Love In Silence

Love In Silence
Bertemu



*Di supermarket


" la...la...la...la...la...la...la...la...la... "


Rika bernyanyi riang dengan gembiranya sambil mendorong trolly miliknya yang berisikan barang yang menurutnya akan diperlukan nanti untuk belajar memasak.


" brukkk......"


terdengar suara tabrakan dari dalam supermarket.


" sorry... sorry.... saya tak sengaja."


rupanya ada seorang wanita yang sengaja menabrak seorang ibu-ibu tua dengan trollynya.


" iya mbak, tidak apa-apa."saut sang ibu yang masih terduduk di lantai supermarket akibat tabrakan tadi. Ibu Selly tak menoleh sedikit pun kearah wanita itu. karena wanita itu berlalu pergi meninggalkan ibu Selly yang masih tergeletak di atas lantai dengan merintih kesakitan.


Iya nama ibu itu adalah ibu Selly. Istri kepada Datuk Dahlan pemilik company terbesar di Kuala lumpur.


" sepertinya ibu itu butuh pertolongan"gumam Rika dalam hatinya.


" bu apa ada yang bisa saya bantu, sepertinya ibu lagi butuh pertolongan?" pinta Rika kepada sang ibu sambil mengulurkan tangannya kearah ibu itu.


" iya nak, terima kasih." Ibu itu berterima kasih kepada Rika yang telah membantunya bangun dari duduknya dengan tangan saling berjabat dengan tangan Rika


" aduh....aduhhh..." Ibu Selly merintih kesakitan dengan mata sedikit terpejam.


" sepertinya kaki ibu terkilir." Sambil melirik kearah kaki kiri ibu Selly.


" apakah ibu bisa berjalan. Biar saya bantu ibu berjalan!"


" kita kerumah sakit aja buk ya, biar dokter memeriksa keadaan kaki ibu?" pinta Rika kepada sang ibu agar ibu itu mau mengikutinya kerumah sakit.


" iya nak, tapi sebelum itu ibu mau membayar belanjaan ibu dulu ke kasir. Baru kita kerumah sakit."


" oke buk, saya pun mau membayar belanjaan saya juga."


mereka berdua pun sama-sama menuju ke arah meja kasir untuk membayar belanjaan mereka masing-masing sambil menolak trolly mereka. Rika berjalan perlahan-lahan bersamaan dengan sang ibu karena sang ibu berjalan agak sedikit lambat disebabkan kakinya yang terkilir.


" Mampus kau perempuan bodoh, rasakan itu. Itu belum terlalu parah, tunggu saja nanti."


Ternyata yang menabraknya tadi adalah ibu Melly sahabatnya dari kecil. Ternyata ibu Melly menyimpan telah lama menyimpan dendam kepada ibu Selly sejak mereka sekolah menengah dulu.


(flashback)


Saat mereka masih disekolah menengah atas, mereka sahabat yang sangat akrab sekali. sampai semua rekan-rekan mereka memanggil mereka best friends forever. Kemana-mana mereka selalu bersama. Sampai disuatu saat, mereka kedatangan murid baru. Waktu itu mereka sudah menduduki kelas 3 MIPA. Murid baru itu bernama Dahlan. Guru pun mulai memperkenalkan Dahlan kepada semua murid yang saat itu berada di dalam kelas.


" anak-anak, perkenalkan namanya Dahlan, pindahan dari sekolah menengah kejuruan."


Bu guru memperkenalkan murid barunya kepada siswa-siswi yang telah hadir pada hari itu dengan sedikit tersinar sebuahsenyuman manis di bibir merah itu.


" Dahlan silahkan duduk disamping meja Selly ya!" Bu guru menyuruh Dahlan untuk duduk disampinh meja Selly sambil menunjukkan kearah kursi yang kosong disana.


" Baik Bu." Dahlan pun berlalu meninggalkan gurunya yang masih berdiri didepan kelas menuju kursi yang dimaksud oleh gurunya.


Dahlan pun melalui hari-hari baru disekolah barunya dengan baik hingga tamat. Ternyata selama ia sekolah disana, ia telah menyimpan perasaan pada seorang perempuan yang ia diam-diam mengatakannya walaupun banyak wanita yang coba untuk mendekati ya, tapi ia tidak melayani mereka.


Di sekolah, Dahlan dikenal sangat baik dan juga rajin. ketampanannya pun tak kalah dari siswa-siswa lainnya. Maka tak heran jika banyak wanita yang naksir kepadanya.


*5 tahun kemudian


Rupanya perasaan yang selama ini ia simpan adalah untuk Selly teman sebangkunya. setelah ia sukses dan dapat membangun perusahaannya sendiri, ia menyuruh orang tuanya untuk melamar Selly kepada orang tuanya untuk dijadikan istri.


.


.


.


.


.


jangan lupa like dan komennya ya teman-teman💙