My Baby'S

My Baby'S
Episode 48.



Marvell langsung menghampiri sang istri, dan duduk di sebelah nya. Sedangkan kelapa muda nya, di bawa pa Agus.


Marvell dan Ana pun langsung menghampiri ibu tersebut.


"Bu ini ada sedikit uang untuk ibu. " kata Marvell pada sang istri.


"Tidak perlu mas, saya ikhlas memberikan nya. " kata ibu tersebut.


"Bu, kami juga ikhlas memberikan ini, anggap saja ini rejeki keluarga ibu. " kata Ana pada ibu tersebut.


Ana dan Marvell terus membujuk ibu tersebut, sampai akhir nya ibu itu pun terpaksa menerima nya.


"Baik lah nak ibu terima. " kata ibu itu pada akhir nya.


Ana dan Marvell pun tersenyum, karena ibu itu mau menerima nya, setelah itu mereka pun langsung berpamitan pada ibu tersebut.


"Kalau begitu kami permisi pulang dulu bu. " kata Ana pada ibu tersebut.


"Oh iya kak, hati-hati di jalan. " kata ibu tersebut.


" Asalamualaikum. " kata Ana dan Marvell bersamaan.


"Walaikumsalam." jawab ibu tersebut.


Ana dan Marvell pun langsung berjalan menuju mobil nya, pa Agus pun langsung di minta Ana untuk pulang kerumah.


"Pa, langsung pulang saja. " kata Ana pada pa Agus.


"Baik nona muda. " jawab pa Agus.


Tak membutuhkan waktu lama, mereka pun sudah sampai di rumah. Ternyata kedua orang tua Marvell dan Ana sudah berada di sana.


"Mah, pah, sudah lama? " tanya Ana pada semua orang yang ada di sana, tak lupa Ana juga mencium tangan mereka secara bergantian.


"Belum sayang. " jawab mamah Anindira.


"Oma, opa, kake, nenek. " jawab twins bersamaan.


"Wah abang, ade, oma kangen. " kata mamah Anindira, yang langsung memeluk sang cucu.


"Kita juga kangen omah. " kata Viona pada sang omah.


"Jadi kalain cuma kangen sama omah saja? " tanya papah Riko pada sang cucu.


"Tentu tidak opah, kita juga kangen opa, nenek dan juga kake. " jawab Vano pada sang opah.


"Tida sayang, opa hanya bercanda. " kata papah Riko pada cucu nya.


Akhir nya mereka semua pun duduk di ruang keluarga, dengan terkadang terdengar suara tawa dari mereka.


"Maaf nona muda, kelapa muda nya apa mau di buka sekarang? " tanya bi Sumi pada Ana.


"Oh iya bi, hampir saja lupa. " jawab Ana pada bi Sumi.


"Ayo bi. " kata Ana yang langsung berjalan ke arah dapur.


"Pa Agus di mana bi? " tanya Ana pada bi Sumi.


"Ada non, sebentar non, bibi panggil dulu. " kata bi Sumi pada Ana.


Bi Sumi pun berjalan melangkah ke luar, untuk memenggil pa Agus. Tak lama kemudian, bi Sumi dan pa Agus pun datang.


" Nona muda mencari saya? " tanya pa Agus pada Ana.


"Oh iya pa Agus, bisa minta tolong bukakan semua kelapa muda yang tadi di bawa. " kata Ana pada pa Agus.


"Oh iya nona. " jawab pa Agus pada Ana.


Pak Agus pun membuka semua kelapa yang tadi di bawa nya, setelah selesai Ana langsung memasukkan semua isi nya ke dalam tempat yang cukup besar.


Tak lupa Ana juga memasukkan es dan juga air perasan jeruk ke tempat tadi, setelah itu Ana membaginya menjadi dua wadah. Setelah selesai Ana langsung memberikan satu wadah pada bi Sumi, untuk membagikan nya kepada para pekerja, dan yang satu nya Ana bawa ke ruang keluarga.


Akhir nya mereka semua nya meminum es kelapa muda yang sudah di buat kan Ana, tentu saja dengan kelapa yang di ambil Marvell dengan penuh perjuangan.


Tak terasa hari sudah siang, Ana, mamah Anindira dan mamah Arum pun berjalan menuju dapur untuk membuat makan siang.


Setelah selesai, Ana pun memanggil semua nya untuk makan siang bersama. Mereka sengaja makan siang lesehan, mengikuti ke inginan bumil.


Setelah selesai Ana menyuruh anak-anak untuk beristirahat, dan langsung di turuti mereka.


"Sayang, kami pamit pulang dulu. " kata mamah Arum pada sang putri.


"Kenapa kalian tidak menginap saja di sini. " kata Ana pada sang mamah.


"Mungkin lain kali, kami akan menginap di sini. " jawab mamah Anindira.


"Baik lah, kalian hati-hati di jalan. " kata Ana pada mereka semua.


"Iya sayang, kamu juga harus istirahat, jangan terlalu lelah. " kata mamah Anindira pada menantu nya itu.


"Iya mah. " jawab Ana.


"Ya sudah, kami pulang dulu. " kata mamah Arum.


"Asalamualaikum." kata semua nya bersamaan.


"Walaikumsalam." jawab Ana dan Marvell bersamaan.


Mereka pun langsung melajukan mobil mereka masing-masing.


"Ayo mom, sebaik nya kita juga istirahat. " kata Marvell pada sang istri, yang hanya di jawab dengan anggukan kepala.


Mereka berdua pun langsung berjalan menuju lantai dua, di mana kamar mereka berada. Ana langsung merebahkan diri nya di atas tempat tidur nya, disusul dengan Marvell yang ikut merebahkan diri nya di samping sang istri.


Tak membutuhkan waktu lama, Ana dan Marvell pun sudah terlelap dengan berpelukan.


Tak terasa hari sudah sore, Ana pun mulai mengerjapkan mata nya. Ana tersenyum saat melihat wajah sang suami yang masih terlelap.


Ana perlahan memindahkan tangan sang suami, setelah itu Ana langsung turun dan berjalan menuju kamar mandi.


Tak membutuhkan waktu lama, Ana pun membuka pintu kamar mandi. Ana tersenyum saat melihat sang suami yang sudah bangun, dan sedang duduk bersandar di atas tempat tidur nya.


"Sudah bangun dad? " tanya Ana pada sang suami.


"Iya mom baru saja. " jawab Marvell pada sang istri.


"Ya sudah, sekarang daddy mandi dulu. " kata Ana pada sang suami.


" Baik lah mom. " jawab Marvell, dia pun langsung turun dari atas tempat tidur nya dan berjalan menuju kamar mandi.


Ana langsung menyiapkan baju ganti untuk sang suami, setelah selesai Ana langsung keluar dari kamar. Ana langsung menuju kamar anak-anak untuk membangun kan nya.


Setelah selesai, Ana langsung turun ke bawah menuju dapur. Ana dan bi Sumi langsung memasak untuk makan malam mereka.


Saat Ana sudah selesai memasak, ternyata suami dan anak-anak nya sudah berada di ruang keluarga.


" Mommy, apa kelapa muda tadi masih ada? " tanya Viona pada sang mommy.


" Seperti nya masih ada di dalam kulkas, memang nya kenpa sayang? " jawab Ana sekaligus bertanya, pada sang putri


"Ade mau mom. " jawab Viona pada sang mommy.


"Boleh, tapi nanti setelah makan malam. " kata Ana pada sang putri.


"Baik mommy. " jawab Viona pada sang mommy.


Waktu makan malam pun tiba, mereka semua langsung berjalan menuju ruang makan, dan langsung duduk di kursi masing-masing.


Ana langsung mengambil kan makanan untuk semua nya, setelah selesai Ana langsung duduk di kursi nya, dan mereka semua nya langsung memakan man malam mereka.


*****T.B.C*****