-baik saja, lagipula ibu memberikan 10 orang lagi untuk menjagaku tapi kenapa ibu seperti ini sih?".
"Ibu begini karena juga karena kamu! Coba saja kalau kamu tinggal saja di Istana, jangan pergi berkelana! Ibu tidak ingin kamu kenapa-kenapa nak!".
Sungguh rasanya telinga Suja akan meledak mendengar perkataan ibunya, tanpa bisa melakukan pembelaan setiap dirinya dimarahi seperti itu.
"Ibu, aku kan…..".
"Iya iya, ibu mengerti. Tapi kamu harus berjanji akan baik-baik saja di luar sana!" Suja hanya mengangguk dan cepat-cepat mengajak para pengawalnya untuk berangkat demi menghindari ceramah panjang ibunya lagi.
Diikuti oleh semua cultivator bawahannya yang menaiki kuda yang bagus pemberian Xiao Chen, Suja berangkat berkelana menjelajahi dunia luar dengan ditemani juga oleh Tasya yang memaksa untuk menjadi tunggangan Suja.
Suqian dan semua pengawal lainnya terkejut saat melihat tuan muda mereka menaiki seekor Dao Beast berjenis Rubah Ekor Sembilan terlebih lagi berkelamin betina, Suja hanya memberikan penjelasan singkat pada mereka bahwa dia memiliki banyak binatang suci yang terikat kontrak dengannya.
Keluar dari kota Chang An rombongan Suja bergerak memasuki hutan untuk mencari Demonic Beast sebagai sasaran latihannya, Suja sendiri menggunakan kekuatan mana untuk menyisir area hutan dan menemukan dua ekor Demonic Beast berjenis beruang tengah menyantap buruan mereka.
"Mari kita ke sana" tanpa mengucapkan kata lainnya Suja meminta Tasya untuk mendekati kedua Demonic Beast itu.
Terlihat dua ekor Demonic Beast tengah menyantap daging seekor kijang di depan mereka, Suja menatap kedua Deminic Beast itu dengan tajam lalu turun dari punggung Tasya.
"Berani sekali kalian mendekati kota Chang An!".
ROOAAARRRR……!!!!!!
Kedua Demonic Beast Beruang itu meraung dan langsung menyerang Suja tanpa peringatan, Suja dengan tenang menghindari cakaran kedua beruang iblis itu dan mengeluarkan pedang miliknya.
Pedang yang dia gunakan adalah Spirit Tools Mortal Top-tier yang berjenis Katana, pedang itu adalah pesanan khususnya kepada seorang cultivator penempa pedang yang diperkenalkan oleh Suqian.
Pedangnya dibuat menggunakan logam khusus dicampur dengan Spirit Stone serta darahnya sendiri, kekuatan pedang itu akan mengikuti kekuatan pemiliknya dengan kata lain semakin tinggi dan kuat praktik Suja maka semakin kuat pula pedang miliknya dan memiliki kemungkinan untuk berevolusi menjadi Spirit Tools Heaven Low-tier.
"Saatnya mengetes beladiri pencak silat milikku!".
Dengan menggunakan mana yang dialirkan di kedua kakinya, Suja melesat menuju kedua Demonic Beast yang tengah bersiap menyerangnya lagi.
"A combined, the first form : Demon Cut!".
Sebuah serangan berupa tebasan melingkar dilepaskan dan energi pedang yang terlapisi mana keluar menyerang kedua beruang iblis itu, namun serangan tersebut tidak memberikan kerusakan terlalu parah karena kedua beruang iblis itu memiliki kekuatan yang setara dengan seorang cultivator Core Formation Mid-stage.
"Second Form : death swab!".
Serangan tusukan kembali dilesatkan namun lagi-lagi kedua serangannya tidak memberikan kerusakan berarti, melihat hal itu kedua beruang kembali menyerang dan kali ini mereka menyerang dengan bergantian.
Serangan-serangan dari kedua beruang iblis itu sebagian dihindari oleh Suja tapi sebagian besar lagi berhasil mengenainya, rasa sakit akibat terkena cakaran dari kuku seekor beruang iblis terasa sangat luar biasa namun itu membuatnya semakin merasa tertantang untuk mengalahkan kedua binatang iblis itu.
Dengan penuh perhitungan Suja mengambil sebuah batu dan mengalirkan mana sebelum menggunakannya untuk melempari salah satu musuhnya, salah satu beruang iblis terkena sial karena menjadi sasaran lemparan batu oleh Suja.
Batu yang dialiri mana menjadi lebih kuat dan langsung mengenai salah satu beruang yang berada di kanan, melihat temannya kesakitan beruang satunya menggeram dan menyerang menggunakan serangan sihir elemen api.
Suja yang tidak menyangka akan menghadapi beruang yang mampu menggunakan Daoist Magic terkejut dan tidak dapat menghindar, serangan dari beruang itu mengenainya dan membakar tangannya.
"""TUAN MUDA!!""".
Suqian dan yang lain telah mengamati pertarungan tuan muda mereka sejak tadi, saat melihat Suja terkena serangan elemen api mereka langsung bereaksi.
Suqian memerintahkan beberapa cultivator Core Formation untuk melenyapkan kedua beruang itu dan mengambil Core keduanya, sedangkan yang lain mendekati Suja dan Cing Cia menggunakan Talisman elemen air untuk memadamkan api yang menyala membakar tubuh tuan mudanya.
"Tuan muda, silahkan ganti pakaian dulu" pelayan yang ikut dengan mereka memberikan satu set pakaian yang diambilnya dari cincin spatial.
"Tuan muda, kedua Demonic Beast berwujud beruang yang tadi tuan muda lawan adalah Demonic Beast yang telah menciptakan Core masing-masing.
Salah satu dari mereka memiliki Core berwarna biru sedangkan satunya berwarna merah, jika dibandingkan maka kekuatan keduanya bagaikan langit dan bumi karena sudah tentu Demonic Beast dengan Blue Core lebih kuat dari yang memiliki Red Core" Salah satu dari ketiganya menjelaskan saat Suja tampak kebingungan karena perbedaan warna kedua Core dari Demonic Beast itu.
"Lalu apa saja kegunaannya?" Salah satu dari mereka mengambil Core berwarna merah dan mengalirkan Qi ke dalamnya.
Core yang mendapatkan aliran Qi berubah warna menjadi kuning dan terasa memiliki kekuatan yang meningkat dari sebelumnya, saat Core berwarna biru di aliri Qi Core itu berubah menjadi Core berwarna Hijau dan kekuatannya juga meningkat lebih tinggi dari sebelumnya.
"Hmm jadi begitu, Core ini akan berubah warna dan bertambah kekuatannya jika dialiri Qi. Lalu bagaimana caranya Demon Cultivator menyerap semua kekuatan dari Core ini?" Salah satu dari kesepuluh cultivator Core Formation itu maju dan menjelaskan cara-cara seorang Demon Cultivator menyerap semua kekuatan dari Core Demonic Beast yang digunakan.
Cara penyerapannya sebenarnya sama seperti menggunakan manual pada umumnya, perbedaannya seorang Demon Cultivator harus menyentuh Core yang digunakan dan menggunakan Qi untuk menarik semua kekuatan dari sebuah Core yang digunakan untuk meningkatkan praktiknya.
Semakin banyak Core yang digunakan, maka semakin banyak juga Qi yang digunakan untuk menyerapnya dan semakin lama pula prosesnya.
Cultivator itu menjelaskan dengan rinci setiap tahapan-tahapan yang dilakukan oleh Demon Cultivator, Demon Cultivator juga tidak terbatas menggunakan Demonic Core untuk menaikkan tingkat praktiknya.
Seorang Demon Cultivator juga dapat menggunakan inti dari Spirit Beast atau Dao Beast, namun perbedaannya satu Spirit Core dari Spirit Beast membutuhkan Qi dan waktu yang lebih lama untuk diserap namun sebanding dengan kecepatan peningkatan praktik mereka.
Ratusan tahun lalu terdapat banyak cultivator yang merupakan Spirit Cultivator karena memang dulu masih ada banyak sekali Spirit Beast yang berkeliaran di daratan, namun karena suatu hal banyak Spirit Beast yang menghilang bersamaan dengan banyaknya Demonic Beast yang bermunculan.
Karena sulitnya mencari Spirit Core maka para Spirit Cultivator mulai beralih menggunakan Demonic Core, saat mereka telah menyerap satu Demonic Core maka secara tidak langsung mereka telah beralih menjadi seorang cultivator aliran hitam.
"Baiklah aku sudah mengerti, terima kasih penjelasannya".
"Kehormatan bagi kami untuk menjelaskan hal ini kepada tuan muda!" Cultivator itu memberikan hormat dan merasa senang dipuji oleh tuannya secara tidak langsung.
"Kalian tidak perlu formal, bersikaplah seperti dengan teman kalian sendiri karena aku tidak menginginkan memiliki bawahan tapi memiliki banyak teman".
Suqian dan para cultivator lainnya merasa tersanjung, baru kali ini mereka melihat seorang bangsawan seperti tuan muda mereka yang tidak membiarkan bawahannya bersikap formal dan malah menyuruh bersikap santai.
Kebanyakan bangsawan yang mereka temui dulu adalah bangsawan yang mementingkan keluarga dan diri mereka sendiri, hanya sedikit yang memiliki sikap dan sifat seperti tuan muda mereka sekarang ini.
"Terima kasih tuan muda, kami sangat senang mendengarnya" Suja hanya mengangguk.
"Kalau ada dari kalian yang bisa menggunakannya untuk meningkatkan praktik kalian, maka gunakanlah karena benda ini tidak berguna bagiku" sepuluh cultivator Core Formation dan tiga cultivator Nascent Soul mendekik saat mendengar Suja mengatakan Core kedua Demonic Beast itu tidak berguna untuknya.
"Tapi tuan muda, selain digunakan untuk meningkatkan praktik oleh Demon Cultivator. Core seperti ini juga bisa dijual atau ditukarkan dengan sumber daya ataupun pil-pil yang bisa membantu praktik, dan juga tuan mudalah yang sudah melawan kedua beruang itu.
Setidaknya tuan muda menyimpannya, meskipun diantara kami ada yang mantan Demon Cultivator tapi sekarang kami adalah bawahan tuan muda" Jagoan Nascent Soul yang mengawalnya mencoba memberikan pengertian padanya.
"Tidak, meskipun senior mengatakan lebih banyak kegunaan lagi tapi aku tetap tidak akan menggunakannya. Lagi pula jika kalian menginginkan sumber daya, Spirit Stone, ataupun pil kalian tidak perlu membelinya. Sebagai orang yang kalian lindungi, aku akan memberikan semua yang kalian butuhkan setiap bulannya jadi kalian tidak perlu menggunakan barang seperti ini kecuali terpaksa.
Sementara untuk saat ini aku tahu ada salah seorang dari kalian yang mengalami kemacetan meskipun telah dibantu dengan sumber daya pemberian Asosiasi, jika dengan Core ini kemacetan itu bisa diatasi maka pakailah aku tidak keberatan" Seorang cultivator Core Formation maju dan memberi hormat sebelum mengambil kedua Core itu dan menggunakannya di dekat sebuah pohon.
Suja dan rombongannya menunggu cultivator itu melakukan praktik, mereka memilih untuk duduk dan menyantap beberapa makanan kecil yang mereka bawa dari Istana.
,
.
.
.
.
.
.