My Baby'S

My Baby'S
BAB 43.



Setelah mereka selesai mandi, dan memakai pakaian rapih, mereka ber dua pun langsung berjalan turun menuju lantai satu, karena sebentar lagi waktu nya sholat maghrib.


Seperti biasa nya, setelah mereka melaksanakan sholat maghrib, mereka akan langsung mengaji sampai waktu sholat isya tiba, setelah sholat isya mereka semua nya langsung berjalan menuju ruang makan untuk makan malam bersama.


" Ayo kita makan malam dulu. " kata daddy Marvell pada semua nya.


"Ayo dad. " jawab mereka bersamaan.


Mereka semua nya langsung berjalan menuju ruang makan, setelah itu mereka pun langsung memakan makan malam nya.


Setelah mereka semua selesai, mereka semua langsung berjalan menuju ruang keluarga, mereka semua mengobrol ringan, sampai tak terasa waktu pun kian malam.


"Ka Vio, menginap saja di sini, lagian ini sudah malam. " kata daddy Marvell pada putri nya.


"Iya dad, lagian kaka lagi kepengen tidur sama mommy dan daddy. " kata Viona dengan santai.


"Sayang, yang bener aja, masa kamu tidur sama mommy dan daddy, terus aku tidur dengan siapa?" tanya Gavin pada sang istri.


"Abang bisa tidur dengan abang Vano. " Jawab Viona dengan santai nya.


"Mommy, daddy ayo kita ke kamar, kaka sudah mengantuk. " kata Viona dengan santai pada ke dua orang tua nya.


"Sayang, kamu tidur di kamar kita saja ya. " bujuk Gavin pada sang istri.


"Ga mau ih, kaka mau tidur bareng mommy dan daddy titik no debat. " kata Viona pada sang suami.


"Abang, biarkan saja untuk malam ini saja. " kata mommy Ana pada Gavin.


"Huh, baik lah mom. " jawab Gavin pada mommy Ana.


Mereka pun langsung berjalan masuk ke dalam kamar nya masing masing.


"Mommy, daddy, kaka tidur di tengah ya. " kata Viona pada ke dua orang tua nya.


"Iya ka. " jawab mommy Ana pada sang putri.


Viona pun langsung berjalan dan naik ke atas tempat tidur ke dua orang tua nya, dia pun langsung tidur di tengah tempat tidur ke dua orang tua nya. Mommy Ana dan daddy Marvell pun langsung berjalan dan naik ke atas tempat tidur, mereka langsung merebahkan diri mereka di sisi kanan dan kiri Viona.


"Mom, dad, kaka senang bisa tidur bersama dengan mom dan dad, seperti kaka masih kecil. " kata Viona pada ke dua orang tua nya.


"Iya sayang, daddy dan mommy juga merindukan itu. " kata daddy Marvell pada sang putri.


"Mommy rasa baru kemarin mommy mengandung mu dan abang, tapi sekarang kalain berdua sudah besar. " kata mommy Ana pada sang putri.


"Sudah lebih baik sekarang kita beristirahat. " kata daddy Marvell pada sang putri dan istri nya.


"Iya dad. " jawab mereka berdua bersamaan.


Mereka ber tiga pun akhir nya tidur terlelap, dengan Viona yang di peluk ke dua orang tua nya.


Sementara Gavin, dia belum bisa memejam kan mata nya dan terlelap.


"Ya ampun sayang, aku tidak bisa tidur. " kata Gavin pada diri nya sendiri.


Gavin pun langsung memejam kan mata nya, Gavin baru terlelap saat jam sudah menunjukkan jam dua pagi.


Ana pun terbangun saat terdengar suara azan subuh, Ana langsung turun dari atas ranjang nya dan masuk ke dalam kamar mandi untuk mencuci muka nya. Setelah selesai, Ana pun membangun kan suami dan juga putri nya.


"Dad,,,,, dad,,,,, bangun sudah waktu nya sholat subuh. " kata Ana membangun kan sang suami.


Setelah sang suami, masuk ke dalam kamar mandi, Ana pun langsung membangun kan sang putri.


"Ka bangun sayang, sudah waktu nya untuk sholat subuh. " kata mommy Ana pada sang putri.


"Lima menit lagi. " kata Viona pada sang mommy.


"Sekarang sayang, bukan kah kamu ingin memastikan sesuatu. " kata mommy Ana pada sang putri.


"Oh iya mom, hampir saja kaka lupa. " kata Viona pada sang mommy.


Viona pun langsung bangun, dan akan langsung berjalan menuju kamar nya, namun langkah nya ter henti saat sang mommy memanggil nya.


"Ka Viona. " panggil mommy Ana pada sang putri.


"Iya mom, ada apa? " tanya Viona pada sang mommy.


"Apa kaka punya tespek nya? " tanya mommy Ana pada sang putri.


"Oh iya mom, kaka kan belum beli, lalu bagaimana ini mom, bagaimana kaka bisa memastikan nya? " tanya Viona pada sang mommy.


Mommy Ana hanya ter senyum melihat sang putri yang panik, mommy Ana pun langsung berjalan menuju lemari baju nya, dia pun mengambil satu tespek dari laci. Setelah itu,mommy Ana berjalan menuju sang putri, dan memberikan tespek itu pada sang putri.


"Ini ka. " kata mommy Ana pada sang putri, dan meletakkan tespek itu di telapak tangan sang putri.


"Terima kasih mom. " kata Viona pada sang mommy, tak lupa dia juga mengecup pipi sang mommy.


Setelah mendapat kan itu, Viona pun langsung berjalan keluar dari kamar sang mommy dan berjalan menuju ke kamar nya.


Saat Viona sudah masuk ke dalam kamar nya, dia tersenyum melihat sang suami yang tidur dengan memeluk guling.


"Mas bangun, sudah waktu nya sholat subuh. " kata Viona pada sang suami, tak lupa dia juga mengelus pipi sang suami.


"Sayang, aku sangat merindukan mu, sampai aku bisa mendengar suara mu saat ini. " kata Gavin yang belum membuka mata nya, mendengar itu Viona pun langsung tersenyum.


"Jadi mas ga bangun. " kata Viona pada sang suami, tapi tak ada jawaban dari Gavin.


"Baik lah kalau mas ga mau bangun, aku mau sholat subuh bareng mom dan daddy saja. " kata Viona pada sang suami, mendengar itu, Gavin pun langsung membuka mata nya.


"Sayang ini beneran kalau kan, aku ga mimpi? " tanya Gavin sambil memegang pipi sang istri.


"Iya mas, ini aku. " jawab Viona pada sang suami.


Mendengar jawaban sang istri, Gavin pun langsung memeluk sang istri.


"Mas udah lepas ih, lebih baik sekarang mas Gavin ambil wudhu dulu, kita sholat subuh dulu. " kata Viona pada sang suami.


"Iya sayang. " jawab Gavin pada pada sang istri.


Gavin pun langsung turun dari atas tempat tidur dan berjalan menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu, setelah Gavin selesai, Viona pun langsung bergantian dengan sang istri.


Saat Viona akan mengambil air wudhu, dia pun langsung menggunakan tespek yang di berikan sang mommy. Setelah beberapa saat, hasil nya sudah terlihat, dan itu dua garis merah.


Setelah melihat hasil dari tespek itu, dia pun sangat gembira, sampai tak terasa Viona pun meneteskan air mata nya.


Viona pun langsung menyembunyikan tespek itu, dan setelah itu Viona langsung berjalan keluar dari kamar mandi, karena sang suami sudah menunggu nya untuk sholat subuh berjamaah.


***** T. B. C *****