My Baby'S

My Baby'S
Episode 39



Saat Ana baru merebahkan tubuh nya, Marvell langsung memeluk Ana dari samping, dan perlakuan Marvell itu membuat Ana terkejut.


"Astaghfirullah dad, ngagetin aja. '' kata Ana pada sang suami.


" Maaf mom, sudah tidur lagi mom. " kata Marvell pada sang istri.


"Iya dad, selamat malam. " kata Ana pada sang suami.


"Malam mom. " jawab Marvell pada sang istri, tak lupa Marvell juga semakin mengeratkan pelukan nya.


Tak membutuhkan waktu lama, akhir nya mereka berdua pun langsung terlelap.


Pagi pun tiba, Ana mulai mengerjapkan mata nya, Ana tersenyum saat melihat sang suami yang masih terlelap. Saat Ana akan turun dari tempat tidur nya, kepala nya seakan berputar, Ana pun memutuskan untuk kembali merebahkan kan tubuh nya.


Setelah pusing di kepala nya sedikit mereda, Ana langsung berjalan menuju kamar mandi. Setelah Ana selesai membersihkan diri nya, Ana langsung berjalan keluar kamar nya.


"Selamat pagi mbak. " sapa Ana pada bi Sari yang sedang menyiapkan sarapan.


" Pagi nona muda. " jawab bi sumi pada nona muda nya.


Ana pun langsung memasak untuk sarapan mereka di bantu bi sumi, setelah selesai Ana pun langsung kembali ke kamar nya.


"Clek..... " suara pintu kamar di buka dari luar.


Ana tersenyum saat melihat sang suami sudah rapih, Ana langsung menghampiri sang suami dan mengambil alih dasi yang akan di pakai sang suami.


Saat Ana akan memakaikan dasinya, Ana langsung menutup mulut nya karena perut nya merasa mual, mencium bau minyak wangi yang di pakai sang suami.


Ana langsung berlari ke kamar mandi, Ana langsung memeuntah kan isi perut nya, walaupun tidak ada yang keluar,karena Ana memang belum memakan apa pun.


Mendengar sang istri yang muntah, Marvell pun langsung menghampiri sang istri ke kamar mandi.


"Mom, kamu kenapa? " tanya Marvell pada sang suami.


"Jangan mendekat dad. " kata Ana pada sang suami.


"Menang nya dad kenapa mom? " tanya Marvell pada sang istri.


"Daddy bau, perut mommy jadi mual. " kata Ana pada sang suami.


"Mom, bukan nya mommy suka wangi parfum daddy. " kata Marvell pada sang istri.


"Mommy juga ga tau dad, kenapa mommy jadi mual mencium bau parfum daddy. " kata Ana pada sang suami.


"Baiklah mommy, daddy ganti bajau nya dulu. " kata Marvell pada sang istri, Ana hanya mengangguk sebagai jawaban.


Marvell pun langsung mengganti baju nya, setelah selesai Marvell pun langsung turun ke bawah untuk membuat kan teh manis hangat untuk sang istri.


"Pagi tuan muda. " sapa bi Sari pada Marvell.


"Pagi bi. " Jawab Marvell pada bi Sari.


"Ada yang bisa bibi bantu tuan muda? " tanya bi Sari pada tuan muda nya.


"Maaf bi, bisa tolong buat kan teh manis hangat. " kata Marvell pada bi Sari


"Baik tuan muda. " kata bi Sari pada sang tuan muda.


Setelah bi Sari selesai membuat kan teh manis, Marvell pun langsung membawa nya ke lantai atas di mana kamar nya berada.


Saat Marvell sampai di kamar nya, dia tersenyum melihat ketiga twins dan Ara sedang memijat Ana.


Marvell pun langsung berjalan menuju ranjang, setelah sampai Marvell langsung memberikan teh manis hangat pada sang istri.


" Mom, ini minum dulu. " kata Marvell pada sang istri.


"Terima kasih dad. " kata Ana dengan tersenyum.


"Sekarang kalian bertiga ayo berangkat ke sekolah, biarkan mommy istirahat di rumah. " kata Marvell pada ketiga nya.


"Tapi dad, abang mau jagain mommy. " kata Vano pada sang daddy.


"Ade juga dad. " kata Viona, pada sang daddy


"Ara juga. " Ara pun mengatakan hal yang sama seperti twins.


Mendengar itu Ana pun tersenyum,tak lupa Ana juga mengusap kepala mereka secara bergantian.


"Tapi mommy. " kata ketiga nya bersamaan.


" Mommy baik-baik saja sayang. " kata Ana dengan tersenyum.


"Jadi sekarang kalian bertiga harus berangkat ke sekolah di antar daddy. " kata Ana lagi pada ketiga nya.


"Baik mommy. " jawab ketiga nya bersamaan.


"Ya sudah ayo sekarang kalian bertiga sarapan dulu, setelah itu kita langsung berangkat ke sekolah. " kata Marvell pada ketiga nya.


"Baik daddy. " jawab ketiganya bersamaan.


Sebelum mereka keluar dari kamar, mereka pun berpamitan pada sang mommy bergantian.


" Mommy, abang pergi dulu ya. " kata Vano pada sang mommy, tak lupa mencium pipi dan tangan sang mommy.


Begitu juga dengan Viona dan Ara, mereka melakukan hal yang sama dengan Vano.


"Mom, daddy berangkat dulu ya. " kata Marvell pada sang istri, tak lupa Marvell juga mencium kening dan pipi sang istri, Ana pun mencium tangan sang suami.


"Hati-hati di jalan dad. " kata Ana pada sang suami.


" Iya mom. " kata Marvell pada sang istri.


Mereka berempat pun keluar dari kamar, mereka langsung menuju ruang makan untuk sarapan pagi.


Sarapan pagi pun selesai, mereka langsung berjalan menuju mobil yang sudah terparkir di halaman depan.


Marvell langsung duduk di depan kemudian, sedangkan Viona memilih duduk di belakang bersama dengan Ara, sedangkan Vano duduk di kursi penumpang bagian depan, bersama sang daddy.


Tak berselang lama, mereka pun sampai di halaman sekolah. Mereka bertiga langsung turun dari mobil, tak lupa mereka bertiga mencium tangan Marvell.


"Asalamualaikum dad. " kata mereka bertiga.


"Walaikumsalam,abang jagain ade-ade ny ya. " kata Marvell, tak lupa juga memberi pesan pada sang putra.


"Iya dad. " jawab Vano.


Mereka bertiga pun masuk ke dalam sekolah, dengan Viona yang menggandeng tangan Ara. Sementara Vano, dia lebih memilih berjalan di belakang Viona dan juga Ara.


Setelah melihat ketiga nya masuk, Marvell pun menjalankan mobil nya menuju ke perusahaan, karena dia ada meeting pagi hari ini.


Setelah sampai di perusahaan, Marvell langsung berjalan menuju lift khusus yang akan membawa nya langsung ke lantai di mana kantor nya berada.


Saat sudah sampai di lantai ruangan nya, Marvell langsung menuju ruangan Andre sang asisten.


"Dre." panggil Marvell pada Andre.


"Selamat pagi tuan muda. " kata Andre pada sang boss.


"Pagi, Dre apa saja jadwal ku hari ini? " jawab Marvell sekaligus bertanya.


Andre pun langsung membacakan apa saja jadwal sang tuan muda.


"Berarti setelah makan siang, kita tidak ada pertemuan dengan client? " tanya Marvell pada Andre.


"Tidak ada tuan muda. " jawab Andre pada sang boss.


"Baiklah kalau begitu, aku akan langsung pulang saat makan siang. " kata Marvell pada sang asisten.


" Memang nya ada apa tuan muda? " tanya Andre pada sang boss.


"Ana sedang sakit, jadi aku akan pulang lebih awal. " jawab Marvell.


"Sakit apa? " tanya Andre yang penasaran.


"Belum tau, mungkin nanti setelah aku pulang, aku akan membawa nya ke dokter. " jawab Marvell pada Andre.


" Baiklah, semoga istri mu cepat sembuh. " kata Andre pada Marvell, dengan ucapan yang tidak terlalu formal.


"Terima kasih Dre. " kata Marvell pada Andre.


***** T. B. C*****