
DARREN....
Darren Arya Kusuma, Ialah Anak Dari Arya Kusuma Dan Ema Tania,
Darren Adalah Anak Pertama Arya Kusuma, Darren Juga Memiliki Seorang Adik Perempuan, Dan Arya Kusuma hanya Mempunyai Dua Anak,
Kekayaan Arya Kusuma Masih Bisa Di bilang Sama Dengan Apa Yang Dimiliki Adam. Namun Adam Jauh Lebih Unggul dan Lebih Kaya Dari Arya.
Darren Adalah Anak Indigo Yang Sama Seperti Emily dan Juga Jacky, Namun Kekuranganya Ialah Ia memiliki Penyakit Yang Sangat Langka, Dan Dokter Mengatakan Kalo Umur Darren Tak akan Pernah Sampai 25 tahun Karena Penyakitnya itu, Begitulah Prediksi Dokter Saat Itu.
Namun Setiap Umur Manusia Tidak Ada Yang Mengetahuinya. Begitulah Pemikiran Darren Saat Itu,
Darren Tetap Semangat Walau Tau Dirinya Tidak akan Berumur Panjang...
Darren Berteman Dengan Jacky Saat Masih duduk di Bangku SMP, Jack Dan Darren Berteman Baik Sekali, Sekolah Bersama Dan Sampai Kuliah Juga Bersama,
Jacky dan Darren Adalah Dua Orang Yang Sangat Berprestasi Namun Keduanya Sangat Nakal Dan Kasar ketika sekolah, Bahkan Menjadi Geng Yang Di Takuti ketika Masih Sekolah,
Sampai Keduanya Kuliah, Jacky dan Darren Selalu Bersama Sama...
Sampai ketika Dimana Darren Menyukai Seorang Wanita Yang Begitu Cantik, Namun Wanita Itu malah Menyukai Jacky,
Berbagai Cara Darren Lakukan Untuk Mendekati Wanita Pujaannya, Namun Sedikit pun Wanita Itu tak pernah Meliriknya.
Ketika Darren Tau, Bahwa Wanita Pujaannya menyukai Laki Laki Lain, bahkan Sahabatnya Sendiri yang di sukai Wanita Itu, Darren Tak Marah sedikitpun, Dan Malah Meminta Jacky Beracaran saja dengan Wanita Yang Ia Sukai, Karena Tidak Mungkin Baginya Untuk Berpacaran Nanti Dengan Wanita Yang Ia Sukai, Karena Darren Tau Betul Nasibnya Bagaiamana,,
Ketika Jacky Dan Darren Tersesat Di waktu Kamping Darren Sengaja Mengorbankan Dirinya, Karena Menurutnya Jacky Masih Bisa Menjalani Hidupnya,
Berbeda Dengannya...Darren Sama Sekali Tak Bisa Memikirkan Apa apa, Justru Darren Malah Berpikir Mati Sekarang Apa Bedanya Dengan Mati Nanti, Toh Ia Akan Mati Mati Juga, Begitulah pemikiran Darren Saat Itu.
Namun Tuhan Berkehendak lain, Darren Di Selamatkan Oleh Seorang Kakek Tua Yang Bernama Mbah SugioHarupat, Yang Biasa Di Panggil Mbah Harupat...
Mbah Harupat Menolong Darren Yang Saat Itu Masih Hidup,
Mbah Harupat Bukanlah Orang sembarangan. Ia Memiliki Ilmu Hitam yang sangat Tinggi,
Bahkan Mbah Harupat tau jika Darren Tak akan Bisa Hidup Lama, Dan Mbah Harupat Juga tau kalo Darren Bukan Anak Biasa.
Karena Merasa Sayang Dengan Bakat Yang Di miliki Darren Mbah Harupat pun Menyembuhkan Darren Terlebih Dahulu.
Setelah Darren Sembuh, Mbah Harupat Menyuruh Anak Buah Nya Untuk Masuk Kedalam Tubuh Darren.
" Menyatulah Kau Dengan tubuh Anak ini," Kata Mbah Harupat memerintah Pada Anak Buahnya..
Dan Dengan Patuh Ia pun Masuk Kedalam Tubuh Darren,
" Kenapa Mbah Memasukan Jin Kedalam Tubuhku," Tanya Darren pelan.
" Kau Memiliki Penyakit Yang Sangat Aneh, Hanya Dengan Cara Ini Kau Akan Bertahan Hidup," Kata Mbah Harupat.
" Lalu...Apa Yang Harus Aku Lakukan, Mbah, Saya Ingin Sembuh Total, dan Saya Tidak Ingin Mati," Kata Darren Lagi.
" Ada Satu Cara Agar Kau Bisa Lebih Cepat Sembuh," Kata Mbah Harupat Pelan.
" Apa Itu Mbah," Tanya Darren Pelan.
" Kau Harus Menyerap Energi Anak Indigo Sebanyak 50 Orang," Kata Mbah Harupat Pelan.
" Jika Kau Melakukannya, dan Menyerap Hawa Murni Anak Indigo Sebanyak 50 orang, Kau Akan sembuh Sepenuhnya, dan Anak Buahku Tak Akan lagi Berada Di Dalam Tubuhmu, Untuk Sementara Biarkan Ia Didalam tubuhmu terlebih Dahulu," Kata Mbah Harupat Pelan.
" Dan Penyakitmu Itu Akan Menghilang, Berlahan Lahan, Bahkan Penyakitmu Itu Akan Binasa dengan Hawa Murni anak Indigo," Kata Mbah Harupat pelan.
" Apa Mereka Tidak Akan Kenapa Napa," Tanya Darren,
" Kebanyakan Mereka Akan Mati Suri, Atau Koma, Dan Bahkan Bisa Mati," Kata Mbah Harupat lagi.
" Mati..," Kata Darren Tak Percaya.
" Iya...Jika Kau Ingin hidup, kau Harus Mengorbankan Hawa Murni Anak Indigo," Kata Mbah Harupat.
" Bukan Hanya Sembuh, Kau Mungkin Akan Lebih Hebat Dari Sebelumnya," Kata Mbah Harupat.
" Karena Hawa Murni Anak Indigo Bisa Membuatmu Kuat dan Bahkan Lebih Kuat Lagi Untuk Menghadapi Semua Lawan Lawanmu Nanti," Kata Mbah Harupat.
" Karena Hawa Murni itu, Bisa Membuat Tubuhmu Sembuh Semula, Bahkan Dengan Hawa murni, Kekuatan Yang Kau Miliki Dulu Akan Lebih Tinggi," Kata Mbah Harupat Lagi.
" Bagaimana Caranya Aku Mengetahui Jika Seseorang Memiliki Hawa Murni," Tanya Darren.
" Tanya Pada Aslan, Dia Tau Bagaimana Ciri Ciri Hawa Murni," Kata Mbah Harupat Lagi
" Aslan...Siapa Dia," Tanya Darren Bingung.
" Keluarlah Aslan. Dan Perkenalkan Dirimu Pada Majikanmu Yang Baru, Mulai Sekarang Pria Ini lah Yang akan Menjadi Majikanmu, Kau Harus Patuhi Dia dan Menurut Padanya,," Kata Mbah Harupat Pada Bawahannya Yang Bernama Aslan.
Aslan Pun Keluar Dari Tubuh Darren, Dan Memperkenalkan dirinya pada Darren.
Sejak Saat Itu lah Darren Dan Aslan Menjadi teman bahkan Sahabat.
Ketika Darren Kembali Ke Tempat Tinggalnya, Darren Tinggal jauh Sekali dari Kehidupan Yang Ia Kenal, dan Orang Orang Yang Mengenalnya, Darren Bahkan Sengaja Tidak Menemui Mamah Atau pun Ayahnya, Bahkan Darren Berkata " Biar Saja Jika Ia Di Anggap Mati, Mungkin Ini Lebih Baik," Begitulah Pemikiran Darren Saat Itu.
Tiga Tahun Berlalu Kehidupan Darren Mulai Membaik, Dengan Ia Mengajar Di Kampus Kampus Ternama,
Hampir Setiap Tahun Darren Mengambil Hawa Murni Anak Indigo,
Ketika Ia Melihat Jacky,
dan Aslan Mengatakan Kalo Hawa Murni Yang Di Miliki Jacky Sangatlah Tinggi.
Darren Pun Beberapa kali Memikirkan Harus Tidak Nya Mengambil Hawa murni Yang Di miliki Jacky, Karena Jacky Sahabatnya,
Namun Pemikiran Darren Yang selalu Menolak, Darren pun Mencari Hawa Murni Yang Lain Saja, karena Tak Mungkin Jika Ia Harus Mengambil Hawa Murni Milik Jacky.
Aslan Yang Menginginkan Hawa murni Yang Di Miliki Jacky, Berusaha Meyakinkan Darren Untuk Mengambil Hawa Murni Milik Sahabatnya Itu,
" Jika Kau Tidak Ingin Temanmu Mati, Maka Pindahkan Saja Jiwanya," Kata Aslan Saat Itu.
" Apa Dia Akan Baik Baik Saja Jika Aku Memindahkan Jiwanya," Tanya Darren pelan.
" Tentu Saja, Cuma Temanmu Akan Mati Suri," Kata Aslan.
" Maksudmu, Koma," Kata Darren Tak Percaya.
" Ya...Tapi...Paling Tidak temanmu Itu Tidak Mati," Kata Aslan Lagi.
" Jika Kau Ragu...biar Aku Saja Yang Melakukannya," Kata Aslan lagi.
" Bukan Kah, Itu Juga Demi Kesehatanmu Sendiri," Kata Aslan Lagi.
Karena Hawa Murni Jacky Begitu Besar Dan Menggoda Membuat Aslan Melakukan Apa Pun untuk Mendapatkannya, Bahkan Aslan Sendiri Yang Memasuki Tubuh Darren Untuk Mengambil Hawa Murni Yang Di Miliki Jacky Sendiri, Dan Aslan Sendiri Yang Mengambil Jiwa Jacky Dan Memindahkannya Pada Botol Pemisah Jiwa