
Emily pun Memperkenalkan Tante Melati Pada Mamahnya..
Jack yang pertama Kali Melihat Momynya Hanya Terdiam Karena Tak sanggup dan Tak Bisa memeluk atau Pun Menyapa Momynya.
Ketika Mamah Emily dan Tante Melati Jadi Akrab, Tante Melati Tak Segan Segan Bercerita Apa saja Pada Kiona Mamah Emily.
" Maaf Jeng...Apa Emily Sedari Kecil Seperti Inii, Maksud Saya Mempunyai Kelebihan Seperti Ini," Tanya Tante Melati Pada Kiona setelah Beberpa Menit lalu..
Tante Melati Sama Mamah Kiona Berbagi Cerita Satu sama lain Karena Anak Mereka Memang Sama mempunyai Kelebihan Masing Masing.
" Emily...Memang Sejak Kecil Sudah Bisa berbicara Dan Melihat Hantu Hantu Seperti Itu," Kata Mamah Kiona Pelan.
" Berarti Sama dong Jeng...Anak Saya Jacky Dari Kecil juga Seperti itu," Kata Tante Melati.
" Dulu...Saat Masih Kecil,, Saya Benar Benar Takut Pada Kelebihan Putra Saya," Kata Mamah Jack.
" Bahkan Saya Pernah Ingin Membuat Kelebihan Putra Yang Saya Miliki Hilang," Kata Mamah Jack Melamun Mengenang Maasa Lalu.
" Dan Setelah Beranjak Dewasa Kelebihan Yang Dimiliki Jacky Semakin Meningkat, Bahkan Anehnya..Jacky Malah Bisa Memegang Hantu dan Kebanyakan Hantu Hantu Takut Padanya," Kata Tante Melati..
" Benarkah Berarti Anak Kita Memang Sama Ya... dulu...saya Juga Sama Sepertimu Jeng... Saya Pikir Cuma Saya Yang Beranggapan Seperti itu Ketika Emily Kecil, Namun Lambat Laun Saya Juga Meng ihklas kan Apa Yang Dimiliki Putri Saya dan Menerima semua," Kata Kiona Pelan.
" Berarti Bukan Hanya Aku Yang Berpikiran Seperti itu dulu, Ternyata Kau Juga Jeng," Kata Mamah Jack.
"iya... Sampai Sampai Saya Pernah Kedukun segala loh Jeng," Kata Mamah Emily Jujur.
" Saya Hanya Ingin Putri saya Normal, Tapi Jika Tuhan Sudah Menggariskan Apa boleh Buat," Kata mamah Emily Lagi.
" Kau Benar Jeng.. Dulu Setelah Ayah Nya Meninggal, Jack Pernah Berkata Padaku...Kalo Ia Tak Mau Memiliki Kelebihan Ini.. Karena Ia Selalu Melihat Arwah Ayahnya Namun Ia Tak Bisa Memeluknya," Kata Mamah Jacky Merenung.
" Coba Kita bayangkan Bagaimana Kalo Kita Di posisi Anak Anak Kita Mungkin Kita Tidak Akan sanggup Seperti merekA," Kata Tante Melati Mengingat Jack Saat Umur 18 tahun Ketika Ayahnya Meninggal..
" Namun Saat 3 Hari setelah Kematian Ayahnya...Jack Berubah... Ia tak lagi Membicarakan Kelebihannya Itu, justru Ia Semakin Hari Semakin Mempunyai Tekad..untuk membuat Ayahnya Bangga Padanya..," Kata Tante Melati mengenang.
" Mungkin....Dalam tiga hari itu, Ayahnya Berbicara Padanya, Saya juga Tidak Tau, karena JAcky tak Banyak Cerita Apa Pun Padaku," Kata Mamah Jacky melamun.
" Tapi, Setelah....5 tahun Berlalu Jacky Semakin Pandai Mengolah Perusahaan Mediang Ayahnya..Sampai sampai Ia Menjadi Anak Terkaya Di Negara Ini.." Kata Tante Melati.
" Terlalu Banyak Yang Tidak Suka Karena Kesuksesannya, Banyak Yang Ingin Melihatnya Jatuh, Bahkan Ketika Tau Jacky anak Yang Berbeda, Banyak Yang Ingin Menghancurkan Perusahaannya..dan Melakukan segala Cara untuk Menyakitinya, Bahkan Ada Yang Menginginkan Nya Meninggal, Sampai Tega Memisahkan anak dari orang tuanya Sampai Sekarang," Kata Tante Melati Menangis.
Tangis Mamah Jack Membuat Jack Menangis...mendengar Mamah Nyah Menceritakan Masa Hidupnya..
" Untung...Nak Emily Membebaskan Putraku Jacky Jeng, Untung Nak Emily Yang Selalu membantu Jacky," Kata Mamah Jack pelan.
" Kalo Tidak...Aku Tidak Tau harus Bagaimana.... Mungkin...Jacky ku....." Kata Mamah Jack Yang Malah Menangis..
MOMY...MAAFKAN AKU MOM, DI SAAT MOMY SEPERTI INI, AKU BAHKAN TIDAK BISA MEMELUKMU MOM, pikir Jacky Dan Ikut Menangis.
AKU MEMANG PUTRAMU YANG BURUK, Pikir Jacky Dan Memandang Momynya...
" Maafkan Aku Mom," Kata Jack Menangis.
" Tante Harus Kuat Tan...Jangan Menangis Seperti Ini, Mungkin Putra Tante Sedang Memandang Tante dan Berpikir....Aku adalah Putra Terburuk, Sampai Melihat Orang tua Yang aku Sayangi Menangis, Aku Malah Tak Bisa Memeluk atau pun Nenghiburnya," Kata Emily Pelan.
" Tante Tidak Mau Putra Tante berpikir Seperti Itu kan," Kata Emily lagi..
KENAPA EMILY BISA TAU ISI DALAM HATIKU, pikir Jack Aneh
" Apa Jacky ku ada Di sini Sayang," Tanya Mamah Jack.
" Iya....Jacky Ada Di depan Tante,,, Jacky Sudah Mengingat Semuanya Tante," Kata Emily Tersenyum..
" Apa...Jacky Sudah Ingat Nak, Jadi Jacky Juga Ingat Tante Kan Nak, Jacky Tau Kalo Tante Momynya," Tanya Tante Melati.
" Jacky Sayang...Ini Momy Nak..Kau Bukan Putra Terburuk Sayang...Justru Kau Putraku Yang hebat dan Luar Biasa Sayang..," Kata Mamah Jacky.
" Jangan Beranggapan Seperti itu Nak.." Kata Mamah Jacky.
" Momy Minta...Kembalilah Sayang, Kembalilah Pada Momy dan Adikmu," Kata Momy meminta.
" Aku Tau Mom.. Aku Juga Ingin Sekali Kembali, Dan Berkumpul Bersama Kalian Lagi, Aku Sangat Menyayangi Momy," Kata Jack Pelan.
" Jacky Bilang....Jacky Tau Tante, Karena tante sangat Menyayanginya, begitu Juga Jacky Terhadap Tante, Tante Tenang Saja,,Aku Yakin Kalo Jacky Akan Kembali,," Kata Emily Lagi...
'" Terimakasih Sayang..." Kata Mamah Jack.
" Kita Harus Kuat Jeng," Kata Kiona Pada Melati...
" Putra, Putri kita Membutuhkan Dukungan Dari Kita, Justru Kita Yang Harus Lebih Kuat Jeng, Agar Anak anak Kita Nanti,, Berhasil," Kata Kiona Mamah Emily.
" Kau Benar..." Kata Mamah Jacky dan Ia Pun Tersenyum.
" Bagaimana Kalo Kita Memanggil nama Depan Satu sama Lain," Kata Mamah Jack Lagi.
" Aku Ingin Mengenalmu Lebih Dekat Lagi Kiona," Kata Melati Mamah Jacky.
" Tentu Saja...Dengan Senang Hati," Kata Kiona Tersenyum.
" Terimakasih Kiona, Karena Berkat Putrimu, Putraku Baik Baik saja," Kata Mamah Jacky.
" sama Sama Mel, Kau Tau Putra Putri Kita Adalah Anak Yang Terpilih Tuhan Untuk Membantu Segala Mahluk Ciptaan nya." Kata Kiona.
" Jadi....Kita Harus Bersyukur padanya, Karena Sudah Memberikan Anugrah Terindah Pada Putra Putri Kita," Kata Kiona pelan.
" Kau Benar, Kiona," Kata Mamah Jack pelan.
" Bahkan Kita Harus Membantu Putra Putri Kita," Kata Mamah Jacky Lagi.
*********............*********............*********.........**
" Mil...Apa Lu Yakin," Tanya Citra Saat Kedua Orang Tua Emily dan Jack Sedang Memasak Untuk Mereka.
" Yakin Apa Sih Cit," Tanya Balik Emily.
" Apa Lu Yakin,, Kalo Jacky Bisa Kembali Pada Tubuhnya," Kata Citra Berbisik.
" Tidak Usah Berbisik Aku Juga Bisa Dengar Kali," Kata Jack Saat duduk Di Ruang Tamu Bersama Mereka.
Emily Malah Tersenyum Saat mendengar Jacky Berbicara Seperti itu.
" Lu Kok Malah Senyum Senyum Sih Mil," Kata Citra.
" Lu Tau Gak...Lu Ngomong Gitu di denger Sama Jacky Sendiri Tau," Kata Emily.
" Oh Ya..." Kata Citra Kaget.
" Eh Jack..Gue Kan Hanya Bertanya Jadi Jangan Baper Ya," Kata Citra Lagi..
" Kalian Santai Saja....Toh Aku saja Tidak Perduli,kalian Ngomongin apa," kata Jack Lagi.
" Gue Juga Tidak Tau Cit, Gue Harap...Apa pun Hasilnya Nanti..Jacky Bisa Kembali Pada Tubuhnya," Kata Emily pelan.
" Lu Tenang Aja Mil,, Gue Akan Siap Bantu Lu, Bagaiamana Pun Caranya," Kata Citra yakin.
" Thanks...Cit, Lu Memang Sahabat gue Yang the best," Kata Emily.