Love In Silence

Love In Silence
Memiliki Mu seutuhnya



"Wildan kamu cuti berapa hari" tanya bunda mia,


"Tiga hari bunda" jawab wildan


"gimana kalau kalian ikut kami pulang kerumah, selama cuti kalian tinggal dirumah, " ucap bunda mia


Wildan menoleh anita, ibu pebry yang memperhatikan mereka langsung berbicara


"kalau anita sudah tidak kecapekan gak apa apa, pergilah nginap di rumah ayah bunda kalian, itu kan tempat tinggal suami mu, kesempatan selama wildan cuti" ucap bu pebry


mendapatkan izin dari bu pebry, Wildan pun menatap Anita dengan tatapan berharap. Anita Tersenyum pada Wildan, Anita tau arti tatapan suami nya itu.


"iya ma, aq sudah gak capek, aku akan bersiap untuk ikut ayah bunda" ucap Anita


"yes, good girl" gumam wildan senang


Anita memberes kan pakaian nya ke dalam tas, Wildan menghampiri nya ,"pakaian ku gak perlu di bawa ,disana sudah ada" ucap wildan


"yaiya lah itukan rumah mu,"ucap Anita


"rumah ku, rumah mu juga sayang" ucap wildan seraya menundukkan wajahnya tepat di depan wajah Anita...


"Oh...ya?..." ucap Anita dengan raut wajah yang tersipu malu malu,dengan jarak wajah mereka yang hanya sejengkal Anita sedikit gugup..melihat hal itu Wildan merasa semakin gemes.


Setelah perjalanan menuju kediaman Randy Akbar


cekrekk...


pintu kamar rumah wildan terbuka anita seketika merebah kan tubuhnya..meskipun hanya perjalanan 2 jam lebih tubuhnya mudah merasa lelah..


Wildan menghampiri anita,


"capek"tanya Wildan


"capek dikit"jawab anita


""sini ku pijitin"ucap wildan,duduk dekat anita ,sambil menarik kaki anita dan menaikkan ke atas paha wildan,


Anita hanya terdiam merasakan pijitan dari suami nya, lama kelamaan anita pun tertidur..melihat anita tertidur Wildan pun tersenyum.. dan kemudian ikutan tidur memeluk Anita.


mereka terbangun ketika menjelang sore hari, seperti biasanya ketika mendengar Azan selelap apapun mereka tidur pasti akan terbangun, Wildan bersiap ke mesjid untuk sholat Ashar, sedangkan Anita sholat dirumah


Setelah selesai Anita turun ke lantai bawah ,menemui bunda mia, ternyata bunda mia sedang berada di dapur tampak sibuk bersama bibi yin


"Sayang istirahat lah di ruang tengah, pengantin baru gak boleh kedapur" ucap bunda Mia tersenyum menggoda


"ikh,...bunda ,emang nya kenapa gak boleh?"Tanya Anita terkekeh


"udah lah nanti kamu bau asap ,bau bawang, suami mu marahin bunda lagi" lanjut bunda mia terus meledek menantunya kesayangan mereka itu


ANITA hanya tertawa dan pergi keruang tengah,bersamaan dengan Wildan yang baru pulang dari masjid..


"Assalamualaikum"ucap Wildan


"Kamu kenapa tampak lagi senang" tanya Wildan karena melihat Anita yang terlihat sumringah


"Gak papa, tadi mau bantuin bunda di dapur, tapi gak boleh takut aku bau asap dan bau bawang, nanti suami ku marahin bunda katanya"ucap anita berlagak sedih.


"hahaha"wildan tertawa sambil mencubit pipi kiri dan pipi kanan Anita merasa gemas melihat wajah imut gadis nya itu.


"Abang sakit"keluh anita, Wildan melepaskan tangan nya dari pipi Anita dan kemudian meniup niup nya...


💟💟💟


keesokan pagi wildan bangun melihat sisi ranjang sebelah nya kosong, Wildan segera membersihkan diri dan mencari anita, anita tampak lesu bersender disofa mengotak atik ponsel nya,..wildan tersenyum


"kenapa sudah keluar kamar? tanya wildan


"terus apa aku harus terus di kamar?" tanya anita cemberut


"ya kamu harus istirahat di kamar, lihat wajah mu, terlihat lelah, apa masih perih?"tanya wildan tanpa ada rasa bersalah


anita spontan mencubit perut wildan.


"awww, sakit yank" ucap wildan sembari menarik kepala Anita dan mencium nya


ANITA bingung dengan sikap Suami nya itu, Seolah Semalam tidak terjadi apa apa,


padahal seluruh badan Anita terasa remuk, Wildan benar benar menunjukkan pada dunia Jika malam itu, Anita Sah menjadi Miliknya seutuhnya...


merengkuh gadis nya itu dengan sentuhan sentuhan lembut dan menuntut,..sehingga Mereka berada dipuncak kebahagiaan sebagai suami istri sesungguhnya.


"Aku sangat beruntung bisa mendapatkan gadis seperti mu, ketika orang lain hanya bisa melihat wajah mu, tapi Aku mendapatkan semuanya Dari mu"ucap wildan


Anita hanya tersenyum,..mengerat kan pelukan nya, seakan mencari kekuatan dalam pelukan suaminya


Anita menatap wildan,lelaki yang sangat di kagumi nya kini jadi suami nya,


Wildan memeluk Anita


"gadis nakal ku" gumam Wildan kemudian menciumi wajah Anita sana sini dan sedikit lama pada bibirnya,


_________


menjelang sore,Anita mencari Wildan keluar kamar, nampak wildan sedang asik berbicara dengan beberapa orang lelaki seusianya,


mata anita menatap Wildan takjub,..


"suamiku berteman dengan semua kalangan, " gumam Anita karena melihat diantara mereka adalah orang orang hebat yang Anita kenal.


mata wildan tertuju pada Anita, kemudian memanggil Anita untuk mendekat kesisi Wildan.


Bersambung