
" Apa Kau Begitu Menyayangi Pampam Sebegitunya," Tanya Jack Pelan.
" Apa...apa yang Kau Bicarakan Jack,kenapa Kau Berkata Begitu," Tanya Emily Balik.
" Aku Bingung... Sebenarnya hubungan di antara Kalian Itu Apa, Kenapa Kau Begitu Mencemaskan Pampam Sebegitunya.." Tanya Jacky lagi...
" Aaaah....Kau Pasti cemburu Kan Jack." Kata Emily Tersenyum.
" Aku Tidak Cemburu... Aku Hanya Ingin Tau Kenapa Kau Begitu Menyayangi Pampam," tanya Jack.
" saat Aku Masih Kecil...Pampam lah Yang Selalu Menemaniku, Dan Di saat aku Tak Punya Teman..Pampam Juga Lah Yang mau Berteman Denganku jadi Apa salahnya..kalo aku Begitu Menyayangi Sahabat Dari Kecilku," Kata Emily pelan.
" Karena Dia Yang selalu Menjagaku dari Kecil Hingga Sekarang," Kata Emily lagi.
" Aaah Jadi Pampam Ini sahabat Sedari kecil Kamu," tanya Jack Pelan.
" Iya...Pampam...Bukan Hanya Sahabat,, Bahkan Ia Seperti Kakak Bagiku," Kata Emily lagi.
Jack Pikir Emily Menyukai Pampam. ternyata Pemikiran Jack Salah..Emily dan Pampam Hanya Sebatas Teman Saja,,
" Besok Mamah Mau Kesini," Kata Emily Pelan.
" Benarkah...Lalu Aku Harus Berbuat apa," Tanya Jack Lagi.
" Kau Harus Berbuat apa..." Tanya Emily Balik.
" Kau Kan Tidak Terlihat Jack.. Jadi Kau Tidak Harus Berbuat Apa apa," Kata Emily Tersenyum.
Jack Pun Tersenyum Balik Pada Emily,
" Aku lupa...Kalo Hanya Kamu Yang Bisa Melihatku," Kata Jack Malu..
" Sebentar Lagi Juga Kau Akan Bisa Di lihat Orang," Kata Emily Lembut..
" Aku Tidak Tau...Bagaimana Kalo Kita Gagal," Tanya Jack Lagi..
" Kenapa Kau Malah Berkata Seperti Itu, Aku Yakin Kau Akan Kembali Pada Tubuhmu," Kata Emily pelan.
" Makannya Kita Harus Terus Mencoba Sampai kau Bisa Masuk Kedalam Tubuhku," Kata Emily Lagi..
" Tapi...Kau Janji Kan..Kau Tidak Akan Meninggalkanku, Bahkan Jika Aku Kembali pada Tubuhku..kau Tidak Akan Melupakanku Kan," kata Jack Lirih..
" Tentu Saja...Aku Berjanji," Kata Emily pelan.
" Baiklah...Sekarang Kita Coba belajar Lagi...Aku benar Benar Tak Sabar Ingin Segera Kembali Pada Tubuhku, Dan Menikahimu," Kata Jack Tersenyum.
" Kau...Ini...Memang Nya Siapa Yang Mau Menikah Dengan Mu," Kata Emily Pelan.
" Aku Kan Masih Umur 19 tahun,, Lagi Pula Tidak Mungin Papah Juga Mengijinkanmu Untuk Menikahiku," Kata Emily Tersenyum..
" Kau Tau....Aku Orang Terkaya Di Kota Ini,, dan Papahmu Pasti Juga Tau Siapa Aku," Kata Jacky Pelan dan Sedikit Sombong.
" Cih...Papahku Juga Orang Kaya...Kalo Kau Ingin Tau," Kata Emily Tak Mau Kalah.
" Lihat... Apartemen Mewah Ini Saja Papah Mampu Membelikannya untukku," Kata Emily Lagi..
" Kau Benar Juga.... Berarti Aku Bukan Orang Pertama kalo Begitu," Kata Jack serius.
" tapi.....aku Tidak Perduli...Aku Menyukai Putrinya, dan Aku akan Berusaha Mendekati Papahmu Terlebih Dahulu," Kata Jack Lagi..
Emily Hanya Tersenyum Mendengar Apa Kata Jack...Emily Tak Mau Merusak Mimpi Mimpi Jack Nanti.
KE ESOKAN HARINYA.....
" Mamah Tidak Tau Kalo Ternyata Ada Hantu Juga Yang Tinggal Di Apartemen ini," Kata Mamah Emily Setelah Beberpa Menit Lalu dan Mamah Emily Datang Bersama Citra Sabahat Emily.
Emily Menceritakan pada Mamahnya tentang Jack Yang Tinggal Di Apartemen ini..Dan Emily Juga Menceritakan Semua Bagaimana Jack Berada Di Apartemennya.
" Dia Bukan Hantu Mah...Tapi Korban Pemisah Jiwa," Kata Emily Lagi.
" Itu Betul Tante...Apa Lagi Jacky Sangat Tampan, Iya Kan Mil," Kata Citra Antusias.
" Benarkah Sayang..Apa Menurutmu Hantu Ini Memang Tampan Sayang," Tanya Mamah Emily pelan. Jacky Tersenyum Mendengar Citra Atau Pun Mamah Emily Bilang Kalo Dirinya Memang Tampan.
" Dia Memang Tampan Mah,," Kata Emily pelan.
Jack Yang mendengar Emily Berkata Seperti itu Hanya Tersenyum Padanya..
" Aaaah...Kalo anak Mamah Bilang Begitu, Berarti Hantu Ini Memang Tampan," Kata Mamah Emily Tersenyum.
" Apa dia Masih Ada Di sini Sayang," Tanya Mamah Emily Lagi..
" Iya...Dia Masih Ada Di sini, " Kata Emily Pelan.
" Namanya Jacky Mah, Tapi ..Jacky Baik Kok Mah,dia Juga Tidak Menggangguku," Kata Emily Lagi.
" Terimakasih Nak Jacky, Kau Tidak Mengganggu Putriku," Kata Mamah Emily Pada Jacky.
" Jacky...Perkenalkan Ini Mamahku," Kata Emily Memperkenalkan Jacky Pada Mamahnya.
" Hai Tante...Tante Tenang Saja Aku Tidak Akan Menganggu Putri Tante," Kata Jack Lembut.
" Jacky Bilang...Jacky Tidak Akan Mengganggu Aku Mah, Jadi Dia Bilang Mamah Tenang Saja," Kata Emily Lagi...
" Terimakasih Nak..." Kata Mamah Emily Pelan.
" Mah...Apa Mamah Kenal Sama Om Dirga Pratama Dan Tante Melati," Tanya Emily lagi.
" Dirga Pratama...Mamah Pernah Dengar..mungkin Kamu Harus Tanya Sama Papahmu Nanti sayang,, Mamah Tidak Terlalu Kenal Memang Mamah Pernah Mendengar Nama Itu,, Tapi Papahmu Pasti Lebih Tau Sayang," Kata Mamah Emily.
" Sayang...setau Mamah Bukankah Pemisah Jiwa itu Orang Yang Di pisahkan Dari Raganya," Tanya Mamah Emily. dan Emily pun mengangguk Menjawab Apa yang di tanyakan Mamahnya..
" Jadi...Jacky Di pisahkan Dari Raganya....Berarti ada Yang Menginginkan Jacky Meninggal," Tanya Mamah Emily Mencoba Menebak Nebak.
" Jika Jiwanya Di sini, Berarti Raganya Ada Di mana Sayang," Tanya Mamah Emily bingung.
" Raga Jacky Ada Di Rumah Sakit Mah..Dan Mamah Jacky Bilang, Jacky Masih Hidup, Emily dan Citra Saja Lihat Langsung Bagaimana Jack Yang Masih Hidup.," Kata Emily Lagi.
" Berarti... Nak Jacky Memang Masih Hidup Sayang," Tanya Mamah Emily Lagi
" Iya...Jacky Memang Masih Hidup Mah, Dan Aku Akan Mencoba Membantunya Kembali Pada Tubuh Aslinya," Kata Emily Pelan.
" Apa Kau Yakin Kau Bisa Melakukannya Sayang,Apa Tidak Akan Terjadi Sesuatu Padamu Nanti Sayang," Tanya Mamah Emily Lagi.
" Emily Juga Tidak Tau Mah, Tapi...Kita Coba Saja...Apa Salah nya," Kata Emily Lagi.
" Kau Benar Juga Sayang...Kalo Perlu Apa apa..Kamu Tinggal bilang Mamah Atau Pun Papah, Kau Mengerti Sayang," Kata Mamah Emily.
" Mamah Tenang Saja..Jika Emily Memang Butuh Bantuan Mamah Atau Pun Papah..Emily Akan Langsung Bilang Nanti," Kata Emily Lagi.
" Iya...Tante Tenang Saja, Citra Pasti Akan Selalu Membantu Emily Tan," Kata Citra Pelan.
" Terimakasih Sayang.." Kata Mamah Emily Lembut.
Tak Lama Bell apartemen Emily Berbunyi...
Emily Pun Membuka Pintu Apartemennya.
" Tante Melati..." Panggil Emily Kaget saat Melihat Mamah Jack Berada Di Depan Pintu Apartemennya..
" Maaf Sayang...Tante Tidak Bilang Bilang dulu Mau Kesini," Kata Mamah Jack Lembut.
" Apa Tante Mengganggu mu sayang," Tanya Mamah Jack Lagi..
" Tidak Kok Tante...Kebetulan Di dalam Ada Mamah Juga, Ayo Masuk Tante," Kata Emily Dan Mengajak Mamah Jack Masuk..
Terimkasih buat yang masih setia baca novel ini...maaf ya kalo cerita dan tulisannya berantakan, jangan lupa like,vote dan komennya ya...tapi jangan di bully ok...
Salam sayang selalu dari author 😘