My Baby'S

My Baby'S
Part 31.



Tak terasa sudah satu minggu sejak Gavin membebaskan Clarissa, dan Clarissa pun sudah kembali ke kota nya. Saat ini Viona, Vano dan Ara sedang mengerjakan ujian.


Mereka saat ini sedang mengerjakan ujian nya dengan serius, mereka ingin mendapatkan nilai yang bagus agar mommy Ana dan daddy Marvell bisa bangga pada mereka.


"Alhamdulillah, akhir nya kita selesai ujian. " kata Viona yang sedang menelungkup kan kepala nya di atas meja kantin.


"Mudah mudahan kita lulus semua. " kata Ara.


"Amin,,,,, " kata ketiga nya.


Tak berselang lama, makanan yang mereka pesan pun datang. mereka bertiga pun langsung memakan makanan yang mereka pesan tadi, setelah mereka selesai, mereka bertiga pun langsung pulang.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, karena Viona yang merengek minta di antar kan untuk ke kantor sang suami.


Setelah Viona sampai, dia pun langsung turun dari dalam mobil Vano.


"Terima kasih abang Vano. " kata Viona yang langsung turun dari mobil nya.


Melihat dengan tingkah sang adik kembar nya, Vano hanya menghembuskan nafas nya kasar.


"Dasar ade ga ada akhlak. " umpat Vano pada sang adik.


"Abang, ga baik bicara begitu. " kata Ara pada Vano, tak lupa dia juga mengelus lengan Vano.


Dan itu bisa membuat mood Vano kembali bagus, dan Vano pun tersenyum pada sang kekasih.


"Ya sudah bang, ayo kita pulang. " kata Ara pada sang kekasih.


"Iya sayang. " kata Vano pada sang kekasih, tak lupa dia pun mengusap kepala Ara dengan sayang.


Vano pun langsung menjalankan mobil nya kembali, menuju ke rumah keluarga nya. Sementara Viona, saat ini sudah berada di depan ruangan sang suami.


Viona pun langsung masuk ke dalam ruangan suami nya, dan ternyata sang suami tidak berada di ruangan nya.


"Mas Gavin kemana? " tanya Viona pada diri nya sendiri.


" Mungkin mas Gavin sedang ada client. " kata Viona menjawab pertanyaan nya sendiri.


Viona pun langsung duduk di kursi kerja sang suami, dia sengaja membalikkan kursi nya menghadap ke luar jendela.


Setelah satu jam, akhir nya Gavin pun masuk ke dalam ruangan nya, dia tidak tau kalau sang istri berada di ruangan nya.


Saat Gavin masuk ke dalam ruangan nya, dia sedikit terkejut karena kursi nya sudah menghadap ke luar jendela. Dia langsung menghampiri nya, dan membalik kursi kerja nya, dia terkejut melihat sang istri yang sudah tertidur di kursi kerja nya.


"Sayang,,,,,, " kata Gavin, tak lupa dia juga mengusap kepala sang istri.


"Emmmm,,,,,,, " hanya deheman kecil yang terdengar dari mulut Viona.


Gavin pun hanya tersenyum melihat sang istri yang hanya menggeliat, Gavin pun langsung menggendong sang istri dan langsung berjalan, menuju ruang istirahat yang berada di ruangan nya itu.


"Selamat beristirahat sayang, kamu pasti lelah. " kata Gavin, tak lupa dia juga mengecup kening sang istri.


Setelah itu Gavin langsung keluar, dia akan melanjutkan pekerjaan nya yang tadi sempat tertunda. Tapi sebelum itu, dia memesan makanan terlebih dulu, untuk dia dan istri tercinta nya.


Tak terasa hari sudah menunjukkan pukul tiga sore, Viona pun mulai membuka mata nya.


"Emmmm,,,,,, kenapa aku ada di ruang istirahat mas Gavin ya kapan aku pindah ke sini nya? " tanya Viona pada diri nya sendiri.


Saat Viona masih sibuk dengan pikiran nya sendiri, tiba tiba saja pintu ruangan istirahat itu terbuka dari luar.


"Clek,,,,, " pintu ruang istirahat terbuka.


"Sayang, kamu sudah bangun? " tanya Gavin pada sang istri, dan dia pun berjalan mendekati istri nya.


"Iya mas, baru saja bangun. " kata Viona dengan tersenyum manis.


Dan saat Gavin sudah mendekat, dia pun langsung duduk dan mencium bibir sang istri.


"Cup,,,,,, " satu kecupan mendarat di bibir Viona.


"Kenapa sayang. " kata Gavin pada sang istri.


"Aku kan baru bangun tidur. " kata Viona pada sang suami.


"Habis nya bibir kamu itu sangat manis sayang. " kata Gavin pada sang istri.


"Lagian setiap pagi juga seperti itu. " kata Gavin lagi pada sang istri.


"Oh iya juga ya mas. " kata Viona dengan tersenyum.


"Maaf mas lupa. " lanjut nya lagi.


Dan itu membuat Gavin semakin gemas pada sang istri, dan dia pun langsung mencium kembali bibir sang istri berkali kali.


"Mas udah ah, aku lapar. " kata Viona pada sang suami.


"Oh iya maaf sayang. " kata Gavin pada sang istri.


"Kalau begitu, ini kita makan dulu sekarang. " kata Gavin lagi pada sang istri.


Gavin pun langsung membuka bungkusan yang tadi di bawa masuk Gavin, tak lupa dia juga menyuapi sang istri.


Setelah selesai, Gavin pun langsung mengusap bibir sang istri dengan tisu.


"Sayang, sebentar lagi kita pulang ya. " kata Gavin pada sang istri.


"Iya mas, tapi sebentar lagi ya. '' kata Viona pada sang suami.


" Iya sayang. " kata Gavin pada sang istri.


Gavin pun langsung keluar dari ruang istirahat nya, untuk melanjutkan pekerjaan nya sebelum dia pulang.


Tak berselang lama Viona pun keluar dari ruang istirahat sang suami, Viona langsung berjalan menuju sang suami dan langsung duduk di pangkuan sang suami.


"Mas, kapan kita pulang? " tanya Viona pada sang suami, dia sudah merasa bosan.


"Apa kamu sudah merasa bosan di sini? " bukan nya menjawab, Gavin malah balik bertanya.


"Iya mas, aku sudah bosan. " kata Viona pada sang suami.


"Baik lah, ayo kita pulang sekarang. " kata Gavin pada sang istri.


"Ayo." jawab Viona pada sang suami, dia juga langsung berdiri dari duduk nya.


Gavin pun langsung berdiri dari duduk nya, dia juga langsung berjalan tak lupa dia juga menggengam tangan sang istri. Gavin dan Viona pun langsung berjalan, menuju lift yang akan membawa nya ke lobby.


Setelah sampai, dia pun langsung membuka kan pintu mobil untuk sang istri.


"Terima kasih mas. " kata Viona pada sang suami.


"Sama sama sayang. " kata Gavin, dan dia pun langsung menutup pintu mobil nya.


Gavin pun langsung berjalan memutari mobil, dan langsung duduk di bangku kemudi.Sebelum Gavin memakai sabuk pengaman nya sendiri, Gavin memakaikan sabuk pengaman pada sang istri terlebih dahulu.


"Terima kasih sayang. " kata Viona pada sang suami tak lupa dia juga mengecup pipi sang suami.


"Sama sama sayang. " kata Gavin pada sang istri, dan dia pun langsung mencium bibir istri nya.


Gavin pun langsung menjalankan mobil nya, setelah dia memakai sabuk pengaman nya sendiri. Setelah dua puluh menit, akhir nya mereka berdua pun sudah sampai di rumah nya.


"Asalamualaikum." kata Viona dan Gavin secara bersamaan.


"Walaikumsalam." jawab semua orang yang berada di sana.


***** T. B. C *****