My Baby'S

My Baby'S
Episode 40.



Marvell langsung keluar dari ruangan Andre,dan masuk ke dalam ruangan nya sendiri.


Tak berselang lama pintu ruangan Marvell pun di ketuk dari luar.


"Masuk." kata Marvell dari dalam, dan masuk lah Andre.


"Maaf tuan muda, sebentar lagi meeting akan di mulai. " kata Andre.


" Baik lah, ayo kita berangkat ke ruang meeting sekarang. " kata Marvell pada sang asisten.


" Baik tuan muda. " jawab Andre pada sang boss.


Marvell dan Andre pun keluar dari ruangan nya, mereka pun langsung berjalan menuju ruang meeting. Marvell dan Andre pun langsung masuk ke dalam ruang meeting.


"Selamat pagi tuan muda. " kata para karyawan yang berada di ruang meeting tersebut.


"Pagi, silahkan duduk. " kata Marvell pada semua nya, setelah dia duduk di kursinya.


Semua karyawan pun duduk kembali di kursi nya masing-masing, setelah semua nya duduk, Marvell pun langsung memulai meeting nya.


Setelah tiga jam, akhirnya meeting pun selesai, Marvell langsung keluar dari sana dan berjalan menuju ruang nya. Setelah sampai, Marvell langsung duduk di kursi kebesaran nya dan langsung memeriksa berkas yang ada atas meja,


Tak terasa jam makan siang pun tiba, Marvell langsung mengambil jas nya yang berada di kursi. Marvell langsung keluar dari dari ruangan nya. Saat Marvell akan masuk ke dalam lift, ternyata Andre ikut masuk, karena Andre akan keluar untuk makan siang.


"Lo mau ke mana Dre? " tanya Marvell pada sang asisten.


"Gue mau cari makan siang. " jawab Marvell pada Andre.


Mereka pun berjalan dengan mengobrol, tak terasa mereka berdua sudah sampai di parkiran khusus.


" Ya sudah, gue pulang duluan, sekalian jemput anak-anak pulang sekolah. " kata Marvell pada Andre.


" Ya sudah, loe hati-hati ya. '' kata Andre pada Marvell.


"Iya loe juga hati-hati. " kata Marvell pada Andre.


Mereka pun langsung masuk ke dalam mobil masing-masing, dan menjalankan ke tujuan mereka masing-masing.


Marvell menjalankan mobil nya menuju sekolah twins dan Ara, tak berselang lama, akhirnya Marvell tiba di sekolah, ternyata mereka bertiga sudah menunggu di pos satpam sekolah.


" Maaf sayang, dad telat jemput nya. " kata Marvell yang sudah turun dari mobil nya.


"Iya, ga apa-apa dad. " jawab ketiga nya tak lupa mereka juga mencium tangan Marvell.


"Ya sudah, ayo kita pulang sekarang. " ajak Marvell pada ketiga nya.


"Ayo dad. " jawab mereka bersamaan.


"Pak, kami pulang dulu, terima kasih sudah mau menjaga mereka. " kata Marvell pada satpam sekolah.


"Tidak apa-apa tuan, itu sudah menjadi tanggung jawab saya. " jawab satpam sekolah tersebut.


" Pak satpam terima kasih. " kata ketiga nya.


"Iya sama-sama neng, den. " kata satpam sekolah tersebut.


"Kami pamit pulang pak. " kata Marvell pada satpam sekolah.


"Iya tuan hati-hati di jalan. " kata satpam tersebut.


"Asalamualaikum." kata semuanya.


"Walaikumsalam." jawab satpam tersebut.


Mereka pun langsung masuk ke dalam mobil, setelah semua nya memakai sabuk pengaman, Marvell pun langsung melajukan mobil nya menuju ke arah rumah nya.


Setelah dua puluh menit, mereka pun sampai di rumah. Ketiga nya langsung turun dari mobil, dan berlari ke kamar sang mommy.


"Mommy... " teriak Viona dan Ara.


"Asalamualaikum mom. " kata Vano, berbeda dengan Viona dan Ara.


"Walau abang. " jawab Ana.


"Ade, Ara, lain kali kalau masuk itu biasakan ucapkan salam terlebih dahulu. " kata Ana mengingat kan Viona dan Ara.


"Maaf mommy. " kata kedua nya.


"Iya sayang ga apa-apa, lain kali jangan di ulangi lagi. " kata Ana pada kedua nya.


"Walaikumsalam dad. " jawab Ana yang langsung mencium tangan sang suami.


" Mommy, ade juga belum mencium tangan mommy. " kata Viona, Ana yang mendengar nya hanya tersenyum.


Mereka bertiga pun langsung mencium tangan Ana secara bergantian.


" Sekarang, kalian bertiga ganti baju dulu." kata Ana pada ketiga nya.


"Siap mommy. " jawab ketiga nya, tak lupa memberikan hormat.


Mereka bertiga pun langsung keluar dari kamar Ana dan Marvell, menuju kamar nya masing-masing.


"Daddy juga, bersihkan diri dulu sana. " kata Ana pada sang suami.


"Baik mommy. " jawab Marvell, sebelum dia ke kamar mandi, Marvell mengecup bibir istri nya.


Ana hanya menggelengkan kepalanya, melihat kelakuan sang suami. Ana langsung turun dari ranjang nya, untuk mengambilkan baju sang suami.


Saat Marvell keluar dari kamar mandi, dia tersenyum melihat sang istri yang sudah menyiapkan pakaian ganti untuk nya.


"Terima kasih, mom. " kata Marvell yang langsung memeluk sang istri.


"Iya dad, sama-sama. " jawab Ana, pada sang suami.


"Sekarang daddy pakai baju dulu. " kata Ana lagi pada sang suami.


"Baik mom. " jawab Marvell pada sang istri.


Marvell pun langsung memakai baju ganti nya di hadapan sang istri, Ana yang melihat itu langsung membalikkan badan nya.


Marvell pun tersenyum melihat sang istri yang terkadang masih malu-malu.


"Kenapa masih malu aja sih mom? " tanya Marvell pada sang istri.


"Apaan sih dad, udah ah mom mau melihat anak-anak dulu. " kata Ana pada sang suami.


Ana langsung berjalan keluar kamar nya, tak lupa Ana juga menutup kembali pintu kamar nya.


" Mommy mau ke mana? " tanya Viona, yang sudah keluar dari kamar nya di susul dengan Ara.


"Mommy mau mengajak kalian makan siang. " kata Ana pada Viona.


" Daddy nya mana mom? " tanya Viona pada sang mommy.


" Daddy, baru selesai mandi. " jawab Ana pada sang putri.


"Kita turun saja duluan ya, abang mana? " kata Ana pada mereka berdua sekaligus bertanya.


"Abang masih di kamar nya mom. " kata Viona pada sang mommy.


Ana langsung berjalan menuju kamar sang putra, Ana langsung mengetuk pintu kamar sang putra.


"Tok.... tok..... tok.... " Ana mengetuk pintu kamar sang putra dari luar.


"Clek... " pintu kamar di buka dari dalam.


"Abang, ayo kita turun, ini sudah waktunya makan siang. " kata Ana pada sang putra, tak lupa Ana juga mengelus kepala Vano.


"Iya mommy. " kata Vano pada sang mommy.


Dan saat mereka akan turun, bersamaan dengan Marvell yang membuka pintu kamar nya.


" Kalian belum turu? " tanya Marvell pada semuanya.


" Ini baru mau turun dad. " jawab Ana pada sang suami.


Melihat sang daddy , Viona pun langsung berlari dan merentang kan tangan nya, meminta di gendong sang daddy.


"Ya ampun ade, sudah besar masa masih minta di gendong daddy. " kata Ana pada sang putri.


" Ga apa-apa kan dad, kalau ade minta di gendong? " tanya Viona pada sang daddy.


"Iya princess ga apa-apa. " kata Marvell pada sang putri.


"Terima kasih dad, sayang daddy. " kata Viona, tak lupa dia juga mencium pipi sang daddy.


*****T.B.C*****