
Saat ini keluarga Marvell pun sedang berada di taman, anak-anak pun sedang bermain bersama di temani Ana, sementara Marvell lebih memilih untuk menunggu mereka di atas tikar yang di bawa nya tadi dari rumah.
Saat Marvell tengah sibuk dengan ponsel nya, tiba-tiba saja ada seorang wanita yang menyapa nya.
"Mas kenapa sendiri saja? " tanya wanita itu.
"Biar saya temani. " lanjut nya lagi.
"Tidak perlu. " kata Marvell pada wanita tersebut.
"Dari pada mas sendirian, lebih baik saya temani. " kata wanita itu lagi.
Viona yang tak sengaja melihat sang daddy yang sedang diganggu pun langsung berjalan menghampiri nya, saat Viona sudah sampai di tempat sang daddy.
"Maaf nona, tapi saya sudah punya istri dan anak." kata Marvell pada wanita itu.
"Mas tidak usah bohong. " kata wanita itu pada Marvell.
"Tante kenapa gangguin daddy nya kaka? " tanya Viona pada wanita itu, dia juga melipat tangan nya di atas dada.
"Anak kecil tidak boleh bohong. " kata wanita itu pada Viona.
Ana yang melihat itu pun hanya tersenyum dari kejauhan, dia sudah tau akan seperti ini kalau mereka bermain di taman.
Sementara anak-anak nya langsung berjalan menuju ke arah Marvell.
"Dad,,,,,, dad,,,,, dad,,,,, " teriak Alice pada sang daddy.
Baru setengah perjalanan Alice terjatuh, dan menangis kencang. Ana dan Marvell langsung berlari ke arah Alice, Marvell langsung menggendong nya.
"Mana yang sakit sayang? " tanya Marvell pada putri bungsu nya itu.
"Ni dad. " kata Alice pada sang daddy, tak lupa dia juga menunjukkan lutut nya yang sedikit lecet.
"Dede jangan lari-lari lagi ya, sini kaka kasih plester luka nya. " kata Viona pada sang adik.
Viona pun berjongkok, dia langsung menempelkan plester pada lutut sang adik yang lecet.
"Acih ka. " kata Alice pada sang kaka.
"Sama-sama dede. " kata Alice pada sang adik.
Melihat apa yang terjadi barusan wanita itu pun langsung pergi, dia yakin kalau mereka memang keluarga.
"Tante yang tadi mana? " tanya Viona.
"Iya, tante tadi ke mana ya. " kata Ara, yang heran wanita tadi sudah tidak ada di sana.
"Mungkin sudah pergi." jawab Vano.
"Ya sudah lebih baik sekarang kita semua duduk dulu. " kata Ana pada semua nya.
Dan mereka pun menuruti perintah sang mommy, mereka semua langsung berjalan menuju tikar yang sudah sejak tadi di gelar oleh Marvell.
Mereka semua langsung memakan makanan yang sudah di siapkan Ana tadi siang.
Tak terasa hari pun sudah mulai gelap, Ana mengajak anak-anaknya untuk segera pulang.
" Lebih baik kita pulang sekarang, lihat lah sebentar lagi gelap. " kata Ana pada semua nya.
"Iya, sebentar lagi hari gelap. " kata Marvell pada semua nya.
"Apalagi besok, kalian harus sekolah. " kata Marvell lagi.
"Baik daddy. " kata semua nya kompak.
Marvell pun langsung membereskan apa yang di bawa nya tadi, Marvell, Gavin dan Vano pun membawa nya dan menyimpan nya di bagasi mobil.
Sementara para perempuan langsung masuk ke dalam mobil, Alice meminta duduk di pangkuan sang mommy.
Setelah selesai Marvell pun langsung menjalankan mobil nya, mereka juga memutuskan untuk makan malam di luar saja, supaya setelah mereka sampai di rumah, mereka bisa langsung beristirahat.
Mereka sampai rumah pukul delapan malam, Ana langsung menyuruh semua nya untuk membersihkan diri nya dan langsung beristirahat.
"Lebih baik kalain semua nya langsung mandi dan istirahat, karena ini sudah malam. " kata Ana pada semua nya.
Mereka semua nya langsung berjalan menuju ke kamar masing-masing, melihat itu hanya tersenyum.
"Dede juga harus mandi, setelah itu bobo. " kata Ana pada putri bungsu nya itu.
" Bobo cama mom dan dad ya. " kata Alice pada sang mommy.
"Iya sayang. " kata Ana pada putri bungsu nya itu.
Ana pun menggendong putri bungsu nya menuju kamar nya, setelah sampai Ana langsung membawa nya ke kamar mandi dan memandikan nya. Sementara Marvell, dia menuju kamar Alice dan mengambil baju sang putri.
Saat Marvell masuk ke dalam kamar nya bersamaan dengan Ana yang keluar menggendong Alice dari kamar mandi.
"Wah dede sudah mandi, ini daddy bawakan baju nya. " kata Marvell pada putri bungsu nya itu.
Ana pun langsung mengambil baju Alice dari sang suami, dan memakaikan nya.
"Dad, titip dede dulu ya, mom mau mandi dulu. " kata Ana pada sang suami.
" Baik mom. " kata Marvell pada sang istri.
Ana pun langsung mengambil baju ganti nya, setelah itu Ana langsung masuk ke kamar mandi.
" Dede sekarang bobo ya. " kata Marvell pada putri bungsu nya.
"Ya dad, puk puk. " kata Alice pada sang daddy.
Marvell pun langsung naik ke atas tempat tidur nya, dia langsung menepuk-nepuk pelan ****** Alice.
Tak membutuhkan waktu lama, Alice pun sudah tertidur. Ana yang baru keluar dari kamar mandi pun tersenyum, saat melihat putri nya sudah tertidur.
"Dad, dede sudah lama tidur nya? " tanya Ana pada sang suami.
"Belum mom. " jawab Marvell pada sang istri.
"Ya sudah, sebaik nya daddy mandi dulu sekarang, setelah itu kita istirahat. " kata Ana pada sang suami.
"Iya mom. " jawab Marvell pada sang istri.
Marvell pun langsung turun dari ranjang nya dan berjalan menuju kamar mandi, tapi sebelum Marvell masuk ke dalam kamar mandi, dia berbalik dan mengecup bibir sang istri sekilas.
Ana hanya menggelengkan kepala nya, melihat tingkah sang suami. Ana langsung berjalan menuju lemari, dan mengambilkan baju untuk sang suami.
Tak berselang lama, Marvell pun keluar dari kamar mandi, dia tersenyum melihat sang istri yang sudah berbaring di samping sang putri.
Marvell pun langsung memakai baju yang sudah di siap kan sang istri.
"Selamat malam mom. " kata Marvell pada sang istri, tak lupa dia juga mengecup pucuk kepala sang istri.
Marvell pun langsung membaringkan tubuh nya di sebelah sang putri, saat ini Alice tidur di tengah-tengah kedua orang tua nya.
Tak terasa pagi pun tiba, Ana mulai mengerjapkan mata nya. Dia langsung bangun dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.
Saat dia keluar dari kamar mandi, Ana pun tersenyum melihat suami dan putri bungsu nya itu tidur berpelukan.
"Tok.... tok...... tok.... " suara pintu kamar nya di ketuk dari luar.
Ana langsung berjalan menuju pintu, dia sudah tau siapa yang mengetuk pintu kamar nya.
" Clek.... " suara pintu di buka dari dalam.
"Selamat pagi ka. " kata Ana pada sang putri.
"Pagi mom. " kata Viona pada sang mommy.
"Daddy... " kata Viona pada sang mommy.
"Daddy sama dede masih bobo, kaka bangun kan saja. " kata Ana pada sang putri.
Viona pun langsung masuk ke dalam, dia langsung membangunkan sang daddy. Marvell yang di bangun kan Viona pun langsung berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan diri nya.
Saat ini Marvell pun merasa kalau kebahagiaan nya itu sudah sangat lengkap.
*****The end*****