Love In Silence

Love In Silence
Pengusaha Muda



💟💟


"Aku takut saat aku berumahtangga Aku tidak bisa sepertimu" ucap yudi


"kenapa harus seperti ku?" tanya Wildan berpura bingung


"Kamu kan tau Bagaimana kegilaan ku dalam bekerja, Aku takut istriku nanti kurang perhatian dan kurang kasih sayang dariku, karena Aku yang gak bisa membagi waktu ku" ucap yudi


"Hahaha Alasan....bilang aja kalau kamu belum move on" ledek Wildan


"Belum move on,..maksudnya?"tanya yudi bingung


"Iya belum move on dari gadis yang sudah menyelesaikan masa magang nya sebagai sekretaris mu" ucap Wildan


"Ini anak benar benar, dari mana dia tau Aku menyukai mantan sekretaris ku" gumam Yudi menatap Wildan


Wildan tertawa melihat tatapan Yudi ,"Apa kamu pikir Aku gak tau itu"ledek Wildan lagi


"Hmm, iya juga apa sih yang gak kamu tentang ku" ucap Yudi sedikit menyindir,


Sudah pasti adik iparnya sekaligus sahabat nya itu tau,Meskipun Yudi tidak pernah terang terangan Menunjukkan kebersamaan Antara dirinya dan Ana selama mereka bekerja di kantor.


Wildan memang tidak sengaja mendengar pembicaraan office girl yang sedang membicarakan Hubungan Yudi dan Ana waktu di pentri,


Yudi yang selalu menatap Ana dengan tatapan penuh harap ,tatapan yang ingin memiliki.


Namun Yudi gengsi untuk mengakui perasaan nya itu, hingga Ana menyelesaikan masa magang nya.


Yudi hanya menganggap Rasa nya itu hanya kekaguman saja dan akan hilang dengan sendirinya, Namun hingga saat ini ,Yudi tidak pernah tertarik dengan Wanita manapun


Ririn seorang Gadis Cantik Anak konglomerat yang ingin dijodohkan dengan nya, ternyata tidak mudah membuat Yudi menerimanyA,


tapi yudi sampai saat ini belum ingin membuka hatinya untuk Ririn.


Sedangkan Ririn tidak menyangka kalau lelaki seperti Yudi bisa menolak nya,sedang kan diluaran sana banyak yang mengejar dan mendambakan nya,karena kecantikan dan kekayaan orang tuanya.


Ririn merasa tertantang Oleh Yudi,sehebat apa Yudi hingga bisa menolak nya.


"Kalau Aku lihat Ririn Juga baik, cuma sedikit manja aja" ucap Wildan yang memang tau tentang Ririn karena mereka kerabat dekat.


"akh, udah lah Aku gak mau membahas tentang perempuan lagi"ucap Yudi


"Apa yusuf sudah menemuimu?"Tanya yudi kembali mengingat kan Wildan


"ini anak memang dalem hidup nya gak ada yang lebih penting dari pada urusan kerjaan" gumam Wildan menghela napasnya


"Sudah Aku memang mengambil Alih proyek wisata umum yang sudah di rancang yusuf, tapi Aku ingin Kita bertiga pemiliknya"ucap Wildan


"maksudnya Gimana? apa setiap Usaha mu ingin selalu melibatkan ku?"tanya Yudi curiga


"Hahaha, emang nya kenapa, Aku juga tetap mengajak yusuf Untuk ikut mengelola nya,Biar kita tidak terlalu kerepotan"ucap Wildan


Wildan memang tidak ingin membuka usaha apapun lagi, karena dia Ingin tetap mengutamakan ibadah, namun Tuhan berkehendak Lain,


Yusuf teman lama mereka ketika mondok dulu, meminta Wildan Agar melanjutkan proyek wisata umum arena bermain anak sekaligus kolam renang, yang terbengkalai miliknya. Agar diambil Alih managemen dan kepemilikan nya Oleh Wildan. Wildan tadinya menolak dan menyuruh yusuf untuk menawarkan kepada orang lain. tapi yusuf tidak mau, Dia hanya ingin menjual nya pada wildan saja, karena proyek wisata umum itu, adalah impian yusuf sejak dulu, Dia yakin Wildan bisa mewujudkan nya.


Wildan pun menyetujui dengan syarat Yusuf ikut mengelola nya,


bersambung