EMILY

EMILY
BAG 68



DI RUMAH SAKIT...


" Kau Tau Ja, Sebentar lagi Emily Ulang Tahun Yang Ke 20," Kata Jacky saat Bersama Raja Adiknya.


" Benarkah...Apa Yang Akan Kau Berikan Padanya," Tanya Raja lagi.


" Apa Pun Yang Dia Minta Akan Aku Berikan," Kata Jacky Tersenyum.


" Kau Tau Kak, Kau Sangat Menakutkan Jika Bucin Seperti ini," Kata Raja Merasa Aneh melihat Kakaknya Yang Bertingkah Seperti Ini.


" Kenapa Memangnya Denganku," Kata Jacky Merasa Aneh Melihat Adiknya Berkata Seperti itu.


" Kau Tau kak, Selama Aku Kenal Kakak, Tak Pernah Aku Melihat Kakak Seperti Ini Pada Wanita, Apa Lagi Gadis Seusia Emily," Kata Raja Lagi.


" Kau Tidak Sedang Mempermainkannya Kan Kak," Tanya Raja Menyelidiki Kakaknya.


" Tentu Saja Tidak, Aku Mencintai Emily Lebih Dari apa pun, Kau Tau, aku rela mengorbankan Apa pun Untuknya," Kata Jack pelan.


" Jadi Kau Benar Benar mencintainya.," Tanya Raja pada Jacky.


" Tentu Saja," Kata Jacky Tersenyum.


" Aku Harus Memberinya Kejutan," Kata Jacky lagi.


" Apa Yang akan Kau Lakukan," Tanya Raja Lagi.


" Rahasia," Kata Jacky Tersenyum.


" Baiklah...Jika Kau Tak Mau memberi tahuku, Besok Emily Akan Kemari Bukan," Tanya Raja Pelan.


" Entahlah...aku tidak Tau," Kata Jack tak Tau.


" hmmmmm Jadi Kau Tidak Tau Emily Akan kemari atau Tidak nya," Tanya Raja Lagi.


" Tapi... Kakak bilang Bukan Kalo Kakak Besok Pulang," Tanya Raja Lagi.


" Ya...Tadi sih Aku Sudah Memberi taunya Jika Besok Aku akan Pulang, Dan Aku Juga Sudah Memintanya untuk Membantuku di sini," Kata Jacky Lagi.


" Kau Ini Kak, Emily Kan Kekasih mu Bukan Pengasuhmu," Kata Raja.


" Kenapa Kau Malah Mengatakan itu padanya," Kata Raja Lagi.


" Kau Janjian Ya Sama Emily berkata Seperti itu," Kata Jack Kesal Karena Raja Mengulang Apa Yang Di Katakan Emily Tadi Padanya.


" Janjian Apa Maksud Kakak, Aku tidak Mengerti," Kata Raja Pelan.


" Yang Kau Katakan barusan Sama Seperti apa Yang di Katakan Emily Padaku Tadi," Kata Jacky Lagi.


" Memang Apa Yang Aku Katakan dan Emily Katakan," Tanya Raja,


" Dia Bilang, Dia Seperti Pengasuhku, Padahal dia itu Kekasihku," kata Jack Kesal.


" Hahahhaha Jadi Emily Mengatakan Itu," Kata Raja pelan.


" Makannya Kak, Bersikap Lebih Lembutlah Pada Emily," Kata Raja Lagi.


" Kurang Lembut Apa Aku Padanya," Kata Jack bingung,


" ah iya...Aku dengar Dari Angin...Katanya Kau Dekat Dengan Citra Sahabat Emily, Apakah Itu Benar," Tanya Jack Penasaran Akan kisah Raja.


" Si si siapa Yang Bilang Begitu," Kata Raja Gugup,


" Bukan Siapa Siapa," Kata Jack Pelan.


" aku Hanya Mendengarnya Saja, Apakah Itu Benar," Tanya Jack Lagi.


" Ehm...Itu Kan Bukan Urusan Kakak Aku dekat Siapa," Kata Raja Merasa Malu Karena Ketahuan dekat dengan Citra.


" Memang Bukan Urusan Kakak, Tapi Jika Emily sampai Tau, Kau Mungkin Tidak akan Di biarkan," Kata Jack Lagi.


" Ayolah Kak, Aku Memang Menyukai Emily, Tapi dia Kan Lebih Menyukaimu, Jadi Apa Salahnya Jika Cintaku aku Lampiaskan Saja Pada Citra," Kata Raja.


" Jadi Kau Hanya Menjadikannya Pelampiasanmu saja," Kata Jack.


" Memang Pertamanya Seperti itu, tapi Lama Kelamaan aku Mulai Nyaman Dengannya," Kata Raja Tersenyum.


" Jadi Kau Menyerah Untuk Menyukai Emily," Kata Jacky Lagi.


" Iya...Aku Menyerah," Kata Raja pelan.


" Baguslah...Jika Kau Menyerah," Kata Jacky Lagi.


" Ah Iya Kak, Apa Keahlianmu Masih Ada," Tanya Raja Lagi.


" Maksudmu...Keahlian dalam Hal apa," Tanya Jack Bingung.


" Melihat Hantu, Apa kakak Masih Bisa Melihat Hantu," Tanya Raja Lagi.


" Memangnya Kenapa," Tanya Balik Jacky,


" Tidak Kenapa Napa, Aku Hanya Ingin Tau saja, Apakah Kakak Masih Bisa Melihat Hantu," Kata Raja.


" Tentu saja Aku Masih Bisa Melihat nya," Kata Jack,


" Tapi...Jika Hantu Jahat, Aku Tidak Bisa Melawannya, Karena semua Kekuatan Yang Aku Miliki Tidak Ada Lagi," Kata Jack Pelan.


" Jadi Kekuatan Kakak Tidak Ada," Tanya Raja.


" Iya...," Kata Jack Menghela Nafas Lelah.


" Mungkin Kekuatanku Di Ambil Orang," Kata Jack Lagi.


" Kak...Jika Temanmu Itu Benar Dosen Kami, Bagaimana," Tanya Raja.


" Emily Pasti Dalam Bahaya," Kata Jacky.


" Aku Pernah Membaca Artikel Tentang Kematian Seseorang, Dan Aku Dengar juga Sebelum Mati Orang itu sama Sepertimu Kak," Kata Raja Ketika Membaca Artikel Tentang Kematian Yang Tak Wajar.


" Maksudmu," Tanya Jacky tak Mengerti.


" Kau Bacalah Ini," Kata Raja Saat Memberikan Ponselnya Pada Jacky,


Jacky Pun Membaca Artikel Tetang Kamtian Yang Tak Wajar, Dan Sangat Mirip sekali Dengan Penyakit Yang Di Alami Jacky.


APAKAH PELAKUNYA MASIH KAU...pikir Jacky curiga.


" dan Kebanyakan Yang Sakit Seperti Ini, Orang Yang sama Sepertimu Kak, Bukan Hanya Satu dua atau pun Tiga," Kata Raja Lagi.


" Bahkan Puluhan.." Kata Raja Lagi.


" Menurutmu...Apa Yang Di incar Orang Itu," Tanya Raja.


" Karena Anak Indigo Memiliki Hawa Murni Yang Sangat Suci, Berarti Itu Yang Di incarNya," Kata Jacky Lagi.


" Ah Begitu...Aku Tidak Mengerti," Kata Raja Merasa Bingung.


" Tentu Saja Kau Tidak Mengerti, Karena Hanya Anak Terpilih Yang Akan Mengerti Maksudku," Kata Jacky Lagi.


" haaaah...Aku Lelah Kak, Aku Ingin Tidur lebih Dulu, Tidak Apa apa Kan," Kata Raja Pada Jacky.


" Kalo Begitu...Tidurlah," Kata Jacky dan Membiarkan Adiknya Tertidur.


23 : 00 WIB...


Jam Segini Jacky Belum Bisa Tertidur, Ia terus Saja Memikirkan apakah Darren Yang Melakukan Ini Semua Atau Orang Lain,


Begitu Banyak Anak Indigo Yang Mati atau Koma Namun Ujung Ujungnya Mati Juga, Bahkan Ada Yang Menjadi Gila..


Jacky Terus Saja Memikirkan Jika Memang Yang Melakukan Semua Ini adalah Darren Yang Sama Yang Melakukan Padanya, Berarti Emily Memang Benar Benar Dalam Bahaya, Begitulah Pemikiran Jacky Saat Ini..


" Kau Sedang Memikirkan Apa, Sampai Jam Segini Belum Tidur," Kata Pampam Yang Tiba Tiba Saja Berada Di Sana.


" Pampam.." Kata Jack Kaget Saat Melihat Pampam Yang Tiba Tiba Ada Di sana.


" Jadi Benar Kau Sudah Ingat, Bahkan Kau Ingat Padaku," Kata Pampam Pelan.


" Tentu saja Aku Ingat Padamu, Bukankah Kau Teman Masa Kecil Emilyku," Kata Jacky lagi.


" Hahahha Syukurlah kalo Kau Ingat," Kata Pampam Senang.


" Bagaimana Kabarmu," Tanya Pampam dan Mendekati Jacky.


" Kabarku Baik," Kata Jacky pelan.


" Bagaimana Kabarmu," tanya Jacky Lagi.


" Aku Baik Baik Saja," kata Pampam Pelan.


" Syukurlah," Kata Jacky Senang.


" Apa kau Tau Jika Emily Sebentar lagi Ulang Tahun," Tanya Pampam lagi.


" Tentu saja Aku Ingat," Kata Jack dan Menyebutkan Tanggal Lahir Emily.


" Jadi Kau Memang Benar Benar Kembali Jack, Selamat Datang Kembali," Kata Pampam Pelan.


" Terimakasih," Kata JAcky.


" PAM..tolong Jaga Emily di Apartemennya," Kata Jack.


" Apa Kau Merasakan Hal Yang Aneh Juga Di sana Jack," Tanya Pampam Penasaran Karena Jack Berkata Seperti itu Padanya.


" Aku Hanya takut, Emily dalam Bahaya saja," Kata Jacky,.