Love In Silence

Love In Silence
menunda pernikahan



melihat kedekatan anita dan wildan membuat setiap orang merasa iri, apalagi dengan vinny yang sudah sejak lama terobsesi dengan wildan.


vinny gak akan tinggal diam cara apapun pasti akan dilakukan untuk memisahkan mereka,


vinny menemui bu nurul di tokonya,


menceritakan sosok anita yang terlihat baik namun menjadi orang ketiga dalam hubungan perjodohan vinny dan wildan,


apakah pantas anita merebut wildan dari vinny yang sudah bersahabat dengan nya, dan apakah anita semudah itu melupakan sofyan tunangannya yang meninggal saat bersamanya, dan anita diam diam menerima lamaran wildan.


mendengar penjelasan vinny bu nurul sangat kecewa dengan anita,selama ini anita adalah sosok calon menantu yang tepat yang telah dipilih putranya,


setelah kepergian vinny bu nurul pun menelpon anita, mengungkapkan kekecewaan nya.


ponsel anita berdering, seperti biasa dia menjawab dengan ramah.


mendengarkan semua pembicaraan bu nurul


"anita apa kabar mu,....


ibu dengar kamu sudah menerima lamaran wildan,....


apa kamu gak bisa menunggu sedikit lebih lama, setidaknya tunggu satu tahun kematian nya, bukan kah dia meninggal disaat bersama mu,


ibu pikir kamu tidak semudah itu melupakan nya, padahal dia sangat mencintaimu dan aku juga sudah menyayangi mu seperti putriku"ucap bu nurul dengan suara sedikit bergetar


"kabar anita baik bu, anita minta maaf, anita akan minta keluarga untuk menunda pernikahan hingga beberapa bulan kedepan, anita tidak akan melupakan pak sofyan, sampai saat ini anita selalu menyebut namanya dalam doa, anita mohon maaf jika ibu kecewa dengan anita"ucap anita


hanya itu pembicaraan singkat mereka namun membuat anita merasa sedih dan bersalah,


semalaman anita menangis, anita merasa sudah membuat bu nurul kecewa, padahal anita selalu di perlakuan sangat baik,


ANITA menemui wildan di kantornya,


yudi terlihat sibuk dengan karyawan yang sedang bekerja memasukkan box box besar ke dalam mobil,


anita sengaja tidak menemui yudi, karena tujuan nya ingin menemui wildan,


kantor wildan tidak begitu besar hanya ada tiga lantai, anita sudah tau ruangan wildan, karena ini kedua kalinya anita mampir,


beberapa bulan saat kantor milik wildan resmi beroperasi yudi mengajak anita mampir sebelum mengantar anita kekampus.


"assalamualaikum" suara anita pelan


"waalaikum salam" saut wildan tersenyum ramah pada wanita kesayangan nya itu


"anita ada apa, kangen....?tumben ,mau kesini" tanya wildan dengan sedikit meledek


"emang gak boleh ya" balas anita mengerucut kan bibirnya


Wildan tertawa melihat kekasih hatinya dengan wajah yang sangat membuatnya gemas,


"boleh banget sayang.. tiap hari juga boleh" ucap wildan sumringah


"aku kesini karena ada yang ingin aku bicarakan, tentang pernikahan," Anita mulai menunjukkan wajah seriusnya


"abang gak apa apa kan jika pernikahan kita ditunda beberapa bulan kedepan, setidaknya setelah satu tahun kepergian pak sofyan"ucap anita perlahan berharap Wildan tidak marah


wildan langsung menghela napasnya, kedatangan anita yang akan membuat nya semangat untuk melakukan pekerjaan nya hari ini, malah kebalikannya, kata kata anita yang ingin menunda pernikahan membuat wildan jadi patah semangat...


"kenapa harus ditunda, apa bedanya" ucap wildan


"aku hanya tidak ingin mengecewakan keluarga alm. pak sofyan"ucap anita


wildan tampak frustasi, namun berusaha mengontrol emosinya,


"ANITA tidak ada yang dikecewakan nantinya, percaya lah, jujur aku tidak ingin pernikahan kita di tunda apalagi sampai lima bulan kedepan" ucap wildan


"padahal aku berharap abang bisa mengerti posisi ku" ucap anita sendu


"apa bu nurul menelpon mu, kapan kamu terakhir bertemu dengan nya?"tanya wildan menangkup wajah sendu anita, Wildan melihat ada kesedihan dimata gadisnya itu.


"iya semalam bu nurul menelpon ku dia seperti sangat kecewa, aku begitu mudah nya melupakan Alm pak sofyan, terakhir aku bertemu dengan nya sekitar tiga minggu yang lalu, saat itu vinny mengajak ku membeli cake kesukaannya di toko bu nurul, ibu nurul masih memperlakukan sangat baik tidak ada yang berubah saat aku masih bersama dengan alm pak sofyan dulu"ucap anita


mendengar nama vinny wildan langsung berdecak ck vinny lagi


"anita apa papa dan mama mu, sudah kamu kasih tau, untuk menunda pernikahan kita?"tanya wildan


anita menggeleng, dia memang ingin membicarakan nya berdua terlebih dahulu.


bersambung