
wildan memang harus sabar menghadapi anita, pemikiran nya masih labil, anita memang gadis yang cerdas, tapi karena efek kecelakaan itu mudah membuat nya tertekan.
wildan pun berinisiatif untuk menemui bu nurul, menjelaskan keadaan anita yang sebenarnya, mungkin bisa membuat bu nurul mengerti dan membujuk anita agar tetap melanjutkan pernikahan mereka.
di toko
"assalamualaikum bu nurul" sapa wildan ketika melihat bu nurul sedang memasukkan beberapa kue ke dalam etalase,
"waalaikum salam,eh wildan"jawab bu nurul sedikit heran melihat kedatangan wildan
"bu nurul saya ingin bicara mengenai anita,boleh kan bu?"wildan bertanya sopan
"owh iya ,ayo silahkan" ajak bu nurul menuju ruangan nya
"bu apa vinny kesini, apa saja yang dia katakan? dan apa ibu kecewa jika bulan depan aku menikah dengan anita" tanya wildan
"aku kasihan sama vinny bukan kah kalian di jodohkan,bahkan dia rela jauh dari keluarga nya,
dan juga pengorbanan nya itu dihianati sahabat nya sendiri,apa yang ada dalam pikiran kalian?apa cinta sudah membuat kalian buta hingga tidak bisa berpikir jernih?"ucap bu nurul mengungkapkan apa yang dia tau dari vinny
" vinny mendekati anita karena dia tau anita adalah wanita yang aku cintai,vinny sengaja mempengaruhi pikiran anita agar membenciku, vinny sangat terobsesi dengan ku semenjak aku kuliah di malaysia, dan orang tua kami memang pernah ingin menjodohkan kami, tapi karena aku tidak menyukainya akupun menolaknya,
vinny bukan wanita baik baik, dia biasa bergaul bebas dengan lelaki lain, mohon maaf saya tidak bermaksud menjelekkan nya,tapi seperti itulah vinny, dan semenjak vinny berteman dengan anita,keadaan anita sering drop, seminggu yang lalu anita dirawat, dokter dilan mengatakan kalau anita tertekan dan sering kelelahan, vinny selalu mengajak anita untuk menemani nya, padahal vinny tau keadaan anita belum stabil,,." jelas. wildan panjang lebar
bu nurul pun terperangah, apa yang dia pikirkan tentang anita benar benar membuat nya menyesal,
dia tau anita gadis yang baik, tidak seharusnya bu nurul mempercayai vinny gadis yang baru di kenalinya.
bu nurul pun berjanji pada wildan untuk membujuk anita ,agar mau melanjutkan pernikahannya dengan wildan, bu nurul merasa bersalah dan meminta maaf pada wildan, seharusnya bu nurul tidak perlu untuk ikut campur dengan kehidupan anita, anita ber hak untuk bahagia.
bu nurul kembali menelpon anita, meminta maaf ,membujuk anita agar tetap melanjutkan pernikahan nya, tapi anita tetap pada pendiriannya,
ingin menunda beberapa bulan kedepan,
menyakiti perasaan orang lain dan membuat nya kecewa adalah hal yang tidak pernah diinginkan anita,
anita rela mengesampingkan perasaan nya,
anita memang tidak pernah memikirkan perasaannya, lebih baik dia mengubur rasa cinta yang dia pendam pada wildan,
mungkin dahulu itu lah sebabnya anita menerima lamaran sofyan
anita tau wildan putra randi akbar pejabat dikota itu, perbedaan kasta mereka jauh berbeda
Anita berharap agar hatinya tidak terluka ketika suatu saat dia melihat wildan bersama wanita lain.,..
wildan termenung di depan meja kerja nya,ponsel nya berdering wildan perlahan meraih nya, terpampang nama ayahnya,
"halo wildan"
"iya ayah"
"apa kabar mu, kenapa muka mu di tekuk, anita baik baik ajakan? tanya pak randy lewat video call.
"kabar ku baik yah, hehe iya kerjaanku sedikit menumpuk, kalau anita alhamdulillah baik" ucap wildan, terlihat senyum bahagia saat menyebut nama anita
"owh sukurlah, gimana persiapan pernikahan kalian?"tanya ayah randy
wildan langsung membuang pandangannya, menghela napasnya dalam, ayah randy yang melihat nya kebingungan ,apa yang terjadi kenapa wildan tidak bersemangat.
"anita ingin menunda pernikahan kami" ucap wildan
"kenapa"ucap ayah randy santai, batinnya hanya menunda asal jangan menolak wildan dan membatalkan nya.
"anita ingin menikah setelah 1 tahun kepergian sofyan"ucap wildan
ayah randy hanya tersenyum
"oh itu alasannya"
bersambung