
" Akhirnya selesai juga. " Rika menopang tangan dipinggangnya.
Sambal balado yang ia buat dengan neneknya telah selesai.
" Makasih nek udah mau mengajarkan Rika memasak. " Rika berterima kasih pada neneknya.
" Sama-sama sayang. Mari kita makan, nanti kamu telat sekolah. " nek Ida mengajak Rika sarapan agar tidak telat berangkat ke sekolahnya.
Setelah sarapan, nek Ida membersihkan dapur yang kotor akibat ulah cucunya. Rika masuk ke kamarnya untuk bersiap-siap sekolah.
" Akhirnya aku bisa juga memasak. Ternyata gampang juga ya kalau ada keinginan. " gumamnya dalam hati sambil berjalan menuju ke kamarnya.
Tak butuh waktu lama, Rika pun keluar dari kamarnya menemui neneknya untuk berpamitan sekolah.
" Nek, Rika pergi sekolah dulu ya. " sapa Rika yang mengejutkan neneknya.
" Iya sayang hati-hati. " pesan nek Ida.
Nek Ida tak bisa mengantarkan Rika sampai ke pintu karena ia masih sibuk membereskan dapurnya.
Rika berlalu meninggalkan neneknya di dapur setelah mencium tangan dan pipi milik neneknya.
Rika berjalan ke jalan raya menunggu Grab yang telah ia pesan.
Hanya butuh waktu 5 menit, Grabnya pun sampai.
** Di sekolah **
" Selamat pagi Rika. " sapa Erlyn.
" Pagi... " Balas Rika dengan senyuman manisnya pagi ini.
" Keliatannya, kamu senang sekali pagi ini? " tanya Erlyn keheranan.
" Senang bagaimana maksudmu? " tanya Rika.
Mereka berbincang-bincang di taman sekolah.
" Tidak seperti biasanya gitu. " jelas Erlyn pada Rika.
" Oh, aku hanya senang saja, karena pagi ini aku yang membuatkan sarapan.
" Masak sih.. " balas Erlyn tak percaya mendengar perkataan Rika temannya.
" Iya hai, tapi dibantu sama nenek juga. Karena aku baru belajar memasak. " terang Rika pada Erlyn yang tak mempercayainya.
" Aku pikir kamu semua yang buat. Ternyata dibantu sama Nek Ida.. " tambah Erlyn meremehkan rika.
" Kamu lupa ya, aku kan ikut lomba memasak minggu depan. " tanya Rika.
" Oh iya, aku lupa. Kamu ada ikut juga ya ? " Erlyn memukul jidatnya karena lupa.
" Iya. Maka dari itu aku ingin belajar memasak. Kamu tau sendiri kan, nenek aku memang mahir sekali dalam memasak.
" Gimana rasa masakanmu itu ka? " tanya Erlyn begitu penasaran.
" Enak banget loh.. " jawab Rika memamerkan masakannya.
" Kamu mau? " tanyanya lagi.
" Kamu membawanya? " tanya Erlyn
" Iya... " Rika mulai merogoh isi tasnya.
" Cobalah lah! " suruh Rika pada Erlyn menyodorkan bekal yang dibawanya.
" Wah,,, Baunya harum sekali. Pasti enak sekali. " puji Erlyn pada Rika setelah mencium bekal yang dibawakan oleh Rika.
" Makanlah! " tambah Rika.
Erlyn membuka tutup kotak yang dibawakan oleh Rika dan mencoba merasakan masakan kawannya itu.
" Emm.. enak sekali ka. " puji Erlyn mengunyah makanan yang masih memenuhi mulut imutnya.
" Makasih... " balas Rika.
" Hei,, ngapain kalian disini ? " tanya seorang lelaki yang mendekati mereka.
Ternyata yang datang adalah Arryan Abang letting Rika dan Erlyn.
" Apa kamu tidak liat, kami sedang sarapan. " ketus Erlyn yang masih mengunyah makanannya.
" Biasa aja dong ngomongnya. Gak usah kek gituan! " komen Ryan pada Erlyn yang meninggikan suaranya.
" Sudah sudah jangan berantem. "
Rika mencoba menghentikan perdebatan mereka.
" aku bukan bela Lyn. cuma aku gak mau kalian berantem di depan umum. "
Rika masih menyaut perkataan Erlyn dengan lembut agar dia tak lagi memperpanjang perdebatan itu.
" kalo kayak Rika ngomongnya kan enak dengarnya. gak bikin pekak telinga. " sambung Ryan.
" Kamu nyindir aku ? "
Erlyn sudah tak bisa lagi menahan emosinya. ingin sekali ia mencabik-cabik mulut Ryan. rasanya geram sekali.
Rika hanya bisa memandang perdebatan sengit yang sedang berlangsung di depannya. tak tau harus bagaimana lagi mempeleraikan mereka. Rika sudah kehabisan akal untuk mencegat mereka.
Erlyn dan Ryan memang sudah seperti kucing dan anjing. setiap jumpa ada saja yang mereka perdebatkan.
Rika sudah tak tahan melihat mereka. Rika beranjak dari duduknya melangkah menjauhi Erlyn dan Ryan.
" Kamu mau kemana ka?"
Erlyn keheranan dengan sikap Rika.
" mau masuk ke kelas, sebentar lagi ibu Fiona masuk. " jelas Rika menunjukkan arah kelasnya.
"aku tidak mau sampai ketinggalan pelajaran. kau tau kan ibu Fiona macam mana?"
Rika memperjelas maksudnya dengan perlahan-lahan dan lembut agar Erlyn faham akan maksudnya.
" Rika semangat ya belajarnya! "
sudah kebiasaan Ryan sehari-hari menyemangati Rika sebelum masuk kelas.
"hmm..."
Rika hanya mengiyakan setiap perkataan Ryan yang tertuju padanya.
" ayo Erlyn!" ajak Rika.
" kau tunggu saja nanti, aku tidak akan pernah melepaskanmu. walaupun kau itu kakak lettingku. I don't care! "
Erlyn sedikit menegaskan suaranya. ia semakin tak peduli dengan Ryan.
" kau pikir aku takut? cobalah kalau kau berani!" teriak Ryan yang masih memandang punggung dua gadis cantik itu dari arah belakang.
*****
"kenapa kau membela dia tadi?"
pertanyaan Erlyn mengejutkan lamunan Rika.
" aku tidak menyalahkan siapa-siapa dan tidak membela siapa-siapa." jelas Rika.
" terus apa juga? "
" aku hanya tidak tahan kalian berantem teros tiap hari. udah bosan aku liatnya, selalu dengan drama dan aktor yang sama.
Rika memperjelas dengan sedikit tawa yang disunggingkan dari bibir mungilnya.
" kamu nyindir aku ka?"
Erlyn sedikit sedih mendengar perkataan yang terlontar dari mulut sahabatnya itu. padahal Rika tidak berniat sedikitpun menyakiti hatinya.
Erlyn jauh berbeda dengan Rika. Erlyn belum bisa mengubah sikapnya yang masih sedikit kekanak-kanakan, tapi Rika memaklumi sahabatnya itu. hanya Rika yang tahu betul dan faham sikap Erlyn.
Makanya ia tertawa setiap kata-kata nasehat yang terlontar dari mulutnya.
" tidak kok ka. aku hanya tidak ingin kamu terus-terusan begini. aku mau kamu bisa jauh lebih baik dari aku. jangan pernah masukkan kehati setiap perkataan lelaki, baik atau buruknya perkataan. mereka bisa saja mengambil hatimu lalu ditinggalkan begitu saja. aku tidak mau kamu dijadikan seperti itu. selagi aku masih ada, hanya itu yang bisa aku bantu. aku harap kamu faham Lyn.
Rika memeluk sahabatnya seberat mungkin, mereka mulai hanyut dengan setiap kata-kata yang dikeluarkan Rika. sampai tak sadar Bu Fiona dari tadi memperhatikan mereka berdua.
" heii... "
.
.
.
.
.
.
jangan lupa tinggalkan like dan votenya ya☺️