My Baby'S

My Baby'S
Part 3.



Saat ini mereka bertiga sudah berada di sekolah, Vano, Ara dan Viona langsung masuk me dalam kelas nya. Saat bell masuk sudah berbunyi, tak berselang lama guru pun langsung masuk ke dalam kelas, dan mulai memberikan materi pelajaran nya.


Sementara di tempat lain, tepat nya di bandara, seorang pria tampan baru saja turun dari pesawat, dia langsung menuju ke luar bandara dan ternyata sudah ada supir yang menunggu nya.


"Selamat siang tuan muda. " kata supir tersebut.


"Selamat siang pak, panggil saja abang pak, jangan tuan muda. " kata nya pada supir tersebut.


"Iya, abang Gavin, maaf bapak suka lupa, maklum saja sudah tua. " kata supir tersebut.


Ya Gavin baru saja sampai di Indonesia, dia sengaja tidak memberi tau kalau dia akan pulang hari ini kepada Viona.


Gavin pun langsung masuk ke dalam mobil nya, mobil pun langsung melaju meninggalkan bandara dan menuju rumah kediaman Marvell dan Ana.


Setelah satu jam perjalanan, akhirnya Gavin pun samapai di rumah Pradipta.


"Asalamualaikum." kata Gavin saat dia sudah masuk ke dalam rumah nya.


"Walaikumsalam." kata Ana yang ada di rumah.


Saat Ana melihat siapa yang mengucapkan salam, dia tersenyum dan langsung berdiri. Gavin pun langsung berjalan menghampiri nya, Gavin langsung mencium tangan Ana, dan dia pun langsung memeluk Ana.


"Mommy, abang sangat merindukan kalian. " kata Gavin pada Ana.


"Mommy juga sangat merindukan abang. " kata Ana pada Gavin.


"Mommy, apa Viona tau kalau abang pulang hari ini? " tanya Gavin pada Ana.


"Tidak, tapi tadi kaka sempat tanya kapan abang pulang. " kata Ana pada Gavin.


"Terus mommy bilang apa? " tanya Gavin pada Ana.


"Daddy bilang kalau abang pulang minggu depan." jawab Ana pada Gavin.


"Terima kasih mom. " jawab Gavin pada Ana.


"Abang hanya berterima kasih pada mommy mu saja? " tanya Marvell pada Gavin.


Mendengar suara sang daddy, Gavin pun langsung berbalik. Gavin langsung berjalan menghampiri sang daddy, tak lupa Gavin juga mencium tangan Marvell.


"Terima kasih daddy, daddy yang paling hebat. " kata Gavin pada Marvell.


Gavin pun langsung memeluk Marvell.


"Terima kasih daddy. " kata Gavin yang masih berada dalam pelukan Marvell.


Gavin pun melepaskan pelukan nya pada Marvell. Marvell pun langsung duduk berdampingan dengan sang istri.


"Daddy pulang untuk makan siang? " tanya Ana pada sang suami.


"Sebenarnya daddy pulang untuk bertemu dengan putra sulung daddy sekaligus calon menantu kita mom. " kata Marvell pada sang istri.


"Tapi seperti nya, calon menantu daddy hanya ingin bertemu dengan mommy mertua nya saja. " kata Marvell pada sang istri.


Mendengar perkataan Marvell, Gavin pun langsung berdiri, dia juga langsung duduk di karpet dan menaruh kepala nya di pangkuan Marvell.


"Daddy itu tidak benar. " kata Gavin pada sang daddy.


"Abang sangat merindukan kalian semua, makanya abang pulang lebih cepat, karena abang sudah ingin bertemu dengan kalian semua. " kata Gavin lagi.


"Tapi kenapa daddy merasa abang Gavin bohong." kata Marvell pada Gavin.


"Dad, abang ga bohong. " kata Gavin yang langsung mendongakkan kepala nya.


"Abang Gavin bohong, kalau pulang lebih awal karena merindukan kita semua nya. " kata Marvell pada Gavin.


"Yang benar, abang Gavin pulang lebih awal karena abang sudah sangat merindukan calon istri abang. " kata Marvell lagi.


"Daddy benar kan bang? " tanya Marvell pada Gavin.


"Kenapa daddy bisa tau, apa daddy memiliki indra ke enam, sampai daddy bisa tau apa yang sebenarnya abang pikirkan. " kata Gavin.


"Sudah, sebaik nya abang istirahat dulu, abang pasti capek.


" Iya bang, lebih baik abang istirahat dulu. " kata Marvell pada Gavin.


" Iya mom, dad, abang istirahat dulu. " kata Gavin pada Ana dan juga Marvell.


Akhir nya Gavin pun langsung berjalan menuju ke lantai dua di mana kamar nya berada, setelah sampai di dalam kamar nya Gavin langsung berjalan menuju ke dalam kamar mandi, setelah selesai membersihkan diri nya, Gavin pun langsung merebahkan tubuhnya. Tak membutuhkan waktu lama, Gavin pun sudah terlelap masuk ke dalam mimpi nya.


Tak terasa hari sudah sore, twins dan Ara pun sudah pulang. Setelah menyalami kedua orang tua nya, mereka pun pergi ke kamar masing-masing untuk membersihkan diri nya.


Mereka bertiga masih belum tau kalau Gavin sudah pulang, saat jam sudah menunjukkan waktu nya makan malam, mereka bertiga pun langsung turun ke bawah menuju ruang makan.


"Selamat malam mom, dad. " kata ketiga nya secara bersamaan.


"Malam, ayo kalian semua duduk, kita akan mulai makan malam nya.


Saat mereka semua sudah duduk, Viona, Vano dan Ara pun merasa heran, karena piring di atas meja makan lebih satu.


" Apa kalian akan makan malam tanpa menunggu ku? " tanya Gavin yang sudah berada di belakang twins dan Ara.


Mereka bertiga pun langsung melihat ke belakang.


"Abang Gavin. " kata ketiga nya bersamaan.


Viona pun langsung berdiri, dan memeluk Gavin yang berada di belakang nya.


"Abang kapan pulang? " tanya Viona pada Gavin.


"Bukan nya abang minggu depan pulang nya? " tanya Viona lagi.


"Terus kenapa sekarang abang malah sudah ada di sini? " tanya Viona beruntun.


"Kaka, kalau nanya itu satu satu. " kata Gavin pada kekasih nya itu, tak lupa dia juga mengusap kepala Viona dengan sayang.


"Ehmmm, lebih baik sekarang kita semua makan dulu. " kata Marvell pada semua nya.


"Baik dad. " jawab semua nya bersamaan.


"Dad, Dede Alice kemana? " tanya Gavin pada Marvell, karena dia tidak melihat si bungsu.


"Alice ada di rumah grandpa dan grandma. " jawab Ana, Gavin pun hanya menganggukan kepala nya


"Pantas saja, abang tidak melihat dede dari tadi. " kata Gavin.


Setelah mereka semua selesai makan, mereka langsung berjalan menuju ruang keluarga. Mereka mengobrol tentang kuliah Gavin di Amerika, tak lupa Marvell juga berbicara mengenai pertunangan Gavin dan Viona.


"Abang, bagaimana kuliah abang di sana? " tanya Marvell pada Gavin.


"Alhamdulillah kuliah abang di sana sudah selesai dad. " jawab Gavin pada Marvell.


"Bagus kalau begitu, jadi minggu depan abang Gavin dan Viona akan bertunangan. " kata Marvell pada Gavin.


Dan perkataan Gavin membuat semua orang yang berada di sana terkejut, terkecuali Ana yang sudah di beri tau rencana Marvell tentang pertunangan Gavin dan Viona.


"Maksud daddy? " tanya Gavin dan Viona bersamaan pada Marvell.


Mendengar pertanyaan Gavin dan Viona bersamaan, Marvell dan Ana hanya tersenyum.


"Maksud nya daddy dan mommy ingin kalian bertunangan terlebih dulu. " kata Marvell pada Gavin dan Viona.


"Kalian mau kan bertunangan lebih dulu? " tanya Marvell pada Gavin, mereka hanya menjawab nya dengan anggukan kepala.



Ini dia visual nya Viona Putri Aditama Pradipta.


****T.B.C*****