
" Kalian Pengecut," Teriak Seseorang dan Menendang Ke tiga Pria Yang Melawan Emily..
" Papah..." Kata Emily Senang Saat Melihat Papahnya..
" Kalian Pengecut. Beraninya Melawan Perempuan," Kata Adam Murka..saat Melihat Putrinya Di keroyok Empat Orang Sekaligus.
" Kalian Tidak Malu... Melawan Seorang Wanita dan Kalian Beraninya Main Keroyokan saja," Kata Adam Lagi dan Menghajar Rian Sampai Pingsan.
" Kalian Pengecut.. Kalo Berani Lawan Saya," Kata Adam lagi..
Emily Pun Menghajar Abi dan Juga Radit Sampai Babak Belur... Ketika Hendra Akan Menyakiti Emily Dari Belakang, Tanpa Sepengetahuan Hendra Adam Menghalangi Hendra Agar Tak Menyakiti Putrinya karena Hendra Membawa Pisau dan malah Mengenai Bahu Adam dan bahu Adam Pun Berdarah..
Adam Pun Langsung Menendang Perut dan Juga Tulang Kering Milik Hendra sampai Patah...
Teriakan Hendra Membuat anak Buahnya Ketakutan..
Adam Belum selesai Memberi Pelajaran Pada Hendra Yang Ternyata Bos Geng Abal Abal yang Bukan Tandingan Putrinya..
" Beraninya Kau Menyakiti Putriku Dengan Cara Licik Seperti Itu," Geram Adam Murka..
" Ampun Tuan...Ampuni saya," Kata Hendra Meminta Ampun....
" Ampun Katamu," Kata Adam Murka..
" Kau Tau Siapa Aku," Tanya Adam Pada Hendra Dan Hendra pun menggeleng Tanda Tak Tau..
" Apa kau Tau "Black Qouter, Apa kau pernah Mendengar Nama Itu Hah..." Tanya Adam...
Hendra yang Tau Nama Geng Naga Yang Berkuasa dan Ditakuti Di Daerah Sana Tercengang..
" Kau Sudah Berani mengusik Putri Seorang Geng Black Qouter," Kata Adam sinis...
" Kau tau Siapa Putriku,, Dia Adalah Gadis Yang Baru saja Kau Keroyok .. dan Dia juga yang Ingin Kau Sakiti Barusan, Jika Kau Berani Menyakiti Putriku Berarti Kau Berani Menyakiti Geng Black Qouter," Kata Adam Lagi..
" Karena Kau sudah berani menyakiti putriku, Berarti Kau Harus Mati Berlahan Lahan di tangan ku," Kata Adam Lagi, saat Mencengkram Baju Hendra dengan Kencang hingga membuat Hendra Sesak Napas..
" Bawa Dia Ke Markas Kita, Aku akan Menunjukan Bagaiamana Neraka Yang aku Ciptakan untuk Orang Jahat Seperti Kalian.," Kata Adam Pada Bawahan Nya Dan Menyuruh Bawahannya Untuk Membawa Hendra Bos Geng Tersebut..
Tak Lama Polisi Pun Tiba dan Membawa Anak Buah Hendra Yang Tergeletak Pingsan..
" Papah," Panggil Emily Senang.
" Terimakasih Papah." Kata Emily dan Memeluk Papahnya...
" Untung Papah Tepat Waktu sayang,, Kalo Tidak...." Kata Adam Dan memeluk Putrinya...
" Aku Baik Baik saja Papah,, Karena Aku Tidak Sendirian," Kata Emily Pelan
" Papah Tau...Tapi Sebagai Orang Tua Papah Sangat Cemas Sayang, Apa lagi Mamah," Kata Adam Lagi..
" Emily.." Panggil Citra Lega Karena Melihat Emily Tidak Kenapa Napa..
" Citra...Lu Kok Ke sini," Kata Emily pelan.
" Tentu saja Citra Kemari...Citra Yang Memberi Tau Papah Lokasi Gedung Ini sayang," Kata Adam.
" Lu Gak apa apa Kan Mil," Tanya Citra Khawatir pada keselamatan Emily, Untung Saja Emily memberi tau Citra Lokasi Di mana Gedung Kosong Itu Berada. Dan Citra pun Memberi Tau Adam dimana Emily berada.
" Aku Baik baik saja Cit, Lu Tenang Saja," Kata Emily Pelan.
" Ini Semua Berkat Papah Gue Yang Hebat," Kata Emily Dan Memeluk Papahnya..
" Kau Jauh Lebih Hebat Sayang...jika Saja Mereka Tidak Melakukan Dengan Cara Licik kau Jauh Lebih Unggul Dariku," Kata Adam Bangga..
" terimakasih Om,,, Kerana sudah Membantu Saya," Kata Egi pelan..
" Sama Sama Nak..Yang Penting...Adikmu Sudah Mendapat Keadilan," Kata Adam Pelan.
" Apa Kau Baik Baik Saja Egi," Tanya Emily Khawatir pada Egi.
" Aku baik baik saja Mil, Terimakasih," Kata Egi Bersyukur.
" Terimkasih Om,, Saya benar benar berterimakasih pada Om Dan juga Emily Karena Telah membantu saya," Kata Egi Lagi...
" Siap Bos," Ucap Bawahan Adam tegas.
" Ayo sayang....kita Pulang," Ajak Adam Pada Emily..
" Iya Pah, Ayo Cit," Kata Emily pelan Dan Juga Mengajak Citra.
" Emily....Aku akan Ikut Kakakku," Kata Regina..
" Nanti aku akan Menemuimu," Kata Regina Lagi..
" Iya..." Ucap Emily Pelan.
SEMINGGU KEMUDIAN....
Dan Akhirnya Regina Pun Mendapat KEADILAN.
semua tersangka Mendapat hukuman penjara seumur hidup karena Kasus pembunuhan, Pemerkosaan dan Penyiksaan sehingga membuat Korban Meninggal.
Adam Juga Membuat Ke enam Tersangka Menjadi tahanan karena Bukti sudah Mengarah Pada Mereka.
Dan Hanya Satu Yang Di buat Adam Zera karena Perbuatannya...
Adam Membuat Bos Geng Tersebut menjadi Cacat dan di kebiri Karena Ulahnya Sendiri.
Emily dan Citra...Menjenguk Egi ke Rumah Sakit Di Mana Papah Emily Sendiri Yang Membawa Egi Ke Rumah Sakit Mewah itu...
" Hai....Bagaimana Keadaan Lu Gi," Tanya Citra Saat menjenguk Egi di rumah Sakit..namun Emily Melihat Sosok Regina Yang Cantik berbeda Dari Pertama Emily Melihatnya.
" alhamdulilah Sekarang Gue Udah Agak mendingan Cit," Kata Egi pelan.
" Syukur deh kalo lu udah Mendingan Mah Gi," Kata Emily Pelan.
" Iya....Makasih Ya Mil..Berkat Lu Gue Bisa Membalas Semua Yang Mereka Lakukan Pada Adik Gue," Kata Egi Lagi..
" Iya Sama Sama, Lu dan Adik Ku Memang Pantas Mendapat Keadilan," Kata Emily Lagi..
" Bukankah Itu Regina," Tanya Emily Saat Ia Melihat Regina Di samping Kakaknya..
" Gin....Apa itu Kamu," Tanya Emily dalam batin Emily..
" Iya....Kenapa Mil," Tanya Regina Yang Belum sadar dengan Perubahan Regina Saat Ini.
" Apakah...Regina Ada Di sini Mil," Tanya Egi pada Emily..
" yah....Regina Ada Selalu Di sisi Mu Gi," Kata Emily..
" Tapi Sekarang... Regina Sangat Cantik...Berbeda Dari pertama Aku Lihat," Kata Emily Tersenyum.
" Benarkah.... apakah...Aku Cantik Mil, Apakah Aku Tidak Lagi Buruk Rupa," Kata Regina Pelan Dan Tak Percaya apa Yang Dikatakan Emily.
" Lihatlah Di Cermin, Wajahmu Sudah Secantik dulu Regina," Kata Emily.
Regina Yang Takut Sekali Bercermin tak Berani Melihat Wajahnya Di Cermin.
" Aku Takut....Wajahku Rusak Sekarang Emily, Mana mungkin Wajahku Kembali Cantik Seperti dulu," Kata Regina Pelan.
" Lihatlah.....Kau Cantik,Regina," Kata Emily.
Regina Pun Dengan Berani Menatap Wajahnya di Cermin..
Regina Terkejut...Wajah Yang Menyeramkan Kini sudah digantikan Wajah Regina Yang Asli... Cantik...Seperti Regina Yang Dulu..
" Wajahku...Sudah kembali Mil.. Aku seperti Yang Dulu Mil," Kata Regina Senang Dan Memegang Wajah Cantiknya...
" Kak...Lihatlah...Sekarang Wajahku sudah Cantik Seperti dulu," Kata Regina Senang dan Mendekati Egi yang Tak Melihatnya...
" Emily... Apakah Kau Bisa Membuat Kakakku Melihatku," Kata Regina Pelan.
" Untuk terakhir kali nya,,, Aku Ingin Kakakku Melihatku Mil, Apa kau bisa Mewujudkan Keinginanku Untuk yang Terakhir sebelum Aku Pergi untuk selamanya," Kata Regina Lagi..
" Akan aku Tanyakan Dulu pada Egi...Apa Dia Mau Melihatmu," Kata Emily Pelan.