My Baby'S

My Baby'S
Episode 31.



Mendengar obrolan sang istri dan mamah nya Marvell pun langsung berkata.


"Tidak bisa.... " kata Marvell tiba-tiba.


" Dad / Vell. " kata Ana dan mamah Anindira bersamaan.


" Apa maksud mu tidak bisa hah. " kata mamah Anindira, dengan menarik telinga Marvell.


" Mah apaan sih sakit. " kata Marvell pada sang mamah, tak lupa dia juga mengusap telinga nya.


" Mah, mom kalian ini apa-apaan sih, Marvell belum selesai bicara. " kata Marvell pada sang mamah dan istri nya.


"Baik lah mamah minta maaf. " kata mamah Anindira pada sang putra.


" Maaf dad. " kata Ana pada sang suami yang merasa tidak enak.


" Maksud Marvell tidak bisa menolak untuk membantu mereka mah, mom. " kata Marvell dengan cengir nya.


"Benar kah dad. " kata Ana pada sang suami, dengan senyum sumringah, tanpa sadar Ana pun langsung memeluk sang suami.


"Iya mommy. " kata Marvell pada sang istri, Marvell pun ikut senang melihat sang istri bahagia, begitupun semua orang yang ada di sana.


Saat Ana masih memeluk sang suami tiba-tiba saja twins datang, dan Viona pun langsung melepaskan pelukan sang mommy, dan dia langsung memeluk daddy nya.


"Mommy jangan peluk-peluk terus daddy. " kata Viona protes pada sang mommy.


"Ya ampun ade posesif banget sih sama daddy." kata Ana pada sang putri,dan semua orang yang berada di sana menahan tawa mendengar Ana bicara seperti itu.


"Memang nya ada apa mommy memeluk daddy? " tanya Viona yang enggan melepaskan pelukan nya pada sang daddy.


" Mommy senang, karena daddy mau mengabulkan keinginan mommy, tapi kalau ade seperti itu, mommy akan suruh daddy membatalkan nya. " kata Ana sedikit menggoda sang putri.


"Memang nya mommy minta apa sama daddy? " tanya Viona menggemaskan.


"Mommy lagi minta daddy agar Ara dan nenek nya bisa tinggal di sini bersama kita, tapi.... " kata Ana.


"Tapi apa mom? " tanya Viona pada sang mommy.


" Tapi ade nya gitu, mommy ga boleh peluk daddy, jadi mommy akan minta daddy buat batalin Ara tinggal di sini. " kata Ana pada sang putri.


"Jangan mommy. " kata Viona yang langsung melepaskan rangkulan nya pada sang daddy.


" Baik lah sekarang mommy boleh memeluk daddy, tapi mommy jangan batal kan Ara untuk tinggal di sini. " kata Viona lagi yang langsung turun dari pangkuan sang daddy.


"Mommy akan tetap membatalkan Ara tinggal di sini. " kata Ana mulai menggoda sang putri.


" Mommy jangan di batalin. " kata Viona pada sang mommy, Viona juga langsung memeluk sang mommy dengan mata nya yang mulai berkaca-kaca.


"Kenapa putri cantik mommy ini akan menangis?" tanya Ana pada sang putri.


"Karena mommy akan meminta daddy membatalkan Ara untuk tinggal di sini. " kata Viona pada sang mommy.


"Baik lah mommy akan meminta daddy untuk tetap memperbolehkan Ara dan nenek nya tinggal si sini, tapi putri mommy yang cantik ini jangan menangis. " kata Ana pada sang putri, tak lupa Ana juga mengusap air mata yang menetes di pipi mulus nya.


"Benarkah mommy? " tanya Viona pada sang mommy.


"Tentu saja sayang. " kata Ana pada sang putri.


"Sayang mommy. " kata Viona yang langsung memeluk sang mommy.


"Mommy juga sayang ade dan abang. " kata Ana pada sang putri.


"Abang sini biar mommy peluk juga. " kata Ana pada sang putra.


Melihat itu Marvell tidak mau kalah, Marvell pun langsung memeluk keluarga kecil nya dan tak lupa Marvell juga mencium pucuk kepala mereka secara bergantian.


"Ya sudah lebih baik sekarang kita makan malam dulu. " kata mamah Anindira.


"Iya mah, pah. " kata Marvell.


Akhirnya mereka pun langsung berjalan menuju ruang makan, saat mereka sedang makan terkadang terdengar perkataan dari Viona.


Setelah mereka semua selesai, mereka kembali lagi ke ruang keluarga. Di sana mereka semua menemani twins bermain, sampai tak terasa waktu sudah semakin malam. Ana pun menyuruh twins untuk segera naik ke atas untuk istirahat, karena mereka besok harus berangkat ke sekolah.


"Abang, ade sudah malam besok kalian sekolah, jadi abang dan ade harus istirahat, tapi jangan lupa sebelum tidur cuci tangan kaki dan gosok gigi dulu. " kata Ana pada twins.


"Baik mommy. " kata twins bersamaan.


Akhir nya twins pun naik ke lantai atas, di mana kamar mereka berada. Begitu juga dengan Marvell dan Ana mereka juga naik ke lantai atas, sementara mamah Anindira dan papah Riko pulang ke rumah mereka sendiri.


Setelah mengucapkan selamat malam pada kedua anak nya, Ana dan Marvell masuk ke dalam kamar nya, dan tak lupa Marvell mengunci pintu kamar nya.


" Dad, apa nenek Ara akan mau tinggal di sini bersama kita? " tanya Ana pada sang istri.


"Kita akan bicarakan ini nanti dengan nenek nya Ara mom. " jawab Marvell pada sang istri.


"Dan sekarang lebih baik kita buat adik untuk twins. " kata Marvell yang langsung menyerang Ana.


Skip aja ya, biar kan Marvell dan Ana saja yang tau 🤭🤭🤭🤭 .


Tak terasa pagi pun tiba, hari ini Marvell bangun terlebih dulu. Marvell tersenyum melihat sang istri yang masih terlelap dalam dekapan nya, tak berselang lama Ana pun mulai mengerjapkan mata nya.


Saat Ana sudah membuka mata nya, Ana melihat Marvell yang sedang menatap nya.


"Cup." satu kecupan mendarat di bibir sang istri.


"Morning kiss mom. " kata Marvell pada sang istri, Ana pun hanya tersenyum pada sang suami.


" Dad, awas aku mau mandi dulu sebelum ade datang kemari. " kata Ana pada sang suami yang masih memeluk nya.


"Baik lah mom. " kata Marvell yang langsung melepaskan pelukan nya pada sang istri.


Ana pun langsung turun dari tempat tidur nya, dan langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri nya.


Setelah Ana selesai mandi, Marvell pun bergantian masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri nya.


Saat Marvell keluar dari kamar mandi tepat pintu kamar nya di ketuk, siapa lagi kalau bukan Viona yang setiap pagi selalu mengetuk pintu kamar kedua orang tua nya.


" Tok.... tok.... tok.... dad, mom buka pintu nya. " teriak Viona di depan pintu kamar kedua orang tua nya.


"Clek.... " suara pintu kamar di buka dari dalam.


"Mom, dady di mana? " tanya Viona pda sang mommy.


Belum Ana menjawab pertanyaan sang putri, Marvell sudah menjawab nya.


"Ada apa princess menanyakan daddy? " tanya Marvell pada sang putri.


"Ade kita berangkat sekolah lebih pagi, agar kita bisa menjemput Ara dulu. " jawab Viona pada sang daddy.


Ana yang mendengar itu pun hanya tersenyum dan menggelengkan kepala nya.


*****T.B.C*****