
Pagi ini pun mereka sudah bersiap dengan barang bawaan mereka, dan setelah sarapan mereka semua pun berangkat menuju ke bandara.
"Ka Vio, bang Gavin, kami berangkat duluan ya, kalian hati hati di sana. " kata Ana pada putri dan menantu nya itu.
"Iya mom, kalian juga hati hati di sana. " kata Gavin pada Ana dan semua nya, sementara Viona masih memeluk sang daddy.
"Abang Gavin, daddy titip Viona ya. " kata Marvell pada sang menantu.
"Iya dad, daddy tenang saja, abang akan menjaga my Princess. " kata Gavin pada sang daddy.
"Baik lah daddy berangkat dulu. " kata Marvell pada sang putri dan Gavin.
Keluarga Marvell pun langsung pergi dan berjalan masuk menuju pesawat, yang akan membawa mereka berlibur.
Tak berselang lama, Gavin dan Viona juga masuk ke dalam pesawat, yang akan membawa mereka ber dua untuk honeymoon. Saat sudah di dalam pesawat, Viona pun langsung merebahkan kepala nya di dada bidang sang suami, Gavin pun langsung memeluk dan mengusap sayang kepala sang istri.
"Sayang, kamu istirahat saja ya, perjalanan nya masih sangat lama. " kata Gavin pada sang istri.
Viona pun langsung mengangguk dan dia juga semakin mengerat kan pelukan nya pada sang suami. Tak lama kemudian, Viona pun terlelap dalam pelukan sang suami.
Melihat sang istri yang sudah terlelap, Gavin pun tersenyum, tak lupa dia juga mengecup pucuk kepala sang istri Gavin pun langsung memejam kan mata nya, tak membutuhkan waktu lama dia pun ikut terlelap.
Setelah menempuh perjalanan yang lama, akhir nya mereka berdua pun sudah tiba. Gavin dan Viona pun langsung turun dari pesawat, saat mereka sedang berjalan menuju ke luar,Gavin pun memanggil sang istri, karena dia berjalan terlebih dahulu.
"Sayang,,,,, " panggil Gavin pada sang istri.
Mendengar nama nya di panggil, Viona pun langsung menoleh ke arah sang suami dan dia pun langsung mengangkat ke dua jari nya pada sang suami.
"Sayang, kamu tunggu aku. " kata Gavin pada sang istri, dia juga langsung menggemgam tangan sang istri.
"Sayang, jangan pergi sendirian, kalau kamu hilang aku bisa gila. " kata Gavin lagi pada sang istri.
"Iya maaf mas, aku ga akan jalan sendirian, dan ninggalin mas. " kata Viona pada sang suami.
Mereka berdua pun berjalan berdua menuju keluar bandara, karena supir sudah menunggunya di luar.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, akhir nya mereka berdua sudah sampai di hotel yang sudah di siapkan oleh Marvell.
Karena merasa lelah, akhir nya mereka ber dua pun langsung masuk ke dalam kamar hotel, dan langsung merebahkan tubuh mereka di atas tempat tidur. Tak membutuhkan waktu lama, akhir nya mereka pun terlelap karena sudah merasa lelah.
Setelah satu jam mereka terlelap, akhir nya Gavin pun mulai mengerjap kan mata nya. Gavin tersenyum, saat melihat sang istri yang masih tidur terlelap di pelukan nya.
Viona pun mulai membuka mata nya juga, Gavin pun mencium kening sang istri.
"Sayang, bangun ya kita mandi dulu, setelah itu baru makan. " kata Gavin pada sang istri.
"Iya mas. " jawab Viona pada sang suami.
"Ya sudah, mau mas atau kamu dulu sayang, atau kita mandi bersama. " kata Gavin pada sang istri.
"Mas dulu. " jawab Viona dengan wajah yang sudah sangat merah, karena merasa malu.
"Kenapa ga berdua aja sayang, biar lebih cepat. " kata Gavin lagi pada sang istri.
"Mas, ih aku malu. " kata Viona yang langsung menyembunyikan wajah nya pada dada bidang sang suami.
"Kenapa harus malu sayang, kita kan sudah sah. " kata Gavin pada sang istri.
"Ya sudah, mas duluan mandi ya sayang. " kata Gavin pada sang istri.
"Iya mas. " kata Viona pada sang suami.
Viona langsung melepaskan pelukan nya dari sang suami, Gavin pun langsung turun dari tempat tidur nya, dan langsung berjalan menuju kamar mandi. Sementara Viona, dia langsung menatap punggung sang suami yang sudah masuk ke dalam kamar mandi.
"Aku harus siap menjadi istri seutuh nya. " kata Viona dalam hati.
Tak berselang lama, Gavin keluar dari kamar mandi, Viona tersenyum melihat sang suami.
"Sayang, sekarang kamu yang mandi ya. " kata Gavin pada sang istri, tak lupa dia juga mengecup sang istri.
"Iya mas. " kata Viona pada sang suami.
Viona pun langsung turun dari atas kasur, dan langsung berjalan menuju kamar mandi. Setelah sang istri masuk ke dalam kamar mandi, Gavin pun langsung mengambil baju nya.
Tak berselang lama, Viona pun keluar dari kamar mandi hanya menggunakan bathrobe. Viona pun tersenyum, saat dia melihat sang suami yang sedang menyiapkan makan untuk mereka.
Viona pun langsung berjalan menghampiri sang suami, Viona langsung memeluk sang suami dari belakang.
"Mas sedang apa? " tanya Viona pada sang suami.
Saat Gavin membalik kan tubuh nya, dia terpesona melihat sang istri yang hanya menggunakan bathrobe saja.
"Mas kenapa? " tanya Viona pada sang suami.
"Sayang, kenapa kamu belum memakai baju? " bukan nya menjawab Gavin malah balik bertanya pada sang istri.
"Aku lupa bawa baju mas. " kata Viona pada sang suami.
"Ya sudah, lebih baik sekarang kamu pakai baju dulu sayang. " kata Gavin pada sang istri.
"Tapi aku sudah sangat lapar mas. " jawab Viona pada sang suami.
"Ya sudah, kalau begitu kita makan dulu. " kata Gavin pada sang istri.
Akhir nya Gavin dan Viona pun langsung memakan makanan yang sudah di pesan Gavin tadi, saat Viona masih di dalam kamar mandi tadi.
Setelah mereka selesai, Viona pun langsung mengambil baju nya yang tadi sudah dia susun di dalam lemari tadi.
"Sayang, apa kita akan jalan jalan sekarang? " tanya Gavin pada sang istri.
" Mas, sebaik nya kita istirahat saja dulu, besok baru kita jalan jalan. " kata Viona pada sang suami.
"Ya sudah, mas ikut apa keinginan kamu sayang. " kata Gavin pada sang istri.
Mereka berdua pun langsung naik ke atas tempat tidur, dan mereka pun langsung merebahkan diri mereka. Viona langsung memeluk sang suami, Gavin pun membalas pelukan sang istri, tak lupa dia juga mengecup pucuk kepala sang istri.
Mereka berdua pun melanjutkan obrolan mereka, Viona mendongakkan kepala nya. Viona pun langsung mengecup bibir sang suami, Gavin terkejut saat dia mendapat kan ciuman dari sang istri.
"Sayang,,,,, " kata Gavin pada sang istri.
Viona pun hanya tersenyum melihat tatapan dari sang suami, Viona pun kembali mengecup bibir sang suami kembali.
***** T. B. C *****