
" Itu Semua Bukan Salahmu, Ini Semua Kesalahanku," kata Jacky Mengelus Pipi Emily Yang Memerah dengan Lembut Karena Tamparan Nilam Yang Begitu Keras.
" Seharusnya dari Dulu Aku Jujur Padanya, Jika aku Sama Sekali Tak Menyukainya Sedikit pun," Kata Jack Serius
" Namun Karena Kesalahanku sendiri, Karena Aku Beranggapan Sahabat Ku itu Mencintainya, Aku Selalu Mengenyampingkan Akal Sehatku," Kata Jacky Lagi.
" Sehingga Aku Dan Nilam Semakin Terperosok Ke dalam jurang Kedustaan," Kata Jacky.
" Aku Tidak pernah Mencintainya dari Dulu, Namun Setelah Bertemu denganmu Aku malah Mencintaimu," Kata Jack Lirih.
" Jadi Aku Mohon, Jangan Menyalahkan Dirimu Sendiri Karena Hubungan Aku Dan Nilam Harus Kandas, Karena Aku dari Dulu Ingin sekali Memutuskannya.," Kata Jacky Lagi..
" Lalu...Ketika Kau Sadar Dari Koma, Kenapa Bukan Aku Yang Kau Ingat, kenapa Malah Nilam Yang Selalu Kau Ingat, Kenapa Hanya Namanya," Tanya Emily Penasaran, Kenapa...Jika Jacky Tak Mencintai Nilam Kenapa Di alam Bawah Sadar Jacky pertama Yang Ia Ingat Hanya Nilam.
Emily Benar Benar Penasaran akan Hal Itu.
" Coba Jelaskan Padaku," Tanya Emily penasaran.
Memang Jacky Sebelum Koma Ia Sempat akan Menaruh Hati pada Nilam, Jacky Merasa Bersalah Karena Perbuatan Jacky Selama Ini Padanya Sangat Buruk dan Cuek.
Jacky Ingin Sekali Membuka Hati Untuk Nilam Mencoba Memikirkannya dan Mencoba Untuk Menyukainya...
Dulu Sewaktu Jacky Belum tau Darren Menyerangnya.
Jacky Ingin Membalas Budi Pada Darren Karena Berani Berkorban Untuknya, dan Mencoba Memacari Gadis Yang Sahabatnya itu Sukai, Dan Itu Juga Permintaan Darren Yang Terakhir Saat Itu.
dan Mau tak mau, Jacky Pun Melakukan Apa Yang Darren Pinta Padanya.
Namun Setelah Kejadian Dua tahun Yang Lalu, ketika Jacky Benar Benar Melihat Darren Yang Melakukan itu Padanya, Ia Benar Benar Kecewa dan Marah Kenapa Darren Bisa Sekejam Itu padanya.
Dari sanalah Ia Memutuskan Untuk Tak Lagi mewujudkan Keinginan Darren Tersebut dan Mulai Menjauhi Nilam.
Jacky Pun Menceritakan Pada Emily Semua, Ia menceritakan Semua isi Hati dan Pikirannya pada Emily.
" Aku Memang Salah, karena Tak Langsung Mengingatmu, Maafkan Aku Emily," Ucap Jacky Tulus.
Emily Pun Mengerti dan Ia pun Mengangguk Dan Tersenyum Manis Pada Jacky,
" Aku benar-benar Sangat Mencintaimu," Kata Jacky Lembut dan Mencium Pipi Emily yang Memerah Karena Tamparan Nilam padanya.
Emily Benar Benar Terkejut Saat Jacky Mencium Pipinya..
" Kenapa Kau Mencium ku," Tanya Emily Kesal.
" Ah Maafkan Aku...Aku Terbawa Suasana," Kata Jacky Kaku.
" Jangan Mengambil Kesempatan Dalam Kesempitan Jacky," Kata Emily pura pura Kesal.
" Maafkan Aku," Kata Jacky Menundukan Kepalanya Karena Menyadari Kesalahannya.
" Aku Mau Pulang Sekarang," Kata Emily pura Pura Cemberut padahal Hatinya Senang.
" Baiklah..." Kata Jack Pelan.
Mereka Berdua Pun Menuju Rumah Emily.
DI TEMPAT LAIN...
' Jadi Wanita itu adalah Mantan kekasihmu dulu,' Tanya Aslan pelan.
" Dia Bukan Mantan Kekasihku, Lebih Tepatnya Dulu Aku pernah Menyukai Wanita Itu," kata Darren Lagi.
' Lalu Setelah Kau Melihatnya lagi...Apa kau Masih Menyukainya,' Tanya Aslan Penasaran.
" Tidak...Aku Tidak Menyukainya, Aku Hanya akan Menyukai Emily, Itu saja," Kata Darren.
" Ah...Iya Aslan," Kata Darren Memanggil Teman Nya
" apa Tadi Kau Melihatnya, Seseorang Yang Berada Dekat Di sebelah Emily," Tanya Darren.
' Maksud mu, Jacky,' Tanya Balik Aslan.
" Bukan, Bukan dia Maksudku," Kata Darren Pelan.
' Ah....Apa Maksudmu Makhluk Yang Berada Dekat Dengan Gadis Yang Kau Sukai,' tanya Aslan Dan Darren Pun Mengangguk.
' iya Aku Melihatnya,' Kata Aslan Pelan
" Siapa Dia, Apa Kau Mengenalnya?," Tanya Darren Penasaran.
' Aku Tidak Tau..Aku Juga Baru Melihatnya,' kata Aslan Lagi.
" Tapi Kenapa Dia Berada Di dekat Emily," Tanya Darren Bingung saat melihat Seorang Tak Kasat Mata Berada Dekat Dengan Emily saat Kejadian Tadi Siang.
" Apa Makhluk Itu Mengganggu Emily," Kata Darren Semakin MengKhawatirkan Emily,
' Aku Juga Tidak Tau,' Kata Aslan Bingung.
Ia merasa Ada Yang Aneh Dengan Gadis Dan Mahluk Yang Dekat Dengan Gadis Itu Sepertinya Mereka Berteman, karena Gadis Itu Selalu Memandang Pada Makhluk Yang Ada Di sampingnya, Seakan Mereka Memang Mengenal Satu sama Lain.
TAPI...JIKA GADIS ITU TEMAN MAKHLUK ITU, BERARTI GADIS ITU MEMILIKI AURA MURNI KAN, pikir Aslan.
BERARTI JIKA DIA BISA MELIHAT HANTU ATAU SEJENISNYA, SEHARUSNYA AKU BISA MERASAKANNYA, dalam Hati Aslan Semakin Penasaran.
TAPI....KENAPA AKU SAMA SEKALI TAK BISA MERASAKANNYA. Kata Darren Dalam Hati.
Dan Sepertinya, Makhluk itu Sejenis Jin Yang Sangat Kuat.
' Aku Rasa Makhluk yang di samping Gadis itu adalah Temannya, sama Seperti Kau dan Aku,' kata Aslan Menyeruakan Isi Hatinya.
" Maksudmu...Emily Sama Seperti ku," tanya Darren Tak Percaya dan Aslan pun Menganggukan Kepalanya.
" Jika Dia Sama Sepertiku, kenapa Kau Tak bisa Melihat Aura Murni Di Tubuhnya, Bukankah Kau Bisa Merasakannya," Tanya Darren Bingung.
' Aku Juga Tidak Tau, Apakah.... Gadis Itu Sangat Hebat Sampai Bisa Menyembunyikan Aura Murninya,' Kata Aslan.
' Aku Semakin Penasaran Padanya.,' kata Aslan penasaran.
" Kau Boleh Penasaran Padanya...Tapi Pintaku, Jangan Berbuat Aneh Aneh Padanya," Kata Darren Lagi.
" Baiklah Aku Tau Itu," Kata Aslan Pelan.
*****......******......******
" Masuklah..." Kata Jacky Setelah Berada Di depan Apartemen Emily.
" Baiklah Aku Akan Masuk," Kata Emily Pelan.
" Tunggu.." Kata Jacky pelan.
Emily mau Tak Mau Memperhatikannya.
" Kau Tidak mau Memberiku Satu Kecupan," Tanya Jacky Pelan.
" Apa..." Tanya Emily Kaget Karena Jacky Meminta Ciuman Darinya.
" Aku Hanya Bercanda, Masuklah," Kata Jacky Lembut Dan Tersenyum manis Pada Emily.
Emily Pun Memberikan Kecupan Singkat Di Pipi Jacky Dengan Lembut.
CUP...💋
" Aku Masuk Ya," Ucap Emily Dan Ia Pun Berlari Masuk Apartemennya..
Jacky Belum Sadar dari Keterkejutannya.. Ia Benar Benar Mematung Saat Emily Menciumnya Tiba Tiba..
Setelah Sadar Jacky Pun Malah Tersenyum Senang..
" Curang...Dia Menciumku dengan Tiba Tiba," Kata Jack Senang Dan Memegang Pipinya Lembut.
padahal Yang Emily Lakukan sama dengan Yang Jacky Lakukan Padanya Tadi.
Jacky Pun Meninggalkan Apartemen Emily Dengan Bersiul Senang..
" Aku Pastikan...Dia Akan Menjadi Istriku," Kata Jacky Pelan dan Berlalu Meninggalkan Aparteman Milik Emily.
DI TEMPAT LAIN....
Seorang Wanita Dengan putus Asa Mendatangi Sebuah Rumah Tua Dan Masuk Setelah Namanya Ada Di Daftar Tamu Pemilik Rumah Itu...
Dengan Tekad Bulat Wanita Itu Pun Masuk Kedalam Rumah Tua Itu.
" Ada Yang Bisa Saya Bantu Nona," Tanya Wanita Tua Yang Menanyakan Keperluan Wanita Itu Di Tempatnya..
" Maaf Mbah...Apa Mbah Bisa Membuat Seseorang Jatuh Cinta Pada Saya," Tanya Wanita Itu pada Si wanita Tua Yang Di panggil Mbah Itu,
" Apa Mbah Bisa Membuat Seseorang Tergila Gila Pada Saya," Tanya Wanita Itu lagi..
" Tentu Saja Itu Sangat Mudah," Kata Si Wanita Tua Yang Di Panggil Mbah itu pelan.