My Baby'S

My Baby'S
Part 7.



Setelah berbicara dengan sang putra, Marvell pun langsung berjalan keluar dari kamar sang putra, tapi sebelum keluar Marvell menepuk pundak sang putra terlebih dulu.


"Abang pikirkan apa yang tadi daddy bilang. " kata Marvell pada sang putra.


Marvell pun langsung keluar, dari kamar sang putra, sementara Vano hanya duduk termenung memikirkan apa yang di katakan Marvell.


"Apa yang harus gue lakuin sekarang? " tanya nya pada diri nya sendiri.


Vano pun langsung merebahkan tubuh nya di kasur empuk nya, dia mulai memejam kan mata nya, berharap besok akan lebih baik.


Sementara di kamar Ana dan Marvell, mereka sedang membicarakan Vano.


"Semoga keputusan daddy benar mom. " kata Marvell pada sang istri.


"Amin, semoga Vano bisa mengerti dengan keputusan daddy. " kata Ana pada sang suami.


"Sebaik nya kita istirahat mom. " kata Marvell pada sang istri.


"Iya dad. " jawab Ana pada sang suami.


Mereka berdua pun merebahkan diri nya, mereka tidur dengan berpelukan. Tak terasa pagi pun tiba, mereka semua sudah duduk di kursi nya masing-masing di ruang makan.


Setelah mereka semua selesai, mereka pun melakukan kegiatan nya masing-masing. Vano, Viona dan Ara berangkat menuju ke sekolah, sedangkan Marvell dan Gavin berangkat ke kantor karena mereka ada rapat pagi.


"Abang kenapa, dari tadi diam saja? " tanya Viona pada sang abang.


"Tidak apa apa. " jawab Vano singkat.


Ara pun melirik ke arah Vano, dia bisa melihat kalau Vano tidak seperti biasa nya. Vano terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu, tapi Ara tidak berani bertanya pada Vano.


Tak berselang lama, mereka pun sampai di sekolahan. Mereka langsung masuk ke dalam kelas nya, Vano langsung duduk di bangku nya.


Ara dan Viona sangat aneh melihat sang abang yang tidak seperti biasa nya. Sementara Vano, dia hanya duduk melamun.


Bel masuk pun berbunyi, saat guru sudah masuk semua siswa, siswi langsung diam. Saat guru sudah mulai menerang kan pelajaran nya, semua nya memperhati kan nya.


Tak terasa jam pulang sekolah pun tiba, mereka semua langsung berhamburan keluar. Saat ini Vano, Ara dan Viona sudah berada di dalam mobil, mereka memutuskan untuk langsung pulang.


"Asalamualaikum." kata ketiga nya bersamaan.


"Walaikumsalam." jawab Ana yang sedang berada di ruang keluarga.


Mereka bertiga langsung mencium tangan Ana secara bergantian.


"Bagaimana sekolah kalian hari ini? " tanya Ana pada ketiga nya.


"Lancar mom. " jawab ketiga nya bersamaan.


"Mom, abang ke kamar dulu. " kata Vano pada sang mommy.


"Abang,,,,, " kata Ana, tapi Vano tidak menghiraukan panggilan sang mommy.


"Mommy, abang kenapa? " tanya Viona pada sang mommy.


"Ga apa apa sayang. " jawab Ana pada sang putri.


Ana hanya bisa menatap punggung sang putra, sampai dia tidak terlihat lagi.


"Sebaik nya kalian juga masuk ke kamar, ganti baju dan istirahat. " kata Ana pada Ara dan juga Viona.


"Baik mommy. " kata Ara dan Viona bersamaan.


Mereka berdua pun berjalan menuju kamar nya masing-masing,tak berselang lama Marvell dan Gavin pulang dari kantor.


"Asalamualaikum." kata Marvell dan Gavin bersamaan.


"Walaikumsalam,,,,,, " kata Ana menjawab dari dalam rumah.


Ana pun langsung mencium tangan Marvell, begitu pun dengan Gavin, dia langsung mencium tangan Ana.


"Anak-anak sudah pulang mom? " tanya Marvell pada sang istri.


"Sudah dad. " jawab Ana pada sang suami.


"Mom, abang Gavin ke kamar dulu ya. " kata Gavin pada Ana.


Gavin pun berjalan menuju di mana kamar nya berada, sementara Marvell masih melihat sang istri yang terlihat sedang memikirkan sesuatu.


''Ada apa mom? " tanya Marvell pada sang istri.


"Ga ada apa apa dad. " kata Ana dengan memaksakan senyum nya.


"Ya sudah, ayo kita ke kamar mom. " ajak Marvell pada sang istri.


Ana dan Marvell pun langsung berjalan menuju lantai dua, di mana kamar nya berada. Setelah masuk ke dalam kamar, Marvell langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.


Tak membutuhkan waktu lama, Marvell pun sudah keluar dari kamar mandi, Marvell langsung berjalan menghampiri Ana yang sedang duduk melamun di dekat jendela.


"Ada apa mom? " tanya Marvell pada sang istri.


"Dad, mommy ga tega liat abang Vano. " kata Ana pada sang suami.


"Dad, apa kita tidak keterlaluan pada abang Vano?" tanya Ana pada sang suami.


"Nanti biar daddy yang bicara lagi sama abang Vano mom. " kata Marvell pada sang istri.


"Iya dad. " jawab Ana pada sang suami.


"Ya sudah lebih baik sekarang kita istirahat dulu mom. " kata Marvell pada sang istri.


"Daddy saja yang istirahat, mommy mau menyiapkan untuk makan malam. " kata Ana pada sang suami.


"Biar bibi saja yang menyiapkan untuk makan malam mom. " kata Marvell pada sang istri, dia juga memeluk pinggang sang istri.


"Dad, lepas ih. " kata Ana, dia juga sengaja memelototkan mata nya.


"Baiklah mom. " kata Marvell pada sang istri, dia juga melepaskan rangkulan nya dari pinggang sang istri.


Setelah Marvell melepaskan rangkulan nya, Ana pun langsung berjalan ke luar kamar, dan berjalan menuju dapur.


Di dapur sudah ada bi Sumi yang sedang menyiapkan bahan masakan.


"Sore bi. " kata Ana saat dia sudah sampai di dapur.


"Sore nona muda. " jawab bi Sumi pada nona muda nya itu.


"Apa semua bahan masakan nya sudah siap bi? " tanya Ana pada bi Sumi.


"Sudah nona muda. " jawab bi Sumi pada Ana.


"Ya sudah, biar saya saja yang memasak nya bi. " kata Ana pada bi Sumi.


"Tapi nona. " kata bi Sumi.


"Tidak apa apa bi, bibi bisa kerjakan pekerjaan yang lain nya. " kata Ana pada bi Sumi.


" Baik lah nona muda. " jawab bi Sumi pada nona muda ny itu.


Bi Sumi pun pergi dari dapur meninggalkan nona muda nya itu sendirian, Ana pun langsung memasak apa yang tadi bi Sumi akan masak.


Setelah satu jam, akhir nya masakan yang di buat Ana pun selesai. Setelah menata nya di atas meja makan, Ana pun langsung berjalan menuju lantai dua, dia akan segera mandi untuk menyebarkan diri nya.


Saat Ana masuk ke dalam, dia tersenyum melihat sang suami yang masih tertidur. Ana langsung masuk ke dalam kamar mandi, tak membutuhkan waktu lama Ana pun sudah selesai membersihkan diri nya.


Saat Ana keluar dari kamar mandi, dia tersenyum melihat sang suami yang sudah bangun dan duduk di atas tempat tidur nya.


"Dad, sudah bangun? " tanya Ana pada sang suami.


"Iya mom, baru lima menit lalu. " jawab Marvell pada sang istri.


"Sekarang daddy mandi dulu biar segar. " kata Ana pada sang suami.


"Baik mom. " kata Marvell pada sang istri.



Ini dia visual nya Gavin.


*****T.B.C*****