
17 : 00 WIB....
" Apa Yang Bisa Tante Bantu Sayang," Tanya Melati saat Emily Bersiap Siap Untuk Memasak. Dan Emily Sedang Membersihkan Ayam Yang Mau Nanti Ia Goreng,
" Hmmmm...Tante bantuin Potong Potongin Sayur Ini aja Tan," Kata Emily Dan Memberikan Wortel Untuk Melati Potong Potong.
" Gue....Bisa Bantu apa Nih Mil," Tanya Citra Antusias Ia ingin Sekali Membantu Emily.
" Kalo Lu...Uleg bumbu Aja Ya," Kata Emily Dan Memberi Citra Bumbu Yang Harus Ia Uleg.
" Sip..." Kata Citra Dan Mengupas Bumbu yang Di berikan Emily.
" Ini semua Di Uleg," Tanya Citra.
" Iya.." kata Emily Yang Sedang Menyiangi Kangkung.
" Nanti Kalo Udah Selesai Kasih Tau Gue," Kata Emily dan Citra Pun Mengangguk.
" Waaah....Aku Bisa Bantu Apa Nih," Kata Raja Senang Saat melihat Ketiga wanita Yang Berbeda Usia Sedang Brkutat Di Dapur..
" Sayang...Apa kau Bisa Mengupas Bawang," Tanya Melati pada Putranya.
" Bantu Kekasihmu Itu, Kasian Dia Dari Tadi Menangis Saat Mengupas Bawang," Kata Melati Kasihan Saat Citra Yang Menangis Karena Mengupas Bawang.
" Apa Mengupas Bawang," Kata Raja Kaget.
" Ayolah Mam, Aku Tidak Mau Nanti Mataku Perih dan Menangis karena Bawang," Kata Raja.
" Lihat...Kekasihku Saja Sampai Seperti itu," Kata Raja Kasihan Pada Citra Yang Menangis.
" Katanya Kau Ingin Membantu," Kata Melati Bingung..
" Hanya Sekedar Basa Basi Saja," Kata Raja Nyengir.
" Kau Ini..." Kata Melati Kesal Pada Putranya.
" Ini Sudah Mil, Bumbunya," Kata Citra Pelan dan Mengusap Air Mata Karena Perih,
Emily Pun Dengan Cekatan Mengambil Bumbu Itu dari Tangan Citra Dan Ia Menggoda Citra Karena Menangis.
Citra Hanya Tersenyum Karena Memang Mengupas Bawang Pasti Akan seperti ini, Ia Memang Sudah Biasa Karena Sering Membantu Mamahnya Memasak Juga,
Emily Pun Mamasukan Bumbu Yang Tadi Di Uleg Citra dan Mengosengnya Di Wajan.
Melati Tak Henti Hentinya Memperhatikan Gerak Gerik Emily Yang Sedang Memasak,
" Sayang... Tante Ingin Sekali Bisa Masak Spertimu, Tapi...Tante Tetep Saja Tidak Bisa," Kata Melati pelan.
" Tante Tingal Lihatin Aja Apa Yang Emily Lakukan, Insyaallah kalo Kita Memang Niat Belajar, Insyaallah Tante Bisa Nanti," Kata Emily Pelan.
" Waduh....Kalo Mamy Yang Masak Nanti Bisa Bisa Bukan Wortel Yang Mamy Potong Malah Tangan Mami Sendiri," Kata Raja Menggoda Mamynya.
" Dan Pasti Masakan Mamy Gak Enak, Mamy Kan Dari Dulu Gak Pernah Masak, Mam," Kata Raja Lagi.
" Kau Lihat Sayang...Belum apa Apa Saja, Tante sudah Di ejek Putra Tante Sendiri," Kata Melati Cemberut pada Emily.
" Makanya Tante Buktikan Pada Putra Tante Yang Sudah Mengejek Tante ini, Kalo Tante Bisa Masak dan Masakan Tante Enak," Kata Emily Pelan Dan melotot Pada Raja Yang Mengejek Mamynya Sendiri Itu.
" Kau Benar Sayang," Kata Melati Tersenyum.
" Berhentilah Mengejek Tante Melati Raja," kata Emily dan melotot pada Raja.
" Aku Kan Tidak Mengejek Mamy, Aku Kan Ngomong Apa Adanya," Kata Raja yang Malah Tersenyum.
" Sudahlah," Kata Melati Pelan.
" Apa Jacky Sudah Bangun Sayang," tanya Melati Lagi.
" Tadi Sih Sudah Mam," Kata Raja pelan.
" Kakak Juga Tadi Nanyain Kamu Emily," Kata Raja Lagi..
" Mendingan Kamu Ke Atas Deh Mil, Aku Takut Nanti Kakak Marah, Soalnya Tadi Dia waktu Cari Kamu, kelihatan Marah," Kata Raja Lagi..
Emily Memperhatikan Jacky Yang Turun Dari Tangga, dan Emily Pun Menghampiri Jacky.
" Apa Tubuhmu Masih Panas Jack," Tanya Emily Pelan dan Menyentuh Dahi Jacky dengan Punggung Tangannya.
" Alhamdulillah ternyata Panasnya udah Turun," kata Emily Senang.
" Itu Karena Perawatan Spesial Darimu Sayang," Kata Jacky Berbisik di telinga Emily, Dan Membuat pipi Emily Merona Malu, karena Mengingat Hal Yang Tadi Ia Lakukan Saat Memberi Minum Obat Pada Jacky Dari Mulut Ke Mulut.
" Anak Mamy Hebat...Sekarang Sudah Berani Meminum Obat, Mamy Senang Sayang, dan Sekarang Kau Terlihat Sehat." Kata Melati Saat Melihat Jacky Ternyata Sudah Mendingan.
" Ini Berkat Emily Mam, Dia Memberikan Obat Dari Mu........" Belum Jacky Melanjutkan Ucapannya, Emily Langsung Membekap Mulut Jacky Dengan Tangannya, Emily Tak Mau Jika Jacky Mengatakan Jujur Pada Semuanya Bisa Bisa Malu Emily Nanti,
" Aku Mengancam Nya, Agar Mau Minum Obat, Iya Kan Jack," Kata Emily Mendelik Pada Jacky Agar Tak Mengatakan Jujur Pada Mamynya.
" Ah...Iya...Kau Mengancamku," Kata Jacky Yang Malah Salah Tingkah Karen Di Tatap Seperti itu Oleh Emily.
Jacky Bukannya Takut Pada Emily Ia Malah Ingin Mencium Bibir Emily Yang Lagi Manyun karena Cemberut itu.
" Sudahlah...Apa pun Yang Emily Lakukan, Mamy Senang, Karena Kau Mau Meminum Obat Sayang," Kata Melati Tak Mau Membesarkan Masalah Di antara sepasang Kekasih Ini.
" Dan Kau Lihat,, Sekarang Kau Sudah Sembuh," Kata Melati Lagi.
" Apa Aku Boleh Membantu," Tanya Jacky Lembut.
" Kamu Kan Baru Sembuh Jack, Lebih Baik Kau Istirahat Saja," Kata Emily Pelan.
" Aku Ingin Membantumu sayang," Kata Jack Di Telinga Emily.
" Bener Kau Ingin Membantu," Kata Emily Lembut dan Jacky Pun Mengangguk.
" Lebih Baik..kau Goreng Ayam Yang Baru Ku ungkep Ini," Kata Emily Menunjuk Wajan Yang Berisi Ayam yang Mau Ia Goreng.
" Hmmmm Boleh," Kata Jacky Dan Ia Pun Menghampiri Emily Yang Berada Di Kompor.
" Apa kau Bisa Menggorengnya," Tanya Emily.
" Tentu saja Bisa," Kata Jacky Dan Dengan Cekatan ia pun Menggoreng Daging Ayam Itu
Emily Dan Yang Lainnya Terkejut Saat Mengetahui Jika Jacky Ternyata Pandai Memasak.
" Kau Bisa Masak Jack," Tanya Emily Pelan dan Menemani Jacky Yang Menggoreng.
" Sedikit," Kata Jacky Ringan.
" Untuk Memberi Kau Masakan Yang Enak, Setelah Menikah Nanti, Aku Bisa Untuk Memasak Masakan Yang Kau Inginkan," Kata Jack Pelan.
Raja Benar Benar Terkejut Saat mengetahui Kalo Kakaknya Ternyata Mau Terjun Ke Dapur.
dengan Sigap Raja Pun Membantu Citra Yang Sedang Mengupas Kentang, Karena Ia tak Mau Kalah Dengan Kakaknya.
" Kau Lihat Sayang..." Kata Raja Pelan.
" Kakakku Benar Benar Berubah Setelah Bertemu Emily Sahabatmu," Kata Raja Lagi dan Ia Membantu Citra yang Sedang Mengupas Kentang.
" Setauku...Kakak Tidak Pernah Terjun Ke dapur secara langsung, Yang Aku tau, Dia Selalu Menyuruh Dan Menyuruh," Kata Raja Yang Benar benar tak Percaya Dengan Apa Yang Kakaknya Lakukan.
" Kalo Begitu Bagus Dong Yang," Kata Citra Tersenyum lembut Pada Raja.
" Berarti Jacky Memang Cocok Untuk Emily,," Kata Citra Lagi.
" Kalo Kita Bagaimana, Apakah Kita Juga Cocok Satu Sama Lain," Kata Raja Pelan.
" Tentu saja," Kata Citra Tersenyum Senang.
" Syukurlah," Kata Raja Pelan.
Emily Terus Saja Memperhatikan Jacky Yang sedang Menggoreng.
" Kau Lakukan Saja Tugas Yang Lainnya Sayang, Yang Ini Biar Saja Akan Menjadi Tugasku," Kata Jacky Pelan.
" Ah Baiklah," Kata Emily Meninggalakan Jacky Yang Sedang Menggoreng dan Menghampiri Melati Yang Sedang Memotong Dan Mengiris Wortel.