My Baby'S

My Baby'S
Episode 25.



Saat Ana sudah masuk ke dalam lobby perusahaan Marvell, Ana pun merasa tidak nyaman, karena semua orang yang berada di sana melihat nya.


Ana pun langsung berjalan menuju meja resepsionis, dan langsung bertanya pada nya.


"Selamat siang nona, ada yang bisa di bantu? " tanya resepsionis A.


"Siang nona, bisakah saya bertemu dengan tuan Marvell. " kata Ana pada resepsionis yang bertanya dengan sopan.


"Maaf nona sebelum nya, apa anda sudah buat janji dengan tuan muda Marvell. " tanya resepsionis A dengan tersenyum.


"Belum nona, tapi.... " belum selesai Ana berbicara, tiba-tiba saja perkataan nya di potong seseorang.


"Maaf, kalau anda belum membuat janji, anda tidak bisa bertemu dengan tuan muda Marvell. " kata resepsionis B, dengan nada angkuh.


"Kamu jaga bicara mu, kamu harus tetap sopan pada tamu yang datang. " tegur resepsionis A.


Resepsionis A pun langsung keluar dari meja nya, setelah berada di depan Ana, sang resepsionis A pun tersenyum.


" Maaf nona, mari saya antar ke lantai di mana tuan muda Marvell berada. " kata sang resepsionis A.


"Eh, kamu mau di pecat membawa orang sembarangan ke ruangan tuan muda. " kata resepsionis B.


Tanpa mendengar kan resepsionis B, mereka pun menuju lift yang akan membawa nya keruangan Marvell.


"Wah nona baby nya lucu ya, tampan dan cantik. " kata sang resepsionis A


"Tapi nona, kenapa baby boy nya mirip dengan tuan muda Marvell, apa jangan-jangan... " kata resepsionis A itu yang menutup mulut nya, karena tidak bisa melanjutkan ucapan nya.


Ana yang mengerti dengan keterkejutan sang resepsionis A pun hanya tersenyum pada resepsionis A tersebut.


Dan tak lama mereka pun sudah sampai di ruangan sang suami, Ana pun langsung berjalan mengikuti sang resepsionis.


Setelah sampai resepsionis A pun langsung berbicara pada sang asisten tuan muda nya.


"Maaf tuan Andre, ada yang mencari tuan muda Marvell. " kata sang resepsionis A.


"Nona muda, kenapa nona muda tidak menelpon biar saya menjemput anda. " kata Andre.


Resepsionis pun kaget melihat asisten Andre begitu menghormati wanita yang dia antar tadi.


"Apa mungkin benar dugaanku, kalau dia adalah.... " kata nya dalam hati.


"Kamu kenapa masih di sini? " tanya Andre.


"Ka Andre, kenapa bicara begitu, bagaimana pun dia yang mengantarku kemari. " protes Ana.


"Terima kasih ya ka, sudah mengantar ku. " kata Ana pada sang resepsionis itu dengan tersenyum.


"Ah, iya sama-sama nona muda, kalau begitu saya permisi dulu. " kata sang resepsionis A.


Resepsionis A pun kembali menuju ke tempat kerja nya, sementara Ana Dan twins langsung di bawa Andre untuk masuk ke dalam ruangan Marvell.


" Tok.... tok.... tok.... " suara pintu ruangan Marvell di ketuk dari luar.


"Masuk... " kata Marvell, tanpa melihat siapa yang datang.


"Wah nona muda dan twins, lebih baik kita pulang saja, karena daddy mu sangat sibuk. " kata Andre, dan perkataan Andre pun berhasil membuat Marvell mengalihkan penglihatan nya dari pekerjaan nya.


" Mom, kalian sudah sampai. " kata Marvell yang langsung menghampiri dan memeluk sang istri.


Baby Viona sudah merentang kan tangan nya minta di gendong, namun di abaikan sang daddy pun tiba-tiba saja menangis.


Marvell yang lupa kalau sang putri sangat posesif pada diri nya.


"Ya ampun, maaf kan daddy my princess. " kata Marvell yang langsung menggendong sang putri.


Setelah berada di gendongan sang daddy, baby Viona pun langsung tersenyum dan bertepuk tangan.


"Dad.... dad.... dad..... " celoteh baby Viona, dan itu membuat Marvell tersenyum senang, dengan celotehan sang putri.


Ana yang melihat itu pun tersenyum, dan langsung menggendong sang putra. Andre yang melihat itu pun tersenyum, melihat sang atasan sekaligus sahabat nya bahagia.


"Tidak usah, saya makan siang di luar saja nona muda. " tolak Andre pads Ana.


"Dad.... " kata Ana pada sang suami.


"Makan siang di sini aja Dre bareng, tidak ada penolakan. " kata Marvell tanpa mengalihkan pandangan nya dari sang putri.


"Baiklah... " pasrah Andre pada akhir nya.


Dan akhir nya mereka pun makan siang bersama, setelah selesai, Andre pun berpamitan dan langsung ijin keluar.


Saat Andre akan membuka pintu, Marvell pun langsung menghentikan nya.


"Tunggu Dre, bagaimana jadwal ku hari ini? " tanya Marvell.


Andre pun langsung melihat ponsel nya.


"Jadwal anda sudah kosong dan tidak ada pertemuan atau pun meeting lagi. " jawab Andre.


"Bagus lah kalau begitu, aku akan langsung pulang saja bersama dengan mereka. " kata Marvell.


" Baik lah tuan muda. " kata Andre.


Dan Andre pun langsung keluar dari ruangan Marvell dan melanjutkan pekerjaan nya, sementara Marvell masih bermain dengan baby Viona.


"Mom, kita pulang sekarang yu. " kata Marvell pada sang istri.


"Iya, ayo dad. " kata Ana pada sang suami.


Akhir nya mereka pun keluar dari ruangan dengan Marvell yang menggendong baby Viona, sedangkan Ana yang menggendong baby Vano.


Hal itu sungguh mencuri perhatian para pegawai di perusahaan pradipta, dan menjadi trending topics di perusahaan.


Ada yang memuji mereka pasangan yang sangat serasi, sementara resepsionis B yang tadi bicara dengan sombong terkejut melihat keharmonisan mereka.


"Siapa sebenar nya wanita itu? " tanya nya pada diri nya sendiri, namun masih bisa di dengar rekan kerja nya tadi.


"Wanita tadi itu istri nya tuan muda Marvell, dan berarti dia adalah nona muda pradipta. " kata resepsionis A, yang tadi mengantar kan Ana ke ruangan Marvell tadi.


Ana yang melihat resepsionis yang tadi mengantar nya pun menghampiri nya dan tersenyum.


"Nona muda. " kata nya dan menundukkan kepala nya sedikit.


" Oh iya, mbak... " Ana tidak melanjutkan perkataan nya karena dia tidak tau siapa namanya.


" Kayla, nona muda. " kata Kayla yang mengerti dengan sikap nona muda nya.


"Ah iya, mbak Kayla terima kasih, tadi sudah mengantar kan kami ke atas. " kata Ana dengan tersenyum.


"Sama-sama nona muda. " kata Kayla lagi.


Saat Marvell dan Ana akan melangkah, tiba-tiba saja baby Vano memegang tangan Kayla.


" Wah seperti nya abang suka ya sama aunty Kayla, biasa nya abang cuek. " kata Ana pada sang putra.


" Hallo ganteng, kamu lucu banget. " kata Kayla pada baby Vano, dan dia juga mengusap pipi nya.


Kayla yang tersadar pun langsung melepaskan tangan nya dari baby Vano.


"Maaf nona muda. " kata Kayla pada Ana.


"Tidak apa-apa, lagi pula abang seperti nya nyaman dengan mbak Kayla. " kata Ana dengan tersenyum pada Kayla.


"Mom, ayo kita pulang sekarang. " kata Marvell pada sang istri.


Dan akhir nya mereka pun pergi meninggal kan perusahaan.


*****T.B.C*****