
" Jadi...Beneran Jack Kau Seperti ku dulu," Tanya Emily..
" Ya... Sebelum Aku Koma dan Terpisah Dari Ragaku,, Aku Seperti mu, Bisa Berbicara Pada Hantu, Melihat, Bahkan Dulu aku Juga Bisa Bertarung Dengan Hantu.." Kata Jack pelan.
" Tapi....Sekarang Aku Malah Lupa," Kata Jacky Lagi..
" Mungkin...Jika Kau Kembali Pada Tubuhmu nanti Kekuatan Indigo Mu Pasti Kembali Sendiri," Kata Emily Pelan.
" Aku Harap Begitu.." kata Jack..
" Apa Boleh Aku Ke Kamarku,, Entah Kenapa Akhir Akhir Ini aku Sering Merasa Lelah," Kata Jack Pelan.
" Tentu Saja...KArena Itu Proses pemulihan Tubuhmu," Kata Pampam berbohong pada Jacky,
" Lebih Baik Kau Istirahatkan saja Tubuhmu Itu," Kata Pampam Lagi.
" Iya... Istirahatkan Saja Jack Tubuhmu," Kata Emily Pelan.
" Hmmmm...Aku Istirahat ya," Kata Jacky pelan.
Jacky Pun Menuju Kamarnya Untuk Beristirahat.
" Apa Menurutmu, Jacky Tidak Apa apa Pam," Tanya Emily.
" Aku Tidak Tau Mil, Yang Aku Tau..Jika Seseorang Yang Terpisah Dari Raga Mengalami Hal Seperti Itu, Biasanya Raga Aslinya Yang Hidup..Melemah," Kata Pampam Pelan.
" Dan Bisa Jadi...Jacky......" Pampam Tak Sanggup Meneruskan Apa Yang Mau Ia Katakan.
" Tidak...Itu Tidak Boleh Terjadi PAM," Kata Emily Kaget.
" Aku Tidak Akan Membiarkan Jacky Menghilang Untuk Selama Lamanya," Kata Emily Serius.
" Sudah Berapa Lama Jacky Koma Mil," Tanya Pampam.
" Kata Tante Melati, Jacky Koma Hampir Dua Tahun Pam, dan 2 bulan Lagi Dua Tahun," Kata Emily pelan.
" Gawat Mil..." Kata Pampam Menakuti Emily.
" Apanya Yang Gawat Sih PAM, Kalo Ngomong Tuh Yang jelas Napa," Kata Emily kesal.
" Pantas Saja Jacky Mengalami Seperti Itu..ternyata Waktunya hampir Habis Mil," Kata Pampam Serius.
" Apa....Maksud Lu Apanya Yang Waktunya Habis PAM, Maksud Lu Gimana PAM," Tanya Emily.
" Ya.... Kekuatan Pemisah Raga Terbatas Mil, Dan Kekuatan Itu Hanya Bisa Bertahan Sampai Dua Tahun Dan Itu Juga Kurang Sebulan," Kata Pampam Lagi..
" Jika Waktu Yang Dimiliki Jacky Habis...Jacky Bisa Mati Mil," Kata Pampam Pelan.
" Lalu Apa Yang Harus Kita Lakukan Pam," Tanya Emily Semakin Menghawatirkan Jacky Saja.
" Kita Harus Cepat Mil, Sebelum Terlambat," Kata Pampam Lagi.
" Lalu.... Bagaimana Dengan Rencana Kita Untuk Mengusir Hantu Hantu Yang Berada Di ruang VIP, kamar Jacky," Kata Emily.
" Masalah Itu...Lu tenang Saja Mil, Ada Gue," Kata Pampam Lagi
" Pam...apa Aku Bisa Meminta Bantuan Bunda Ratu," Tanya Emily.
" Aku Merasa, Aku Takut Terjadi Sesuatu padaku dan Jacky Nanti," Kata Emily Pelan.
" Kita Coba Saja Nanti, Menemui Bundamu.... Sebenarnya Pikiran ku Sama Seperti mu Mil,Aku Takut Terjadi Sesuatu Padamu," Kata Pampam pelan..
" Memang Iya Gue Juga Merasa Sedikit Takut PAM, Tapi Kan Ada Lu, Yang Jaga Dan Lindungi Gue," Kata Emily Riang.
" Jadi Gue Tidak Akan Takut Dan Menyerah Begitu Saja, Lagian Kita Juga Kan Sudah Latihan apa Yang Kita Bisa.," Kata Emily Keras Kepala.
Pampam Pun Tersenyum Melihat Sahabat sedari Kecilnya Terlalu Bersemangat.
" Lu Memang The best, Mil," Kata Pampam Pelan.
" Masalah Hantu Yang Ada Di VIP itu, Lu Gak Usah Di pikirkan, Biar Itu Jadi Urusan Gue," Kata Pampam Lagi.
" Lu Pokus Nolongin Jacky Saja, Tapi...Gue Minta Lu Harus Berhati Hati...Jangan Percaya Siapa pun, kau harus Percaya Pada Dirimu Sendiri, Kau Mengerti Emily," Kata Pampam.
" Siap..." Kata Emily Pelan dan Tersenyum Senang..
" Bagaimana Kalo Sekarang," Kata Emily Pelan.
" Sekarang...Baiklah," Kata Pampam Tersenyum..
Emily pun Memejamkan Matanya Dan Mempokuskan Untuk Bisa Keluar Dari Tubuhnya dan Menemui Ibundanya...
" Ayo..." Ajak Emily Ketika Sudah Di luar Tubuhnya..
Author: Jika Anak Indigo pasti Tau Betul Apa Itu Ngerogo Sukma, Atau Anyang anyangan,
Emily dan Pampam Pun Menuju Keraton Ibunda Emily Yang Bernama Ratu Purbararang..
" Ibunda...." Panggil Emily dan Malah Memeluk Ibundanya saat Pertama Kali Melihatnya.
Bukannya Menunduk Emily Malah Memeluk Ibundanya di depan Dayang dayang dan Para Pelayan Yang Tercengang melihat Ketidak Sopanan Tuan Putri Mereka.
Ibunda Justru Tersenyum Melihat Tingkah Emily Yang Masih Kekanak Kanakan.
" Assalamualaikum," Kata Raden Fatih Pelan.
" Walaikumsalam, Raden," Balas Ibunda Ratu pelan.
" Ya Ampun Emily, Ah Maksud Saya Putri...Jangan Tidak Sopan Seperti itu," Kata Pampam Pelan dan Menegur Emily yang Tidak Sopan Menurut Ajaran Keraton jika Memeluk Seseorang Seperti itu..Namun Emily Malah Tersenyum Karena Tidak Tau Menahu Tentang Ajaran Keraton Sama Sekali.
" Memangnya Kenapa,,Aku kan Hanya Memeluk Ibundaku saja," Kata Emily Pelan dan Merasa Tak Bersalah.
" Maaf Kan Saya Kanjeng Ratu...Putri Emily Belum Mengerti apa Yang Seharusnya Putri Ajari," Kata Pampam pelan.
" Tidak Apa apa Raden Fatih..." Kata Ibunda Ratu Lembut.
" Bunda.. Aku Mau Berbicara Dengan Bunda Boleh," Tanya Emily pelan.
" Tentu Saja Sayang," Kata Ibunda Ratu Lembut.
Ibunda Ratu Justru Senang Dengan Tingkah Emily yang Seperti ini dan Apa adanya..
" Baiklah..Ikuti Bunda Nak," Kata Ibunda Mengajak Emily Ke Ruangan Pribadi Ibunda Ratu.
" Raden Fatih Ikut apa di sini saja," Tanya Ibunda Sopan.
" Saya ikut Kanjeng Ratu," Kata Raden Fatih Siap.
" Baiklah..." Kata Ibunda pelan dan Membawa Mereka Berdua Ke Ruang Pribadi Kanjeng Ratu .
" Apa Yang Mau Kau Bicarakan Sayang," Tanya Ibunda Ratu Lembut.
" Ibunda...Apa Boleh Aku Meminta Tolong Bunda," Tanya Emily Pelan.
" Meminta Tolong Apa Sayang," Tanya Ibunda pelan.
" Jika Sesuatu Terjadi Padaku...Bunda Mau Kan Menolongku," Kata Emily Pelan.
" Ibunda Tidak Mengerti Apa Maksudmu Sayang, coba Jelaskan Pada Ibunda," Kata Kanjeng Ratu Pelan.
" Begini Ibunda...Emily Mau Menolong Seorang Yang Di pisahkan raganya, Dan Emily Ingin membantunya Untuk Kembali Pada Tubuhnya," Kata Emily Pelan.
" Tapi...Perjuangan Emily Tidak Semudah Itu Ibunda,, Karena Pemilik Tubuh Itu Emily Kenal dan Emily Ingin Membantunya," Kata Emily Pelan.
" Dan Tubuh Aslinya Yang masih Hidup...Di Jaga Dua Sosok Bertubuh Besar...dan Emily Tak Bisa Melawannya Sendiri," Kata Emily Lagi..
" Kau Bisa Melawannya Sayang...Tidak Mungkin Keturunan Ibunda Tidak Bisa Melawan Sosok Mahluk yang Seperti Itu Sayang," Kata Ibunda Pelan.
" Aku Tau Aku Bisa Ibunda...Tapi Aku Tidak Mau Terjadi Sesuatu Pada Teman Emily Yang Mau Emily Tolong," Kata Emily pelan.
" Apa Kau Menyukainya Sayang," Tanya Ibunda Lembut.
" Bukan Itu Maksud Emily Bunda, Emily Hanya...Hanya...Ingin Membantunya Saja," Kata Emily Merasa Malu Karena Ibundanya Mengetahui Perasaannya.
" Ibunda Tau...kau Menyukai Pria Itu, Tapi...Sayang, Apa kau Tau Apa Yang akan Terjadi Pada Tubuh Yang terpisah Setelah Di Satukan Kembali, Apa Kau Tau Apa Yang Akan Terjadi Pada Pria Itu Nanti," Tanya Ibunda Pelan.
" Emily Tau Bunda, Tapi Kehidupannya Lebih Berarti Dari Apa Yang Aku Rasakan padanya Ibunda, Aku Hanya Ingin Melihatnya Hidup Bunda," Kata Emily Pelan.