EMILY

EMILY
BAG 79



" Mel...Dimana Jacky, Kenapa Dia Tidak Ikut, Ini Kan Perayaan Ulang Tahun Emily, Seharusnya Dia Ada di Sini, bukan Kah Jacky Kekasih Atau Pacar Emily," Tanya Kiona Pelan.


" Aaah...iya...Emily dan Jacky Memang Memiliki Hubungan Yang Spesial," Kata Melati Senang.


" Jacky Terlambat Karena Sedang Menyiapkan Sesuatu Untuk Emily Nanti," kata Melati Berbisik.


" Ah Begitu Rupanya," Kata Kiona Ikut Berbisik.


" Nanti Juga Kemari Dia," Kata Melati Senang.


" Aku Pikir Dia Tidak Akan Datang," Ucap Kiona Cemas.


" Kau Tenang Saja Kio, Aku Tau Betul Putraku, Dia Benar Benar Sangat Mencintai Putrimu," Ucap Melati Berbisik,


" Apa Adam Tau Kalo Emily Dan Jacky Berpacaran," Tanya Melati Lagi.


" Suamiku Belum Tau Mel, Aku Tidak Tau Dia Suka Apa Tidaknya Nanti Pada Jacky, Karena Mereka Belum Pernah Bertemu," Ucap Kiona Was Was.


" Maksud Kalian Putramu, Dan Putrimu Mempunyai Hubungan," Tanya Talia Pada Kiona Dan Melati Bersamaan,


Kiona Dan Melati Pun Mengangguk Menjawab Pertanyaan Talia.


" Aku Pikir, Adam Mengundang Kami Untuk Memperkenalkan Thomas pada Putrimu," Kata Talia Bingung.


" Karena Kata Adam,putrinya Itu belum Punya Kekasih," Ucap Talia Lagi.


" Dan Aku Pikir Emily dan Thomas Sangat Cocok Satu Sama Lain," Kata Talia Lagi.


" Dan Aku Juga Sangat Menyukai Emily," Kata Talia.


" Aku Tau...Tapi Kan Kita Tidak Bisa Memaksakan Kehendak Putra Putri Kita Bukan, Biarlah Mereka Pilih Sendiri, Mana Yang Terbaik Untuk Mereka," Kata Kiona Lembut.


" Aku Tau Kau Menyukai Emily, Jika Aku Harus Mengatakannya, Aku juga Pernah Meminta Emily Untuk Menjadi Putriku Pada Kiona, Benarkan Kio," Kata Melati, Dan Kiona Pun Tersenyum.


" apakah Seperti Itu, aku Pikir Hanya Aku Yang Menyukainya,, aku Minta Maaf,? Aku sampai Tidak Memikirkan Perasaan Putra ku dan Putrimu," Kata Talia Minta Maaf.


" Tidak Apa apa," Kata Kiona Tersenyum.


" Kita Hanya Bisa Memasrahkan Semua Pada Kehendak Tuhan," Kata Kiona Lagi.


" Jodoh Atau Tidaknya Itu Tuhan Yang mengaturnya," Ucap Kiona Lagi.


Ketiga Wanita Itu pun Memperhatikan Emily, Akila, Raja, Dan Thomas Sedang Mengobrol Bersama, Sedangkan Citra Malah Membantu Memasak di dapur, Karena Citra Ingin Membuat Makanan Yang enak Untuk Emily Sahabatnya.


" Ah Iya Thomas, Selama Ini Kau Tinggal Dimana," Tanya Akila Penasaran.


" aku...Aku Tinggal di Korea," Kata Thomas.


PANTAS SAJA STYLENYA AGAK KE KORE KOREAAN, pikir Akila Saat Memperhatikan Gaya Dan Busana Thomas.


" Kau Kuliah DiSana," Tanya Raja Yang Ikut Penasran.


" Iya.. Aku Tinggal dan Kuliah DiSana,," Kata Thomas Pelan.


" Di sini Aku Sedang Liburan, Menemui Papah Dan Mamahku," Kata Thomas.


" Apa Kau Anak Tunggal Thom," tanya Emily Penasran.


" Tidak...Aku Anak Kedua Dari Dua Saudara," Kata Thomas Senang Karena Di Tanya Emily.


" Lalu Dimana Kakakmu," Tanya Akila Yang ikut Penasaran.


" Kakakku Sudah Meninggal," Kata Thomas Pelan.


" Ah Maaf, Kami Tidak Tau Kalo Kakakmu Sudah...." Kata Emily Meminta Maaf Dan Tak Melanjutkan Perkataannya.


" Tidak apa apa, Mungkin Itu Yang Di Inginkan Kakakku, Karena Dia Sendiri Yang Memilih Untuk Mati, dan Malah Menyelamatkan Temannya Untuk tetap Hidup," kata Thomas Seperti menahan Amarah.


" Ah Begitu," Ucap Akila, Raja, Emily Barengan dan Tidak Mengerti Kenapa Thomas Semarah Itu.,.


" Emily Dimana Citra, Kenapa Gue Gak Lihat Dia Dari Tadi Ya," Ucap Raja Mengalihkan Pembicaraan.


" Citra Lagi Masak, Dia kan Paling Seneng Masak, Apa Lagi Ini hari Ulang Tahun Gue, Pasti Citra Mau Bikin Makanan Enak Buat Gue," Ucap Emily.


" Seneng Banget Ya Lu Punya Sahabat Kaya Citra, Udah Baik Pinter Masak Lagi, " Kata Raja Pelan.


" Gini Gini...Gue Juga Bisa Masak," Kata Emily Kesal..


" Oh Ya...Gue Pikir Lu mah Cuma Bisa Ngabisin Aja," Kata Raja Bercanda Dan Membuat Emily Kesal Setengah Mati pada Raja Yang selalu Tak Henti Henti Menggodanya.


" Gue Ke dapur Deh Mil, Gue Mau Bantu Calon Bini Gue Dulu Ya," Ucap Raja..


" Emily..." Panggil Thomas Pelan saat Raja, Akila Sudah Tidak Bersama Mereka.


" Iya Apa," Jawab Emily Karena Di Panggil Thomas.


" Kalo boleh Tau...Apa Kau Punya Kekasih," Tanya Thomas Malu Malu.


" Ah...Aku, Punya Sih," Kata Emily Pelan.


" Lalu Dimana Dia, Kenapa Dia Tidak Kemari," Tanya Thomas Lagi.


" Katanya Sih lagi Ada keperluan Sebentar, Nanti Juga Kemari," Kata Emily lagi.


" Ah Begitu," Kata Thomas Sedikit Kecewa.


TERNYATA DIA SUDAH PUNYA PACAR. dalam Hati Thomas.


Tak Lama Bell Pintu Rumah Prayoga Kembali Berbunyi...


Ting...


Tung...


Ting...


Tung...


Belum Sempat Kiona Bilang pada Pembantu untuk Membuka Pintunya,


Emily Sudah Lebih Dulu Berlari Untuk Membukakan Pintunya..


" Hai...Maaf Aku Telat," Kata Jacky Dengan Wajah Tampannya,


" Jacky...Ayo Masuk," Ucap Emily Senang, Karena Orang Yang Ia Tunggu Telah Tiba.


" Nanti Dulu...," Ucap Jacky saat mau Memberikan Sesuatu..


" Ini Untukmu, Selamat ulang Tahun Untuk Kekasihku," Kata Jacky lembut saat Memberikan Bunga Yang Cantik Pada Emily.


INI KAN BUNGA YANG TADI AKU LIHAT, Dalam Hati Emily.


JADI DIA BELI BUNGA INI UNTUK AKU,dalam Hati Emily Tersenyum.


" Terimakasih," Ucap Emily, ingin Rasanya Ia Memeluk Jacky, Namun Ia tak Bisa Karena Malu Di sana Banyak Orang,


" Ayo.." Kata Jack Yang Malah Memegang Tangan Emily mesra.


Jacky Pun Masuk Dengan Santai..


" Kau Lambat Sekali Anak Muda," Kata Adam Tegas dan Memberi Tatapan Mematikan Pada Jacky, Namun Jacky Tak Goyah Dengan Apa Yang Adam Lakukan Padanya.


" Maafkan Saya, Saya Tadi Sibuk Mencari Bunga Yang Cantik Dan Cocok Untuk Emily," Ucap Jacky Tenang Jacky Sangat Senang Bertemu Langsung dengan Sosok Adam Yang Ia Banggakan.


" Pah...Ini Jacky, Dia...Dia...," Kata kAta Emily Ragu Memberi Tau Papah nya Jika Emily Sudah Mempunyai Kekasih.


" Saya Kekasih Emily, Om," Kata Jacky Yang Terlihat Santai.


JADI INI KEKASIH ADIK GUE, dalam Hati Akila Tersenyum karena Melihat Keberanian Jacky yang Berbicara Lantang dengan Papahnya.


HEMMM...COWOK GUE MANA BERANI KAYA GINI,dalam Hati Akila Kagum.


MENATAP MATA PAPAH SAJA MUNGKIN DIA GAK BERANI, dalam Hati Akila Lagi.


DIA...MEMANG HEBAT, Dalam Hati Akila Tersenyum.


" Suruh Siapa Kau Memacari Putriku," Kata Adam Tegas.


" Kenapa Kau Tidak Meminta Ijin Dariku," Kata Adam Lagi.


" Maaf Jika Aku Tidak Meminta Ijin Pada Om," Kata Jacky..


" Tapi Aku Benar Benar Mencintainya," Kata Jacky Lagi.


" Pah...Papah Jangan Marah Ya, Aku juga Sangat Menyukai Jacky Pah, Jadi Jangan Hanya Menyalahkan Jacky, Emily Juga Salah Karena Tidak Pernah Bilang Pada Papah," Kata Emily Membantu Jacky.


Adam Pun Diam Dan Ia Meninggalkan Emily Dan Jacky begitu Saja Tanpa Bicara Lagi..


SEPERTINYA PAPAH TIDAK SUKA, pikir Emily Sedih.