
" Mom, perkenalkan ini Kekasihku," Ucap Raja Pada Momynya.
" Jadi...Nak Citra Kekasihmu Sayang," Ucap Melati Tak Percaya.
" Iya Mom," Ucap Raja Tersenyum.
Citra Pun Mencium Tangan Melati, Melati sangat Senang Saat Mengetahui Kalo Citra ternyata Kekasih Raja.
" Waaaah...Momy Senang Sekali Ternyata Kedua Anak Momy Sudah punya Kekasih, Anak Momy Yang Pertama, Mempunyai Kekasih Yaitu Emily, Dan Sekarang Anak Momy Yang Kedua Juga Mempunyai Kekasih Yang Bernama Citra," Kata Melati Senang.
" Keduanya Momy Suka Sayang," Ucap Melati Senang dan Memeluk Emily Serta Citra.
" Ayo Duduk Sayang," Ucap Melati Lagi dan Mengajak Citra dan Emily Duduk.
" Sejak kapan Kalian Berpacaran," Tanya Emily pelan Saat Duduk Di meja Makan.
" Sebenarnya aku Baru Pacaran Tadi, Mil," Ucap Citra.
" Jadi Kau Pacaran Barusan," Ucap Emily Tak Percaya.
" Iya.." Ucap Citra Malu.
Citra Memang Pernah Bercerita Kalo Ia Dan Kekasihnya Putus Dua Minggu Yang Lalu.
Namun Emily Tak Menyangka kalo Citra Akan Secepat Itu Jatuh Cinta.
" Hmmmm, Selamat Kalo Begitu," ucap Emily Pelan walau Hatinya Merasa ragu.
" Nanti Saja Deh aku Jelasin, Disini Aku Tidak Bisa Menceritakannya Padamu," Ucap Citra berbisik di Telinga Emily.
" Iya..." Ucap Emily Tersenyum.
Mereka Semua Pun Makan Dengan Tenang, Banyak Sekali Canda tawa Ketika mereka Makan.
Tak Lama Makan Makan Itu pun Selesai..
" Selamat Ya Nak, Akhirnya Kau Sembuh Juga," Ucap Kiona Lembut.
" Terimakasih Mah, Ini semua Berkat Putrimu," Kata Jack lembut dan memandang Emily lembut.
" Kau benar Sayang, Jika Bukan Karena Nak Emily Momy tidak Tau Bagaimana Nasibmu Sayang, Terimakasih Sayang," Kata Melati lembut dan Memegang Tangan Emily.
" Itu Tidak Benar Tante, Bukan Hanya Emily yang Ikut andil, Citra Dan Sahabatku Yang Mungkin Kalian Tidak Lihat juga ikut andil Dalam Menyelamatkan Jacky, Jadi Bukan Hanya Emily yang Melakukannya Sendiri, Jadi menurut Emily Tidak Adil Jika Hanya Emily Saja Yang Mendapat Terimakasih dari Tante, padahal Yang menyelamatkan Jacky Bukan Hanya Emily," Ucap Emily lagi.
" Baiklah...Tante Seharusnya Berterimakasih Pada Citra Dan sahabat Emily Yang Tak Bisa Kami Lihat, Terimakasih," Kata Melati Tenang.
Mungkin Yang Membantu Emily Memang Banyak, Namun Yang Melati Lihat Hanya Emily dan Citra Saja yang Menolong Jacky Saat Itu,
" Sama Sama Tante," Kata Citra.
" Sama sama," Ucap Pampam Tersenyum
......*****.....*****.....*****.....*****......*****..…..
30 MENIT KEMUDIAN...
" Maksudmu...Bagaimana," Tanya Emily tak Mengerti.
Emily dan Citra Berbicara Di Apartemen 30 menit Yang Lalu, Dan Mereka sUdah Pulang, Mereka Membicarakan yang Tadi Emily Tanyakan, Ia Merasa Bingung Dan Aneh Saat Mengetahui Jika Citra Dan Raja Berpacaran.
Namun Ketika Citra Cerita Semua Bahwa Ia Hanya Pura pura, Membuat Emily Semakin Bingung dan Tak Mengerti saja.
Mamah Emily Juga Berada Di sana ia Menunggu Suaminya Untuk Menjemputnya,
Mamah Kiona Malah Menonton Tv dan Tak ikut Campur Dengan apa Yang Anak anak Nya Bicarakan, Karen Menurutnya Itu Urusan Anak Muda.
" Gue sama Raja Itu Pacarannya gak Beneran Mil, cuma Bohongan." Kata Citra yang selalu Jujur Pada Sahabatnya Itu.
" Apa..Tapi Kenapa,." Tanya Emily Bingung.
" Entahlah, Gue Juga Tidak tau," Ucap Citra Merasa Aneh Juga Karena Raja Tiba Tiba Memintanya Untu Berpura pura menjadi Kekasihnya.
" Kenapa Raja Melakukan itu," Tanya Emily Yang Masih Tak Percaya.
" Mungkin itu untuk membuat Momynya Senang," Ucap Citra.
" Walau Begitu...Itu Tidak baik Sayang, Apa Lagi Membohongi Orang Tua," Ucap Kiona Lembut dan Menasehati Citra Yang sudah Ia Anggap Putrinya Sendiri.
" Citra Tau Mah, Tapi...Citra Gak Bisa Nolak Permintaan Raja Yang Selalu Membantu Citra Mah," Ucap Citra Pelan.
" Mamah Tau sayang, Tapi Setidaknya jangan Membohongi Orang Tua Seperti Itu," Kata Kiona lagi.
" Mamah Benar, Kau Berdua Terlihat Cocok Bersama," Ucap Emily Tersenyum.
" Iiiish...Mudah Mudahan Itu gak Terjadi," Ucap Citra,
" Gue Gak Mau Jadi Pacar Benarannya," Kata Citra lagi.
" Memang Kenapa Cit," Tanya Emily pelan.
" Raja Kan Tampan, Tumben Lu Gak suka Sama Pria Tampan," Ucap Emily lagi.
" Gak Ah...Gue gak Suka Sama Dia," Ucap Citra lagi.
" Gue Lebih Suka Cowok Yang Super Hiro, Ketimbang Super lembek kaya Gitu," Kata Citra.
" Terus Kenapa Lu Malah Nerima dia Jadi Pacar Boongan Lu," Tanya Emily lagi.
" Hmmmmm Gue Gak Tau, mungkin Karena Ia Bilang Mau Kasih Gue ini," Kata Citra yang Merasa Aneh Sendiri dan Memamerkan uang Yang Ia Punya.
" aah...gak Apa apa deh Gue Jadi Pacar Boongan Dia, Yang Penting Gue Dapet Uang," Kata Citra Yang malah Menghitung Uang Pemberian Raja Karena Mau berpura pura Menjadi Kekasihnya.
" Ya ampun..." Ucap Emily Malah Geleng Geleng Kepala Karena Melihat Tingkah Sahabatnya ini.
" Gue Pikir Lu beneran Pacaran," Ucap Emily lagi Mamah Kiona Hanya Tersenyum Melihat Citra Yang Malah Menghitung Uangnya.
" Ya Gak Lah...Mana Mungkin Gue Langsung Pacaran Gitu aja, Sedangkan Gue Baru Putus Sama Cowo Gue Dua Minggu lalu," Ucap Citra Kesal.
" Ia Juga Sih, Makanya Gue Tadi Gak Percaya Waktu Raja Bilang Kalo Kalian Pacaran, Sedangkan yang Gue Tau, Lu Baru Putus Sama Cowok Lu Itu, dan Lu Juga Bukan Tipe Yang Langsung Mencari Pasangan ketika Putus Seperti itu." ucap Emily Lagi..
" Gue Juga Bingung Sama Raja, Kenapa Dia Malah Meminta Gue Untuk pura Pura Jadi Pacarnya, Sedangkan Gue Tau Kalo Dia Itu sukanya sama Lu," Ucap Citra.
" Tapi Lu Malah Mencintai Jacky, Kakaknya," Kata Citra Lagi.
" Hati Kan Tidak Bisa di bohongi Cit," Ucap Emily Pelan.
" Iya Juga Sih," Kata Citra.
" Begitulah Hati, jika Sudah Mencintai Satu Orang Tidak Bisa Mencintai Laki laki Lain," Ucap Mamah Kiona Lembut.
" Mamah Benar," Ucap Emily Tersenyum.
" Kalo Gue Sih, ada Seseorang Yang Gue Suka, Cuma Gue Malu Mendekatinya,," Ucap Citra lagi.
" Memang Siapa Yang Lu Suka," Tanya Emily Menyelidiki.
" Ada Deh... Nanti Lu Juga Tau Kalo Gue Suka Sama Siapa," Ucap Citra Tersenyum.
" Jangan Bilang Lu Suka Sama Jacky Ya," Ucap Emily was was.
" Apa...Suka Sama Cowok Jutek dan Dingin kata Gitu, Gak ah," Ucap Citra pelan.
" Walaupun Dia Setampan Ap pun Gue Gak Mau," Kata Citra lagi.
" Tapi...Sama Gue Gak Jutek dan Dingin Kok," Kata Emily Membela.
" Ya iyalah...Jacky Kan Bucin Banget Sama Lu," Ucap Citra Lagi dan Emily Hanya Tersenyum karena Yang dikatakan Citra Memang Benar Adanya.
Tak Lama Pintu Apartemen Emily Berbunyi Tanda Ada Seseorang Memencet Bell.
" Biar Mamah Saja Sayang," Ucap Kiona Membuka Pintu.
" Papah.." Panggil Kiona Senang Saat Melihat Adam Ada Di depan Matanya,
Dengan Cepat Kiona Memeluk Suaminya Itu.
" Ayo...Masuk Sayang," Ucap Kiona Lagi.
Adam Pun Masuk.
" Papah," Panggil Emily Senang Saat melihat Papahnya.
" Hai Sayang..Papah Sangat Merinduimu," Ucap Adam Saat memeluk Putrinya..
" Emily Juga Sangat Merindukan Papah," Ucap Emily Senang.
" Ah Iya...Sebentar Lagi Putri Papah Genap 20 tahun, Apa Yang Kau Inginkan Dari Papah," Tanya Adam Lembut.
" Mobil, Rumah Atau Apa Sayang," Tanya Adam.
" Emily Tidak Mau Apa apa, Emily Hanya Ingin melihat Papah dan Mamah Sehat Selalu, Itu saja Sudah Membuat Emily Bahagia Pah," Ucap Emily Dan Memeluk Papah nya..