
BEBERAPA HARI KEMUDIAN....
Emily....Emily....Emily..." Panggil Kemuning Tergesa Gesa Sehingga Tak Sengaja Berteriak Karena Cemas..
" Ada apa...Kenapa Kau Berteriak Seperti itu," Kata Emily Kesal Karena Mendengar Suara Kemuning Yang Ternyata Cempreng...
" Gawat Gawat... Mbah Reso, Dia Akan Menyerangmu," Kata Kemuning Khawatir Pada Emily,
" Biarkan Saja," Kata Emily Ringan..
" Jika Dia Mau Menyerangku, Aku Tinggal Balik Menyerangnya bukan," Kata Emily pelan.
" Kau Ini...Aku serius....Dia Akan Menyerangmu, Aku Mengatakan Padanya Ingin Terbebas Dari nya," Kata Kemuning.
" Dan Dia Bertanya Padaku, kenapa Aku Ingin Terbebas Darinya...Dan Aku Mengatakan Aku Ingin Berubah Baik dan Tidak Mau Mengerjakan Hal Buruk Seperti itu lagi.." Kata Kemuning Penjang Lebar.
" Namun Dia Malah Marah Padaku, Dan Berkata Jika Aku Tidak Menemukan Orang Yang Hebat Lebih darinya, Aku Tidak akan Pernah bisa Bebas Darinya," Kata Kemuning lagi.
" Karena Aku Benar Benar sudah Lelah, Aku Mengatakan Padanya Kau Yang Akan Menjadi Tuanku," Kata Kemuning Cemas.
" Maafkan Aku Emily, Karena Perkataanku Kau Dalam Bahaya," Kata Kemuning Cemas.
" Tidak Apa apa," Kata Emily yang Malah Tersenyum.
" Jika Aku Bisa Membebaskanmu, Aku Akan Membebaskanmu," Kata Emily Pelan.
" Tapi Apa Kau Tidak Akan Kenapa Napa Nanti," Tanya Kemuning Lagi..
" Kau Tenang Saja, Aku Masih Punya Pampam Yang Bisa Melindungiku," Kata Emily Lagi.
" itu Benar," Kata Pampam Yang Tiba Tiba Saja Nongol.
" Kau Tenang Saja, Aku Juga Pasti Akan Menjaga Emily, Dan Kalo Aku bisa Membantumu Aku Akan Membantumu," Kata Pampam lagi.
" Terimakasih..." Kata Kemuning Pelan.
" Kata Mbah Reso Dia Akan Menyerangmu Malam Ini," Kata Kemuning.
" Apa Pun Yang Terjadi Aku Akan Tetap Membantumu, Dan Jika Perlu, Aku akan Melawannya," Kata Kemuning Lagi.
" Kau Tenang Saja, Jika Memang Mbah Reso Mau Menyerangku, Aku Juga Akan Melawannya, Tidak Mungkin Kan Aku Tetap Diam Jika Ia Menyerangku," kata Emily Tersenyum.
" Kau benar Emily," Kata Kemuning,
" Aku Hanya Takut, Kau Kenapa Napa, Bagaimana Jika Dia Bisa Menyakitimu," Kata Kemuning Lagi.
" Kau Meremehkan Keturunan Sang Ratu, Apa kau belum Pernah Dengar, Jika Putri Galuh Adalah Penguasa Alam Dunia," Kata PamPam lagi.
" Mahluk Alam dunia tidak Akan Pernah Bisa menyentuh Sang Ratu alam Dunia," Kata Pampam Lagi.
" kau Tau betul Bukan Apa itu Artinya," kata Pampam Lagi.
" Siapa pun Mahluk Hidup Alam Dunia Tidak Akan Pernah Bisa Meyentuh sang Ratu, Apa Lagi Sang Putri Ratu Adalah Pemilik Atau Penjaga Alam Dunia Ini," Kata Pampam Lagi.
" Syukurlah...Aku Hanya Takut Akan Terjadi Apa apa Pada Emily," Kata Kemuning Cemas.
" Kau Tenang Saja, aku Yakin Kan Padamu, Tidak Akan Pernah Terjadi Apa apa pada Emily," Kata Pampam Lagi..
" Kau Tenang Saja Kemuning....Aku Pasti akan Baik Baik Saja, Allah Pasti Akan Membantuku juga," kata Emily pelan dan Kemuning Pun Mengangguk mengerti.
" Baiklah Sekarang Aku Pergi Dulu, Aku Akan memantau Pergerakan Mbah Reso Itu lagi," Kata Kemuning pelan.
" apa Yang Harus Aku Lakukan PAM," Tanya Emily bingung saat Sesudah Pekergian Kemuning,
" Lakukan.... Kau Tidak Perlu Melakukan Apa Pun, Kau Tinggal Tunggu saja, Jika Mbah Reso Menyerangmu, tubuhmu Dengan Sendirinya Pasti Akan Lebih dulu Tau," Kata PamPam Lagi.
" ah...Begitu,? jadi Menurutmu aku Tinggal Diam Tak Melakukan Apa Pun, seperti itu," Kata Emily lagi.
" ya....Tidak Seperti itu Juga, Intinya Kau Harus Meminta Bantuan pada Tuhanmu, Bukankah Dia Lebih Bisa Di Andalkan, Dari Pada aku, Kau Hanya Tinggal Meminta Apa Pun Padanya," Kata Pampam.
" karena Dia Zat Yang Maha Mengetahui Segalanya," Kata Pampam Lagi.
" kau Benar, Aku tinggal Meminta Padanya Agar Melindungiku dari Orang Orang Yang ingin Zolim Padaku," Kata Emily Lagi.
" tentu... tapi,,, Kita Harus Melaksanakan Semua Kewajibannya Terlebih Dahulu, Percuma Meminta, Tapi Kita Sama Sekali tak Memenuhi Kewajiban kita padanya," Kata Pampam Lagi.
" Kebanyakan Manusia Hanya Meminta Pada Tuhannya namun Dirinya Tak Pernah Memenuhi Kewajibannya, Padahal Tuhan Meminta Kita hanya Untuk Beribadah Padanya,dan Itu Juga Tidak Lama," Kata Pampam Penjang Lebar.
" iya... Kebanyakan Manusia Di Dunia Ini Semua Egois, Hanya Mementingkan urusannya Sendiri saja," Kata Emily.
" Kau Benar PAM, Kebanyakan Manusia Hanya Bisa Meminta, Namun Tak Bisa Melakukan Perintah Tuhan Padanya." Kata Emily lagi.
" itulah... Egoisnya Manusia," Kata Pampam pelan.
" Sekarang... Jika Kau Nanti selesai Sholat Magrib, Berzikirlah," Kata PamPam dan Emily Pun Mengangguk.
" Pasrahkan Semua Pada tuhanmu, Nanti Dia Akan memberikan Jawabannya Padamu Lewat Mahkluk Lainnya," Kata PamPam lagi.
Emily pun Mengangguk,
MALAM HARINYA...
23 : 30 WIB...
Emily terus Saja Berzikir, ia Merasa Aneh Dengan Semua Hawa Yang Ada Di Tubuhnya..
Namun Emily Tetap Pokus Berzikir Meminta Perlindungan Dari Tuhannya.
tak Lama Ada Bola Api Memasuki Apartemen Emily, Dengan Sigap Ia Menangkis Bola Api Itu dengan Tangan Kosong sebelum Mengenai Tubuhnya...
" berhati Hatilah," Ucap Pampam Tiba tiba Ada Di Belakang Emily.
Emily Pun Kembali Duduk Bersila, Tiba Tiba Raganya keluar dari Tubuhnya.
" Kita Harus Lawan," Kata Pampam.
" Apa Kau Siap," tanya Pampam Lagi.
" Tentu...siap Tak siap Aku Harus Melawannya Bukan, Karena Tidak Punya Pilihan Lain Selain Melawannya," Kata Emily.
Emily Pun Keluar Apartemennya dan Di bawa Pampam Entah Kemana,
ketika Emily Melihat Ada Seseorang Yang Sedang Berkelahi Emily Dan Pampam Pun Melihatnya.
" dia Berada Di sana," Kata Pampam Menunjuk Sosok Nenek Tua Yang Sedang Menyerang Kemuning.
" Jadi...Dia Mbah Reso," Tanya Emily Bingung.
Pampam pun Mengangguk,
" Jangan Meremehkan Dia, Walaupun Sudah Tua, Ilmu Hitamnya Sangat Tinggi, Kau Harus Berhati Hati," Kata Pampam lagi.
Ketika Emily Melihat Kemuning Kalah Emily Pun Turun Dan Melerai...
" Hentikan," Kata Emily Melerai Keduanya...
" Emily...Kenapa Kau Kesini," Kata Kemuning Cemas Melihat Emily Malah Berada Di sana,
padahal Kemuning Sengaja Melawan Mbah Reso Karena Takut Mbah Reso Melukai Emily, Nilam Pun Menyerang Mbah Reso Namun kekuatan Ilmu Hitam Mbah Reso Sangatlah Kuat Sehingga Kemuning Masih Saja Kalah.
" Hah....Jadi Bocah Ingusan Ini Yang Ingin Kau Jadikan Tuan Mu Hah," Kata Seorang Nenek Tua Yang Memegang Kepala Kemuning Karena Berusaha Melawan Mbah Reso,
" Lepaskan Dia Nenek Tua," Kata Emily Tegas.
" Hahhahahaha....Lepaskan, Dia Sudah Berani Melawanku, Mana Bisa Aku Lepaskan," Kata Mbah Reso Malah Tertawa Mendengar Emily Berkata Seperti itu.
" Kau Juga Yang Telah Membuatnya Membangkang Terhadapku, Kalian Berdua Harus Mati Di Tanganku," Kata Mbah Reso Murka.
Dengan Secepat Kilat Mbah Reso Mengeluarkan Ajian Yang Emily Kenal.
Dengan Sigap Emily Melawan Ajian Itu Dengan Ajian Perlawanan,
" Ajian Pancasona, Tidak Bisa Kau Gunakan Dengan Memakai Ilmu Hitam," Kata Emily.
" Itu Bisa Mencelakai Dirimu Sendiri," Kata Emily Lagi.
" Dari Mana Kau Tau, Aku pakai Ajian Pancasona," Kata Mbah Reso Bingung Karena Ternyata Emily Bisa Tau Ajian Yang ia pakai...