My Baby'S

My Baby'S
Episode 41.



Akhir nya mereka berlima pun turun, karena mereka akan makan siang. Mereka semua langsung menuju ruang makan, di sana sudah banyak sekali makanan yang sudah di siap kan bi Sari tadi.


Marvell langsung mendudukan Viona di kursi dekat dengan sang abang, setelah itu Marvell langsung duduk di tempat nya.


Mereka pun makan dengan sesekali terdengar pertanyaan dari Viona, setelah selesai mereka langsung masuk ke ruang keluarga.


Marvell dan Ana duduk di sofa, mereka berdua sedang menonton televisi. Sementara Viona dan Ara sedang bermain boneka, sedang kan Vano sedang membaca buku.


Tak terasa hari sudah sore, Ana pun langsung menyuruh ketiga nya untuk segera mandi.


"Sayang ini sudah sore, lebih baik kalian mandi dulu sekarang. " perintah Ana pada ketiga nya.


" Baik mommy. " kata ketiga nya.


Vano dan Ara akan langsung naik ke lantai atas, sedangkan Viona malah berlari ke arah sang daddy.


" Daddy, stelah mandi kita main ke taman ya. " kata Viona pada sang daddy.


" Memang ade mau ngapain? " tanya Marvell pada sang putri.


"Ade mau jalan-jalan dad. " jawab Viona pada sang daddy.


"Baik lah, kita akan jalan-jalan, tapi kalian harus mandi dulu. '' kata Marvell pada semua nya.


" Baiklah daddy, sayang daddy. " kata Viona, tak lupa dia juga mengecup pipi sang daddy.


Mereka bertiga langsung naik ke atas menuju kamar mereka masing-masing, begitu pun dengan Ana dan dapat, mereka berdua juga naik ke atas menuju kamar nya.


" Mom, mau mandi duluan? " tanya Marvell pada sang istri.


"Bagaimana kalau kita mandi bersama saja dad. " kata Ana pada sang suami.


"Tentu saja. " jawab Marvell.


Tanpa ba bi bu, Marvell pun langsung menggendong sang istri, menuju kamar mandi.Mereka pun benar-benar mandi berdua, hanya sekedar mandi.


Setelah selesai, Marvell dan Ana pun langsung memakai baju nya di ruang ganti.


Saat mereka baru keluar dari ruang ganti, bertepatan dengan pintu kamar nya di ketuk dari luar.


"Tok.... tok.... tok.... daddy, mommy. " teriak Viona dari luar.


Ana langsung membuka pintu nya dari dalam.


" Clek.... " suara pintu di buka.


"Mommy, ayo kita berangkat sekarang. " kaya kata Viona.


"Mommy, daddy nya mana? " tanya Viona pada sang mommy.


Belum Ana menjawab, Marvell sudah berada di belakang nya.


"Ada apa sayang? " tanya Marvell pada sang putri.


"Daddy, ayo cepat kita berangkat sekarang. " kata Marvell pada sang daddy, Viona juga menarik tangan sang daddy.


Ana hanya tersenyum melihat tingkah laku sang putri.


"Mom, tolong dompet dan kunci mobil nya. " kata Marvell pada sang istri.


Ana pun kembali masuk ke dalam kamar, Ana langsung mengambil kunci mobil dan dompet nya di atas nakas.


Setelah selesai, Ana langsung berjalan keluar dari kamar nya, tak lupa Ana juga menutup pintu kamar nya. Ana langsung berjalan menuju lantai satu, dan ternyata mereka semua sudah menunggu di halaman.


"Mommy, ayo cepat. " kata Viona dengan antusias pada sang mommy.


"Iya sayang, tunggu sebentar. " kata Ana pada sang putri.


Ana langsung menyerahkan kunci mobil nya pada sang suami, Marvell pun langsung mengambil nya, dan mereka semua pun masuk ke dalam mobil, dengan ketiga anak kecil yang duduk di kursi belakang.


Tak berselang lama, mereka pun sudah sampai di taman. Ternyata di sana sudah begitu banyak orang, tak lupa di sana juga banyak orang yang berjualan.


Melihat begitu banyak orang yang berada di sana, membuat Ana begitu senang. Saat Ana melihat penjual rujak, Ana langsung berjalan menuju penjual rujak tersebut, dan Ana langsung memesan nya.


Marvell tersenyum melihat sang istri yang begitu antusias membeli rujak, yang tak jauh dari mereka.


Melihat tingkah sang istri yang seperti anak kecil, membuat Marvell tersenyum. Marvell langsung mengambil dompet nya, dan memberikan nya kepada sang istri.


"Makasih dad. " kat Ana pada sang suami.


Ana langsung membuka dompet sang suami, dan langsung membayar rujak yang di beli nya.


"Pa ini uang nya. " kata Ana pada sang suami, yang memberikan uang lima puluh ribu.


Saat penjual rujak akan memberikan kembalian nya Ana tidak mau mengambil nya.


"Nona, ini kembalian nya. " kata penjual rujak tersebut.


"Ga apa-apa pak, kembali nya buat bapak saja. " kata Ana pada sang penjual rujak tersebut.


"Terima kasih nona. " kata penjual rujak tersebut.


"Sama-sama Pak. " kata Ana, yang langsung berjalan menuju bangku di taman tersebut.


Ana langsung duduk di bangku tersebut, tak lupa Ana juga mengembalikan dompet sang suami.


"Dad mau. " tawar Ana pada sang suami.


"Engga mom. " jawab Marvell pada sang istri.


Ana pun langsung memakan rujak tersebut dengan lahap, tak lupa Ana dan Marvell pun memperhatikan twins dan Ara yang sedang bermain.


"Daddy, ade mau minum, ade haus. " kata Viona pada sang daddy.


"Iya sayang, kalian tunggu di sini, daddy belikan dulu. " kata Marvell pada sang putri.


Tak lama kemudian, Marvell pun kembali,dengan membawa beberapa minuman boba di tangan nya.


"Ade, Ara ini minum nya. " kata Marvell pada kedua nya.


"Terima kasih dad. " kata kedua nya bersamaan.


Tak berselang lama, Vano menghampiri mereka semua, di belakang Vano ada anak laki-laki yang usia nya sudah dia belas tahun.


"Abang siapa kaka yang ada di belakang abang? " tanya Marvell pada sang putra.


"Nama nya ka Gavin dad. " jawab Vano pada sang daddy.


"Halo om, tante, perkenalkan nama saya Gavin. " kata Gavin memperkenalkan diri nya pada Marvell dan Ana.


"Halo juga, di mana orang tua kamu nak? " kata Ana pada Gavin.


Mendengar pertanyaan Ana, Gavin pun langsung menundukkan kepala nya.


"Maaf nak, kalau pertanyaan tante membuat kamu sedih. " kata Ana yang tidak enak hati.


"Tidak apa-apa tante. " jawab Gavin pada Ana.


"Oh iya, daddy membeli banyak makanan dan juga minuman, kak Gavin makan dulu ya. "kata Viona pada Gavin.


" Terima kasih adik cantik. " kata Gavin pada Viona, dan itu membuat Viona tersenyum.


Gavin pun mulai memakan cemilan yang tadi di beli Marvell, dia terlihat begitu lapar.


"Sebentar lagi malam ayo kita pulang. " kaya kata Marvell pada semua nya.


"Oh iya Gavin rumah kamu di mana, biar om sekalian antar kamu. " kata Marvell pada Gavin.


"Gavin..... Gavin...... " kata Gavin.


"Kamu tinggal di mana nak? " kali ini Ana yang bertanya.


Belum sempat Gavin menjawab tiba-tiba saja Ana jatuh pingsan.


"Brukkk..... "


"Mommy....... " kata mereka ber empat.


*****T.B.C*****