EMILY

EMILY
BAG 123



" Hahahhahahahahahahah....Itu Lah Aku, Itu Lah Tujuan ku Untuk Mendapatkan Aura Murni, Yaitu Untuk Hidup Kembali," Kata Aslan Tertawa Menyeramkan..


" Sekarang Aku akan mengambil Aura Mu," Kata Aslan mendekat.


Namun belum Juga Sempat Mendekat, Aslan Terpental Karena Pampam berhasil Memecahkan Perlindungan Yang di Buat Aslan di Apartemennya Itu.


Sehingga Pampam Bisa Menyerang Aslan.


" Berani Kau sentuh Emily, Kau Akan Mati," Kata Pampam Maju...


" Hahahahhahaa Ternyata Kau Hebat Juga Raden... Kau Bisa Merusak Dinding Pertahanan Yang aku Buat," Kata Aslan.


" Kenapa Kau Mau Di Perbudak Gadis Ini," Tanya Aslan Bingung Kenapa Pampam setia Sekali Pada Gadis ini. Sehingga Apa pun. akan Ia Lakukan untuk Melindungi Gadis Ini.


" Dia Sahabatku, Dan Dia Bukan budakku,," Kata Emily tegas.


" Benarkah...Aku Tidak percaya Jika Kau, Tulus Bersahabat Dengan Seorang Jin," Kata Aslan masih Tak Percaya.


" Terserah Padamu Kau Mau Percaya atau Tidak, Yang Jelas PamPam Adalah Temanku, Sahabatku, sekaligus Kakakku," Kata Emily Tegas.


" Hahahaha.... Baiklah,, Aku Akan membunuh Kalian Berdua Kalo Begitu, agar Kalian Bersatu Di Alam Sana, Seperti Darren Yang barusan Aku Kirim Ke alam sana, Bagaimana," Kata Aslan Yang Terlihat Songong.


" Apa Jadi Kau Membunuh Darren," Tanya Pampam tak Percaya.


" Ya Aku Membunuh nya," Kata Aslan.


" Lihatlah Botol Pemisah Jiwa itu," Kata Aslan Lagi. Pampam Pun Melihat Botol Pemisah Jiwa Itu Yang pecah Menghitam Tanda Jiwa Itu Sudah Musnah.


" Kau Tau Bukan Artinya Jika Botol Pemisah Jiwa Pecah Atau Aku Hancurkan, Maka Jiwa Yang berada Di Dalam Pasti Hancur Juga Bukan," Kata Aslan yang malah Tertawa.


" Benar PAM, Dia Membunuh Pak Darren, Aku Melihatnya Sendiri," Kata Emily Lirih.


" Kau Benar Benar Jin Gila," Kata Pampam Murka,


" Hahahhahahahahahahah... Itu Tujuanku," Kata Aslan.


" Aku Akan Memusnahkan mu, Dan mengambil Aura Murni Gadis Ini," Kata Aslan Dan menyerang Pampam,


" Kalo Begitu Lawan Aku," Kata Pampam.


Dengan sangat Ahli Aslan Melawan Pampam, Sehingga Pampam Kewalahan Melawan Aslan.


Pampam Terluka Begitu Parah...Emily Pun Membantu Pampam dan ia Mengeluarkan Ajian Ajian Yang ia Bisa...


" Siapa Sebenarnya Kau Gadis Muda." Kata Aslan tak Percaya Jika Emily Memiliki Ajian Ajian Yang bisa Membakar Tubuhnya.


" Siapa Aku...Itu Bukan Urusanmu," Kata Emily.


" Kau Sudah Membohongiku, Jadi Jangan Salahkan Aku Jika Aku Akan Membunuh Dan Memusnahkanmu," Kata Emily.


" Hahahha Siapa Kau, Bisa Memusnahkanku Hah," Kata Aslan Marah.


" Lihat...Budak Mu Saja Bisa Aku Kalahkan apa Lagi Dirimu Manusia Lemah," Kata Aslan.


Tak Lama Kemuning dan Kekasihnya Datang Yaitu Raden Sri Langka, Mereka Membantu Emily dan Pampam.


" Maafkan Hamba Putri Karena Terlambat," Kata Sri Langka.


" Putri,,, Siapa Sebenarnya Gadis Muda Ini, Kenapa Kalian Memanggilnya Putri," Tanya Aslan yang semakin Penasaran.


" Itu Bukan urusanmu, Kau Sudah Berani Menggangu Putri Kami," Kata Kemuning.


Kemuning dan Kekasihnya Pun Melawan Aslan, Namun Dengan Mudah Mereka Kalah Semua... Karena Kemuning Dan Sri Langka Bukan Tandingan Aslan.


Tiba Tiba Jacky Masuk Ke Aparteman Darren Entah Dari Mana Jacky Tau Kode Aparteman Darren.


" Jangan Menyentuh Kekasihku," Kata Jack Melindungi Emily.


" Kau Sahabat Darren yang sudah Aku Habisi Bukan," Tanya Aslan Lagi.


Jacky Pun Melihat Ke Bawah di mana Botol Pemisah Jiwa Itu Pecah Dan Menghitam.


" Apa Kau Membunuh Darren," Tanya Jack Kaget.


" Ya Aku Membunuh Sahabat mu itu," Kata Aslan Lagi.


Dengan marah Jack Memukul Darren dengan Keras Namun Darren Tak Merasa Kesakitan..


Aslan Pun Mencengram Krah Baju Jacky Hingga Terangkat Kaki Jacky Ke Atas, Begitu Kuat Aslan Sehingga Bisa Mengangkat Jacky Hanya Sebelah Tangan Saja...dan Aslan Pun Melemparkan Jacky Ke dinding.. Hingga Membuat Jacky Meringis Kesakitan Karena Terbentur Dinding hingga Pingsan,


" Jacky," Panggil Emily Cemas.


Kali Ini Lawan Pampam dan Emily Begitu Kuat, Sehingga Pampam, Kemuning, Sri Langka, Dan Jacky Kalah.


Mungkin Aslan Kuat Karena Ia Selalu Menghirup Aura Murni Yang Sangat Banyak Sehingga Aslan begitu Kuat Tak Terkalahkan.


APA MUNGKIN KARENA MALAM INI MALAM SATU SURO, ASLAN TAK TERKALAHKAN. batin Emily Mengingat.


" Benar...Karena Malam Ini, Adalah Malam Satu Suro, Membuatku Tak Terkalahkan," Kata Aslan Yang mendengar Batin Emily Berbicara.


" Hahahahhahaa Karena Malam Satu Suro Adalah Malam di Mana Ilmu Hitam Berkembang," Kata Aslan Lagi.


" Jadi Dengan Mudah Aku akan Mengalahkan Kalian Semua," Kata Aslan Lagi..


Aslan Terus Saja Menyerang Kemuning dan Sri Langka, Dan Pampam Pun Berusaha Menyerang Terus Namun Pampam Kembali Kalah,


Emily Pun Kembali Menyerang Namun Ia Terpental Karena Kalah Juga Oleh Aslan.


" Ya Tuhan...Apa Yang Harus Aku Lakukan," Tanya Emily Pada Tuhannya.


" Pertama....Aku Akan Membunuh.... Wanita Cantik Ini Dulu," Kata Aslan Memegang Leher Kemuning...


" Tidak.... Jangan Sakiti Teman Temanku," Kata Emily Cemas Saat melihat Kemuning Tak Berdaya dan Aslan Memegang Lehernya.. dengan Senyum Jahat Aslan Menyeringai Ke Arah Emily.


" Salahmu Sendiri Karena Kau Malah Melawanku," Kata Aslan.


" Jadi Jangan salah kan aku Jika Aku Membunuh Satu Persatu Teman Temanmu," Kata Aslan Jahat.


Aslan Mencekik Kemuning Dengan Begitu Kuat, Sehingga kemuning Tak Bisa Berbuat Apa apa,..


Dengan Kekuatan Yang Aslan Miliki Ia Dengan Mudah Membunuh Kemuning,


" Tidak.......," Teriak Emily saat Kemuning Di Musnahkan Dan Menjadi Asap Hitam...


" Kemuning," Kata Emily Menangis...


Sri Langka Benar Benar Marah Karena Calon Istrinya Di Musnahkan Aslan Sehingga Membuat Sri Langka Melawannya Hingga Nyawa Sri Langka Juga di Musnah Kan Aslan.....


" Hahahhahahahahahahah Kau lihat, Aku Tak Terkalahkan," Kata Aslan.


" Bahkan aku Juga Bisa memusnahkan Sahabatmu Ini," Kata Aslan Mendekati Pampam Yang terluka Parah, Ketika Aslan Memegang Leher Pampam Dan Akan memusnahkannya.. Emily Pun Berubah...


Dengan Kemarahan yang Emily Rasakan ia Tak Bisa Mengendalikan Semua Kekuatan Yang ia Miliki, Sehingga Keluarlah cahaya Di dalam Tubuhnya..


Membuat Emily Menampilkan Wujud Aslinya...


" Kau Sudah Keterlaluan," Kata Emily Yang berwujud Seorang Putri Yaitu Putri Galuh...


Pampam Terdiam Melihat Emily Yang Berubah Menjadi Putri Galuh, Jika Emily Melakukan Perwujudan Itu, Emily Dalam Bahaya...


" Siapa Kau...Kenapa Gadis Muda Itu Berubah," Gumam Aslan Tak Percaya Dengan PenglihatanNya...


Ia Pun Melepaskan Cekalannya Pada Leher Pampam Yang Tadinya akan Ia Musnahkan,