
Dev masih menatap kedua insan itu. Kemudian Zea datang menghampiri sang suami.
" Apa kalian memang sudah berhubungan sebelum ini?" tanya Zea yang kini sudah duduk di samping suaminya.
Alina dan Mike sama-sama menggelengkan kepalanya.
" Lalu apa yang membuat kalian ingin segera menikah? pernikahan itu bukanlah mainan," lanjut Zea.
" Aku sudah tertarik pada nya saat pertama kali melihatnya. Dan aku semakin tertarik padanya setelah aku mulai mengenal nya. Aku hanya tak ingin membuang-buang waktu ku dengan percuma. Jadi aku ingin mendekati nya dan mengikat nya karena aku sangat serius ingin memulai hubungan ini bersama nya," kata Mike memberanikan diri.
Alina sampai tak bisa berkata-kata lagi. Tapi dia masih berpikir bahwa apa yang di sampaikan oleh Mike hanya bagian dari rencana untuk meyakinkan Dev.
Dia tidak tahu, bahwa saat ini Mike sedang mengatakan kesungguhan nya.
" Tapi apa kau bisa menjamin kebahagiaan dan keselamatan nya? aku tak ingin mendengar hubungan kalian putus atau gagal atau yang lainnya yang tidak di inginkan. Sebaiknya kalian pikirkan itu terlebih dahulu," sahut Dev memberikan wejangan nya.
" Kakak!!! apa yang kau inginkan! aku sudah menuruti semua keinginan mu, aku tidak pernah berhubungan dengan pria manapun! dan aku selalu menuruti setiap aturan yang kau berikan pada ku!!!" sahut Alina dengan sedikit kesal.
" Lalu sekarang, saat ada seorang pria baik yang ingin melamar ku, kau masih mencari-cari alasan untuk menolaknya!! bukankah kau sudah mengenal nya dan keluarganya? lalu apa lagi yang kurang? apa karena kami belum mencintai? apa pernikahan itu harus di dasari oleh cinta? apa tidak cukup jika kita hanya saling percaya dan merasa nyaman satu sama lain? Kakak hanya tak mau melihat aku menikah, kan? kakak egois!!"
Alina langsung pergi dari ruangan itu setelah menumpahkan segala perasaan kesal nya yang selama ini di pendam.
Ya. Alina memang menuruti semua aturan yang Dev buat. Tapi itu tak bisa menyangkal bahwa Alina juga ingin merasakan bagaimana rasanya di cintai, di perhatikan oleh seorang pria dan di lindungi.
Meskipun dia selalu mendapatkan itu semua dari sosok sang kakak yang sangat dia sayangi.
Dev tak berkomentar apapun. Sementara Zea langsung mengikuti kemana Alina pergi karena dia khawatir dengan adik iparnya itu.
Kini hanya tinggal Dev dan Mike yang berada di ruangan itu. Mereka sama-sama terdiam dan tak ada yang berani membuka suara
Dev saat ini merenungi semua sikap protektif nya pada sang Adik yang sangat dia sayangi. Dia menyadari kesalahannya karena tak membiarkan Alina menikmati masa-masa mudanya bahkan sejak gadis itu remaja, Dev sudah memberikan bodyguard untuk nya.
" Lalu apa keputusan mu, Dev?" tanya Mike yang akhirnya membuka suara nya.
Dev mengangkat wajahnya dan menatap kearah Mike yang tengah menatapnya.
" Bukankah kau sudah lama mengenal ku, Dev? kau pasti tahu tentang seluk beluk percintaan ku, dan kau pasti paham dengan itu semua."
" Sejak pengkhianatan itu, aku menutup rapat-rapat hati ku dari seorang wanita. Bahkan aku seperti tak tertarik dengan seorang wanita, maka dari itu Momy and Daddy selalu berusaha untuk menjodohkan aku dengar banyak wanita. Tapi tidak ada satupun dari mereka yang menarik perhatian ku."
Mike menghentikan pembicaraan nya dan menghela nafasnya.
" Kau pasti tahu dan mengingat nya, Dev. Bagaimana aku hancur dan berapa lama aku mendekam diriku sendiri. Aku memang belum sepenuhnya mencintai Adik mu, tapi aku tak pernah merasakan ini sebelumnya. Aku ingin memiliki nya, segera!"
Dev masih menatap wajah pria yang duduk di hadapannya. Dia sangat paham apa yang pernah terjadi pada temannya itu, karena dia juga menyaksikan sendiri bagaimana penghianatan itu berlangsung disaat hari pernikahan nya.
Ya. Mike dulu pernah memiliki hubungan dengan seorang wanita, bahkan dia hampir menikah dengan nya. Dia sangat mencintai wanita itu namun nahas nya, di saat dirinya akan mengucapkan janji suci pernikahan itu.
Tiba-tiba ada seorang pria yang muncul dengan membawa surat keterangan dari dokter bahwa Iko, wanita yang ingin dia nikahi ternyata sedang hamil.
Mike langsung murka dan membatalkan pernikahan itu meskipun Iko memohon ampun dan meminta maaf pada nya. Namun semua tidak ada gunanya karena Mike sudah tak mau percaya dengan seorang penghianat seperti Iko.
Dev yang kebetulan Hadi di acara pernikahan yang ricuh itu dan ikut menyaksikan bagaimana hancurnya acara pernikahan itu.
" Apa kau mau aku memohon pada mu agar kau mau memberikan kesempatan untuk ku?" tanya Mike dengan tatapan memohon nya.
Dev melihat mata Mike dan dia tahu perasaan apa yang di rasakan oleh pria itu untuk sang Adik.
" Baiklah. Aku akan memberikan mu kesempatan!"
Mike langsung menatap mata Dev dan melihat keseriusan disana.
" Tapi dengan satu syarat. Kau bisa menikahi nya setelah kalian saling mencintai!" lanjut Dev.
" Ya. Aku akan memenuhi syarat mu," sahut Mike yang sudah merasa lega.
" Jika kau menyakiti nya, atau gagal melindungi nya maka aku akan langsung memisahkan kalian!" tegas Dev.
Pria itu langsung beranjak dan pergi dari ruangan itu meninggalkan Mike sendiri.
Mike tersenyum dengan penuh perasaan lega karena dia sudah memiliki kesempatan untuk mendekati Alina bahkan memiliki wanita itu.