
Mereka memberikan makanan itu ke pemulung dan pekerja yang sedang membersihkan jalanan,
Semua yang mereka temui sangat mengenali wildan ,anita pun paham kalau wildan sudah biasa berbagi dengan mereka. dan ketika sampai di gerbang kompleks pun, security yang berjaga sangat ramah dengan wildan.
_____________
"ayo naik" ajak wildan sembari memberikan helm pada anita yang dari tadi menunggu nya.
"kita mau kemana, abang minjam motor siapa" tanya anita
"iya aku minjam motor kang jeck(security) kalau kita pulang dulu kelamaan,"ucap wildan
"tapi abang mau ajak aku kemana?" tanya anita
"ikut aja, gak usah takut nanti ku bawa kabur"ucap wildan senyum sambil menjalankan motornya karena anita sudah bersiap di belakangnya.
"Hahaha, ngapain di bawa kabur, gak takut apa, calon ayah mertua ku kan orang hebat, pasti dia bakal menemukan ku" ucap anita
"owh gitu, kalau aku bawa kabur langsung ke KUA gimana?"ucap wildan balik meledek
"Hahaha, pasti dia akan marah dan abang harus tanggung jawab"anita tertawa
seseorang yang melihat kebersamaan anita dengan wildan sangat geram,
"awas kamu anita, tidak semudah itu kamu bisa bahagia dengan nya"
*
*
anita dan wildan sampai di sebuah tempat, wildan mengajak anita masuk disambut seorang wanita paru baya berpakaian tertutup dan sopan,
"eh nak wildan, ini siapa?"tanya wanita parubaya itu
"ini anita calon istriku,...dan Anita ini ustadzah aminah"ucap wildan memperkenalkan
"assalamualaikum ustadzah, aku anita" ucap anita sambil menjulurkan tangannya dan disambut baik ustadzah aminah.
mereka di persilakan masuk dan beberapa menit datang 3 orang anak,,,mereka tersenyum senang saat melihat wildan, menyalami wildan bergantian dan mereka menyalam anita setelah disuruh wildan.
anita mendekatkan wajahnya ke wildan "mereka siapa?"anita berbisik bertanya
wildan terkesiap melihat wajah anita yang sangat dekat, hanya berjarak satu jengkal
anita menyennggol sikut nya kembali meminta jawaban,
wildan pun mulai berusaha fokus,
"oh iya begini anita, mereka ini adik adik asuh ku, aku yang membiayai selama mereka mondok di pesantren ini, mereka ini yatim piatu"ucap wildan
"sejak kapan?"tanya anita
"mungkin sudah ada 7 bulan" jawab wildan
waktu sholat luhur pun segera di mulai, wildan ke mushola bersama dengan santri putra, sedangkan anita sholat di aula bersama santri putri,
"anita beruntung nya kamu bisa mendapatkan lelaki seperti wildan,"ucap ustadzah aminah saat mereka sedang merapikan mukena yang baru selesai mereka pakai.
"alhamdulillah bu,mudah mudahan berjodoh dunia akhirat" ucap anita tersenyum
"Aamiin ya Allah, saya sangat yakin kamu memang jodoh yang terbaik untuknya"ucap ustadzah aminah
anita kembali tersenyum, 'jodoh terbaik' seakan ustadzah itu takut kalau wildan salah memilih jodoh,
anita penasaran seberapa jauh mereka mengenali sosok wildan,
dan ustadzah itu pun menjelaskan pada anita,
semenjak wildan menitipkan tiga anak yatim piatu itu di pesantren, pesantren banyak perubahan muridnya yang sedikit semakin bertambah, karena wildan sekali seminggu ikut mengajar ilmu dakwah disitu, dan musholla itu pun pembangunannya campur tangan wildan, pembiayaan dan anggaran nya wildan yang menangani semuanya ,
itu lah sebabnya wildan sudah menjadi bagian di pesantren itu.
anita tertegun mendengar cerita ustadzah aminah, selama ini anita tidak pernah tau kegiatan apa saja yang dilakukan wildan.
walaupun mereka tinggal bersebelahan tapi mereka bertemu ketika sarapan pagi atau ketika makan malam, dan itupun tidak selalu tiap hari, kadang wildan pulang terlalu malam atau kadang berangkat terlalu pagi kekantor nya.
setelah mereka selesai makan siang ustadzah aminah mengajak anita berkeliling pesantren,
sedangkan wildan bersama ustadz ustadz pengajar, banyak hal yang mereka bahas mengenai pesantren itu.
sedangkan anita hanya di temani ustadzah aminah, ustadzah /guru pengajar yang masih tampak muda muda hanya bersikap biasa saja dengan anita, mungkin mereka tidak menyangka kalau wildan akan segera menikah.
memang seorang wildan ketampanan nya bisa membuat hati wanita manapun meleleh, pasti kecewa dan patah hati ketika ternyata wildan sudah punya calon istri
bersambung