My Baby'S

My Baby'S
Part 37



Setelah Gavin dan Viona selesai dengan sarapan nya, Gavin dan Viona pun berjalan jalan menuju tempat tempat yang bagus di Paris.


Tak terasa hari sudah malam, dan saat ini mereka sedang melihat pemandangan menara Eiffel dari kejauhan.



"Mas, coba lihat menara nya cantik banget ya? " tanya Viona pada sang suami.


"Iya sayang, tapi menurut mas lebih cantik kamu." kata Gavin pada sang istri.


"Mas ih. '' kata Viona, yang sekarang ini wajah nya pasti sudah sangat memerah karena menahan malu.


Mereka pun melanjutkan pemandangan yang ada di depan nya, tak lupa Gavin pun memeluk sang istri dari belakang. Tak terasa malam pun kian larut, mereka ber dua pun memutuskan untuk pulang.


Setelah mereka berdua sampai di hotel, mereka berdua pun langsung membersihkan diri mereka. Setelah selesai, mereka ber dua pun langsung naik ke atas tempat tidur untuk beristirahat.


Tak membutuhkan waktu lama, mereka berdua pun langsung memejam kan mata nya, dan mereka ber dua pun langsung terlelap, dan tak lupa mereka berdua tidur dengan berpelukan.


Tak teras sudah satu minggu mereka di sana, hari ini mereka akan pulang menuju ke Indonesia.


" Sayang, apa kamu sudah siap? " tanya Gavin pada sang istri.


"Sudah mas, ayo kita pergi sekarang. " jawab Viona pada sang istri.


Mereka berdua pun langsung berjalan keluar dari kamar hotel nya, Gavin dan Viona langsung masuk ke dalam mobil yang akan mengantar kan mereka ber dua ke bandara.


Gavin dan Viona pun saat ini sudah sampai di rumah keluarga nya, setelah mereka menempuh perjalanan yang cukup lama.


Gavin dan Viona pun langsung berjalan menuju kamar mereka, mereka juga langsung membersihkan diri nya, setelah selesai mereka ber dua pun langsung beristirahat, karena hari sudah semakin larut.


Saat sedang sarapan pagi, mereka di kejut kan dengan sapaan Viona dan Gavin.


"Selamat pagi semua nya. " sapa Gavin dan Viona pada semua keluarga nya.


"Kapan kalian ber dua pulang? " tanya Marvell pada ke dua nya.


"Tadi malam dad. " jawab Gavin pada sang daddy.


"Ya sudah, lebih baik sekarang kita sarapan dulu. " kata Marvell pada semua nya.


Akhir nya mereka semua nya melanjutkan sarapan pagi nya, dan terkadang terdengar pertanyaan dari si bungsu Alice.


Setelah mereka semua selesai, mereka pun langsung duduk bersantai di ruang keluarga.


"Ka Vio, kaka mau kuliah di mana? '' tanya Marvell pada sang putri.


" Kaka mau kuliah di kampus xxxx saja dad. " jawab Viona pada sang daddy.


"Ara, kamu mau kuliah di mana nak? " tanya Marvell pada calon menantu nya itu.


"Ara ga kuliah dad, Ara mau cari kerja saja. " jawab Ara pada Marvell.


Semua orang yang mendengar jawaban Ara merasa terkejut.


"Sayang kenapa kamu tidak mau melanjut kan kuliah nak? " tanya mommy Ana pada Ara, tak lupa mommy Ana juga mengusap sayang pucuk kepala Ara.


"Ara cuma tidak mau kalau harus merepotkan kalian lagi, Ara tau biaya kuliah pasti sangat mahal, jadi lebih baik Ara bekerja saja, dengan begitu Ara akan bisa menghasil kan uang, bukan mengeluarkan uang. " kata Ara panjang lebar.


Mendengar penjelasan Ara, mommy Ana pun langsung memeluk dan mengusap sayang punggung Ara.


" Sayang, apa mommy boleh beratanya? " tanya mommy Ana pada Ara.


"Iya mommy. " jawab Ara pada mommy Ana.


"Apa selama ini kami semua membedakan Ara dengan abang Vano, ka Viona atau dengan Alice?" tanya mommy Ana pada Ara.


"Tidak mommy. " jawab Ara pada mommy Ana.


"Apa selama ini kamu tidak menganggap kami semua keluarga kamu? " tanya mommy Ana lagi.


"Tidak mommy. " jawab Ara lagi.


"Terima kasih mom. " kata Ara pada mommy Ana.


"Abang Vano, apa abang sudah dengar. " kata Marvell pada sang putra.


"Apa dad? " tanya Vano yang merasa tidak mengerti.


"Apa alasan Ara tidak mau melanjutkan kuliah. " kata daddy Marvell pada sang putra.


"Iya dad. " jawab Vano singkat.


"Jadi, selain kuliah abang Vano juga akan menguras perusahaan yang ada di sana. " kata daddy Marvell pada sang putra.


"Iya dad. " jawab Vano yang mengerti maksud sang daddy.


"Bagus kalau begitu. " kata daddy Marvell pada sang putra.


"Ka Ara jangan khawatir, abang Vano yang akan bertanggung jawab dengan semua keperluan ka Ara. " kata daddy Marvell pada Ara.


"Tapi dad. " kata Ara pada daddy Marvell.


" Tidak apa apa, biar abang Vano belajar bertanggung jawab, sama seperti abang Gavin dulu. '' kata daddy Marvell pada Ara.


"Maksud daddy? " tanya Viona pada sang daddy.


"Dulu abang Gavin maksa daddy untuk membantu membiayai sekolah kamu. " kata daddy Marvell pada sang putri.


"Benar kah mas? " tanya Viona pada sang suami.


''Iya sayang. " jawab Gavin, sambil menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.


"Wah suami ku ini sangat baik, makin cinta. " kata Viona pada sang suami, tak lupa dia langsung memeluk tubuh Gavin dan Viona juga mencium pipi sang suami.


"Ya ampun ka Vio, di sini itu masih ada anak kecil." protes Alice pada kaka perempuan nya.


"Maaf ade, kaka lupa kalau di sini masih ada bocah. " kata Viona yang langsung beralih memeluk sang adik dan menciumi wajah nya.


"Kaka lepas ih. " kata Alice pada sang kaka.


Saat Alice sudah berhasil melepaskan pelukan kaka nya, dia pun langsung berhambur memeluk sang daddy.


"Daddy, ka Vio sangat menyebal kan. " adu nya pada sang daddy.


"Sudah, jangan bertengkar lagi. " kata Marvell pada putri putri nya.


"Jadi sudah di putuskan, kalau Ara akan kuliah di kampus yang sama dengan ka Viona. " kata Marvell pada Ara.


"Tapi dad. " kata Ara yang langsung di potong daddy Marvell.


"Tidak ada penolakan. " kata daddy Marvell pada Ara.


"" Kalau ka Ara menolak, berarti ka Ara tidak menganggap kita semua keluarga. " kata daddy Marvell lagi.


"Baik lah dad Ara akan kuliah di kampus yang sama dengan Viona. " kata Ara pada akhir nya.


"Bagus, itu baru putri daddy. " kata daddy Marvell pada Ara.


"Kalau princess daddy mau melanjutkan sekolah di mana? " tanya daddy Marvell pada putri bungsu nya itu.


"Seperti nya ade akan melanjutkan sekolah di tempat abang dan kaka. " jawab Alice pada sang daddy.


"Baik lah kalau begitu. " jawab daddy Marvell pada putri bungsu nya.


"Kapan kalian akan mendaftar? " tanya mommy Ana pada semua nya.


"Minggu depan mom. " jawab semua nya kompak.


Dan mereka pun melanjutkan dengan obrolan ringan, sampai tak terasa hari sudah semakin siang, mereka semua nya langsung memutuskan untuk beristirahat di kamar nya masing masing.


***** T. B. C *****