Love In Silence

Love In Silence
tidak bersemangat



sejak itu anita menjadi agak murung, mood nya memburuk.


ketika sarapan pagi, anita keluar dari kamarnya mata nya bersitatap dengan wildan, dan menunduk, dia berjalan menghampiri meja makan, untuk mengambil sarapan nya dan menaro di piring, dia juga mengambil air minum kemudian dia membawanya ke kamar.


"anita kenapa gak sarapan disini?" tanya bu pebry


"ah iya mah, badan ku brasa gak enak, aku sarapan di kamar aja" ucap anita


"owh yaudah, habis itu langsung minum vitamin ya" ucap bu pebry


"ya mah" jawab anita singkat


ada apa dengan anita gak biasanya bersikap seperti itu,kenapa aku merasa dia seperti marah padaku .batin wildan


sedangkan bu pebry, pak arief dan yudi tidak begitu memperhatikan sikap anita,mereka hanya berpikir mungkin itu efek dari kecelakaan waktu itu, anita gampang deman/sakit.


selesai sarapan anita ingin bermalas²an di kamar,entah mengapa mood nya benar benar tidak baik.


deringan ponsel nya membuat nya tambah malas, tidak ingin mengangkat tlpn itu tapi terus saja berdering, akhirnya dia pun menyerah.


"halo assalamualaikum"saut anita


"waalaikum salam, akhirnya kamu angkat juga, temani aku ke mall yah ,aku mau belanja pakaian muslim,please anita " ajak vinny


"tapi aku lagi gak enak badan,lain kali aja ya" tolak anita


"kamu sakit biar aku periksa ya? aku akan ke rumahmu" ucap vinny


percuma rasanya anita menolak, vinny akan tetap menemuinya,


vinny datang dan memeriksa keadaan anita,


"sepertinya kamu cuma lelah,mungkin karena kondisi mu belum stabil" ucap vinny


"hmm iya mungkin aja karena kemarin aku kuliah" ucap anita


"aku temani kamu ya, pasti keluargamu sudah berangkat bekerja semua"ucap vinny menebak


anita pun hanya mengangguk,


mereka mengobrol banyak hal tentang masa kecil,masa kenakalan remaja dan hal tidak penting pun mereka bicarakan,


**************


keesokan harinya,setelah selesai berbelanja pakaian muslim untuk vinny, mereka mampir untuk membeli kue, dan ternyata toko kue itu milik bu nurul


di toko vinny membawa cake kesukaan nya,


"kamu pasti suka ini rasanya enak banget" ucap vinny sambil berjalan kearah kasir di temani anita


"Anita, ini kamu, kamu sudah bisa jalan" sapa bu nurul yang baru saja keluar dari dalam ruangan nya.


anita pun menatap bu nurul heran,kemudian mereka pun berpelukan


" buu nurul,....


kaki kiri ku masih sakit ,harus di terapi dan juga di bantu obatan herbal" ucap anita


"sukurlah sayang semoga cepat pulih seperti semula, jangan berhenti terapi dan obat nya sampai kamu benar benar sembuh,oh ya ini siapa" tanya bu nurul saat dia melihat vinny di samping anita


"oh ini vinny teman ku sepupu abang wildan, dia ponakan tante mia,....


vinny ini bu nurul, dia ibu nya alm. pak sofyan dosen ku juga tunangan ku" ucap anita memperkenalkan


"halo tante aku vinny" ucap vinny sambil mengulurkan tangannya,dan bu nurul pun menjabat nya tersenyum.


"oh ya ibu baru saja bikin kue, kue kesukaannya (sofyan) kamu harus mencobanya,"ucap bu nurul kemudian dia pun berjalan mengambil kue yang dia buat.


anita tersenyum, tapi matanya mulai berkaca kaca,


"iya ini kue kesukaannya, dia sering membawa kan nya untukku" ucap anita


"anita sering sering lah main ke sini atau ke rumah,aku sangat senang bertemu denganmu," ucap bu nurul


lama berbincang dengan bu nurul akhirnya mereka pun pulang, saat hendak masuk mobil dira memanggilnya


"anita ,anita " teriak dira


anita pun menoleh


"haa, kak dira" sapa anita


mereka pun berpelukan


"kakak senang melihatmu sudah baikan,


pasti kamu semangat untuk sembuh,


kakak tau banget kamu sosok wanita yang kuat dan tegar," ucap dira


"akh iya kak ini semua karena bang wildan,


dia yang terapi aku setiap pagi,


dan dia juga pesan obat herbal yang dikirim langsung dari luar negeri " ucap anita


"sukurlah, wildan emang sangat baik" ucap dira


*******


"yang tadi siapa nit?" tanya vinny saat mobil mereka melaju untuk pulang


"eh iya tadi aku lupa ngenalin, dia kak dira, kakak nya Alm. pak sofyan, dia baik ,,ya mereka semua baik padaku" ucap anita


"kamu sangat beruntung ya, di kelilingi, orang orang baik dan juga sayang sama kamu" ucap vinny


anita tersenyum


kenapa anita sangat beruntung, apa karena dia wanita yang lembut dan baik, jangan sampai kak wildan jatuh cinta padanya, batin vinny