
SEMINGGU KEMUDIAN.....
" Yeeeeh Akhirnya Kita Libur Juga," Ucap Citra Senang Saat Jam Pulang Kuliah.
" Iya..." Ucap Emily Tersenyum.
" Jadi Gak Sabar Nunggu akhir Tahun," Kata Citra Antusias.
" Kita Bakar Bakar Ikan Sama Jagung Yuk Nanti," Ucap Citra Antusias.
" Iya...Iya..." Kata Emily Tersenyum melihat Citra Yang Sesenang Itu,
" Lu Udah Ajak Raja Belum," Tanya Emily lagi.
" Udah, Pertama Sih Dia Gak Mau, Karena liburannya Rame Rame Gak Romantis Katanya, Ia Maunya Berdua Saja," Kata Citra Pelan.
" terus Karena Gue Memaksanya dari pada Gue Ngajak cowok Yang Lain, Akhirnya Dia Mau Ikut," Kata Citra Tersenyum.
" Lu Sendiri Udah Ngajak Jacky," Tanya Emily.
" Udah...Sama Apa Yang Tadi Raja Katakan Padamu, Dia Juga Sama Pertama Menolak, Cuma Karena Gue Ancam Dia Juga, Akhirnya Dia Juga Mau," Ucap Emily Lagi dan Tersenyum Senang.
" Hahaha Ternyata Kita Sama," Kata Citra.
Mereka Berdua Tak Tau Jika Sedari Tadi Ada Sepasang Mata Terus Memperhatikan Mereka Berdua...
" Iya...," Kata Emily Tersenyum.
Tak Lama Jacky Pun Datang Menjemput,
" Nah Itu Jacky," Kata Citra Saat Melihat Jacky Menunggu Emily Di Depan Gerbang.
" Lihat....,Jacky Sampai Di kerumunin wanita Wanita Ganjen," Kata Citra Tak Suka Saat Wanita Wanita Mengerumuni Jacky,
" Lu Gak Cemburu Emang Mil," Tanya Citra Lagi.
" Gaklah...Ngapain Gue Cemburu, Toh....Jacky Cuma Cinta Sama Gue, Begitu Juga Gue Sebaliknya," Kata Emily Pelan.
" Lu Lihat Kan, Banyak Cewek Yang ngerumuninya Saja Jacky Malah Tak Peduli dan Ia Terlihat Cuek," Kata Emily saat melihat Wanita Wanita Hahasiswi Sini Mengerumuni Jacky.
" Iya Juga Sih...Lagian Salah Jacky Sih," Kata Citra Kesal.
Emily Yang Merasa Aneh Dengan Ucapan Citra Merasa Bingung Dan Ia Pun Bertanya Kenapa Salah Jacky.
" Salah Jacky,, Maksud Lu," Tanya Emily aneh.
" Iya...Karena Jacky Terlalu Tampan, Makannya Banyak Wanita Menyukainya," Kata Citra Lagi.
" Kau Benar," Kata Emily Yang Malah Tertawa.
" Lihat...Dia Berubah Ekspresi saat Melihat Mu," Kata Citra Berigidig Saat Melihat Jacky Yang Tadinya Memasang Wajah Datar Dan Cuek Berubah Drastis Saat Melihat Emily Dan Jacky Memasang Wajah Lembut Dan Semakin Tampan Saat Ia Tersenyum.
" Sayang.." Panggil Jack Lembut Membuat Wanita Wanita Mahasiswi Di sana itu Iri Pada Emily.
" Kau Sudah Lama," Tanya Emily Menghampiri Jacky Yang Tersenyum Lembut.
" Tidak...Mungkin Aku Sampai Sini Hanya baru 20 Menit Saja," Kata Jack Lembut Dan Mencium Pipi Emily.
" Kita Pulang Putri Cantiku," Kata Jack Lembut.
Perlakuan Jacky Membuat Emily Senang Dan Malu Setengah Mati,
" Cieeeeeeee...." Goda Citra Tersenyum.
" Apa Sih Lu, Ganggu Aja," Kata Jack Kesal Karena Di Ganggu Citra.
" Udah Sana Bawa Pulang Noh Tuan Putrinya, Lama Lama Bisa Mati Berdiri Tuh Emily Karena Malu Gara Gara Lu, hahahhaha," Kata Citra Lagi.
" Lu Gak Ikut Sekalian Cit," Tanya Emily.
" Gak Ah...Jadi Obat Nyamuk Dong Gue Nanti," Kata Citra Tertawa.
" Gak Usah...Gue Nanti Pulang Sendiri Kok," Kata Citra Lagi.
" Beneran Lu Gak Ikut Bareng Kita," Tanya Jacky Lagi.
" Gak Ah..." tolak Citra.
" Ya Udah Kita Duluan Kalo Gitu, Ayo Sayang." Ajak Jacky Pada Emily.
" Cit...Kita Duluan Ya," Kata Emily Sebelum Meninggalakan Citra
" Kau Yakin Jika Emily Mempunyai Aura Murni," Tanya Sepasang mata Itu Pada Sosok Mahluk Yang Tak Kasat Mata, Dan Itu Ternyata Darren dan Aslan.
Darren Memperhatikan Emily dan Citra Yang Sedang Berbicara Tadi, Dan Yang Darren Dengar Emily Dan Citra Akan Berlibur, Dan Entah Itu kemana Darren Tak Tau.
" Iya...aku Pastikan Padamu, Jika Gadis Itu Mempunyai Aura Murni Yang Sangat Tinggi," Kata Aslan dan Mengangguk ke arah Emily saat mereka Berbicara dan Itu Juga Sebelum Jacky Datang..
" Dan Aku Ingin Memiliki Aura Itu," Ucap Aslan Tekad.
" Apa Kau Gila..." Bentak Darren Pada Aslan.
" aku Tidak Akan Mencelakai Emily," Kata Darren Kesal Pada Aslan yang Akan Menganggu Emily Gadis Yang Ia Suka.
" Darren...Sadarlah..Gadis Itu Sama Sekali Tak Menyukaimu, Malah Gadis Itu Mencintai temanmu,Jadi Berhentilah untuk Sellau Mengejarnya, Pokuslah Pada Pertama Apa yang Kau Tuju," Kata Aslan Panjang Lebar.
" Tapi...Aku Tidak Akan Pernah setuju Jika Kau, Mencelakai Emily, Walau pun Dia Tak Menyukaiku, Aku Tetap Tak akan Mencelakai nya,," Kata Darren Marah.
" Walau Dia Memiliki Aura Murni Yang Tinggi, Aku Lebih Baik Mencari Aura Murni Yang Lain," Kata Darren lagi.
" Kau Memang Sudah Gila Cinta, Darren," Ucap Aslan Kesal Dan Pergi Meninggalkan Darren Sendiri.
" Kau Tidak Akan Mengerti, Jika Kita Sudah Jatuh Cinta Aslan," Gumam Darren Pelan namun Apa pun Yang Darren Katakan Aslan Tak Akan Mendengarnya Karena Aslan Sudah Meninggalkannya,
*******.......*******.......*******
" Apa Kau Yakin...Kita Tidak Liburan Berdua Saja Sayang," Tanya Jacky saat Di Mobil, Jacky Masih mencoba Mengajak Dan Membujuk Agar Emily Mau Berliburan Berdua Denganya Saja.
" Rame Rame Kan Akan Lebih Seru Jack," Kata Emily Pelan.
" Padahal Aku Ingin Romantis Romantisan," Kata Jacky Cemberut.
" Di sana Kan Kita Juga Bisa Romantis," Kata Emily.
" Kapan Lagi Coba, Kita Liburan Rame Rame," Kata Emily Dan Tersenyum Manis pada Jacky.
" Baiklah Baiklah,, Aku Menurut Saja," Kata Jack Tersenyum mengalah.
" Makasih Jack," Ucap Emily Dan memeluk Jacky yang Sedang Mengemudi Mobilnya.
" Kau Mau Menggodaku, Kau Sengaja Melakukan Itu Bukan," Kata Jack Kesal Karena Ia Tak Bisa Membalas Memeluk Emily Karena Ia Sedang Mengemudi.
Emily Hanya Tersenyum Manis saat Melihat Jacky Yang Cemberut seperti itu.
" Jack," Panggil Emily lembut.
" Hmmm," Hanya Itu Yang Keluar Dari Mulut Jacky Karena Jacky Sedang Pokus menyetir dan Tak Memperhatikan Emily Sedikit pun.
" Jacky," Panggil Emily, Kali Ini Dengan Suara Lebih Lembut Lagi.
Karena Di Jalan Sedang Lampu Merah Jacky Pun Berhenti Dan Menatap Emily.
" Ada Apa Say......" belum Juga Jacky Menyelesaikan Ucapannya Emily Mengambil Alih Bibir Jacky Dengan Bibirnya dan Emily Mencium Lembut Bibir Jacky Yang Mematung,
" Kau Benar Benar Mau Menggodaku," Kata Jacky Yang Malah terlihat Malu Karena Emily Yang Menciumnya.
" Kau Lihat....Kau Sangat Terlihat Manis Jack," Ucap Emily Tersenyum manis saat Melihat Keterkejutan Jacky,
" Berhentilah Menggodaku Emily, Kau tidak Ingin Aku Serang di Sini Sekarang Bukan," Kata Jack Yang Menahan Nafas Memburu, Karena Ulah Emily Yang Telah Membangunkan Jacky Kecil dan Ya.....Jacky Sedikit Tergoda Dan Ingin Rasanya Ia Menguasai Emily Di sini Sekarang.
" Maafkan Aku...Bukan Itu Maksudku, Aku hanya Berterimakasih Padamu, Karena Kau Mau Setuju untuk Pergi Liburan Bersama," Kata Emily Pelan.
" Itu Saja," Kata Emily Lagi.
" Aku Tau Sayang,,, Tapi....Kau Menciumku Itu Membuatku Ingin Menguasai Dirimu di sini Sekarang," Ucap Jack Pelan.
" Tapi....Aku Bukan Orang Gila Yang Akan Melakukan Itu Pada Gadis Yang Aku Cintai, Aku Tidak Akan Menyentuh Wanita Yang Aku Cintai Sampai Ia Menjadi Miliku, Atau Istriku," Ucap Jacky Serius.
" Tapi ...Soal Cium Mencium Itu tidak Masalah,Bukan," Kata Jack Lagi.
" Kemarilah... Aku ingin Menciummu," kata Jack Pelan Dan Menarik Emily Agar Mendekat.
Belum Sempat Bibir Jack Menyentuh Bibir Emily, Mereka Di Kagetkan Suara Klakson Mobil Belakang. Karena Lampu Merah Sudah Berubah Hijau..
Jacky Pun Cemberut Karena Tak Jadi Mencium Emily,
berbeda Dengan Jacky, EMily Hanya Tersenyum Melihat Kekesalan Jacky Yang Memuncak.
" Kau Beruntung Sayang,"Kata Jack Kesal.
" Karena Lampu Hijau Sudah menyala," Kata Jack Lagi.