
*Dirumah
Nek Ida sangat gundah hatinya, saat cucu semata wayangnya belum pulang.
Ia coba menelpon Rika, tapi tidak ada jawaban apapun, karena waktu itu telpon milik Rika sedang silence.
* Di supermarket
Setelah mereka berdua selesai membayar belanjaan mereka, mereka langsung keluar dari supermarket dengan membawa beberapa kantung kresek.
" Ibu pergi dengan apa kesini?" tanya Rika
" Dengan anak saya, tapi dia sudah kembali ke kantornya." imbuh ibu Selly
" Kalau begitu biar saya antar ibu ke rumah sakit saja, agar kaki ibu tidak terlalu parah nanti."
" Apa tidak menyusahkan nak?" tanya ibu Selly dengan melirik kearah Rika
" Tentu tidak Bu, kasihan ibu. Biar saya antar ibu kerumah sakit." jawab Rika sambil memegang tangan ibu Selly.
" Baiklah nak."
Bu Selly pun mengiyakan permintaan Rika pergi kerumah sakit untuk memeriksa kakinya yang terkilir.
Mereka pun berjalan menuju jalan raya untuk mencegat taksi. Setelah mendapatkan taksi, mereka berdua menaiki taksi dan langsung menuju rumah sakit terdekat.
Azzura Hospital Swasta
Rika dan ibu Selly turun dari rumah sakit dan langsung memasuki rumah sakit.
* 15 menit kemudian
Setelah dokter memeriksa kaki ibu Selly. Dokter memberikan resep obat untuk ibu Selly mengambil obat di meja berobat.
" Terima kasih nak ya, sudah mau membantu ibu sampai ke rumah sakit. Mulia sekali hatimu nak. Kalau boleh ibu tau, siapa namamu nak...?"
Ibu Selly berterima kasih kepada Rika karena telah membantunya sampai kerumah sakit.
" Sama-sama Bu. Nama saya Arika, ibu boleh memanggil saya Rika saja." Balas Rika kepada Bu Selly dengan senyumannya yang begitu manis.
" Oh ya ibu pulangnya sama siapa?" Tanya Rika
" Tapi kan kaki ibu masih sakit Bu..?" imbuh Rika sambil memeriksa kembali kaki ibu selly.
" Kalau begitu biar Rika antar ibu sampai ke rumah!" pinta Rika pada ibu Selly.
" Tidak usah nak, ibu sudah banyak menyusahkan kamu dari supermarket sampai ke rumah sakit." imbuh Bu Selly dengan kening sedikit berkerut.
" Tidak kok bu. Ibu tidak menyusahkan Rika kok. Malah Rika sangat senang sekali bisa membantu ibu. Rika menolong ibu ikhlas kok..." Rika mulai menyakinkan Bu Selly agar Bu Selly mengizinkannya untuk mengantarnya sampai kerumahnya.
" Ya sudah, kalau tidak keberatan."
" Ayo Bu Rika bantu!" imbuh Rika sambil memegang tangan Bu Selly berniat untuk membantunya bangun dari duduknya.
Mereka mulai berjalan menuju keluar rumah sakit, Rika membantu Bu Selly berjalan keluar karena kakinya masih sedikit sakit. Bu Selly pun sudah sedikit bisa berjalan, karena kakinya sudah diperiksa oleh dokter dan dibalut dengan pembalut setelah diberi sedikit olesan obat. Mereka berjalan menuju jalan raya untuk mencegat taksi dijalan. setelah mereka mendapat taksi, mereka memasuki taksi itu menuju ke rumah Bu Selly. Tak ketinggalan belanjaan mereka diletakkan didepan.
* Di rumah
" Kemana si Rika pergi, kenapa jam segini belum pulang-pulang juga..?" Nek Ida mulai gundah hati memikirkan cucunya yang tak kunjung pulang sambil mondar mandir di halaman depan menunggu cucunya.
Sekali-sekali nek Ida melirik ke arah jam yg berada di dinding ruang tamu, saat itu jam sudah menunjukkan jam 17:10 am.
" Ya Allah nak, kamu pergi kemana sih..?"
Tut....Tut....Tut....Tut....( Menelpon Rika )
( Telpon Rika masih tidak bisa dihubungi )
.
.
.
.
.
jangan lupa like dan comentnya ya teman-teman. saya sangat membutuhkan like dan komen kalian semua♥️