
Jacky Terus Saja Memperhatikan Darren sampai Matanya Menyipit sedikit,
ia Merasa Benar benar Mengenal Darren, namun Entah Kenapa Ia Merasa Asing Dengan Wajahnya Itu, Dalam Hati Jacky Ia Benar Benar Beranggapan Jika Darren Yang ini Adalah Darren Sahabatnya Yang Dulu,
" Apa Kau Mengenalku," tanya Jack Pada Darren Yang Tersenyum Padanya.
" Mengenalimu, Saya Baru saja Melihatmu, Mana Mungkin Saya Mengenalimu," kata Darren Pelan.
" Ah...Saya Pikir Kau Mengenaliku, Ternyata Saya Salah," kata Jack terus Saja Memperhatikan Darren Dengan Seksama.
" Memangnya Kau Mengenaliku," Tanya balik Darren Serius,
" Entahlah... Hanya Namamu Yang Saya kenal, tapi Wajahmu.... Saya Sama Sekali Tidak Mengenalnya," Kata Jack Terus Terang.
" Kau Sangat Aneh... Jika Kau Mengenal Namaku, Seharusnya Kau Kenal Juga Wajahku, Bukankah Begitu," Kata Darren.
" Berapa Usiamu, Sepertinya Kita Seumuran," Tanya Jack Pelan.
" Usiaku, Saat Ini Menginjak 27 Tahun," Kata Darren Jujur Tentang Umurnya Yang Sekarang Sudah Tua,
" Ah Berarti Kita Memang Sepantaran," Kata Jack Pelan.
" Benarkah, Saya Pikir Kau Jauh Lebih Tua Dari Pada Saya Sendiri," Kata Darren Menyeringai pada Jacky,
" Saya Belum Tua," Kata Jack Menahan Amarah.
" Jacky..." Panggil Emily lembut, Emily Tak Mau Kalo Jacky Dan Darren Berkelahi Hanya Gara Gara Sepele Saja,
Jacky Pun membalikan Badannya Dan Memandang Emily Yang Memanggilnya.
" Sudahlah...Kurasa Dia Bukan Orang Yang kamu Kenal," Ucap Emily pelan dan Sedikit Berbisik Pada Jacky.
" Kurasa Begitu," kata Jack pelan.
" Ya sudah...Sekarang Kau Pulanglah, Aku Mau Masuk Ke kelas," Kata Emily Pada Jacky...
" Baiklah...Nanti Sore Aku akan Menjemputmu, Kabari Aku Jika Kau Sudah Selesai Kuliah Nanti," Kata Jacky Pelan dan Tersenyum Manis Pada Emily.
" Baiklah, Kalo Begitu...Aku Masuk Dulu Ya," Ucap Emily namun Jacky Memanggilnya Lembut.
" Emily," Panggil Jack Lembut.
Emily Pun Kembali Memperhatikan Jacky yang Memanggilnya.
CUP...💋
" Selamat Belajar Sayang, Yang Rajin Ok, Agar Kau Cepat Lulus dan Kita Menikah," Kata Jack Setelah Mencium Kening Emily.
Emily Jadi salah Tingkah Saat Jacky Dengan Sengaja Mencium Emily Di depan Banyak Orang dan Mengatakan Tentang Pernikahan, Membuat yang Melihat Di sana Termasuk Darren Dan Citra Yang Menutup Mulutnya Karena Kaget.
" Kalo Begitu...Aku Pulang Dulu, Bye Sayang," Ucap Jack Dan Melenggang Pergi dari Kampus Emily Setelah Ia Membuat Kehebohan..
" Saya Permisi Ya Pak," Kata Emily dan Menggandeng Lengan Citra Dan Meninggalkan Darren Yang diam Mematung.
" Cie....Yang Di Cium, CowokNya," Kata Citra Menggoda Emily saat Berada Di kelas.
" Apaan sih..." Kata Emily Malu Setengah Mati.
" Lu Pulang Apa masih Ada Kelas Cit," Tanya Emily Mengalihkan Pembicaraan.
" Gue Sih Tinggal Satu Kelas Lagi, Baru deh Gue Pulang Nanti," Kata Citra lagi.
" Yah...Lu Gak Nungguin Gue Dong," Kata Emily.
" Gak Ah Lu Lama Pulangnya,," Kata Citra Tersenyum.
" iya Juga Sih," kata Emily singkat
DI RUANG LAIN...
" Kenapa Jacky Bisa Kemari," Kata Darren Yang Berada Di Ruang Dosennya.
" untungnya Dia Tidak Mengenalku," Kata Darren Merasa Lega.
" Aku harus Pura Pura Tak mengenalinya," Gumam Darren Lagi.
' Jadi....yang Tadi Kau Temui Itu Sahabatmu,' tanya Aslan yang Baru saja Keluar Dari Tubuhnya.
" iya.. Aku bertemu Dengannya," Kata Darren pelan.
" Untungnya dia tak mengenaliku," kata Darren Lagi.
' dia tidak Akan mengenalimu,' kata Aslan.
' karena kau sudah merubah Wajahmu,' Kata Aslan Lagi.
" Dan.. Tidak Mungkin Dia Tau Kan, Kalo Dua Tahun yang Lalu Adalah Perbuatan Kita," Kata Darren Lagi.
' Aku Yakinkan Padamu, Dia Tidak akan Tau,' kata Aslan meyakinkan Darren.
" Apa Kau Yakin," Tanya Darren Tak Percaya.
' kau Tak Percaya Padaku,' Tanya Aslan.
" Bukan Aku Tak Percaya Padamu, Aku Hanya khawatir Saja, dia Tau Semuanya," Kata Darren Cemas.
' Asal Kau Tau...Siapa Pun Yang Habis Mati suri Atau Koma, Dia Akan melupakan Segalanya, Termasuk Kejadian Saat Itu,' Kata Aslan
" Jadi Seperti Itu, Lalu Aku Harus Bagaimana Pada Jacky," Tanya Darren.
' Kau Tidak Perlu harus Bagaimana, Karena Yang Harus Kau Lakukan Hanya Berpura Pura Tak Mengenalnya Saja,' Kata Aslan.
' Secara Alami Kau Pasti Akan Bisa Berpura Pura,' kata Aslan Lagi.
" Ah Begitu....Jadi Aku Hanya Tinggal Pura Pura Saja," kata Darren,
' iya.... Aku Sudah Menemukan Hawa murni, Nanti Malam Kita Akan Melahapnya,' Kata Aslan Tersenyum..
" Jadi...Kau sudah Menemukan Hawa Murni Itu" Kata Darren Pelan dan Aslan Pun Mengangguk,
" Sampai Kapan Aku Harus Menyerap Hawa Murni Itu," Tanya Darren Mulai Merasa Lelah.
' Tentu Saja Sampai Kau Kuat,' kata Aslan.
' Aku dengar Dengar Keturunan Ratu Purbararang Sudah Muncul,' kata Aslan Lagi.
" Keturunan Ratu Purbararang," Tanya Darren Bingung.
' Yah....Keturunan Ratu Purbararang Asli," Kata Aslan Lagi.
' dan Aku Dengar Dia Berwujud Manusia,' kata Aslan Lagi.
memang Alam Ghaib Sedang Sangat Rame Ramenya, Karena Keturunan Ratu Purbararang Memang Sudah Bangkit, Namun Semua Mahluk Ghaib Tidak Tau Siapa Yang Menjadi Keturunan Ratu Tersebut, karena Mereka Belum Melihatnya.
Dengan Secepat Kilat Berita Tentang Keturunan Itu Sudah Menyebar Begitu Saja,
Aslan Sendiri Sudah Mendengar Berita Itu. dan Sangat Penasaran dengan siapa Yang Menjadi Keturunan sang Ratu Tersebut.
jika Keturunan Itu Berwujud Manusia Sama Seperti Darren, Berarti Itu sangat Menguntungkan Untuk Dirinya Karena Bisa Meyerap Energi Yang Sangat Besar bisa Membuatnya Semakin Kuat,
" Maksudmu...Berwujud Manusia, Apa itu Artinya Keturunan Ratu Memiliki Hal Yang Sama Seperti ku," Tanya Darren Penasaran.
' ya...Dan Jika Kita Menyerap Keturunan Ratu Tersebut, Kita Akan Benar Benar Sangat Kuat,' kata Aslan Lagi.
' Namun....Tidak Mudah Mencari Keturunan Ratu Tersebut, Karena Menurut Rumor Yang Aku Dengar, Keturunan Itu Sudah sangat Kuat,' kata Aslan lagi..
" apa Menurutmu, keturunan Itu Perempuan Apa Laki Laki," Tanya Darren Penasaran.
' Keturunan Ratu Purbararang Bernama Putri Galuh, Jadi Menurutku keturunan Ratu Purbararang Adalah Wanita,' Jelas Aslan.
" Jadi MaksudMu... Keturunan Ratu Itu Seorang Wanita," tanya Darren Lagi dan Aslan Pun Mengangguk.
" Jadi Kita Harus Mencari Keturunan Ratu Itu," tanya Darren Dan Aslan Kembali Mengangguk.
" Baiklah Kita Cari Keturunan Ratu Purbararang Itu,"kata Darren Yakin..
JAM PULANG.....
Jacky Sudah Menunggu Di Depan Kampus Emily dan Ia Sedang Menatap Kampus Yang dulu Pernah ia Tekuni.
" Ternyata Sudah Lama Juga Aku Tidak Pernah Kemari," Kata Jacky Pelan dan Memandang Kampus Itu,
Tak Berapa Lama Emily pun Keluar dari Kampus Itu, dan Melambaikan Tangannya pada Jacky.
" Hai Sayang.." Sapa Jacky Lembut.
" Apa Kau Sudah Lama Menunggu," Tanya Emily.
" Hanya 15 Menit," Kata Jacky Singkat.
" Maafkan Aku," Kata Emily Tak Enak Karena Jacky Menunggunya,
" tidak Apa apa Sayang, Masuklah," Kata Jacky Menyuruh Emily Masuk Ke Mobilnya..
Maaf Ya yang Buat setia Pembaca Novel ini, maaf Banget Kalo Kelanjutannya Agak Lama Soalnya lagi sibuk sibuknya,😁
Maksih Masih Setia Menunggu Cerita Kelanjutannya .